Love, Nayla Cassandra [LONACA]

Love, Nayla Cassandra [LONACA]
Part 79


__ADS_3

Dewi bergegas melancarkan Aksinya. Menelpon seseorang di Bandung yang dia percayai untuk melakukan tujuannya. Dengan bayaran yang fantastis.


Percakapan kedua pihak;


□□□□□□■■■■■■


"Saya ingin kamu bisa melakukan ini dengan rapi dan tanpa jejak"


"Siap Nyonya"


"Saya akan transfer sejumlah uang sebagai uang mukanya"


□□□□□□■■■■■■


..


Seperti itulah, percakapan Dewi dengan orang suruhan si Nyonya besar itu.


....


Rencana keberangkatan Rio ke Bandung merupakan atas dasar schedule Onerace, sehingga persiapannya sudah matang mulai dari Penerbangan, Hotel, Resto termasuk ingin membawa Nayla jalan-jalan bersama.


Istilah pribahasa ; sekali mendayung dua-tiga pulau terlampaui


((Ciye mantab lu thor, cakep pisan))


....


...


Rio langsung menuju Rumah Sakit Memory Hospital untuk mendiskusikan izin satu-dua hari kepada Area Manger R.S, dengan mudah pria itu mendapatkan izin dari mereka, bahkan Rio bersedia membayar honor untuk perawat yang menggantikan pekerjaan Nayla..


Saat semua beres;


Dalam perjalanan menuju Rumah Nayla, Rio mengirimkan pesan singkat kepada kekasihnya itu.


"Sayang! kurang dari 15 menit, aku akan sampai. Siap-siap yah?" (Rio)


"Ok Beb" (Nayla)


...


Di Rumah..


Tampak si gadis imut itu pun mempersiapkan barang-barangnya dengan teliti, diwarnai hati yang riang dan gembira💃, Karena traveling merupakan hal yang paling ia sukai sekaligus bisa mengusir rasa jenuh selama bekerja.


Sejak Nayla jatuh miski, wanita itu sudah tidak mampu lagi melakukan perjalanan traveling eksklusif, baik itu berkeliling Indonesia maupun luar Negeri..


kisah hidupnya yang tragis, memukul keras sifat-sifat sombong dan super style Nayla yang glamor.


...


Tak berapa lama kemudian, Rio pun sampai di rumah Nayla..


Mereka berangkat dengan menggunakan mobil.


Jakarta-Bandung


Pimpinan Onerace itu, tidak menggunakan jasa supir kantor, karena perjalanannya yang sangat pribadi, berdua dengan Nayla...


..


"Tante tau tidak yank, kita pergi?" tanya Nayla.


"Hmmm...Mereka tidak mengetahui jika aku pergi dengan kamu, Nanti kita langsung ke kantor Onerace dulu yah sayang! sedikit ada urusan kerja"


"Okee"...Jawab Nayla mengacungkan jempolnya.


Dalam perjalanan yang panjang...


kedua pasangan serasi itu, benar-benar menikmati suasana yang menyenangkan dan jarang terjadi.


Sampai-sampai...


Nayla berteriak kegirangan;


"Huuuuuuuuuuuuuu...iyeaaaaaaaaaa..i'm happyyyyyyyyyy"


((Mobil horang Tajir! bisa buka tutup yah cuy! kayak Toples😁))


Rambut halus Nayla pun ikut menari-menari di terpa angin yang kencang dan menerpa wajahnya yang ceria.


Sekaligus terdengar musik pop romantis yang mengiringi kebahagian mereka..

__ADS_1


Rio hanya tersenyum-senyum dengan kaca mata hitam anti silaunya...


....


....


Perjalanan yang jauh, terasa dekat dan tidak membosankan, karena bersama orang yang di cintai.


Jika mereka merasa lelah, keduanya tinggal Nongkrong sejenak dan kembali melanjutkan perjalanan lagi.


....


....


Bandung, Jawa Barat.


Sesampai disana, Rio dan Nayla sampai di kantor Onerace terlebih dahulu.


Terlihat di kejauhan, Sudah ada seseorang yang mencurigakan, Diam-diam dari jauh mengambil foto Rio dan Nayla, Sayangnya keduanya tidak menyadari hal itu...karena utusan Dewi sudah ahli dengan profesinya.


.....


.....


Nayla tampak setia menunggu kekasihnya itu menyelesaikan pekerjaannya.


Setelah selesai,


"Terima kasih yah beb, sudah di tungguin"


Nayla mengangguk manja.


"Sekarang kita istirahat dulu yah! besok kita baru berkeliling" ucap Rio yang sudah tidak sabar ingin menikmati liburannya.


