Love, Nayla Cassandra [LONACA]

Love, Nayla Cassandra [LONACA]
Part 80


__ADS_3

Keduanya tertawa bahagia sambil gelitikan mesra bersama di kamar hotel.


"Kawin? Mau dong!" Ucap Nayla sambil mencubit kecil hidung Rio dengan manja.


"Ok" jawab Rio langsung nyosor seperti bebek yang lapar.


"Hahahaha" tawa Nayla lucu,


tiba-tiba wajahnya berubah menjadi sendu.


"Kenapa?" Tanya Rio


"Aku hanya merasa 'itu' mustahil" jawab Nayla bangkit dari tindihan Rio.


Mereka duduk bersama di kasur.


"Percayalah! tidak ada yang mustahil di dunia ini, Jika Tuhan menghendakinya.


Heemmm, baiklah kalau begitu. Sebaiknya kita tidur dulu, Karena besok ada kejutan keren untuk wanitaku ini (bisik Rio genit di telinga Nayla)


Reflek gadis manis itu kegelian dan merasa happy kembali.


"Dah sayang! Rio melambaikan tangannya dan pergi meninggalkan Nayla sambil membawa kemejanya..


...


....


Hingga pagi menyinari bumi, udara yang dingin di kota Bandung, Indonesia.


....


Setelah bangun dan melakukan aktivitas lainnya, keduanya pun siap-siap berangkat.


"Honey! Let's go" teriak Rio dari mobilnya.


"Oke" jawab Nayla langsung masuk ke dalam mobil.


...


...


(Akhirnya, mereka berangkat menuju sebuah


tempat yang luas dan lumayan jauh dari jangkauan kota.


Sebuah pedesaan yang asri, di kaki lereng gunung yang sejuk dan dingin, terhampar luas lahan Bunga warna-warni yang cantik serta bermekaran....)


"waaaah! Indah sekali! emmmmm, aku syuka"


teriak manja Nayla kegirangan.


(Dari kejauhan...


Tak berapa lama seorang lelaki tua dengan usia sekitar 40 tahun-nan berlari kecil menghampiri mereka)


"Punten mas Rio"


"Oh! Pak Hardy yah?" (Berjabat tangan termasuk Nayla)


lelaki itu mengangguk dengan senyumannya.


"Semua sudah siap, mari silahkan mas" ajak pak Hardy.


"Ayo sayang" ajak Rio


"Kita mau kemana?" kata Nayla masih kebingungan.


"Sudah! Ikut saja" jawab Rio sambil menggandeng kekasihnya itu dengan mesra.


Mereka menuju lokasi lapangan yang cukup luas.


....


....


Terlihat sebuah Helikopter mini yang di sewa khusus oleh Rio untuk Nayla, sudah terlihat juga pilot yang siap membawa mereka berkeliling terbang di ketinggan yang tidak terlalu tinggi, dengan tujuan untuk mendapatkan view yang indah dari atas.


"Ayo naik"


"Hah (bengong) naik!...untuk apa? Tanya Nayla.."


"Sudah lah buruan naik, nanti juga kamu akan tau"

__ADS_1


"Tidak!...tidak!...aku takut naik Helikopter"


Teriak Nayla balik badan melangkah pergi.


Rio mengejar kecil.


"Apa bedanya dengan pesawat?"


"Pesawat kan lebih besar"


Dengan gerak cepat, Rio menarik-narik paksa tangan Nayla


"Tidaaakk...aku takuuuuut" teriak Nayla lagi


Karena mesin Helikopter hidup dan sang pilot sudah menunggu lama.


Akhirnya Rio mengangkat Nayla untuk mempersingkat waktu yang bertele-tele itu.


Nayla pun terus meronta-ronta meneriakkan kata "aku takuuut"


. ..


...


Tak ada pilihan lagi, akhirnya gadis itu pun naik dengan terus memegangi Rio.


"Jangan takut, ada aku disini sayang" kata Rio meyakinkan Nayla.


(Tak berapa lama, Helikopter perlahan bergerak naik untuk melihat pemandangan spektakuler dari hamparan ladang bunga yang luas dengan warna-warni indah menawan, siapa saja yang memandangnya akan ter-hipnotis)


"Lihat ke bawah sayang" perintah Rio.


"Waaah!! Indah sekali"


"Gimana! keren tidak?"


(Nayla hanya mengangguk dan sibuk ingin mengabadikan momen luar biasa itu ke dalam ponsel pintarnya.


Dengan sigap Rio menarik ponsel Nayla)


"Tidak perlu repot-repot,


Gambarnya sudah lengkap di emailku akan aku kirim ke ponselmu" Ucap Rio


Kemudian,...


