![Love, Nayla Cassandra [LONACA]](https://asset.asean.biz.id/love--nayla-cassandra--lonaca-.webp)
Rio juga menyempatkan diri bertemu dengan teman-temannya di Paris, para Bule itu juga mengagumi kecantikan Nayla dengan mengatakan;
"Rio dan Nayla adalah pasangan sempurna"
Namun sayang! Rio masih bungkam kepada teman-taman nya jika ia baru saja menikah dengan Nayla.
Nayla tidak mempermasalahkan hal itu meskipun hati kecilnya sempat berkata;
"Mengapa Rio tidak terus terang saja yah!
Kebahagiaanya akan sempurna jika Rio mengakui bahwa aku adalah istri sahnya"
Pada akhirnya Nayla bisa menerima, bahwa pernikahan mereka masih dalam kondisi yang sangat rumit.
Wanita itu bertingkah sangat manja kepada suaminya. Rio menuruti dengan romantis apapun yang diinginkan oleh Nayla. Kebahagian tersembunyi itu mereka nikmati bersama.
Setelah puas memadu kasih, berkeliling sampai malam hari di kota Paris. keduanya pun kembali pulang....
...
Diatas kasur.
"Aku ingin membawamu lagi pergi berbulan madu ke Swiss, agar kita bisa menjadi salah satu pasangan paling romantis di negeri dongeng," ucap Rio sambil mengusap-usap rambut Nayla.
Nayla pun mengangguk manja sambil memeluk suaminya, ia sangat suka traveling ke luar negeri, bahkan hal itu merupakan hobi yang paling ia sukai. Rio mengerti apa yang menjadi kesukaan kekasihnya.
....
....
Beberapa hari Libur kerja, Rio benar-benar memaksimalkan waktu bulan madunya bersama Nayla, bercinta sampai puas
dimana saja ada kesempetan. Gairah sex pengantin baru itu cukuplah tinggi. Sampai Nayla merasa tubuh lemas.
.....
.....
Keesokan harinya....
Kedua pasang sejoli itu, berangkat terbang ke kota Swiss, menghabiskan masa liburan, menikmatinya sebelum menghadapi amarah Ibunda.
Lokasi tinggal mereka di Swiss juga sudah di siapkan.
Mereka mengunjungi banyak tempat-tempat terindah berkelas dunia dan makan di resto yang mahal. Semuanya memakai hitungan dolar. Bahkan Nayla belum pernah menikmati kelas resto mewah seperti itu, Ia benar-benar takjub.
Rio menghabiskan dana yang cukup tinggi demi bisa menikmati bulan madu spektakuler dengan sang istri tercinta.
Banyak kejutan-kejutan istimewa yang membuat Nayla tak bisa berkata-kata lagi.
__ADS_1
Segala perhiasan, pakaian, tas, sepatu seharga ratusan juta, sanggup di belikan oleh Rio.
"Sayang! Aku serasa putri di negeri dongeng, terima kasih yah sayang!" Ucap Nayla kegirangan.
Nayla semakin cantik dan bersinar, aura wanita bangsawannya kembali hidup. Benar-benar membahagiakan dan paling bahagia.
Saat jalan-jalan di kota Swiss....
"Sayang! Mengapa kamu tidak mengatakan kepada temanmu jika kita sudah menikah?" Tanya Nayla yang masih penasaran.
"Maaf sayang! Aku butuh waktu, sabar yah! Kamu tau kan, pernikahan kita ini belum diketahui oleh mamah, papah masih mengelabuinya" jawab Rio.
Nayla sempat terdiam.
"Sabar yah!" Pinta Rio dengan pandangan genitnya.
"Iyah, enggak apa-apa! aku bisa mengerti, maaf yah! Harusnya aku tidak meminta hal yang terlalu berlebihan" kata Nayla menunduk.
"Tidak apa-apa sayang! status itu memang penting, tapi Aku ingin kamu bersabar, aku mencintaimu dan jangan pernah ragukan itu! tapi aku sayang kepada ibuku, beri aku waktu untuk menyelesaikan PR ini!" Pinta Rio.
Nayla mengangguk cepat dengan senyum manisnya.
"Berapa hari ini kita menikmati kota Swiss, setelah itu kita akan kembali ke Jakarta, Swiss merupakan kota favorite mamah dan papa, aku ingin kebersamaan kita juga bisa langgeng seperti mereka.
Bagaimana perasaanmu setelah menikah dengan pria tampan seperti aku, apakah bagaikan mimpi!" Ucap Rio dengan senyumnya yang menggoda.
