Love, Nayla Cassandra [LONACA]

Love, Nayla Cassandra [LONACA]
part 96


__ADS_3

Rio sudah mulai terlihat panik dengan gelegat mundur selangkah demi langkah.


("Jika ia kebal dengan senjata, pasti ia memiliki sisi kelemahan, Aaaarrg! aku benar-benar kehilangan trik untuk mengalahkannya" gumam Rio kesal)


Dukun sakti pun mulai mengeluarkan kekuatannya untuk menghabisi lelaki itu.


"Eaaaaaaaarrrrgh" teriak Cerucuk yang sudah bersiap meluncurkan serangannya.


Melihat hal itu, Nayla tak bisa tinggal diam dengan kondisi Rio yang mulai kehilangan petunjuk.


"Rio tidak boleh mati, kalau dia mati aku juga harus ikut," kata Nayla bergegas keluar dari mobil lalu berlari cepat dalam wajah kesedihannya mendapati sang suami yang tengah berjuang sendiri.


"TIDAAAAK!" teriak wanita itu berlari memeluk Rio.


Nayla memeluk erat Rio dan langsung mencium bibir suaminya, Pria itu pun membalas ciuman serta pelukan Nayla.


"Kita mati bersama hiks...hiks..." ucap Nayla dalam derai airmata.


"Tenang lah, semua akan baik-baik saja!" Jawab Rio menghapus airmata di pipi Nayla. Pria itu yakin cinta mereka bisa mengalahkan serangan mematikan si Dukun sakti.


Dengan kekuatan do'a dan bersatunya cinta tulus, tanpa disadari membentuk satu lingkaran bulat memancarkan cahaya yang tak kasat mata, melindungi dua insan yang baru saja mengucap janji suci pernikahan, serangan panas Cerucuk tak mampu menembus lingkaran dan justruk berbalik arah menyerang si pria yang sudah renta itu.


"BUUUUZZZZZ" (serangan berbalik yang tak kasat mata menghantam tubuh sang Dukun dengan keras)


"Aaaaaaaaakkkhh!" Teriak Cerucuk, tubuhnya serasa terbakar oleh api yang tiba-tiba saja menggelepar-gelepar di atas tanah, layaknya seekor ikan yang di lempar ke daratan, ia meraung kesakitan, hingga fisik yang sudah renta itu lumpuh dengan kondisi mata melotot serta lidah terjulur sedikit akibat menahan rasa sakit yang luar biasa.


Kian lama wajah dukun itu berubah menghitam, gambaran seseorang yang sedang menghadapi sakaratul maut, terlihat sangat mengerikan yang sudah bertahun-tahun menjadi budak Iblis semasa hidupnya.


Betapa terkejutnya pasangan yang baru saja mengucap ijab qobul itu mereka sudah pasrah dengan kematian, ternyata bisa selamat dari serangan Cerucuk.


"...Di..dia mati mas," ucap Nayla dengan bibir bergetar.


Tanpa membuang waktu lagi. Rio langsung menarik tangan istrinya itu, mereka berlari kencang mendapati mobil, ajaibnya tanpa ada perbaikan sama sekali, mobil series terbaru itu bisa hidup kembali. Rio langsung melaju dengan kencang melindas tubuh si Dukun agar mempercepat kematiannya.


"****** loh!" Teriak Rio puas dengan kematian si dukun.


"Auuuuuh" bersamaan dengan jerit Nayla yang merasa mengerikan.


Hingga Cerucuk benar-benar sekarat dan akhirnya tewas dalam kondisi mengenaskan.


..


..


Setelah sekian jauh meninggalkan Cerucuk. Mereka berhenti sejenak, Nayla membersihkan luka-luka Rio dengan alat-alat P3K yang tersedia di dalam mobil....


"Apa kita perlu mencari hotel mas? Mas tampak lelah sekali?" tanya Nayla mencemaskan.


"Nanti saja, setelah berada di area Bandara, untuk saat ini, kita langsung saja bergerak cepat menuju Paris. Davin sudah mempersiapkan semuanya, sayang!


Oh! Yah, kamu bisakan kemudikan mobil ini melintasi jalan tol saja aku akan istirahat sebentar," pinta Rio.

__ADS_1


"Iyah sayang, istirahatlah!"


Rio pun men-set kecepatan otomatis dengan fasilitas teknologi digital super canggih yang tersedia di mobilnya agar Nayla tidak terlalu letih dalam berkendara.


Lalu pemuda itu menci*m bibir manis istrinya.


"I love u," ucap Rio dengan senyuman menggoda. Aku sudah katakan semua bisa kita lalui, jika kita bersama-sama.


