Love, Nayla Cassandra [LONACA]

Love, Nayla Cassandra [LONACA]
Part 97


__ADS_3

"Hallo mama ku sayaaang!" Sambut Rio dengan nada ramah.


"Rio kamu lagi dimana sih? Mengapa ponselmu tidak aktif!" Ucap sang mama bicara marah dan tak ingin banyak basa-basi lagi.


"Sedang di luar kota mah!"


"Iyah, di luar kota itu di manaaaaaa😡?"


"Mah! Papa kan sudah jelasin kalau Rio sedang ada pembukaan cabang Onerace di kota Malang dan prosesnya itu memakan waktu mah!" Jawab Rio dengan santai.


"Rio, kamu itu kan Presdir Onerace, dan Papamu juga Presdir Efer, apa tidak ada lagi utusan yang bisa melakukan pekerjaan itu, mengapa harus kamu langsung mengerjakannya sendiri!"


"Nanti Rio jelaskan yah mah!" Jawab Rio santai dan lembut.


"Mama tidak mau tau! dalam dua hari ini kamu harus kembali ke rumah!" pinta Dewi sangat tegas.


"Trup!" Dewi langsung memutuskan sambungan telpon secara sepihak.


Rio tetap sabar menghadapi ibunya, Karena pria itu sangat menyayangi sosok wanita yang sudah berjuang untuk dirinya mulai dari dalam kandungan sampai ia dewasa.


...


Ketakutan Dewi akan kedekatan Rio dan Nayla semakin memuncak, si Nyonya itu pun sibuk ingin menjodohkan anaknya dengan gadis kaya dan berprestasi, ia sudah tidak sabar menikahkan Rio dengan gadis pilihannya.


("Jangan sampai anak kesayanganku menikah dengan gadis kampung itu, iiiih😨 membayangkannya saja aku sudah tidak sanggup" gumam Dewi)


....


....


....


Nayla bangkit dan menghampiri Rio.


"Tante bilang apa mas?" Tanya Nayla sangat cemas.


"Hanya bertanya kabar saja!" Jawab Rio begitu terlihat tenang.


("kog! Aku merasa tante Dewi itu sedang marah-marah! Jika ia tau pasti dia akan memisahkan kami" gumam Nayla dalam lamunannya)


"Sayang! Ayo segera berangkat!" Ajak Rio mulai membawa barang-barang mereka yang tidak terlalu banyak.


Pria itu tampak sangat tampan memakai topi dan jubah hitam besar sampai menutupi lehernya. Agar wajahnya sedikit tertutup. Ia berjalan menggandeng Nayla penuh kehangatan.


Akhir Tujuan penerbangan mereka adalah kota Paris, Perancis.


Dalam perjalanan panjang, Rio dan Nayla tidur mendekap hangat suaminya di kabin pesawat kelas satu, sesekali mereka bercinta kecil di tempat yang tidur tidak terlalu besar.


Pesawat terus bergerak mencapai tujuannya.


***


Perancis....


Akhirnya mereka sampai di tujuan, disana sudah ada utusan Rio yang menyambut kedatangan pengantin baru itu.


Perjalanan demi perjalanan cukup melelahkan keduanya.


Tampak Rumah yang tidak terlalu besar namun mewah di lingkukngan elit, mereka di sambut hangat oleh pelayan terpercaya sebagai penjaga rumah Rio.


Sang pengantin baru, sudah membersihkan diri terlebih dulu dan makan bersama.


"Suapin yank!" Pinta manja Rio kepada istrinya dengan ekspresi wajahnya yang menggoda.

__ADS_1


Dengan suka dan senang Nayla langsung menyuapi suaminya itu. Keduanya tampak bahagia saling suap-suapan, bercanda dan tertawa.


"Kamu istirahat dulu yah! Aku masih ada urusan pekerjaan!" pinta Rio.


"Iyah!" Angguk Nayla.


Pria itu membuka emailnya dan mulai bekerja dengan leptopnya.


Sementara Nayla beranjak menuju kamar.


"Terima kasih yah Tuhan! Engkau masih melindungi kami"


Do' a Nayla di setiap sujudnya.


lalu wanita itu tertidur sejenak, ia tampak kelelahan.


......


......


Tidak ada kabar pernikahan Rio kecuali, orang-orang tertentu saja.


Dewi sudah mulai resah menaruh curiga kepada Rio jika anaknya itu sedang bersama Nayla. Feeling seorang ibu begitu kuat...


......


......


