![Love, Nayla Cassandra [LONACA]](https://asset.asean.biz.id/love--nayla-cassandra--lonaca-.webp)
Akhirnya mereka tiba di lokasi tujuan....
........
"Nay! Entar sore mau di jemput?" Tanya Rio menawarkan jasa..
"Tidak usah, terima kasih! (jawab Nayla dengan cepat)
Emmmm Rio..akuuu"
"Kamu yang semangat kerjanya yah," ucap Rio mengelus manja rambut Nayla diiringi dengan senyum manisnya..
"Tapi..." (Nayla hendak menjelaskan prihal percakapan malam itu)
"Okey, aku pergi" ucap Rio bergegas masuk ke dalam mobil dan meninggalkan Nayla. Pria itu sepertinya sudah mengetahui apa yang akan di ucapkan oleh Nayla dan ia tidak ingin mendengar sebuah alasan yang tidak di inginkan..
....
....
....
"Aku tidak mengerti apa yang ada di dalam pikirannya" gumam Nayla dengan posisi berdiri mematung memandangi mobil Rio, hingga hilang dari pandangannya.
terlihat sepasang mata hanya mengintip sang gadis dari kaca spion.
....
....
Saat berjalan masuk mendekati area lobby Memory Hospital, Nayla melewati mesin Atm yang terletak di halaman Rumah sakit..
"Penasaran? kira-kira berapa yah? isi saldo kartu debit yang di berikan Rio" gumam Nayla
(mengambil kartu dari dompet
lalu melakukan pengecekan di mesin Atm)
(("Eng..ing..eng"))
.....
.....
Saat melihat;
"Hah? 😲 1 Milyar, waduh!!
(Nayla sampai berkali-kali menghitung digit angka di belakangnya dan mengucek kedua matanya apakah pandangan matanya membayang sehingga angka berlapis-lapis atau tidak)
Si crocodile enggak salah kasih kartu yah??😯
(Keluar dari ruang mesin Atm)
Banyak bangeeet, aku enggak melakukan apa-apa, malah di kasih 1 M???,
Waah!! Aku enggak boleh pakai kartu ini. Seandainya, suatu hari nanti Rio minta balik?
jelas aku tidak akan sanggup mengembalikannya,
atau jangan-jangan dia sengaja memberikan uang ini untuk memperbudakku kembali.
(berjalan memasuki ruang bascame perawat),
Tapi gimana yah! cara mengembalikannya agar dia tidak tersinggung??"
...........
........
.....
Hampir setiap hari; pagi, siang, sore, Rio terus menelpon Nayla..
"Tlilit..tlilit...tlilit..."
Nada dering panggilan ponsel yang selalu terabaikan...
Sampai-sampai per hari, ada 30 panggilan tak terjawab dari si playboy itu..
__ADS_1
....
"Huduuuh!! Susah amat mau bicara dengan gadis ini, lebih sulit menelpon dirinya dari pada seorang pejabat, siapa yang lebih sibuk, dia atau aku yah???,..
Huuufft..😧"
Begitulah ucapan-ucapan kesal yang keluar dari mulut Rio sampai kepalanya terasa pusing dan kerap melakukan pemijatan sendiri (kecil) di dahinya
....
Tapi yang pasti, Nayla hanya memberi kabar kepada Jefri, selaku pria yang sudah di anggap sebagai ayah angkatnya..
.....
Sehabis melakukan aktivitas, seperti berenang, main futsal, basket, makan, mandi, dll, Rio sering melamun (gagal fokus) memikirkan Nayla...mengapa Nayla tidak ingin bertemu dengannya?
Pria itu mencoba untuk menghapus ingatannya tentang Nayla. Ia sering jalan dengan pacar-pacarnya. Namun wajah dan senyum tawa khas dari putri shintia itu terus terlintas di pikiran Rio bagai teror Nyai Dedemit👻😈,
Saat jalan dengan mereka pun, ia justru jenuh dan merasa bosan.
....
