Love, Nayla Cassandra [LONACA]

Love, Nayla Cassandra [LONACA]
Part 108


__ADS_3

Suasana menjadi Hening sejenak.


"Nayla, jika Rio benar-benar mencintaimu, ia pasti akan mengejarmu dimanapun kau berada, aku mengenal jelas seperti apa karakter adikku itu, Dia akan melakukan apa saja demi sesuatu yang ia inginkan, tak perduli jika ia harus kehilangan harga diri atau nyawa sekalipun.


Maaf! atas perlakuan kasar Mama kepadamu selama ini, karena ia sangat menyayangi Rio, bahkan lebih dari dirinya, ambisi Mama memiliki hidup sempurna itu sangat tinggi, ia ingin melihat anaknya sukses dan berpasangan dengan yang sukses pula, mungkin! dia merasa telah berjuang keras mengantarkan kami ke pintu kesuksesan seperti sekarang, atau mungkin ada perasaan semacam ia tidak ikhlas melepas Rio untukmu.


Bisa di katakan, termasuk kejiwaan yang sedikit berbeda dari normal, Jika kesempurnaan itu tidak tercapai Mama bisa drop.


Rio bisa saja melawan mama secara frontal, namun ia tidak ingin melihat orang yang ia sayangi jatuh sakit.


Kesimpulannya kamu harus bersabar, tolong pahami posisi Rio, jika kalian saling mencintai, aku yakin takdir akan mempertemukan kembali, kamu harus mengalah saat ini Nayla.


Ingat! Mundur bukan berarti kalah."


"Kakak merestui hubungan kami?" tanya Nayla dalam lelehan airmata haru.


"Semua orang pernah merasakan putus asa dan rasa Down, anggap semua itu tekanan yang akan mengantarkanmu terbang ke angkasa.


Aku ini hanya manusia biasa dan Rio adalah adik kandungku, apa saja yang membuat ia bahagia ataupun sedih, aku bisa merasakannya.


Banyak karakter-karakter jiwa/mental yang sudah aku temui di luar sana, seorang pimpinan tentu bisa mengenal karakter manusia, meskipun baru saja bertemu,


Dirimu punya potensi untuk berkembang, hanya saja, saat ini kau tidak punya dukungan, jangan terlena dengan dirimu sendiri, manfaatkan waktumu yang sempit.


Aku belum bisa mengatakan kamu adalah orang yang gagal, sehingga mama tidak merestui mu sebagai menantu, karena prinsipku, kegagalan akan kita temui saat nafas seorang itu sudah sampai di kerongkongan.


Cerita kehidupan bisa berputar kapan saja, bisa saja dikemudian hari, kau lebih cemerlang daripada aku."


"Tee...rima...kasih kak, Nay janji! tidak akan mengecewakan kakak!" Nayla langsung memeluk Gea.


Kakak Rio itu pun mengangguk dengan senyumnya.


.....


.....


Setelah percakapan itu usai,


Nayla akhirnya pergi meninggalkan gedung perkantoran EFER.


....


....


("Awalnya aku tidak percaya Rio serius menikahimu, tapi selama aku disini, aku bisa melihat sorotan kesedihan mata Rio yang begitu dalam mencintai gadis bernama Nayla" Gumam Gea)


...


...


...


...


Sesampai di mobil Robin.


"Apa yang terjadi?" Sambut Robin penasaran.


"Tidak apa-apa!"


"Kamu yakin?" tanya Robin.


"Iyah!"


"Apa dia galak?"


"Tidak, kak Gea sangat lembut!"


"Syukurlah!"


"Bagaimana dengan papanya?" Tanya Robin penasaran.


"Papanya juga baik!"


"Artinya kau hanya menghadapi tantangan satu orang saja yah?"


"Saat ini aku ingin fokus memulai hidupku yang baru!" Jawab Nayla sambil mengelus perutnya.


"Itu lebih baik! apa aku perlu membalaskan dendam kepada wanita tua yang sudah membuatmu menangis," kata Robin.


"Jangan Gila kamu!..."


"Hahaha...Cinta itu memang hebat yah! meski aku telah di hina oleh mantan ibu mertuaku, di paksa berpisah dengan orang yang aku cintai, aku masih saja bersabar! arrghh!! lagu lama, mirip drama-drama membosankan," kata Robin dengan gayanya.


"Nayla hanya cengengesan😁😁😁😁😁, terima kasih yah Bin! aku tidak akan pernah melupakan semuaaaaa jasa-jasamu" kata Nayla mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


"Santai sajalah,


Nay! Jadilah seperti Matahari, keberadaannya mungkin tak pernah dihiraukan oleh penghuni bumi, namun saat ia tak muncul, semuanya akan merasa kehilangan," kata Robin.


Nayla mengangguk dalam senyumnya.


"Lets'go kita berangkat," teriak Robin.


....


