![Love, Nayla Cassandra [LONACA]](https://asset.asean.biz.id/love--nayla-cassandra--lonaca-.webp)
Wajah Rio tampak sendu.
"Mama mengetahuinya atau tidak bukanlah hal yang penting untuk saat ini, sekarang mama sering sakit-sakitan..." jawabnya sambil menunduk, ada perasaan sedih dalam raut wajah itu.
(Terlihat sosok seorang anak laki-laki yang di rundung dilema besar. Di sisi lain ia begitu menyayangi dan mencintai ibunya, namun ia juga ingin menggenggam keberadaan cintanya...)
....
....
"Setiba di Indonesia, Aku sangat shok, begitu mengetahui cerita yang sebenarnya, aku benar - benar marah dan kesal kepada mama...aku pulang ke rumah kita, menghabiskan waktu bekerja untuk memperkaya diriku, tanpa pernah mengabari mama dan papa lagi, meskipun mereka berkali-kali menelponku untuk menyuruhku kembali ke rumah.
Izah selalu mengabari jika mama sering sakit, bahkan pernah sempat di rawat R.S dan aku sama sekali tidak pernah melihat kondisi mama.
Ayah dan Mama kerap bertengkar dengan opini mereka masing-masing.
Begitu juga dengan papa yang berkali-kali membujukku, entah mengapa hatiku begitu keras seperti batu, ada rasa kecewa yang sangat dalam di hatiku.
Sementara, kak Gea langsung kembali ke Hongkong, ia tak ingin larut dalam kesulitan ini dan hanya berpesan kepadaku;
Pertahankan apa yang telah kau pilih.
..
Saat itu aku berharap kau menelponku atau setidaknya memberi pesan lewat email, namun menunggu, lagi-lagi hal yang membosankan.
Pikiranku terus berkecamuk, aku hanya merasa segalanya tak ingin terlambat, apalagi kamu sedang mengandung anak kita, dengan keyakinan hatiku, aku berangkat ke Bandung sekaligus menghadiri salah satu Aliansi Onerace yang tengah mengadakan Grand Opening Shouroom, banyak deretan bingkai bunga yang terpajang indah disana yang didominasi oleh N.C Flower, hingga Davin memastikan foto pemiliknya adalah kamu dan N.C itu singkatan dari Nayla Cassandra.
Jujur sayang! saat itu. Aku sangat bangga serta haru kepadamu, tentu hal yang tidak mudah, kamu bisa tetap berdiri tegak dalam kondisi hancur seperti itu."
...
"Robin yang membantu semua itu, dia merekomendasikan N.C Flower kepada semua kalangan bangsawan, pengusaha, gallery Bridal, dan ke tempt-tempat lainnya di kota ini sehingga menjadi cepat berkembang." Jawab Nayla.
Sebelum berangkat meninggalkan Jakarta, aku mengirimkan sepucuk pesan kepada mama....
(Rio menunjukkan isi pesan via ponsel, Nayla langsung membacanya)
📄📄
"Wahai ibuku tersayang! Aku mengerti, jika engkau terlalu menyayangiku,
Engkau adalah pahlawan hatiku, meski aku memberikan 2 gunung emas sekalipun, itu semua tidak akan mampu membalas semua hebatnya jasamu. mulai dari mengandung, melahirkan, membesarkanku dengan cinta kasih sayangmu, peluk ciummu, kau rela melakukan apapun demi diriku, lelah tubuhmu tak pernah kau hiraukan.
Aku anak lelakimu yang tak akan bisa lepas dari tanggung jawab, sebab itu aku mencoba berjuang menjadi anak yang bisa membanggakan ayah dan ibuku, ku telusuri dunia hanya untuk membuat orang tuaku tersenyum bangga.
__ADS_1
Engkau adalah manusia pertama yang datang di kala aku menangis dan sambil berkata;
"Siapa yang membuatmu menangis nak? Mama akan Hajar orang itu"
kata-kata manis yang masih terngiang jelas di telingaku.
Wahai ibuku tersayang, aku tidak bisa membagi bahkan menukar rasa sayang dan cintaku kepada orang lain meski ia istriku sekalipun. Kau adalah Raja dari segala Raja bagiku, surgaku pun terletak di telapak kakimu.
