![Love, Nayla Cassandra [LONACA]](https://asset.asean.biz.id/love--nayla-cassandra--lonaca-.webp)
Adegan Vulgar Malam Pertama untuk suami istri.
Rio pun mulai mencumbui mesra istrinya dengan semangat yang tinggi.
Memberikan r*ngs*ngan dari ujung kaki sampai ujung kepala. Lanjut dengan kec*p*n bibir yang manis....
keduanya larut dalam bercinta yang romantis.
deru nafas keduanya saling memacu bersama.
Nayla mulai merasakan melayang-melayang di udara.
Burung perkutut Rio pun siap membelah dan memecah pintu goa yang masih ter-segel....
"Ah...ah...ah...sa...sakit...sakit..." teriak Nayla meringis-ringis.
Rio hanya tersenyum-senyum manja...
"Sabar yah sayang!" sang suami membelai-belai manja istrinya....
dan
Akhirnya burung perkutut Rio berhasil memecah keperawan Nayla.
("Haduh...sakit banget😢" gumam Nayla sampai dahinya terlihat basah oleh keringat yang bercucuran)
Untuk pertama kalinya kesucian Nayla di renggut oleh Rio Abraham, suami tercinta...
......
.......
Saat suasana pertandingan mulai memanas....
terdengar suara..
"Ngek...ngok...ngek...ngok"
"Haduh yank! Suara apa an tuh? seram amat" kata Rio mulai diam sejenak....
"Mungkin itu suara tempat tidur yank"
Jawab Nayla sambil meringis kesakitan.
"Yang benar?"
Rio mnghentikan pertempurannya....
"Itu karena mas terlalu bersemangat, jadi tempat tidurnya mau roboh deh!" ucap Nayla dengan senyum-senyum geli.
"Kita di Lantai saja yah sayang! Aku takut bisa heboh satu kampung" ucap Rio.
"Ihihihi, (tawa Nayla geli) iyah deh."
Keduanya pun melanjutkan hubungan intim itu di lantai.
"Haduh! Panas banget lah yank," kata Rio.
"Iyah! sepertinya mesin pendinginnya (AC) kurang di servis deh!" ucap Nayla.
keduanya pun pindah dari bawah ke atas lagi.
"Di bawah keras, badanku sakit sayang," rengek manja Nayla.
"Haduuuh, iyah juga yah! Yah sudahlah kita tidur saja yuk! Aku capek baget! gak lepas," kesal Rio.
Tiba-tiba terdengar suara 'tuuuuut'
__ADS_1
"Sayang buang angin yah?" tegur Nayla sambil memukul bokong Rio.
"Halah! Kan enggak bau sih beb," ucap Rio cengengesan 😁.
"Ih! Jorok banget sih yank! Enggak sopan tau!" protes Nayla😏
Rio pun mengangkat Nayla layaknya gadis kecil usia 5 tahun sedang ngambek dan kesal.
"Kamu itu kan sudah jadi istriku, mau aroma ketek, kent*t, jigong, e'e!
Ayolah! Semua harus dinikmati sayang. Itu namanya sensasi cinta yang bergelora, aku kan juga manusia biasa," kata Rio dengan senyum cutenya sambil meletakkan Nayla dengan lembut di atas tempat tidur.
"Ahahahahaha...iiiiiiiii," Nayla mencubit kedua pipi Rio dengan gemes.
Lanjut keduanya berc*um*n bibir dengan mesra...
("Haduuuuh, tanggung (alias kentang) nih!" Gumam Rio)...
"kita lanjutkan lagi besok yah sayang! Aku akan cari tempat yang paling romantis dan enak di dunia," kata Rio sambil mengelus-elus rambut Nayla dengan lembut.
Nayla mengangguk-angguk, kebutalan area kem*lu*nnya pun terasa pedih.
"Bobo yok!" Rengek manja Nayla pada suaminya.
"Okeh!" Rio pun mematikan lampu
"Tlek"
Akhirnya pengantin baru itu. Tidur bersama dengan sangat romantis.
Meski kesucian Nayla sudah berhasil di renggut oleh Rio, namun keduanya belum berhasil ke puncak kenikmatan tertinggi.
Adegan panjat-memanjat dan pompa memompa Rio dan Nayla di atas ranjang, terpaksa di tunda karena lokasi tempat yang kurang kondusif.
.....
.....
Hingga menjelang pagi...
Rio sudah memesan tiket keberangkatan malam menuju kota Paris-Prancis. Ia juga sudah memboking lokasi tempat paling romantis.
Perancis merupakan Negeri kedua Rio, ia juga memiliki rumah mewah disana.
Terlihat Rio dan Nayla mulai mengemasi barang-barang mereka pertanda ingin kembali berbulan madu dan melancarkan aksi 'Hot' nya di tempat yang di inginkan.
