Love, Nayla Cassandra [LONACA]

Love, Nayla Cassandra [LONACA]
Part 113


__ADS_3

Tak berapa lama sebuah mobil mewah terparkir di halaman.


Robin berjalan melangkah memasuki rumahnya.


Tampak sang pelayan muda nan cantik menyambut hangat di depan pintu rumah, kemudian membukakan jaket istimewa sang majikan...


Robin langsung menuju kamarnya dan bergegas ke kamar mandi.


Pakaian ganti serta perlengkapan lainnya sudah tersedia disana.


...


Bunga lanjut menyiapkan makanan untuk Robin.


Jika tamu tidak ada, Bunga dengan setia menemani makan lelaki itu dan mengambilkan menu apa yang diinginkan oleh Robin, bak Raja penuh pelayanan.


....


....


"Dimana Nayla?" Tanya Robin.


"Pergi mengantar pesanan Bunga Den!"


"Jam segini belum kembali? Coba telpon!"


"Baik Den!"


Bunga bergegas mengambil ponselnya dan menghubungi Nayla.


....


"Tuuuut"


"Halo, iyah Bunga, aku segera pulang!" Jawab Nayla terlebih dulu.


"Mba! lagi dimana?" Tanya Nayla dengan nada halusnya.


"Iyah! Masih ada urusan, Saya segera pulang"


"Baik mba!"


"Trup"


....


"Masih ada urusan Den, sebentar lagi mba Nayla pulang!"


Robin hanya mengangguk...


****


Di lain tempat.


.....


"Nayla pulang ke rumah Robin yah mas!"


"Baiklah, besok aku ada jadwal bertemu dengan anak itu, sekaligus akan menjemputmu, kamu bisa tinggal di rumahku, aku akan carikan pelayan untukmu sayang!"


Nayla mengangguk manis.


"Robin tau tidak? Kita sudah menikah?


"Malam, saat aku menandatangani surat perceraian, ada Robin yang diam-diam menyaksikan!"


Nayla pun menceritakan kejadian itu secara detail....


......


......


......


"Baiklah sayang!"


Keduanya bergerak kembali pulang kerumah Rio.

__ADS_1


Rio tetap mengantarkan Nayla, mereka menaiki mobil masing-masing.


....


Tak lama kemudian keduanya sampai di tempat tujuan dengan iringan dua mobil.


Nayla turun dan langsung menghampiri Rio yang posisinya di dalam mobil.


"Setelah ini, cuci muka, kaki dan tangan terus bobo yah!" Ucap Rio seolah-olah ia sedang bicara dengan gadis cilik.


"Ihihihihi" tawa Nayla merasa lucu.


"Ok deh sayang! Hati-hati.


dah beeeeb!" Teriak Nayla melihat fokus kepergian suaminya....


Rio pun meninggalkan kediaman Robin.


....


Nayla melangkah memasuki rumah.


Sudah ada Bunga yang langsung membukakan pintu.


"Mba! Kenapa pulangnya malam?" Tegur Bunga...


"Iyah! Tadi banyak yang mau di urusin!" Jawab Nayla santai.


"Oh, nanti langsung istirahat yah mba!"


"Iyah! terima kasih yah Bunga...


Oh, yah! apa Robin marah?" Tanya Nayla.


"Tidak, hanya saja ia tampak lelah dan menyuruhku menunggu kedatangan mba Nayla!" Jawab Bunga....


"Ooouh! Yah sudah! Selamat beristirahat yah!"


"Sama-sama mba!"


....


Sesampai di kamar, tampak hati seorang wanita yang sedang berbunga-bunga Indah.


Setelah membersihkan badan, mengganti pakain tidur, tak henti-hentinya gadis itu bernyanyi-nyanyi kecil, tersenyum manja sambil merawat kekencangan kulit wajah dan tubuhnya sebelum tidur, layaknya gadis belia yang tengah jatuh cinta....


"Lalalalalala🎵🎵🎵lalalala....


Ehmmmm...Rio ku, aku kangen belaianmu!" Ucap manja Nayla di atas kasur sambil terus menatap foto-foto mesra dan lucu mereka di ponselnya...


"Tliiit" (suara pesan masuk)


Dari ; Rio, suamiku


"Sayang! Aku sudah sampai, met bobo yah! Jangan lupa minum vitamin dan susunya, I Love U"


Seketika hati wanita itu semakin berbunga-bunga tak tentu arah 💓💓💓


"Iya cayangkyu...ummmmuuuuaaach i Love u too 😚😚" balas Nayla.


Keduanyapun balas-balasn gambar emot cium, peluk hingga ejek yang lucu-lucu di ponsel mereka masing-masing sambil cekikian, hingga malam semakin larut.....