"Hahahaha, iyah...iyah...bagaikan mimpi di siang bolong" canda Nayla sambil mencubit kecil hidung Rio yang penuh dengan keromantisan.
...
...
Pada suatu waktu, di kejauhan seorang wanita sedang memperhatikan pasangan Rio dan Nayla, ia adalah sahabat Gea sabrina yang tengah berada di Swiss dan ia mengenali jelas Rio Abraham yang sedang makan malam romantis di sebuah restoran mewah bersama Nayla.
Wanita itu merasa aneh, melihat fenomenal Rio berkencan dengan gadis asli Indonesia bukan wanita asal negara lain (bule) yang menjadi mantan-mantan kekasih Rio.
Teman Gea pun mencuri foto Rio dan Nayla, lalu mengirim foto itu kemudian melakukan chat dengan Gea, ia mengatakan"
" Adikmu sedang berkencan dengan wanita asal Indonesia"
Melihat kiriman foto itu, Gea hampir lupa dan kurang mengenali Nayla berwajah dewasa. Nayla lebih cantik berwajah dewasa daripada saat masih kanak-kanak.
Lalu Gea langsung menelpon ibunya dan mengirmkan foto berduaan Rio dan Nayla.
"Mah! Foto yang Gea kirim, benarkah itu Nayla bersama Rio di Swiss?" Tanya Gea sedikit ragu.
Dewi pun dengan cepat langsung melihat pesan gambar dari Gea dalam kondisi sedang melakukan panggilan bersama Gea.
"Apaah, i..i..tukan Na..Nayla!" Ucap Dewi gugup dan serasa jantungnya hampir lepas dari cangkangnya.
__ADS_1
"Hah! Mengapa tiba-tiba ada Rio dan Nayla di Swiss mah?, bukan kah mama bilang Nayla sudah keluar dari rumah kita dan Rio sedang keluar kota dalam pembentukan cabang Onerace?"
Dewi menelan ludah berkali-kali!
Merasa tidak percaya dengan apa yang baru ia saksikan sampai mulutnya tidak bisa lagi berkata-kata.
"Mah...ma! Akan mencari tau apa yang sedang terjadi" ucap Dewi gugup langsung memutuskan percakapan....
...
Dewi berusaha menelpon Nayla dan Rio namun gagal karena mengalami gangguan koneksi sambungan berbeda negara.
("Swiss atau Malang? Ini yang dia maksud lagi proses membuka cabang??
Riooooooooooooooo😱😱😤😤.
Perempuan J*lang itu tidak hanya sudah mempengaruhi anakku melainkan sudah mengajarinya berbohong, pintar kamu yah anak S*tan (Nayla).
Awas kamu yah! Mulutmu itu bilang kalau kamu tidak suka dengan anakku, tapi justru kau memorotinya sampai bersenang-senang ke luar negeri....eeeeehhh😬😬 rasanya aku tidak sabar ingin mencekik anak setan itu biar cepat tewas" Celotehan Dewi geram setengah mati
......
Malam di Kota Jakarta...
Dewi langsung memasuki ruang kerja suaminya dengan emosi yang meluap-luap.
"Pah! Coba buka pesan gambar yang mama kirim pah!" Pinta Dewi.
Jefri pun melihat foto Rio dan Nayla sedang bersama.
Pria itu hanya diam saja.
"Lihat tingkah anak papa itu! Sebenarnya apa yang dia lakukan kerja atau enak-enaknya pacaran dengan anak s*tan itu? Dia berada di Malang atau di Swiss pah?"
"Nayla ma bukan anak s*tan?" jawab Jefri santai.
"Jadi Papa mengetahui hal ini, pah...papah...(berlari mendekati suaminya) jangan katakan jika papa merestui hubungan mereka, papa tidak ada niat untuk menjadikan Nayla sebagai menantu kita kan pah?" Tanya Dewi mulai panik.
"Mereka saling mencintai dan Rio sudah menikahi Nayla!" Kata Jefri santai.
"Apah??? Me.me...me...nikah?? Ahahaha (tertawa yang di paksakan) papa bicara seperti ini tidak sedang lagi sakit kan? atau papa lagi mengigau! atau jangan-jangan papa sudah gila!" Ucap Dewi.
"Ini semua keinginan serta keputusan Rio mah, Rio berhasil menikahi Nayla, artinya mereka adalah pasangan cinta sejati! Lalu papa harus berbuat apa?" Kata Jefri.
"Lelucon yang sangat menggelikan," jawab Dewi...
...
...
__ADS_1
..