Love, Nayla Cassandra [LONACA]

Love, Nayla Cassandra [LONACA]
Part 57


__ADS_3

Rio mulai minum air mineral yang di berikan Nayla..


"Aaaaaaah,.. huuh! Panasnya hati, sudah terasa adem" ucap Rio bicara sendiri setelah minum.


Nayla hanya bengong memperhatikan tingkah lelaki itu dengan polos🙁..


Nay! Mulai besok aku akan pasang bell dan cctv di depan..


"Apah🤥? (Respon Nayla kaget)


Buat apa cctv kan sudah ada pos keamanan?" protes Nayla.


"Agar manusia-manusia pengganggu bisa terdeteksi tingkah lakunya" (termasuk si norak itu, gumam Rio)


"Tidak..tidak bisa" Nayla ngotot..


"Ini perintah dari Papa" ucap Rio


"Tidak mungkin, itu pasti akal-akalan kamu saja"


"Yaah, jika kamu tidak percaya sekarang juga aku akan telpon papa dan bilang bahwa anak Asuhnya yang bernama Nayla, baru saja pindah, namun sudah liar pergi dengan pria asing"


Ucap Rio sambil menunjukkan foto dinner Nayla dan Excel..


"Hah😫, (yah ampyun! Aku lupa kalau berteman dengan si crocodile )


"Hem, gimana?"..ucap Rio santai sambil menaik-naikkan alisnya.


"Huuuufft, terserahlah🙀"


"Nay! Kamu tau tidak, apa yang sulit dalam hidup ini?"


"Cari jodoh" Jawab Nayla cepat,..


Rio langsung senyum-senyum salah tingkah..


"Cari jodoh itu mah gampang, nanti gua bantu! Yang sulit itu adalah menjaga sebuah AMANAH. Kenapa bisnis papa itu mudah banget berkembang, karena dia seseorang yang sangat amanah, meski beberapa aliansi bisnis masih saja suka menipu papa, yaaa🤷‍♂️ memang manusia itu tidak semuanya baik.


Papa merupakan sosok yang tidak mudah membuat sebuah janji. Sekali dia sudah membuat janji, maka ia pasti akan menepatinya.


-Termasuk menjaga dirimu🤦‍♀️- (Rio men-toyor jidat Nayla dengan lembut) dan gua yakin alm om Abi sudah sangat mengenal sosok papa. Sebab itulah, dia menitipkannya kepada orang yang tepat.


Papa bisa memenuhi apa saja yang kamu mau, termasuk pekerjaan dan tempat tinggal yang mewah. Hanya saja papa menghargai setiap keputusan yang kamu ambil, karena ia merasa, kamu itu sudah dewasa dan berhak mengambil sebuah pilihan..."


Nayla tertegun mendengar penjelasan dari Rio, dan berkata dalam hatinya,


("Terima kasih om, om bukanlah saudara kandungku, namun perlakuanmu lebih dari saudara...")


"Sekarang Amanah untuk menjagamu, sudah di berikan kepadaku, Jadi kamu harus menurut setiap aturan yang aku buat, demi untuk kebaikan kamu"


Nayla hanya terdiam penjelasan dari Rio😳


Rio pun terlihat sumringah karena ia berhasil meyakinkan Nayla..


Suasana hening sejenak


....


......


(Nayla memakai celana pendek sedikit di atas lutut)


Nay! mulus juga yah " ucap Rio spontan mengelusnya.


"PRAKKKK" suara pukulan tangan Nayla menyentuh keras tangan Rio


"Jangan sentuuuh👹! (Teriak Nayla) HARAM"


"Adu duh!, sakit banget, dasar SRIGALA"


"Kamu yang dasar Mesum" Nayla menjitak kepala Rio dan bangkit meninggalkannya.


"Kalau Haram, mengapa di tunjukin! Kasihanilah kami para kaum pria" ucap Rio mengikuti Nayla dari belakang.


"Kamu sendiri kan punya stok kaki dan paha yang mulus-mulus, kenapa harus milikku, kamu sadar tidak, kaki ini juga pernah korengan🐲" (gurau Nayla)


"Ahahaha😆, benar juga yah! Tapi justru, gua penasaran gimana rasanya mengelus kaki yang bekas korengan"


"Iiiiihhh😠😠..." Nayla melompat geram sambil menjambakin rambut Rio yang sedikit panjang dengan gemes....


"Aduuhh..aduh...duh...sakit..sakit...sakit...


ampun..ampun....Nyai..." Ucap Rio


"Nyai congormu👅???"


"Maksud gua, Ampun Nay."


"Mending kamu pulang sana, besok aku sudah masuk kerja, aku sedang sibuk" ucap Nayla lantang sambil kocak pinggang..


"Sibuk apa???" Jawab Rio yang terus membantah..


Tiba-tiba dengan cepat Rio memakaikan tas kecil Nayla yang terletak di atas meja dan berkata.

__ADS_1


"Ayo cepat" Rio menarik tangan Nayla


"Rio kamu apa-apa in sih! Sukanya memaksa"


"Sudah tidak usah bawel, ikut saja"..