.....


.....


Setelah lelah chat dengan sang suami, Nayla bergegas ingin tidur dan meletakkan ponselnya, tiba-tiba ia teringat sesuatu.


"Hemm, si Bunga pasti lupa buatkan susuku! Yah sudah deh, aku buat sendiri saja" ucap Nayla bangkit kembali dari tidurannya.


Saat keluar kamar, suasana rumah terlihat remang-remang, hanya ada lampu kecil yang menghiasi ruangan itu.


Nayla tidak menghidupkan lampu, karena takut membangunkan yang lain.


Jam dinding bergerak di angka 23.30 wib malam yang semakin dingin.


Ia langsung menuju lokasi dapur, saat ingin menghidupkan lampu....

__ADS_1


"Treek..." terdengar suara pintu terbuka dari arah kamar Bunga.


Spontan Nayla terdiam sejenak dan bersembunyi.


Melihat Bunga keluar dari kamarnya dengan paras yang sangat sexsi menggunakan baju tidur kimono transparan, terlihat cantik menggoda juga sangat wangi, merasa tidak kedinginan.


Gadis itu terus berjalan cepat dengan santai di suasana ruang yang di terangi sedikit cahaya. Nayla bisa melihat sosok wanita itu dengan jelas, Bunga tidak menyadari jika Nayla sedang melihatnya...Gadis itu berjalan semakin cepat dan terlihat santai hingga akhirnya masuk ke dalam kamar Robin yang tidak berkunci. Aktifitas itu seperti sudah biasa Bunga lakukan.


"Hah😯, kok masuk ke kamar Robin??? apa dia ingin berbagi kasur sama seperti aku dan Rio dulu, tapiii...dengan pakaian seperti itu?" Gumam Nayla penuh tanda tanya.


Ia begitu sangat penasaran akhirnya berjalan mendekati kamar Robin...


Rumah Robin yang tidak bertingkat.


Nayla berjalan dengan mengendap-ngendap layaknya seorang maling.


Tiba-tiba terdengar suara samar-samar...


"Den! saya sudah siap?"


Disusul suara...


"Ketrek" pertanda pintu terkuci...


"Sudah siap? Apa maksudnya?" Gumam Nayla penuh tanda tanya😮


Nayla berusaha melengketkan telinga di pintu. namun, tidak bisa mendengar apa-apa...


(Kamar Robin yang cukup luas, kasurnya jauh dari pintu)


"Haduh! Enggak bisa dengar apa-apa, mana tidak ada lubang lagi yang bisa mengintip!" Ucap Nayla kesal.


Ia mulai mengangkat tangannya, ingin mengetuk pintu.


Namun wanita itu mengurungkannya....


"Aarrrrgghh!"


"Aku yakin sekali gadis itu bukan sekedar pelayan rumah ini, penampilannya saja berbeda dan sangat perduli dengan perawatan tubuh (termasuk gigi),


Apakah ia wanita simpanan Robin? yang khusus melayaninya dari A-Z...ih! Jijik banget lihat tingkah si Robin ini, memuakkan, persis pria-pria ****** di luar sana.


Di orang depan ia pura-pura tak perduli dengan Bunga, di belakang ia berbeda.


Tapi...Bunga mengapa mau melakukannya!


Huuuuffft!😧 Bodoh banget tuh cewek!


Rasanya aku ingin meremas-remas kedua manusia itu? Jadi selama ini mereka melakukannya diam-diam tanpa sepengetahuanku!...


Bukannya Bunga mengatakan jika Robin sudah punya calon istri?


Haduh! Aku engak paham deh lihat pola pikir si Bunga, anak itu cantik, punya pendidikan, bisa-bisanya bersedia menjadi wanita simpanan pria ****** seperti si Robin...


Kepalaku semakin pusing, terasa ruang otakku sudah full, udah ah! Masalahku juga cukup ribet, mending aku buat susu dulu," ucap Nayla dengan repetannya menuju dapur dan mulai membuat susu sendiri dan masuk ke kamarnya.


.....


.....


Di lokasi Rumah yang berbeda...


"Uhuk...uhuk..." batuk Dewi kesakitan....


Wanita itu mulai menatap suaminya yang sedang sibuk dengan gagednya....


"Haduh, jika penyakitan seperti ini, suamiku bisa selingkuh!" gumamnya dalam hati...


Wajah Dewi tampak kusut dan lesu, ia merasa hidupnya tak bergairah, Rio tak lagi memperhatikannya....


Jefri semakin kesal dengan tingkah istrinya, pasangan suami istri itu kerap bertengkar bahkan hampir setiap hari.


........


........


Like & Vote.

__ADS_1


__ADS_2