Love, Nayla Cassandra [LONACA]

Love, Nayla Cassandra [LONACA]
Part 53


__ADS_3

Jefri mengantarkan Nayla ke depan pintu.


Tiba-tiba gadis itu berkata;


"Boleh Nayla peluk om" pinta Nayla dengan mata berkaca-kaca.


Dengan senang hati Jefri langsung memeluk Nayla. Dan mengerti gadis itu butuh sandaran.


(Rasanya seperti memeluk papa",Papaaaaaaaaaaaaaaaaa, teriak Nayla dalam hatinya)


"...hiks..hiks..hiks..hiks..seketika tangis gadis itu pecah dalam pelukan Jefri.


Nayla menangis terisak-isak, ia tak mampu mengontrol nafasnya. Rasa beban dan perjalanan hidup yang cukup pahit terlampiaskan dengan airmata yang sangat deras, Sampai-sampai jas orang no 1 di Efer itu terlihat basah.


"Nay (terisak), tidak tau..bagaimana caranya harus mengucapkan terima kasih kepada..(terisak) om. Tapi Nay berjanji akan menjadi yang terbaik"


"Nay, (jefri menghapus air mata yang mengalir deras di kedua pipi Nayla dan mengelus rambut halusnya)


Jika kamu butuh apapun, jangan pernah sungkan untuk datang kepada om ataupun Rio, Karena om sudah menganggapmu seperti anak sendiri"


"Iyah om"..


Nay! teruslah jalani hidupmu dengan semangat dan kebahagian. Apapun yang kau inginkan, raihlah dengan kebenaran.


Om pernah bilang kepada kamu, Teruslah menebar kebaikan, maka keberuntungan akan menghampirimu.


Dan Jangan di masukkan ke dalam hati, jika tante suka bicara kasar kepada kamu. Anggap saja itu didikan keras, agar kamu bisa lebih kuat"


"Iyah om,"..(mengangguk-angguk)


.......


♧♧


Akhirnya Nayla pulang di antar oleh supir kantor...


Gadis itu merasa bahagia, lega, karena sudah berbicara dengan Jefri, sosok yang ia kagumi...


.......


......


☆☆


Sementara Rio masih sibuk dengan urusan pekerjaannya dan belum mengetaui jika Nayla sudah mendapat pekerjaan...


....


....


Malam itu juga. Kontrakan Nayla sudah di temukan, tepatnya tidak jauh dari Memory Hospital. Kontrakan di sebuah komplek yang tidak mewah dan tidak terlalu besar, sesuai permintaan Nayla dengan Keamanan yang cukup terjamin. Perlengkapan perabotan yang sudah lengkap, wanita itu hanya tinggal membawa sebuah koper saja...


◇◇....


Pagi-Pagi sekali, terlihat Pria yang bernama Rio Abraham itu sudah berangkat ke kantor. Ia benar-benar mengejar pekerjaan yang sudah menumpuk. Menghadiri beberapa event yang di adakan oleh ONERACE sekaligus menjadi CEO di EFER sehingga beberapa hari tidak bisa bertemu dengan Nayla.


......


"Rio sudah pergi,..hmm sudahlah yang penting aku sudah mengucapkan terima kasih kepadanya"


"Bibiiiik (berlari kecil)" teriak dan peluk Nayla manja dari belakang kepada Izah yang sedang sibuk di dapur.


"Haduuh neng!, buat kaget saja, ada apa atuh? Riang benar"..tanya Izah


"Bik, akhirnya Nay sudah mendapatkan pekerjaan di Jakarta"


"Oh iyah, selamat yah Neng!.bibik turut senang"


"Heemmm, terima kasih bik!"


"Tapi Neng, tetap tinggal di sini kan!"


"Ehehehe, enggak lah bik, sesuai niat awal, begitu Nay dapat pekerjaan, Nay harus keluar dari sini"


"Yaaaah!!, Rumah ini kembali sepi donk,"


Nayla senyum-senyum.


...


Begitulah percakapan-percakapan kecil Nayla dengan pelayan di rumah itu, kemudian mereka sarapan bersama untuk terakhir kalinya..


....


....

__ADS_1


🌵🌻🌺


Di kebun bunga Nayla mengucapkan salam perpisahan kepada bunga-bunga yang selama ini ia rawat, termasuk anggrek pemberian Rio.


"Kiku..kokon..keica..kano..kilin..kowi.kwila"


Suara lembut Nayla memanggil satu persatu nama-nama bunga yang dia beri.


Layaknya orang yang kurang waras, berbicara sendiri dengan makhluk hidup yang tak bernyawa.


"Kalian itu kan pemimpin tanaman lain disini. Baik-baik yah, karena Nay, tidak bisa lagi merawat kalian. Ini adalah hari terakhir kita bersama, Jangan nakal! Jika nanti bersama tuan yang baru..(sambil membersihkan tanaman itu)


"Hmmmm! kowi jangan sedih (air embun yang menempel di daun) kapan-kapan, Nay akan datang berkunjung lagi yah melihat kalian"


(Begitulah percakapan konyol yang di ucapkan oleh Nayla)


.......