Semakin lama Helikopter itu semakin meninggi.


Hingga terlihat jelas.


Sebuah kebun bunga yang indah berbentuk tulisan...


🌻🌻🌻 R ♡ NACA 💐💐💐


"RIO LOVE NAYLA CASSANDRA" kata pria itu memperjelas bentuk huruf.


"Wooooooooow!...keren banget sayang, terima kasih" ucap Nayla sambil menepuk-nepuk kecil👏 dan begitu terharu sampai matanya berkaca-kaca.


("Aku tidak menduga, setelah kematian papa dan mama, diriku ini bisa merasakan kebahagian yang luar biasa serta tak mampu lagi di ungkapkan dengan kata-kata")


Salah satu keinginan Nayla adalah ingin memiliki kebun bunga yang cantik dan luas.


Setelah puas berputar-putar akhirnya mereka turun.


" Kamu suka?"


"Suka banget" jawab Nayla sambil mengangguk dan merasa puas dengan apa yang baru saja ia saksikan.


Lalu keduanya memasuki taman bunga itu.


"Kapan kamu menyiapkan semua ini sayang?" Tanya Nayla penasaran.


"Kebun ini aku beli sebenarnya sudah lama, ada teman yang menawarkan dengan harga murah di pedesaan ini.


Aku masih bingung mau di apakan,


Saat aku mulai jatuh cinta kepadamu. Saat itulah aku ingin mewujudkan mimpi kamu"


"Ooh! Sayang! terima kasih..."


Nayla pun berlari-lari kecil mengitari bunga-bunga yang bermekaran indah dan harum semerbak disuasana pagi yang segar.


lalu Rio mengikuti Nayla dari belakang.

__ADS_1


'I Love Riooooooooo" teriak Nayla diringi dengan tawanya yang manis menggoda..


Lelaki itu pun senyam-senyum manja dan memeluk erat tubuh Nayla dari bekalang.


Keduanya pun tertawa bersama.


((Ouh...so sweetnya....))


Setelah itu, mereka berkeliling sampai puas, mengunjungi beberapa wisata di kota bandung...mulai dari berburu kuliner, berburu aksesoris. karoke-an dan naik perahu kecil. melakukan hal-hal yang membuat senang dan yang tak terlupakan...


Saat di atas Perahu (wisata air buatan)


"Kapan-kapan kita balik kampung yah sayang, aku rindu dengan kota Malang"


"Boleh, Sudah ada niat sih, setelah ini, Next! kita bisa menuju tempat Asal"


"Iyeeeeeh!"


Sepasang kekasih itu pun terlihat bahagia bersama...


...


...


(Oh! Indahnya Cinta, Hal yang selalu membuat hati ini bergetar dan tak ingin jauh-jauh dari sang kekasih)


....


....


🎥🎥


Di waktu yang sama, di tempat yang berbeda pula


Dewi mulai tak sabar membuka ponsel pintarnya.


Terlihat kiriman foto-foto mesra Rio dan Nayla dari orang suruhan si Nyonya via Online untuk sementara.


Foto pertama yang dikirim adalah;


✏ Saat pertama tiba di kota Bandung.


✏ Memasuki hotel.


✏ Makan di Resto.


Karena Dewi memberikan informasi yang akurat kepada Parjo,


kecuali saat Rio dan Nayla sedang berada di kebun atau di tempat-tempat wisata lainnya.


Hal itu tentu tidak diketahui oleh Jefri sang


ayah.


Namun dewi sudah bisa memastikan Rio dan Nayla sudah pasti liburan berdua.


Dewi hanya ingin membuktikan dugaannya, jika anak kesayangannya itu diam-diam pergi dengan putri alm Abimanyu.


Saat melihat foto keduanya sedang bergandengan memasuki hotel dan makan malam di Resto sambil suap-suapan makanan, layaknya pengantin baru yang sedang berbahagia.


Reflek! Dewi menjerit histeris membuat rumah beserta isinya sedang di landa gempa dahsyat.


"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa" (suara jeritan Dewi hingga ponselnya terjatuh)


mendengar hal itu, Para pelayan seperti Izah dkk? keluar berdatangan menghadapi majikan mereka yang sedang panik.


"Ada apa nyonya" ucap para pelayan-pelayan disana, datang terburu-buru.


"Haduh!..haduh!...(terduduk di sofa sambil memegang kepala)


Haduh..izah!..tolong ambilkan aku Air putih.


kepala ini seperti terasa ingin meledak💥"


.


.


..


.


.

__ADS_1


.🕯VOTE 🕯LIKE🕯 STAR 5 🕯COMMENT🕯FOllOW🕯FAVORITE.


__ADS_2