Tapi hari ini, aku kehilangan sosok ibu, ibu yang dulu meredam dan melindungi jatuhnya tetesan airmata, kini berganti menjadi sesorang yang bringas menghajar hatiku sampai remuk redam, tega memisahkan aku dengan orang yang aku cintai, sampai airmataku jatuh tak terkira dan entah kemana lagi, aku harus mencari sosok ibuku yang dulu, aku sangat merindukannya.
Tolong biarkan aku hidup dengan pilihanku, bahagia bersama keluarga kecilku, karena sungguh menyakitkan berpisah dengan wanita yang aku cintai, dimana saat ini ia sedang mengandung buah cintaku, malaikat kecil kami.
Terima kasih mah, tolong jangan kau kutuk aku, jika suatu hari nanti aku pergi mencari mereka yaitu belahan jiwaku, karena separuh nafas ini adalah milik mereka."
Salam cintaku dari putramu.
Rio Abraham..
....
....
📄📄
Spontan Lelehan airmata Nayla mengalir begitu saja setelah membacanya, hatinya begitu perih melihat tulisan kata Rio yang menyedihkan, demi cinta untuk dirinya.
Jika kau mencintaiku, pulanglah, peluk ibumu cium dia dan cuci kakinya, minta maaf padanya, karena telah memilih seseorang yang tidak berkenan di hatinya,
Apapun nanti jawabannya, kita harus menerimanya, baik itu pisah ataupun tetap bersama, tapi jika ia adalah seorang ibu yang mengandung dan melahirkanmu, aku yakin ia akan bersikap adil dan bijaksana.
Aku sudah ikhlas menjalani hidup ini dan sudah pasrah, serta ujian kehidupan yang datang bertubi-tubi kepadaku, semua itu sudah ku anggap bagai bunga yang menghiasi taman.
Mas! kita tidak bisa bergandengan di depan ibu yang tak merestui, hal itu bagaikan meniti titian kayu yang segera ambruk, sepintar apapun kita melewatinya, kita pasti akan terjatuh
"Jawab Nayla penuh dengan tetesan airmata.
"Tapi..." kata Rio.
"Lakukan saja apa yang aku katakan mas, hubungan kita bisa terputus begitu saja, namun engkau dan ibumu tak kan pernah berakhir, kelak! Aku akan menjadi seorang ibu."
Rio sempat berkaca-kaca mendengar jawab Nayla lalu ia menatap wajah istrinya dengan tatapan yang dalam.
"Sungguh kau wanita berhati mulia, kau sangat hebat, aku tidak salah pilih, telah banyak ku temui wanita di dunia ini, namun dirimu berbeda" ucap Rio memeluk istrinya.
Keduanya kembali berpelukan penuh rasa haru yang menyelimuti keduanya.
__ADS_1
....
...
"Gimana kalau hari ini, kita menjelajah dengan makan siang, makan malam sepuasnya serta melakukan apapun yang kita mau, biarkan orang lain serasa menumpang hidup, karena dunia hanya milik kita berdua sayang."
"Ahahahaha!" Tawa bahagia keduanya...
.....
Rio dan Nayla melewati hari itu dengan kebahagiaan yang tiada tara, masa yang sudah lama di rindukan kini bisa dirasakan kembali...
....
"Robin ingin bertemu denganku! Kata Rio saat keduanya menikmati makan siang bersama."
"Oh iyah! Malam ini ia akan kembali mas!"
"Iyah! Kami ingin membicarakan kerjasama yang saling menguntungkan!"....
....
Pasangan bahagia itu tampak mesra dan tak terpisahkan.
....
....
Di lain waktu, terlihat seorang wanita cantik yaitu Bunga Ariella sedang merawat tubuhnya , bersih dan wangi menyambut kedatangan majikannya....
Setelah itu ia duduk melamun, jauh menatap angan-angan....
Sementara Robin dalam perjalanan menuju Rumahnya..
....
....
..
.
..
Mak jangan ingusnya aj yang di keluarin, Poinnya juga yh...wkwkwkwk
__ADS_1
Vote & Like.