Kemudian mereka singgah di Hotel dan ber-istirahat disana.


Mereka memesan 2 kamar.


....


"Huuufft lelahnya" ucap Rio menghempaskan tubuhnya di atas kasur yang empuk, sejenak beristirahat...


Begitu juga dengan Nayla keduanya tampak lelah dan tertidur sejenak.


....


....


.....


.....


Di waktu yang sama di tempat yang berbeda..


Malang, Jawa Timur


Cerucuk dengan mantra-mantra saktinya dalam irama bibir bergoyang-goyang terlihat begitu comel dan menggemaskan.


Kemudian dia berkata;


(Bahasa jawa malang)


"AAAArrrh!! Pemuda itu masih bisa lolos...


Aku harus menggunakan cara yang lebih baik lagi"


Telepati si mbah mengatakan, jika Ibunda Rio sangat menentang hubungan mereka..


Bayangan hitam itu akan diperintahkan untuk menunggangi Amarah-Amarah Dewi. Agar hubungan Rio tidak bisa berjalan mulus, sampai waktu yang telah di tetapkan, sesuai perjanjian mereka dulu.


.....


.....


Di waktu yang sama pula, di Lokasi yang berbeda lagi


...


Kediaman Jefri.


Saat suami istri itu bersiap-siap hendak tidur dengan memakai piyama sutra yang sangat lembut.


"Pah! Papa yakin Rio hanya pergi sendiri?" tanya si Istri.

__ADS_1


"Memang kenapa jika dia pergi sendiri, dia sudah dewasa kan bukan remaja lagi!"


Jawab Jefri santai sambil memandangi ponselnya di atas kasur.


"Biasanya Rio selalu membawa Davin loh pah! Kenapa kali ini tidak?"


"Mungkin Rio bisa mengatasinya sendiri mah!"


"Mama yakin deh pah! Rio pergi dengan si Nayla" ucap Dewi semakin Agresif menentang hubungan keduanya akibat mendapat dukungan dari si mbah sakti.


"Nayla??


Apa hubungannya dengan Nayla, hahaha mamah, ada-ada saja. kamu ini kebanyakan nonton drama yah!"


("Hmmm si papa nyebelin deh! uh, benar-benar tidak nyambung", malas deh! ngobrol sama si papa,


Nih! si Parjo (suruhan) lagi! lelet banget kirim fotonya!! Giliran minta Duit kencang, persis rentenir berjalan", celoteh Dewi dalam hati)


.....


.....


Sementara terlihat;


Rio dan Nayla menikmati jajanan pinggir jalan yang tak kalah enak dengan makanan chef termahal di Resto mewah.


kemudian pergi ke Festival of Light Bandung, menikmati panorama lampu yang berbagai macam bentuk kilau warna yang mempesona.


Hingga malam semakin larut...


Mereka kembali ke Hotel.


Saat berjalan memasuki Hotel dari area parkir, keduanya bergandengan mesra memasuki ruang lobi Hotel.


"Yank mana kejutannya" pinta Nayla manja.


"Besok donk" jawab Rio.


"Yah! sudah Enggak sabar lah" kata Nayla dengan raut wajah cemberut kekanak-kanakannya.


Rio tersenyum manis sambil menghapus-hapus lembut puncak kepala Nayla.


Mereka pun memasuki area Hotel.


...


Terlihat pula 2 menit yang lalu baru saja keluar hotel seorang pria gagah dengan wanita begitu sangat mesra.


Pria yang tidak asing di kehidupan masa kecil Nayla dan Rio. Ia adalah Robin. Dulunya, sosok siswa gendut yang hobi makan dan sangat suka dengan bekal Nayla.


Mereka tidak bertemu karena selisih jalan...


...


"Cium pipi dulu donk, Jika surprise-nya tidak ingin batal" pinta Rio genit...


"Bleeeeekkk" Ejek Nayla langsung berlari memasuki kamarnya.


Rio pun gemes melihat tingkah konyol Nayla, yang sudah lama tidak ia saksikan. Pria itu ikut masuk ke kamar mengejar sang gadis..


"Bagaimana kalau kita kawin saja malam ini"


kata Rio sambil membuka kemejanya yang tertinggal hanya kaos dalam.


kemudian,


Menerkam Gadis itu hingga keduanya terhempas bersama-sama kedalam lautan kasur yang empuk, sambil tertawa-tawa manis. Seakan segala penghalang keduanya tidak pernah ada.


Dan Cinta adalah Raja yang tak terkalahkan.....


...


..


....


....


•••••••••••••••••••••


.


.🕯VOTE 🕯LIKE🕯 STAR 5 🕯COMMENT🕯FOllOW🕯FAVORITE.

__ADS_1


__ADS_2