"Mau kemana????",


Rio diam saja dan terus menarik tangan Nayla.


"Aku tidaaaaak mauuuu😰😰" teriak Nayla sambil berpegangan pada kursi.


Tarikan Rio tersendat..


Tanpa pikir panjang, Rio mengangkat Nayla yang kurus dan imut-imut itu layaknya sebuah karung beras..


"Rioooooooooooooo" Jerit Nayla dengan kaki yang meronta-ronta..


Hingga pria itu membawanya keluar dari rumah lalu masuk ke dalam mobil, Rio langsung memasangkan safetybelt kepada Nayla..


"Heh, crocodile! kita mau kemana sih,???? Jangan katakan aku harus menemani balapan liar mu lagi"


"Tenanglah srigala miaw🦊 sebentar lagi kamu juga akan tau" jawab Rio mulai menyalakan mobilnya🚘


....


"drum....drrum..."


...


...


🏭


Akhirnya mereka pun tiba disalah satu


Pusat Perbelanjaan terbesar dan termegah.


Nayla masih bingung..


Pria itu terus menggenggam tangan Nayla dengan erat meski ia terus meronta-ronta minta di lepaskan namun tetap tidak bisa, hingga gadis itu terpaksa mengikutinya dan tidak bisa lepas dari langkah kaki Rio. Keduanya terlihat berpegangan mesra, menaiki lift menuju suatu lokasi..


....


...


Sampai akhirnya, Tibalah di sebuah Toko Pakaian bermerek👚


"Tapi aku sudah punya seragam" jawab Nayla


"Apa kamu hanya memakai seragam doang?? tidak butuh pakaian lain??"


"Iyah, tapi tidak usah yang mahal, yang standart saja"


"Huuuff!!,..aku tidak yakin gadis manja yang hidupnya glamor bisa memakai pakain kualitas standart, cepat ambil sebelum aku berubah pikiran" ancam Rio


Sambil mendorong Nayla masuk ke toko pakain berkulitas tinggi..


Saat di dalam Nayla hanya senyum-senyum sambil berkata dalam hatinya;


"Si crocodile kenapa bisa tau yah, jika aku sudah sangat haus dengan pakaian-pakaian seperti ini,


(Sambil memilih-memilih)


Sebaiknya aku ambil 3 saja, takutnya ada niat licik dibalik kebaikan si crocodile, aku jangan sampai terkecoh, gumam Nayla"


Setelah memilih dan fitting..


Nayla menghampiri Rio yang tengah duduk sambil melihat email-emailnya..


Sudah selesai, ini billnya,


Dikit banget jawab Rio


Sudahlah tidak perlu banyak-banyak. Jawab Nayla jutek..


"Ini (kartu debit) paswordnya ****** (bisik Rio di telinga Nayla dengan sengaja)


........


........


Setelah membayar...


Rio menarik tangan Nayla kembali lagi menuju toko Sepatu 👠dan Tas🎒


"Beli minimal 3 sepatu dan 3 tas kamu mau bekerja kan besok???"


Nayla bengong...


"Ayo cepat" desak Rio


"Baiklah Bos (senyam-senyum)

__ADS_1


Nih pegang" ucap Nayla langsung menyodorkan belanjaannya kepada Rio dengan cepat..


Rio terlihat begitu terkejut dan reflek memegang kantung🛍 berisi pakain itu.


Dengan kecepatan kilat gadis itu langsung masuk kedalam Toko membeli sepatu dan tas yang dia mau..


"Siapa sekarang majikannya???" ucap Rio sambil geleng-geleng..


......


......


Nayla mulai memilih-milih sepatu dan tas untuk kebutuhan kerjanya esok hari..


(" ini seperti dapat uang kaget💸 gumam Nayla🤑 riang, huhuhui)


......


......


Selanjutnya..


Mereka menuju gallery Gea Sabrina (GS)


.....


Rio memerintahkan salah satu staff dari usaha kakaknya itu untuk mempacking rapi semua keperluan wanita mulai dari kosmetik dan body shop quality no 1 dari produk GS.


....


....


"Roby" panggil Rio


"Iyah pak"


"Tolong bawa semua barang-barang ini👚👠🎒🛍 (belanjaan Nayla) ke mobil saya di parkiran Vip"


(Rio memberikan kunci mobil)


"Baik pak"


........


.......


Tak lama kemudian Roby kembali dan menyerahkan kuncinya..


........


.......


"Bos, kita main itu yok" tunjuk Nayla langsung berlari ke arah tempat penukaran.


"HAH!!!!" 👻 bengong🙎‍♂️


Baru kali ini, ngajakin jalan wanita masuk ke area Timezone. Sebenarnya gua ngajakin jalan gadis berusia 25 tahun atau 5 tahun yah??????? (Tepok Jidat)


......


......


......


......


......Visual Nayla di Part 55 akhirnya di luluskan........sudah bisa di lihat yah...


.


.


.


.


.


.


.


.


.


don't forget guys!



like........vote.......comment.....star five ....follow author sarah mai..


T E R I M A K A S I H**

__ADS_1


__ADS_2