Love, Nayla Cassandra [LONACA]

Love, Nayla Cassandra [LONACA]
Part 117


__ADS_3

Tanpa terasa keduanya sampai di rumah dan langsung membersihkan diri.


Nayla segera menuju dapur, perutnya terasa lapar, mengupas apel dan membuat susu.


Tiba-tiba...


Rio memeluknya dari belakang...


"Aku merasa hidupku bersinar kembali, sayang!" ucap Rio penuh kemesraan pada istrinya.


Nayla tersenyum dan balik badan menyulang potongan apel ke dalam mulut suaminya.


"Sebenarnya aku tidak bisa membayangkan hidup tanpa suamiku juga, tapi anakmu memberikanku kekuatan!"


"I Love you!


"I Love you too!" Balas Nayla...


Keduanya berciuman penuh cinta...


...


"Tolong jangan marah kepada Robin, memang seperti itu lah pada umumnya gaya para kaum pria mengetes cinta seseorang pria lainnya!"


"Aku tidak membencinya sayang! Jujur sebenarnya jika tidak bertemu dengan Robin aku tidak tau, apa yang terjadi kepadaku!"


"Benar! sikap kasarnya menampilkan kasih sayang yang tulus untukmu seperti kakak dan adik perempuan!"


"Atau mungkin karena ia tidak memiliki adik perempuan itu?" Nayla bertanya-tanya.


"Mungkin!"


Nayla pun menceritakan jika Robin memiliki pelayan yang melayani semua keinginan teman kecilnya itu, termasuk nafsu birahinya di rumahnya.


"Jangan berburuk sangka dulu, siapa tau mereka sudah menikah!"


"Hem!...Bunga sendiri mengatakan Robin itu punya calon istri"


"Itukan masih calon, bisa saja batal, aku juga sudah sempat tunangan dengan Rosa Lin tapi menikahnya dengan kamu!"


"Tapi Robin juga mengatakan kalau Bunga itu pelayannya!"


"Mungkin pernikahan mereka tersembunyi karena sesuatu!"


"Hem... entahlah! istri simpanan maksudnya?"


"Biasalah lagi banyak uang? Intinya Jangan di campuri, itu urusan pribadi mereka, aku sedang melakukan kerjasama proyek besar dengan Robin!" Ucap Rio....


Nayla mengangguk tanda paham.


("Sampai detik ini aku masih penasaran dengan hubungan Robin dan Bunga," gumam Nayla, tapi yah sudahlah! Seperti nya Robin marah besar jika aku ikut campur dengan urusan pribadinya)


....


Malam itu, keduanya bercerita tentang banyak hal dan bercanda bersama, perpisahan yang sempat terjadi membuat cinta keduanya semakin erat.


Setelah itu, Rio langsung mengangkat Nayla ke kasur....


"Eh! Belum gosok gigi yaaank!" Ucap Nayla manja.


"Oh! Iyah!" Rio kembali mengangkat Nayla menuju wastafel kamar mandi.


"Ihihi, Nayla bisa berjalan loh mas!😍"


"Ini yang dinamakan semangat pengantin baru!" Jawab Rio sambil tersenyum-senyum...


"Ahahahahaha😄😃🤣" tawa manja keduanya dan bahagia bersama.


Mereka Membersihkan wajah, gosok gigi secara kompak bersama, ganti pakaian, melakukan aktifitas ibadah bersama, saling sisir dan pakai lotion dan lain-lain...


Fenomenal cinta yang lagi hangat-hangatnya.


"Eheeeemm, Harum nyaaaaa!" Kata Nayla sambil menari-nari pelan sehabis memberi lotion di kulitnya.


Rio hanya senyum-senyum geli melihat tingkah lucu istrinya itu.


Dilanjutkan dengan tidur berdua lalu terbang menuju dunia cinta bersama...


.....


......

__ADS_1


(("Oh! Indahnya Cinta Nayla, yang jomblo tolong jangan gigit bibir, gigit jahe aja biar **tetap sadar bahwa kenyataan tak semanis Novel..wuakakakaka"


"Asam lo thor**"))


.....


.....


......


***


Pagi Menjelang, tepat pukul 08.11 wib.


Lokasi Dokter spesialis Organ dalam, Jakarta..


...


"Kondisi lambung tante sudah semakin membaik Om! Hanya saja dirinya kurang bersemangat, sehingga mempersulit peyembuhan, semua itu harus di dukung oleh semangat yang tinggi," kata Dokter bernama Evan, sekaligus teman Rio.


"Benar, ia sangat merindukan kehadiran Rio! Ia merasa jika Rio itu masih kecil" Curhat Jefri.


"Saya akan membujuknya lagi, agar Rio segera bertemu dengan ibunya om!" Jawab Evan.


"Terima kasih yah Van, kamu sudah banyak membantu om!


"Dia suka sekali melamun!" Keluh jefri.


"Jika terus-menerus seperti ini, bisa jadi! gangguan kejiwaannya terganggu!"