Setiap pulang kantor, Rio selalu melintasi lokasi tempat bekerja Nayla. Namun gadis itu sudah pulang terlebih dahulu atau beragam alasan yang ia ucapkan agar tidak pulang dengan lelaki itu.
Tidak hanya itu saja, hampir setiap minggu. Sosok presdir itu terus mengirimkan buket bunga-bunga mahal kepada Nayla karena bunga yang lama sudah layu, agar hari-harinya Nayla lebih bersemangat.
Tapi sayang, aksi tersembunyinya itu tidak di ketahui oleh si penerima. Dan Nayla tetap merasa bahwa Excel lah yang mengirimkan bunga itu kepadanya..
Rio menjadi Budak Cinta yang tak terungkapkan. Padahal, selama ini ia selalu memperbudak wanita-wanita dengan harta dan cintanya yang palsu 🖤
Nayla lebih memilih di jemput oleh Excel dan sering berkomunikasi dengannya...
Ia lebih membuka diri untuk lelaki itu dan lebih merasa nyaman bersamanya.
Hal itu sengaja Nayla lakukan agar dia tidak jatuh cinta kepada Rio, dan sudah berjanji kepada Dewi Kumala tidak akan mendekati anak kesayangan itu.
Rio yang begitu sangat mudah untuk mengajak jalan seorang wanita namun tidak untuk Nayla..
...
...
Saat Sabtu, malam minggu..🌖
"Hehehe" keduanya hanya tertawa cengengesan😄...
"Nay, masuk dulu yah. Capek banget mas"
"Okeh sip, selamat beristirahat yah"
"Oh yah mas, jika nanti mas Excel kirim bunga untuk Nayla, buat donk nama pengirimnya😉"
"Bunga apa"? Tanya Excel balik dengan raut wajah bingung..
"Loh, bukannya mas Excel selalu kirimkan bunga buat Nayla setiap minggu😯???"
"Kagak?" Ucap Excel
("Jadi siapa yah??")
"Wah, ada saingan dong gua" ucap Excel dengan senyum lebarnya😁.
"Ehehehehe, mungkin dari para pasien kali yah😅,"
Excel mengangguk...
..
Suasana hening sejenak
..
"Yah sudah deh mas,.hmmm Nay! masuk dulu yah"
"Oke..sip.."
....
Excel pun meninggalkan kediaman Nayla..
__ADS_1
...
...
Jam dinding bergerak pada pukul 18.10 wib, sehabis mandi, keramas dengan bersih, wangi, memakai segala macam body shop dari GS yang sangat di sukai oleh wanita itu dan di lanjutkan dengan aktivitas lainnya..
sehabis itu..
Nayla duduk di sofa kecilnya sambil menonton tv..📺
"Haduuuuh, enaknya nyantai begini (bersandar), lumayan banyak juga pasien hari ini" gumam Nayla..
.....
Tiba-tiba
...
"Tingtong" (suara bell)
"Tingtong"..
"hmmm, siapa yah??" (berjalan ke arah pintu utama)
Nayla melihat di layar kamera.
"Riio, duuuh! Ngapain yah dia datang?"..
Dengan terpaksa wanita itu membukanya😞...
Rio masuk dengan senyum lebarnya😊.
..
Pintu pun di tutup..
..
Rio duduk di ruang tamu..
...
"Ada apa?" Tanya Nayla datar.
"Tidak apa-apa, hanya ingin tau kabar gadis paling sibuk di dunia" jawab Rio menyindir..
"Kalau tidak ada masalah, sebaiknya kamu pulang saja. Aku lelah banget, atau kamu nonton sendiri saja yah, aku tidur dulu" pinta Nayla langsung balik badan.
Reflek Rio bangkit mengejar Nayla dengan cepat dan memeluknya Nayla dari belakang..
lalu berbisik di telinga wanita itu,
💖💖💖💖
"Nay! gua kangen banget sama lo"
💖💖💖💖
..
..
..
....
....
...
..
.
.
don't forget guys!
◇
__ADS_1
like........vote.......comment.....star five ....follow author sarah mai..
T E R I M A K A S I H*