Love, Nayla Cassandra [LONACA]

Love, Nayla Cassandra [LONACA]
Part 20


__ADS_3

Keesokan harinya, setelah sarapan pagi.


.........


"naylaaaaa" panggil dewi dengan suara lantang.


Namun gadis itu, males meladeni panggilan si nyonya besar. Dia tetap sibuk dengan ponselnya untuk mencari informasi lowongan kerja...


"naylaaaaaaa...kemana nih anak?" Ucap dewi bangkit dari sofa..


karena nayla tidak datang memenuhi panggilan dewi. nyonya besar itu mendatangi kamar nayla..


"Kreeeeeekk" (suara pintu di buka)


"kamu tidak dengar yah saya panggil?" bentak dewi.


"tante tidak melihat nayla lagi sibuk?"


"memangnya kamu sibuk apa?


"Iyah mencari pekerjaan lah tante" jawab nayla ketus..


"Holloh!. sampai kapan pun kamu itu tidak akan dapat pekerjaan. Ini ibukota, hanya orang-orang berprestasi yang bisa dapat pekerjaan di sini, potongan seperti kamu ini tidak punya tempat.., mending kamu jualan tukang sayur keliling gih atau jualan jus air...ihihihi"( ucap dewi yang tidak hanya menghina namun menertawai juga)


"Sudah cepat kamu siap-siap, temani saya belanja" perintah dewi..


"Hah shopping! asyikk..tumben tante ngajakin nayla shopping?"


"Heh!..heh!..heh!...siapa juga yang mau ngajakin kamu shopping..emang nya kamu punya uang???"


"Iyah! pake uang tante donk! Kan banyak tuh, di dalam kartu" ucap nayla centil.


"Aku ngajakin Kamu belanja bukan untuk membelikan kamu baju, melainkan bertugas membawa barang-barang aku. Mengerti..!"


"Hmmmm...oke lah!".


(Gak apa-apa deh! yang penting aku bisa menginjak kaki ke mall, sudah bosan banget rasanya, ucap nayla dalam hati)


...


Setelah keduanya bersiap-siap...


"Nih!...dewi melempar kunci mobil ke nayla. Kamu yang nyetir.."


"Loh! tante? kan ada supir. Buat apa di gaji. Mending gajinya buat nayla"


"Agar kamu punya kerja-an,


Dan jangan bawel


Cepetan..!."


dewi mendorong tubuh nayla selangkah..


Akhirnya nayla menjadi supir pribadi plus asisten pribadi nyonya dewi..


Mereka belanja. Ke toko baju yang memiliki brand paling top.


Nyonya dewi berprofesi sebagai MENGUSU (menghabiskan uang suami)


Saat dewi sibuk memilih baju. Nayla pun tak mau ketinggalan, dia juga sibuk memilih-milih pakaian mahal (new arrival).


"Iiiiii...gemesnya..cantik-cantik bangeeett...uuuuuhh..maaauuuuuu..." ucap gadis itu yang sudah lama tidak membeli pakaian.


"Gimana yah caranya?? agar pakain ini masuk daftar belanjaan si nek lampir?.

__ADS_1


Nayla berpikir sejenak..


"Ahhaaa....iyah!..iyah!..iyah!" ucap nayla, Ilustrasi; Tiba-tiba muncul lampu pijar di kepalanya..


Kemudian....


Nayla pun mengikuti dewi berkeliling


"Tantee..(panggilan ramah) sudah ketemu yang cocok.." ucap nayla sambil mengikuti dewi kemana-mana...


"Nih pegang! " Ucap dewi menyodorkan beberapa pakaian..


Nayla langsung menerima dan mengambil pakaian dewi dengan cepat,


"Sebentar yah tan. Nayla ambil keranjang dulu" ucap nayla manis...


lalu dia menghilang sejenak dari keberadaan dewi, kemudian berjalan cepat mengambil 2 potong pakaian yang dia suka dan menyatukan dengan pakaian dewi dalam satu keranjang,


Nayla! kembali mengikuti dewi menjadi asistennya bershopping ria saat itu..


Setelah selesai, tiba lah saat pembayaran di kasir. nayla terus mengawal dewi dengan alasan membantunya..


dewi mulai memperhatikan belanjaan nya dengan detail di tangan si kasir..


("aduh! kalau begini dia pasti tau! aku harus cari ide. untuk mengalihkan perhatiannya sebentar,.ucap nayla dalam hati")


"tante!, di wajah tante, kog ad jerawat sih..ih jelek banget.."


ucap nayla spontan saat si kasir akan menghitung pakaiannya..


"hah! kamu yang benar"...jawab dewi mulai panik lebay


"iyaah, coba deh tante lihat di cermin.." kata nayla sambil menunjuk ke arah cermin...


dewi pun heboh mendapati sebuah cermin memastikan di wajahnya ada jerawat atau tidak....


tak berapa lama dewi pun datang


Belanjaan sudah terbungkus dengan rapi, si kasir menyerahkannya pada nayla..