"I love u too!" balas Nayla dan memeluk erat suaminya.


...


Suasana hening sejenak, keduanya kembali berciuman dan benar-benar menikmati adegan yang sangat hangat penuh dengan keromantisan pengantin baru, serta rasa haru yang dalam.


"Terima kasih sayang! kamu sudah rela berkorban untukku," ucap Nayla dengan tetasan air mata yang membasahi pipinya. Ia sangat terharu Rio berkenan menyelamatkan dirinya, rela mencintai dan menikahinya sekalipun nyawa menjadi taruhan.


Nayla juga tidak menyangka jika takdir menjodohkannya dengan pria idaman sejak mulai masa kecil.


Rio pun tersenyum manis dan mengusap airmata wanitanya serta puncak kepala Nayla dengan lembut.


"Ayo kita berangkat!" Ajak Rio tak ingin membuang-buang waktu lagi.


"Iyah" angguk Nayla dengan cepat.


kemudian, Mereka bertukar posisi.


Rio pun mulai merebahkan tubuhnya dan tak lama ia terlelap tidur.


.....


......


Kesaktian Cerucuk telah menyerang balik dirinya. Dukun sakti itu menjadi tumbal terakhir dari ritual Iblis.


Jika si Cerucuk berhasil menguasai cinta Nayla maka kesaktiannya akan menjadi lebih kuat dari Iblis terkutuk, namun jika si Dukun gagal, ia akan meregang nyawa dan menjadi tawanan iblis untuk selama-lamanya.


Dengan kekuatan cinta sejati Rio dan Nayla, putri Abimayu itu bisa terbebas dari jeratan Iblis yang terus merusak kebahagiaannya, dan Nayla tidak lagi menjadi perawan tua untuk selamanya.


Tangis kepedihan berganti dengan senyuman kebahagian.


"Aku janji Rio, akan menjadi istri yang terbaik untukmu, penghalang kita hanyalah restu orang tua, aku yakin tante Dewi akan merestui cinta kita" kata Nayla dalam hati.


***


Singkat cerita.


Akhirnya meraka tiba di area bandara Abdul Rahman Shaleh kota Malang.


Keduanya sempat beristirahat sejenak di hotel terdekat, Mandi dan mengganti pakain.


"Sayang! bagaimana rasanya, sudah memiliki suami!" tanya Rio memeluk mesra istrinya dari belakang.

__ADS_1


(Mendengar bisikan itu Nayla tersipu malu, pipinya memerah, jantungnya berdebar-debar, sungguh reaksi alami yang tidak di buat-buat)


"Aku sangat bahagia mas dan kebahagiaan ini benar-benar sempurna!"


"Aku juga! kemenangan ini harus kita rayakan nanti di Paris, Okey!"


"Siiiiip! Bagaimana dengan tante, apakah dia sudah mengetahui kabar pernikahan kita?" tanya Nayla sedikit cemas.


Tiba-Tiba suara ponsel Rio berbunyi;


"tlililit-tlililit"


"Sebentar yah sayang!"


"Iyah!" Ucap Nayla mengangguk.


Rio meraih Ponselnya dan melihat panggilan dari 'Mama'! di layar ponselnya...


.....


.....


Bersamaan Nayla juga mendapat pesan dari Dewi yang berisi;


"Heh perawan tua! tolong jangan kau dekati anak lelakiku di luaran sana, jika kau nekat melakukannya, artinya kau tidak ada bedanya dengan wanita J*lang yang memaksakan diri untuk masuk di keluargaku"


Begitu membaca isi pesan dari ibu mertuanya, wajah ceria itu berubah menjadi sendu.


("Setelah Dukun Cerucuk, aku harus melalui ibu mertuaku yang bengis, mungkinkah cinta kami bisa bertahan? seperti apapun nantinya kisah ini, yang pasti aku sangat bahagia sudah menikah dengan Rio dan Rio begitu berjasa untuk hidupku" gumam Nayla sambil menatap suaminya yang sedang mengangkat telpon)"


Next....


........


.......


Sorry yah guys 🙏! Author terlalu lama meninggalkan LONACA.


bukan unsur sengaja namun waktu yang tidak mendukung.


Menulis karya Original itu tidak mudah yah! butuh waktu dan pemikiran.


tapi Author berjanji akan bertanggung jawab menuntaskan Novel yang sudah ter-Publish.


Terima kasih juga kalian sudah sabar menunggu.


Terus Like, Vote, Comment, star 5, share, follow sebagai dukungan kalian.


karena dukungan kalian kunci semangat para penulis.


....

__ADS_1


__ADS_2