Rumah mewah Rio yang terletak di Jakarta juga sudah siap di tempati.
Nayla juga banyak mendapat sumbangan uang dan gift (kado) dari sepupu dan om serta tante lain begitu juga dengan kerabat terdekat alm papanya yang mengetahui acara pernikahan Nayla.
......
Saat sarapan bersama...
"Mohon maaf Tante, om, kami tidak bisa berlama-lama disini, mau berangkat ke Jakarta dan langsung menuju Paris,"
kata Rio dengan sopan.
Pria itu sangat menghargai orang yang lebih tua darinya dan yang sudah berjasa untuk Nayla.
"Yah sudah tidak apa-apa, kami mengerti nak Rio" jawab paman Nayla (suami Rahmi).
....
....
Nayla pun membantu tantenya serta pelayan membereskan sarapan.
__ADS_1
Rahmi memperhatikan gerak-gerak jalan Nayla yang berbeda.
Rahmi senyum-senyum dan mendekati keponakannya itu di wastafel, lalu menubrukkan bahunya ke bahu Nayla....
Percakapan menggunakan dengan bahasa daerah.
"Eh, Ndok! Sakit yah? Sampai jalannya oleng-oleng, ihihihi!" tegur Rahmi.
"Ah! Yang benar tante!"
"Perlu tante ambilkan kaca agar kamu bisa lihat."
"Ihihihi" Tawa Nayla malu-malu pipinya memerah.
"Tidak usah malu-malu, itu sih Normal. Semua perawan di malam pertama pengantin setelah melakukan hubungan intim dengan suaminya. Memang seperti itu, sakit!"
"Ihihihi " tawa keduanya.
"Terus di obati pakek apa tante!" tanya Nayla dengan polosnya.
"Di obati pakai senjata suami kamu biar cepat,...ihihihi," ucap Rahmi lucu.
Ekspresi Nayla bengong sedikit berpikir.😮😯
"Nay! Ini yah tante ajarin, suami kamu itukan idola bagi kaum pelakor yah. Hati-hati loh!. Jadi kamu harus tetap cantik dimatanya."
"Di luar sana sudah banyak yang cantik tante, Nay! Sudah pasrah saja."
"Eeeee!..kog, seperti itu kamu ngomongnya! Rio itu sudah jadi milik kamu seutuhnya, jadi enggak boleh pasrah begitu yah!
Usahakan tampil secantik mungkin dihadapannya dan harus sangat menggoda biar suami kamu gak bosan, bersih, dan wangi, perhatikan di setiap bagian tubuh yang terlipat, sebagaimana kamu masih gadis dulu. Nih kamu lihat tante. Biar tua begini om kagak bakalan berpaling, karena selalu memperhatikan penampilan fisik."
"Hemmm, iyah tante.." jawab Nayla
("Nih! Si emak heboh banget deh. Yah! ada betulnya juga sih!" gumam Nayla)
"Cinta itu memang benar apa adanya, tapi kalau ada apanya, makin seru," kata Rahmi.
"Ih! Si tante genit deh."
"Kamu jangan salah, genit di depan suami itu berpahala, terus hal penting yang kedua, jadi istri penurut (dalam hal yang positif) karena sifat dari pria itu keras, jangan terlalu banyak membantah ataupun sok pintar dihadapannya.
"Iyah tante ku sayang, terima kasih atas nasihatnya."
"Yah sudah sana gih! siap-siap mau berangkat kan!"
"Iyah tante"
"oh yah tan! (Nayla berbisik ditelinga Rahmi)
"Tempat tidurnya tadi malam mau roboh tan, Maaf yah tante, masih pengantin baru, Nay ganti deh dengan yang baru, Nay sudah transfer rek tante."
"Ahahahahahah" tawa rahmi puas.
"Maaf yah sayang! atas ketidak nyamanannya, karena tante tidak sempat merenovasi kamar itu, habis kalian dadakan sih! tempat tidurnya memang sudah tua. Maklum zaman tante dulu, ehehehehe😁, kenang-kenangan Nay! sayang di jual."
("Busyet dah😲, pantesan! ternyata amat zadoel punya?" gumam Nayla)
(Rahmi memiliki 2 orang anak dan semua sudah menikah, tidak tinggal lagi bersamanya karena sudah memiliki rumah masing-masing Rumah tante Nayla lumayan besar, terdiri dari 4 kamar. 1 kamar utama untuk Rahmi dan suaminya. 1 kamar tamu yang di jadikan kamar pengantin.1 kamar sudah di jadikan gudang dan satu lagi kamar pelayan)
Rahmi bukan seorang pebisnis. Ia lebih memilih aset tanah.
...
..
LIKE & SHARE.
__ADS_1