Beberapa jam kemudian, Nayla pun bangun.


ia mulai memperhatikan isi kamar Rio,


"Waaah!" Ucap wanita itu, merasa takjub dengan kemewahan rumah Rio bergaya Eropa"


Nayla tak henti-henti mengagumi perabot-perabot mahal yang di disain berkelas serta minimalis, tertata sangat bersih dan rapi.


"Yah Ampun! Suka banget😍" ucapnya.


Nayla terlihat Asyik memperhatikan barang-barang yang ada, tanpa sepengetahuannya Rio sudah memeluk Nayla dari belakang dengan gairah penuh nafsu.


Aroma tubuh Rio langsung menusuk tajam di hidung sang istri.


"Sayang! Apa pun yang kau inginkan akan aku penuhi!" Bisik Rio manja sambil menggigit kecil telinga Nayla membuat bulu kuduk wanita itu berdiri bukan karena rasa takut namun geli yang membangkitkan libido seorang wanita.


Nayla mengangguk manja.


"Berjanji lah tetap bertahan bersamaku, apapun rintangan kita!" bisik Rio dalam pelukannya.


"Harusnya aku meminta seperti itu!" jawab Nayla.


Keduanyapun memadu kasih bersama, mesra penuh cinta dan kasih sayang dalam ciuman dan pelukan hangat.


Rio mengangkat lembut istrinya ke atas kasur.


...


...


Pria itu tampak semangat dan tak sabar lagi ingin melepas semua pakain istrinya sama halnya dengan Nayla kepada Rio.


Suasana ruang kamar yang sempurna memperlancar sambungan malam pertama yang kurang memuaskan keduanya.


Mulai dari kasur yang empuk, kamar yang mewah, mesin pendingin yang terbaik, semua sudah mendukung panasnya bercinta, suasana kamar yang sangat tertutup, sampai seekor cicak pun tak bisa mengintip adegan vulgar mereka.

__ADS_1


Tak ada lagi penghalang keduanya untuk terbang ke alam cinta.


....


....


Tak berapa lama terdengar, suara-suara desahan Nayla mulai memecah seisi ruang, titik-titik keringat mulai bermuculan di dahi mereka


Gelora nafsu jiwa mereka berpacu cepat menuju puncak kenikmatan.


Ciuman bibir serta aksi liar Rio terlampiaskan dengan sempurna disana.


....


....


Jika mereka lelah, keduanya tertidur lalu bangun dan bercinta lagi berkali-kali, sampai Rio merasa puas.


Meski telah melakukan hubungan suami istri, entah mengapa jiwa Nayla merasa ada hambatan di atas kepalanya, ia menikmati tapi tidak bisa all out melakukannya.


Semua itu akibat pernikahan yang tersembunyi, dari kerabat, sahabat, serta relasi penting dari perusahaan Rio sebagai salah satu pengusaha kaya.


Pernikahan itu juga tanpa diketahui oleh pihak awak media serta disempurnakan dengan tidak mendapat restu dari sang ibu mertua.


Layaknya seperti cerita wanita simpanan seorang Presdir.


....


....


Pagi yang Indah, di kota Paris yang eksklusif.


Nayla bangun dan mulai mengkecup dahi sang suami yang tertidur pulas. Meski masih merasakan Nyeri di area kewanitaannya, ia tetap semangat bergegas pergi ke dapur.


Nayla menggunakan bahasa Inggris untuk berbicara kepada pelayan disana.


Wanita itu memperkenalkan dirinya sebagai istri sahnya Rio. Agar para pelayan disana tidak salah paham.


Semangat mulai membara di hatinya, untuk menjadi istri dari orang yang ia cintai sejak kecil. Rela bangun pagi-pagi untuk membantu para pelayan menyiapkan sarapan.


kian hari wanita manja yang dulunya penuh pelayanan kini mulai berubah menjadi wanita tegar dan mandiri.


....


keduanya pun sarapan bersama dengan masih diiringi canda tawa kemesraan.


...


Hari yang cerah di kota Paris, secerah masa bulan madu yang Indah, kebahagian yang sempurna di hati Nayla, bersama idolanya.


Makan dan ngemil berdua, menikmati panorama tempat-tempat paling romantis di kota itu. Kejar-kejaran manja.


Rio juga selalu mengabadikan moment Honeymoon mereka dengan gambar dan video kemesraan. Keduanya tampak bahagia bersama penuh cinta dan kasih sayang.


...


..."Ahahahahahha, 🤣😄😄😄"


...


..


TBC

__ADS_1


VOTE & LIKE & COMMENT & STAR 5 & FOLLOW & SHARE.


__ADS_2