![Love, Nayla Cassandra [LONACA]](https://asset.asean.biz.id/love--nayla-cassandra--lonaca-.webp)
Sepasang mata itu adalah suruhan kompetitor bisnis abi mayu yang sudah mengikutinya. Belakangan, usaha abimayu sukses gemilang di antara lainnya..
Sebelumnya, Dia sudah mengambil foto mobil abi yang tengah terparkir di depan rumah mbah ajeng. Orang-orang sudah mengerti. Siapa saja yang datang ke rumah mbah ajeng kebanyakan pasti datang, dengan tujuan pesugihan meminta kekayaan atau santet..
Akhirnya abimayu meninggalkan kediaman si dukun sakti itu.
Tepat pukul 21.00 wib malam hari. Dia singgah di sebuah masjid. Hati dan pikirannya sangat kosong.
Setelah memarkirkan mobil, dia duduk melamun di teras masjid. Terlihat sepi di sana, karena sholat isya sudah selesai. Hanya tinggal beberapa orang saja termasuk pengurus masjid..
Tiba-tiba seorang kakek renta menepuk kecil pundak abimayu
Abimayu terkejut setengah mati..
"Nak, sepertinya masalah hidupmu sangat berat" ucap si kakek dengan suara sedikit serak.
"Oh, iyah kek" jawab abimayu, mereka berjabat tangan dan abimayu pun menundukkan sedikit kepalanya tanda penghormatan kepada yang lebih tua..
Kemudian mereka pun duduk bersama. Setelah ngobrol sebentar. Entah mengapa abimayu sangat nyaman ngobrol dengan si kakek dan Akhirnya dia menceritakan kisah pilu keluarganya secara terang-terangan sampai berlinang air mata. Terpancar dari raut wajahnya sebuah penyesalan yang sangat dalam. Padahal abi adalah sosok pria yang tidak mudah menceritakan masalah pribadinya kepada orang lain, terlebih lagi! seseorang yang baru di kenalnya.
"Apakah? masih ada kek! pintu maaf bagi pendosa seperti saya" ucap abimayu menagis tersedu-sedu.
Si kakek merasa iba dengan abimayu..
"Saat kau masih bisa bernafas dan matahari masih terbit dari sebelah timur, kesempatan untuk bertaubat masih terbuka selebar-lebarnya.
Minta ampun lah dengan sungguh-sungguh nak dan jangan pernah mengulanginya lagi. Insya allah! taubatmu akan di terima.
Engkau sudah di beri nikmat yang luar biasa oleh Tuhanmu, tapi kau sanggup mem-persekutukannya.
__ADS_1
Sesungguhnya! doa mu untuk menginginkan seorang anak itu sudah terkabul, hanya saja! engkau tidak sabar dan terburu-buru mengambil jalan yang salah..,
Tidak ada yang bisa menghadirkan seorang manusia di muka bumi ini kecuali Tuhanmu dan syetan hanya memanfaatkan kerapuhan imanmu.
Tidak ada tempat meminta yang terbaik kecuali kepada Tuhanmu...
Sesulit apa pun hidupmu jangan pernah langkah kan lagi kaki mu untuk meminta kepada yang bukan tempatnya...
Kesenangan dunia dari jalan syetan hanyalah, bayang ilusi semata yang pada akhirnya akan menjerat dirimu sendiri.
Karena syetan itu musuh yang nyata bagi manusia..dunia ini hanya sebentar..
Kau paham kan nak?"
"Paham kek, abimayu mengangguk, dia seperti mendapat renungan suci dari pria renta itu. Airmatanya seperti pancuran air yang tak terbendung. Mengalir begitu derasnya..
"Ikhlas kek, " jawab abi..
"Alhamdulillah,
Sekarang pergilah engkau sholat. Pintu taubat masih terbuka lebar. Kakek yakin! jika kau ikhlas menerima takdir hidup ini, taubatmu akan di terima. Doakan anakmu agar dia mendapat jodoh yang terbaik,." Nasihat si kakek..
"Terima kasih kakek" ucap abi sambil mencium tangan si kakek.
Mendengar nasihat pria tua tak di kenalnya itu..hatinya merasa lebih tenang dan sedikit lega..
Mereka pun sama-sama beranjak dari tempat duduknya. Abi menuju toilet dan tempat ber-wudhu sedangkan si kakek menuju pintu keluar.
Anehnya baru 3 langkah abi berjalan dan tanpa sengaja dia menoleh ke belakang. Jejak si kakek menghilang begitu saja. sangat misterius...
__ADS_1
Tanpa pikir panjang abimayu mencari sosok pria renta misterius itu sampai ke jalan. Namun dia tidak menemukannya lagi..
"Aneh, kakek itu sudah sangat renta. Bagaimana dia bisa berjalan secepat itu?" Tanya abi dalam hati dan pikirannya. Dia tak habis pikir, semuanya di luar logika...
Tak berapa lama ponsel abi berdering. Shintia menelpon..
"Pah, kenapa belum pulang?" Tanya sang istri..
"Iyah sebentar lagi mah? Papa mau sholat isya dulu"..
...
Akhirnya malam itu, abimayu bersimba sujud dengan air mata meminta ampun kepada Tuhannya.....
Bersambung...
.
.
.
Seperti apa kelanjutan kisah nayla dan keluarganya setelah itu?
Stay tuned....
Jangan lupa beri vote dan like yang buanyak
(Semoga authornya tidak malas menulis..ekekekek dan reveiwnya cepat)
__ADS_1