![Love, Nayla Cassandra [LONACA]](https://asset.asean.biz.id/love--nayla-cassandra--lonaca-.webp)
☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆
"Huuuuusssshh" suara hembusan angin...
Seorang pria bangkit dalam ruang waktu yang berbeda, lokasi tempat yang sama sekali tidak di kenal dan sangat asing.
"Dimana aku?" tanya Rio memegangi kepalanya yang sedikit pusing.
Di kejauhan, terlihat ada Nayla melambaikan tangannya kepada Rio dengan senyum manisnya yang menggoda...
"Naylaaaa" teriak Rio juga menyambut lambaian tangan Nayla dan membalas senyuman gadis itu.
Saat keduanya berlari ingin saling berpelukan...
Tiba-tiba segerombolan pasukan berbaju hitam, lengkap dengan topi jubah yang menyembunyikan wajah mereka, datang menghalangi pertemuan Rio dan Nayla.
Dan muncul dari arah yang tidak di ketahui, salah satu diantara mereka, mengangkat cepat Nayla menuju suatu tempat khusus...
"Naylaaaaaaa"....teriak Rio keras berusaha mengejar kekasihnya itu.
"Rioooooooooooo...Tolong akuuuu (Teriak Nayla sambil memanjangkan tangannya)..hiks...hiks...hiks.."
Rio pun langsung di hadang beberapa orang-orang misterius bertubuh besar itu dan sempat bertarung serta melakukan perlawanan hebat...
Anak laki-laki Jefri itu bisa mengalahkan pasukan berjubah hitam yang menyerangnya, kemudian ia kembali berlari kencang, berusaha menggapai tangan Nayla....
Saat sedikit lagi kedua tangan itu berpegangan...
Naylah...." Rio tersentak dan terbangun dari mimpi dengan posisi langsung duduk di atas kasur..
☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆
"Huh!...huh!...huh!.. (suara ngos-ngosan Rio yang tak beraturan, bajunya terlihat basah oleh keringat, padahal ruang kamar tidaklah panas)
Ternyata aku bermimpi" kata Rio sambil menghapus keringat di dahinya
Rio melihat Jam dinding....
Pukul menujukkan 02.00 wib dini hari..
....
Rio mengambil ponselnya dan melihat apakah ada panggilan dari Nayla.
"Aku rasa dia baik-baik saja, tidak ada masalah, mimpi itu benar-benar nyata.
Rio juga merasakan tubuhnya sangat lelah..
...
"Semoga itu hanya cerita mimpi" gumam Rio lalu bangkit dari tidurnya.
....
....
Sementara, Nayla tidur dengan nyenyak dalam kondisi baik-baik saja. Gangguan-Gangguan aneh itu, hanyalah terjadi kepada pria yang serius ingin menikahi Nayla, dan Akan selalu mendapatkan tantangan, sampai si pria tersebut mundur dari niatnya yang ingin menikahi Nayla....
....
....
Rio bangkit dari tidur dan menghidupkan sebatang rokoknya sambil berpikir, setelah itu ia tidur kembali.
....
....
__ADS_1
Pagi yang cerah.
"Selamat pagi Beb, I Love U" isi pesan Nayla pada Rio saat hendak beraktifitas.
"Pagi sayang, I Love U too",... balas Rio tengah berada di ruang kantornya.
Mereka pun berchatting Ria dengan hati dan suasana yang romantis berbunga-bunga di lokasi tempat kerja masing-masing.
Rio tidak menceritakan mimpi yang ia alami tadi malam kepada siapa-siapa termasuk kepada Nayla.
.....
....
Memory Hospital.
Sosok ibu sedang berdiri sedih di ruang bayi memperhatikan kesibukan Nayla.
Nayla dengan hati yang senang datang menghampirinya.
"Apa ibu akan membawa pulang si dedek, saya akan bantu mempersiapkannya" kata Nayla yang ramah dan juga ikut senang,
karena si baby sudah berhari-hari disana dan paling lama diantara yang lain. Bayi itu juga sangat merindukan belaian dari sosok ibu.
"Maaf yah sus!, saya kesini ingin memberikan ini (Asi dalam botol susu)
Payudara saya bengkak dan terasa sangat sakit karena tidak bisa menyusui.
Maafkan saya yah sus. Saya minta beberapa hari lagi. Saya belum mendapatkan pinjaman"
Wanita itu langsung berlari meninggalkan Nayla dengan mata yang berkaca-kaca dan air matanya hampir saja jatuh.
