![Love, Nayla Cassandra [LONACA]](https://asset.asean.biz.id/love--nayla-cassandra--lonaca-.webp)
Nayla, bahkan dewi dan jefri sekali pun tidak menduga kalau hari itu adalah hari dimana rio akan kembali ke jakarta..
Rio sengaja tidak memberi tau kepulangannya kepada kedua orang tuanya, karena tujuan ingin memberi kejutan kecil di pagi hari...
Setelah petugas keamanan membuka pintu gerbang, rio pun masuk melalui pintu darurat menuju rumah dan langsung menaiki tangga. dia berjalan cepat menuju kamar pribadinya agar tidak ada yang melihat. rio meninggalkan Koper serta bingkisan oleh-oleh di dalam mobil dan berencana akan mengambilnya esok pagi.
Nayla yang dalam hitungan 15 menit saja sudah berhasil memejamkan matanya,, terlelap dalam bungkusan badcover besar yang menutup seluruh tubuhnya dan sengaja mematikan lampu agar kamar itu tidak terlihat berpenghuni..
pria itu pun sampai di depan pintu..,
"Kreek" (suara pintu di buka)
"Tlek" (suara lampu)
Karena sudah terlalu lelah dan mengantuk, rio hanya mencuci muka dan menggosok gigi. Mengganti pakaian dengan celana pendek dan kaos. Rio tidak menyadari sama sekali ada sosok wanita di atas kasurnya yang terbungkus dalam badcover. Bahkan dia tidak sadar jika Ac kamarnya sudah hidup.
"Aaaaaaaaaarrgghhh, lelahnya!" ucap rio sambil menyandarkan kepalanya di sandaran kasur..
"Trlilililit" (panggilan masuk dari rossa lin)
"Halo sayang" sambut rio.
bonjour chérie
"Kamu sudah sampai?" tanya rossa lin.
Tu es arrivé
"Sudah sayang"
Je t'aime
"Istirahat yah. I love you" ucap rossa lin
Reposez-vous. Aku mencintaimu
"I love you too" balas rio
Aku mencintaimu juga
"trup"...
Pria itu pun meletakkan ponsel pinternya di bopet meja kecil yang terletak di sebelah kasur, di atasnya berdiri lampu tidur. Rio mematikan lampu terang dan mengganti dengan lampu tidur...
Rio pun menarik sedikit badcover menutup setengah tubuhnya.
Nayla yang sudah terbang dalam mimpinya tidak menyadari jika sang pemilik sudah ada di atas kasurnya..
Tanpa sadar. rio yang sudah sangat mengantuk tak sengaja menyentuh kaki nayla..awalnya menyentuh, lama-lama karena penasaran dia meraba-raba kaki nayla dengan kakinya
sambil berkata;
"Apa ini? sepertinya ini kaki??" ucap rio
Nayla tersentak kaget, bangun dengan mata melotot, dia merasa ada sesuatu meraba kakinya,..
"apa itu? apa jangan-jangan ada maling yang masuk ke kamar ini. Atau apa ada hantu!" ucap nayla
__ADS_1
Mereka saling bertanya-tanya dalam hati dan pikiran masing-masing
Rio menendang kecil kaki nayla...
Nayla pun membalasnya...
Mereka sempat tendang-tendangan kaki dalam bungkusan badcover tebal..
Karena penasaran akhirnya nayla keluar dari persembunyiannya dan berteriak
"Siapa kamu? Kamu pasti maling kan?
Maling..maling...maling..pergi kau...
Teriak nayla sambil memukuli rio dengan bantal"
"Bam..bum..bam..bum..bam" (suara bantal yang memukuli rio)
((Kog suaranya aneh thor??kira-kira begitulah))
Namun rio menangkisnya dengan tangannya..
"Hooi!.ini kamarku..kamu yang maling?harusnya aku yang bertanya, kenapa kamu ada di kamar ku??" bentak rio keras..
Seketika nayla berhenti memukuli rio
"lihat itu foto siapa?"
Bentak Rio menunjuk ke arah gambar fotonya yang besar terpampang di dinding..