.......


◇◇


Siang hari pun tiba.


Nayla sudah bersiap-siap dengan segala macam barang-barangnya..


"Cepetan, Hery sudah menunggu itu" ucap Dewi ketus pada Nayla yang sudah tidak sabar melihat gadis itu pergi dari rumahnya.


"Iyah tante.."


.....


.....


.....


Di depan rumah..


"Bibik, terima kasih yah atas kebersamaannya selama ini. Bibik baaaik banget, sudah mengajari Nayla banyak ilmu dan setiap pertemuan memang akan selalu ada perpisahan.."


"Hiks..iyah Neng"..


Nayla pun memeluk Izah, keduanya menangis bersama..


Kemudian memeluk pelayan lainnya..


"Insya Allah bik, terima kasih yah"


......


......


"Terima kasih yah tante, maaf kan Nayla jika banyak salah"


"Heemm" jawab dewi singkat dengan wajah datar tanpa ekspresi.


......


Akhirnya gadis itu pindah dan meninggalkan semua kenangan suka dan duka di rumah itu, lalu sang supir membawa Nayla ke lokasi yang di perintahkan..


......


......


Setengah jam perjalanan, Nayla sampai di tujuan.


Nayla terlihat suka di kediamannya yang baru. Semua perabotannya sudah lengkap dan lokasi rumah nya tidak jauh dari post keamanan.


Setelah Hery kembali dan Nayla pun segera beres-beras, mulai menyusuni pakaiannya serta tidak lupa meletekkan bingkai foto keluarga di kamarnya..


"Iyeeeeeeee, akhirnya aku bebas dari si nenek dan si crocodile, sendiri itu lebih baik. Mulai hari ini aku harus bisa hidup sesulit apapun, SEMANGAT!"..


.......


.......


○○○○○○


"Tiba-tiba ponsel gadis itu berbunyi"


"Tlilit...tlilit..tlilit"


Terlihat di layar🤳 "Mas Excel, memanggil"


"Halo selamat sore mas" sapa Nayla ramah

__ADS_1


"Sore Nay, apa kabar" Jawab Excel manis.


"Baik mas, sekarang Nay sudah pindah lo mas, karena senin sudah mulai bekerja"


(Nayla pernah menceritakan pada Excel jika dia datang ke Jakarta ingin mencari pekerjaan)


"Oh iyah..,congrats yah!. Senang banget dengarnya. Nay! coba share lokasi rumah kamu yang baru,..Kebetulan gua lagi di jalan nih"


"Iyah"


"Ok! gua tunggu yah"


"Trup" percakapan berakhir...


○○○○○


Nayla pun memberikan lokasi alamat pada Excel..


.....


45 menit kemudian, pria itu pun sudah tiba ditempat,..


.....


"Tok..tok"


Nayla langsung membuka pintu.


Iyah! silahkan duduk mas.


Mereka pun duduk di teras kecil.


"Baru pulang dari kantor yah mas! Maaf yah mas. Nayla belum sempat membeli minuman, karena! baru hari ini pindahannya"


"Tidak apa Nay.., Ciye!! ada yang sudah dapat pekerjaan nih, boleh donk di traktir makan" gurau Excel


"Hihi, belum juga gajian mas"


"Hehehe, sebenarnya gua kesini mau ajakin kamu dinner, kemarin kan tertunda!"


"Hmmmm, apa nanti tidak ada yang marah mas, ini kan malam minggu"


"Kagak tuh" jawab Excel simpel..


"Yuuk!, " menarik tangan Nayla


"Eh..eh..sekarang mas"


"Yah iyahlah! Kagak mungkin besok kan"


"Okey! Nayla kedalam sebentar yah!"


Gadis itu buru-buru mengambil tas kecilnya ke dalam kamar lalu mengganti pakaian serta dandan instan..


(Jreng...jreng..langsung cantik)


....


....


Lalu mereka pun berangkat🚗 dinner di malam minggu..


...


Excel membawa Nayla ke Resto sweet🎷 Romantis yang sepertinya sudah di persiapkan oleh pria itu...


♡♡♡


Diwaktu yang sama. Terlihat juga seseorang Pria, dalam teras kamarnya tengah sibuk mempersiapkan party kecil. Lengkap dengan bunga mawar yang wangi⚘, Diam-diam Rio ingin membuat surprise manis untuk Nayla sebagai ucapan Terima kasihnya di tambah lagi hati Pria itu sedang berbunga-bunga alias jatuh cinta (fallin in Love)💖💖


Serta menu makanan enak yang sangat spesial di buat langsung oleh chef terhebat dan sudah tersusun rapi di kulkas.


Rio akan mengadakannya tepat di pukul 01.00 dini hari. Seperti biasa, dimana Nayla masuk ke dalam kamar Rio.


Pria itu tidak menyadari jika Nayla sudah pergi dan tidak tinggal di rumah itu lagi...


..


.


..


don't forget guys!


__ADS_1


like........vote.......comment.....star five ....follow author sarah mai..


T E R I M A K A S I H


__ADS_2