"gimana tante! ada tidak jerawat nya..?" Tanya nayla dengan ekspresi wajah bodohnya...


"hmmm..ada sih kecil!.huufft aku harus megatasinya dengan dokter kulit wajah spesialis".


"Benar itu tan! nti takutnya bisa menyebar kemana-kemana. Iiiii, seram! Lebih seram dengan nasibku." ucap nayla menakut-nakuti..


"Berapa mas?" Tanya dewi


"Totalnya sebesar 35 juta Rupiah bu" jawab si kasir


"Sini! Tante kartunya!" Pinta nayla


Nayla memberikan pelayanan yang terbaik kepada nyonya besar itu. Sampai-sampai dewi terlena dan tidak sadar kebaikan nayla ada maksud yang terselubung.


dewi pun membayar total harga pakaian sebesar 35 juta rupiah dengan menggunakan kartu debit...


nayla membawa semua belanjaan dewi kumala dengan semangat dan hati riang gembira


Dalam hatinya; lumayan dapat 2 potong pakaian...asoy geboi dan senyum-senyum sendiri.


"Tante lapar.." rengek nayla


Karena dewi merasa pelayanan nayla cukup memuaskan. Akhirnya mereka makan di salah satu gallery mall yang paling enak..


Nayla makan dengan lahap dan mengambil menu-menu yang spesial..

__ADS_1


"Nayla, kamu gak tau diri banget yah! Pesan makanan yang spesial, makannya lahap banget lagi, malu-malu in aja kamu" omelan dewi pada nayla..


"Halah tante! sekali-kali juga, nay doa i deh. rezeki tante melimpah ruah wah..wah..wah, sebesar gunung..nayla harus cukup banyak tenaga nih tante untuk bawa barang-barang ini" ucap nayla...


Dewi hanya geleng-geleng melihat tingkah gadis itu...dia belum tau jika nayla sudah menyabotase belanjaannya....


Setelah membayar tagihan bill, mereka pun pulang...


di dalam mobil...


dewi berpikir..perasaan belanja bajunya kagak banyak. kog! totalnya lumayan besar yah. apa di butik itu harganya sudah naik semuanya...? Dewi mulai curiga..


total pakaian yang di beli nayla sebanyak 2 potong pakaian sebesar 10 juta rupiah...


"nay!..dimana kamu buat faktur belanjaan saya..?" Tanya dewi ingin melihat daftar harganya...


"ooh, aduh tante, sepertinya nayla lupa mengambilnya!" Jawab nayla


alibi nayla, padahal dia sudah membuangnya di tong sampah..


"kamu ni ceroboh banget sih! kenapa bisa lupa mengambilnya. yang teliti donk!" Ucap dewi dengan repetannya..


tiba-tiba ponsel dewi berbunyi..


"Trilililit" panggilan laur negri (prancis)


Rio Abraham ..


"Halo anak ku sayang, kenapa baru telpon sih, mama kanget berat nih" ucap dewi super lebay


Dewi sengaja meng-aktifkan speaker ponselnya agar percakapan bisa di dengar nayla


"Maaf ma, Rio sibuk!" Jawab rio


"Iyah deh sayang. Mama paham! Memang begitu kalau orang yang berprestasi, jam terbangnya pasti tinggi (dewi melirik nayla pertanda menyindir, membanggakan anaknya)


"Tapi rio kan tidak lupa dengan mama?" Jawab rio


"Hehehe..Kapan kamu pulang sayang?"


"Kemungkinan 2 minggu lagi mah" jawab rio, (padahal rio akan pulang besok, dia ingin memberi surprise buat sang bunda)


"Hmmm iyah deh! (Sebaiknya aku usir dulu hantu betina ini dari rumah, ucap dewi dalam hatinya) terus gimana, hubungan kamu dengan rossa lin, gadis perancis cantik, kaya dan berprestasi itu?


Ayo donk rio kamu segera menikah dengan dia. Mama sudah gak sabar nih, nimang cucu dari kamu nak" ucap dewi


"Iyah mah!"...


"Jangan sampai kamu tertarik dengan gadis lokal (gadis dari indonesia) kasihan kan rossa lin, susah loh mencari gadis seperti dia" ucap dewi sambil melirik nayla tanda menyindir


(Dalam hati nayla; lebay banget si nenek ini, dia sendiri juga gadis lokal)


"Ok mah! Tenang, Rio tidak pernah serius dengan gadis lokal"...


"Mama senang dengarnya sayang, kamu jaga kesehatan yah!"


"Dah mamah"! Ucap rio


"Dah sayaaang"...


Trup..panggilan berakhir...


"hmmmm.....


Beginilah senang nya memiliki anak yang membanggakan. Bukan anak yang membawa sial..." sindir dewi...

__ADS_1


Hati Nayla tertegun sedih mengingat kedua orang tuanya....


__ADS_2