Seketika itu nayla mundur teratur dan perlahan kakinya turun, tangannya mengambil ponselnya dengan sigap
"Hehehe (tawa cengengasan garuk-garuk kepala) maaf..maaf...maaf....maaf..saya salah kamar..."
ucap nayla pasang mimik wajah begonya (berjalan perlahan lambat sambil membuka pintu kemudian lari dengan kecepatan angin (ciiiiiuuuuuuungg))
Rio pun terbengong, diam, terpaku dan tidak habis pikir mengapa tiba-tiba ada orang asing masuk ke dalam kamarnya, dan tidur di atas kasurnya...
...
Nayla berlari dengan kecepatan angin menuruni tangga sampai-sampai dia hampir jatuh langsung menuju kamarnya..
Masuk dan mengunci pintu,
Naik ke atas kasur lalu menutup diri dengan selimut layaknya seperti orang yang ketakutan setelah melihat hantu
"Haduh!...aduh...aduh...ini..gawat-gawat-gawat!....haduh!....gawaaaaaaat!...kenapa tiba-tiba rio ada di atas kasurnya. Bukannya dia ada di prancis. Itu rio atau bayangannya siiiiihhh,!..., atau aku sedang bermimpi (nayla menepuk-nepuk pipinya) sepertinya tidak ini bukan mimpi, aaarrrghhh".
ucap nayla bersembunyi di dalam selimut...
Di waktu yang sama..
Setelah rio sadar dari expresi bengongnya, rasa kantuk yang cukup berat itu tiba-tiba saja menghilang..
"Aarrrgghhh!!,. Aku baru sadar ternyata AC sudah menyala dari tadi..jangan-jangan dia maling dan sudah mengacak-acak kamarku"
Rio spontan langsung melompat dari kasurnya dan memperhatikan dengan detail suasana kamarnya mulai dari ruang kerja, ruang pakaian, balkon dan ruang utama. Dan semuanya masih tertata dengan rapi tanpa kurang satu apapun.
__ADS_1
"Huuuuufftt (mengelus dada) semua masih terkondisikan,
"Lalu siapa wanita itu yah?,.wajahnya tidak asing, sepertinya aku pernah bertemu dengannya,..tunggu-tunggu-tunggu-tunggu (rio mengkerutkan dahinya lalu berjuang keras mengingat-ingat dengan serius sosok wanita misterius di kamarnya, saraf-saraf otak rio pun berputar sampai kesela-sela terkecil) sketsa wajahnya mirip nayla?? Aahh! tidak mugkin nayla secantik itu. Nayla kan jelek. Korengan lagi..
tapi dia tidak mungkin juga maling, petugas keamanan terlihat santai..!
Atau dia wewe gombel? yang hinggap di kamarku, karena sudah lama di tinggal?..
Tapi jika dia wewe gombel harusnya payudaranya besar yah?????
Atau kuntilanak?
Tapi jika dia mak kuntil rambutnya panjang donk! Sampai terseret-seret dan pakai daster putih.
Atau te**r*s?
Ahhhhhkkhh! bukan sepertinya, dia tidak ada tampang te**r*s"
Rio berkata-kata sendiri memikirkan siapa sosok wanita misterius yang tiba-tiba saja berada dalam kamarnya...sepertinya pria itu terlalu banyak menonton film horor dan pembunuhan.
Sanking penasarannya
Rio turun dari tangga dan menuju kamar orang tuanya..
Namun langkah rio terhenti saat di depan pintu kamar.,..
"Hmmmm,...jika aku banguni. Rencana surpriseku bisa gagal,..
haduuuh!....besok pagi saja lah di tanyakan.
Rio berbalik arah kembali menuju kamarnya dan mengurungkan niat nya untuk bertanya kepada orang tuanya, siapa sosok wanita yang ada di kamarnya malam itu...
Saat menaiki tangga, rio pun memalingkan wajahnya melihat kamar tamu yang keberadaan-nya persis di sebelah tangga.
Dan perlahan lambat melangkahkan kakinya mendekati kamar itu...
"tik..tik...tik...tik"
(diiringi suara jam dinding yang cukup keras dalam senyapnya suasana malam..)
bersambung....
.
.
.
.
.
vote yang banyak yah reads!
authour nya kagak bisa balas kasih apa-apa kayak authour yang laen.
hanya doa tulus serta ucapan terima kasih yang bisa author berikan..ahahehehe (sok puitis lu thor)
__ADS_1