Nayla hanya terdiam dan terpaku menyaksikan fenomenal yang tidak pernah ia lihat sebelumnya,
dan juga Ikut merasakan kepedihan nasib dari ibu si Bayi.
....
....
Saat uangku sudah tidak ada, entah mengapa ingin sekali rasanya bisa membantu orang lain" Gumam Nayla memandangi wajah gemes bayi mungil itu yang sudah tidak sabar bisa bertemu dengan ibunya.
....
....
Saat keluar dari ruangan bayi. Tanpa sengaja Nayla melihat Wanita itu terlihat berjalan lambat, menuju pintu keluar dengan raut wajah yang lesu.
Nayla teringat dengan perkataan Jefri.
[Teruslah kamu menebar kebaikan, maka Keberuntungan akan menghampirimu]
"Mungkin ini salah satu jalannya",...gumamnya dalam hati.
Nayla bergegas menghampiri wanita itu.
"Bu!, mari ikut saya sebentar" pinta Nayla
Dengan kepasrahan hidup, wanita itu mengikutinya. Nayla menuntunnya menuju ruang Administrasi..
(menarik tangan Nayla)
"Sus! saya belum punya uang" ucapnya dengan nada pelan dan bergetar.
"Ibu tenang saja yah, biar saya yang menyelesaikannya" jawab suster Nayla.
Akhirnya! Dengan kemurahan hatinya, Nayla pun berkenan melunasi semua biaya persalinan wanita itu dengan menggunakan kartu debit yang di berikan Rio.
__ADS_1
Setelah selesai.
"Bu! bawalah anak ini pulang, tolong rawat dan didik lah dia, agar menjadi anak yang baik, sholehah, berguna bagi keluarganya dan orang lain. Jangan tinggalkan dia, meski dalam kesulitan sekalipun, karena hanya kematian yang boleh memisahkan kalian.
Mendengar perkata-an Nayla, wanita itu menangis terharu.
"Hiks...hiks...hiks...terima kasih banyak yah sus!" Kata wanita itu reflek berlutut di kaki Nayla. Namun Nayla dengan cepat menangkap wanita itu.
"Sudah bu! Jangan lakukan itu. Doakan saja, saya juga bisa keluar dari kesulitan hidup.
Ibu dari anak itu hanya bisa mengangguk, tidak bisa lagi berkata-kata, sanking bahagianya, di dalam hati kecilnya berkata;
♡"Ya Tuhanku, semoga gadis ini bisa juga menemui kebahagiaannya"♡
.....
.....
Sepulang kerja...
Rio dan Nayla melakukan makan malam yang romantis, mereka memilih tempat yang nyaman dan asyik untuk ngobrol.
Nayla menceritakan apa yang sudah dia lakukan hari itu.
"Yank! Aku sudah memakai kartu ini, nanti aku akan kembalikan yah uangnya"
"Itu untuk kamu sayang, tidak usah di kembalikan lagi"
"Terima kasih"... Ucap Nayla.
"Kamu yakin tidak ingin tinggal di Apartemen dan menaiki mobil?" tanya Rio
Nayla hanya menggeleng,
"Biarkan saja seperti ini, aku ingin hidup sederhana saja" Pinta Nayla.
("karena kita belum tentu bisa menikah" gumam Nayla dalam hati)
"Aku bangga dengan kamu sayang! Dan aku sangat beruntung", kata Rio sambil memegangi tangan Nayla
Keduanya pun tersenyum manja bersama.
.......
.......
Waktu terus berlalu hubungan dua insan manusia itu semakin baik dan romantis,...
Kisah asmara yang masih di tutupi dari kedua orang tua Rio. Tapi, Dewi sudah mulai menaruh curiga meskipun tidak terlalu besar. Nayla juga sudah melupakan tentang Excel
.......
.......
Suatu sore, ketika Nayla pulang kerja dan Rio tidak bisa menjemputnya karena masalah pekerjaan yang menumpuk.
Terlihat Gadis itu, selesai melakukan Absen Finger, langkah kakinya perlahan menuju gerbang keluar...
tiba-tiba terdengar suara dari arah belakang
"NAYLA!" Panggil Excel.
.....
.....
🕯VOTE 🕯LIKE🕯 STAR 5 🕯COMMENT🕯FOllOW🕯FAVORITE.
__ADS_1