"Huuuuffft! Om sudah sangat pusing! Anak dan ibu sama-sama egois!" Kata Jefri sambil memegang kepalanya.


....


....


****


Di lokasi berbeda pula...


Meski dalam kondisi hamil, Nayla tetap semangat bekerja dengan di bantu oleh suami tercinta, Robin juga berkenan mempromosikan usaha Nayla agar cepat berkembang pesat.


Rio menemani Nayla melakukan pemeriksaan bayi mereka ke spesialis kandungan.


"Baik-baik saja mas! Bayinya cukup sehat! Untuk masa kehamilan muda seperti ini, jangan terlalu lelah!" Pesan Dokter sambil memberikan pil vitamin untuk sang bayi.


"Dengar itu, jangan terlalu lelah!" Kata Rio menjitak kecil, kepala Nayla!"


"Iyaaah😌!"


....


....


Setelah melakukan pemeriksaan, keduanya berangkat menuju rumah Robin...


....


Robin dan Bunga menjamu keduanya...


Tampak dua pria muda itu ngeteh bersama di taman yang sejuk dan asri milik Robin, sambil menunggu Nayla membereskan semua barang-barangnya.


Robin dan Rio berbincang-bincang tentang rancangan bisnis sampai cerita seru lainnya....


....


"Mba! Sebagian barang-barang mba Nayla sudah Bunga kumpulin!" Ucap sang pelayan.


"Terima kasih yah Bunga!"


Nayla menghampiri gadis itu.


"Maafkan mba yah! Sudah sempat berkata kasar kepadamu!"


Nayla hanya mengangguk....


"Niat mba tulus! Ingin melihat kamu menjadi wanita yang bermartabat, itu saja!"


"Iyah mba!"


"Kalau kamu butuh lowongan kerja! Hubungi saja mba!"

__ADS_1


Bunga hanya mengangguk saja....


("Aku berharap dia mau bercerita, namun ia bungkam, yah sudahlah" gumam Nayla memperhatikan gadis Bandung itu yang tengah sibuk membantu Nayla)


"Ini (Rangkain Bunga mawar putih) buat kamu!" Kata Nayla.


"Untuk Bunga mba!"


"Iyah!"


Gadis muda itu langsung mencium harum mawar putih dengan senyum kecilnya yang manis.


"Terima kasih mba, Bunga suka sekali!"


"Itu mawar putih terbaik, bibitnya aku impor dari holland (Belanda), wanginya segar sekali, bisa memberi ketenangan, sama seperti kamu!"


😊😊😊Senyum keduanya😊😊😊


"Semoga karir mba Nayla semakin sukses," ucap si Bunga.


"Terima kasih yah, kamu sudah banyak sekali membantu mba!"


Akhirnya barang-barang Nayla terkumpul semua dengan susunan yang rapi.


Setelah semua selesai...


Nayla menemui Rio yang sedang berada di taman bersama Robin.


"Sayang! Semua sudah selesai!" sapa Nayla.


"Oke! Ucap Rio bangkit dari duduknya!"


Tak henti-hentinya Rio dan Nayla mengucapkan ribuan terima kasih kepada Robin.


....


"Jika nanti kami membuat Resepsi pernikahan di Jakarta! Jangan lupa datang yah bro!" Ucap Rio pada Robin.


"Gampaaang," sambut lelaki itu.


" Jangan lupa ajak wanita yang paling spesial di hatimu!" tantang Rio.


"Wanita spesialku sudah kamu rebut" ucap Robin sambil memeluk Nayla.


"Kamu bisa cari yang lain kan!" Jitak Rio pada Robin...


"Ahahaha! Canda bro!" Sambut Robin dengan tawa bahagia.


"Dasar! Si playboy! cap apa sih kamu!" Sambut Nayla melirik Bunga berwajah datar yang sedang membereskan minuman di meja!


"Kalau dia ini! playboy cap itik sayang!" Jawab Rio....


"Wuakakakakakak" tawa Robin cekikian.


.....


Rio dan istrinya akhirnya berpamitan kembali pulang....


...


Saat Nayla ingin memasuki mobil.


"Mba Nayla!" Panggil Bunga mengejar Nayla.


"Ini (sebuah kaos kaki bayi rajutan buatan tangan) kenang-kenangan dari Bunga. kata orang, pamali sih! karena kehamilan mba masih muda! Tapi aku berikan sekarang siapa tau kita tidak bertemu lagi, mba mau ke Jakarta kan!"


"Yah ampun Bunga! Mba masih di bandung! Belum tau kapan balik ke Jakarta!


Terima kasih yah!"


Nayla langsung memeluk gadis itu.


"Bunga! Seperti apa pun kisah hidupmu, kau harus bahagia! Karena kau gadis yang baik, layak mendapatkan pria terbaik" bisik Nayla.


"Terima kasih mba!" jawab Bunga penuh haru.


Akhirnya keduanya pun berpisah....


........


........

__ADS_1


Like & Vote..


__ADS_2