("Rio! mungkin saat ini, berpisah adalah pilihan terbaik, aku akan tetap menunggumu meski kau tak pernah muncul kembali, bagaimanapun aku sudah sangat bahagia pernah merajut kasih cinta bersamamu.


Entah mengapa! Setelah bicara dengan kak Gea hatiku terasa lega, aku tidak menduga jika ia sangat menghargaiku, Gea hampir mirip dengan om Jefri, bersikap lebih tenang dan bijaksana, apakah alasan tidak ingin melihat istrinya depresi membuat sikap om Jef tarik ulur kepadaku...


Aaaarrgg, sudahlah! aku ingin menutup diary kisah-kisah dramatis kesedihan ini, membuka kembali cerita baru yang bertintakan emas, tidak ada kata terlambat selagi aku bisa melangkah...


Seperti yang diucapkan oleh kak Gea,


mundur bukan berarti kalah")


....


....


Sebelum sampai di Bandung, Robin dan Nayla menyempatkan diri untuk jalan-jalan ceria melepas penat sambil makan bersama.


Di sebuah pantai yang mendekati kota Bandung.


"Kau ingin menjerit? Menjeritlah sepuasmu! lepaskan segala penat yang tersumbat di hati dan pikiran.


Contohnya begini (Robin tarik nafas)


"Robiiiiiiiiiiiin, I Love You"...


Kata lelaki itu dengan penuh percaya diri...


"Huuuuuuh!! Dasar kamv*et loh!" Jitak Nayla geram.


"Wuahahahahahahaha" tawa pria itu.


Nayla pun menjerit sepuasnya melampiaskan rasa kesedihan yang mendalam.


Robin berhasil menghibur wanita itu.


....


....


.......


"Aku ingin sewa Apartemen!" Pinta Nayla


" Tidak perlu, kau tinggal di rumahku saja," ucap Robin...


"Apah?😲 Maksudmu kita tinggal berdua?" Tanya Nayla mulai emosi.


"Memangnya kenapa? Bebas-bebas saja kan, kamu juga sudah single, aku juga," jawab Robin santai.


"Don't Crazy!" Ucap Nayla dengan mata melotot😬.


"Ahahahahaha, kamu takut aku perkosa?" Tanya Robin.


"Bukan! lebih tepatnya, takut di mutilasi😏"


"Wkwkwkwk, Haduh Gokil kamu Nay ( kata Robin penuh tawa)


Aku punya rumah sendiri, tapi jarang berada disana, 3 hari aku berada di luar negeri untuk urusan bisnis, kadang-kadang menemui orang tuaku di kuala lumpur.


Selebihnya baru bisa pulang kerumahku, itupun jika ada keperluan saja. Disana ada pelayan kog! Kamu santai saja. Rumahku jauh dari perkotaan, tempatnya nyaman banget buat bersantai, Yoga, Berenang atau apapun yang menenangkan diri, dan aku yakin kamu suka. Beberpa hari kemudian kau bisa memikirkan langkah selanjutnya,"


"Tempatnya terdengar seperti surga begitu yah!"


"Wkwkwkwk...Yah hanya sebuah gubuk reot sajalah" ucap Robin merendah.


"Gubuk reot tapi ada kolam renangnya, jangan-jangan sungai!" Ucap Nayla.


"Ahahah😂🤣!"


.....


Tanpa terasa mereka sampai di sebuah rumah tidak terlalu besar dengan nuansa asri pekarangan yang sangat luas. Rumah indah bernuansa gaya Etnic dan Eropa...


"kita sudah sampai!" teriak Robin.


"Wow keren! kamu sendiri yang disain?" tanya Nayla.

__ADS_1


"Hmmm...teman aku dari Belanda sih yang merancangnya!"


"oouh!"


...


...


Keduanya melangkah bersama.


Tiba-tiba pintu sudah terbuka oleh pelayan muda manis nan cantik...


"Selamat Malam!" Sapanya sangat ramah dan lembut sambil ingin melepas jas Robin.


"Layani saja dia (Nayla), perlakukan dengan baik selama dia tinggal di sini!" Pinta Robin kepada sang pelayan,


"Baik Den (Tuan)" mengangguk


kemudian si Tuan rumah meninggalkan dua wanita itu dan memasuki kamarnya.


"Mari mba!" Sapa sang pelayan dengan gemulai..


("Ya ampun! ni pelayan atau istri yah? Hmmm...Dasar si Robin" gumam Nayla sambil. Geleng-geleng)


"Iiiya" jawab cepat Nayla...


Si pelayan mengantarkan ke kamar tamu.


"Oh yah? nama kamu siapa?" tanya Nayla.


"Nama saya Bunga Ariella mba!" jawab wanita muda itu dengan sopan...


........


#Visual Bunga Ariella....



........


........


.........


Di lain waktu yang berbeda, tampak Rio Abraham tiba di Jakarta....


.....


.....


Next On...


....


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Guys! author belum dpt visualnya Robin,...


Mohon bersabar yah!


....


Jangan lupa Vote dan Likenya...


Hadeeh!😧 tu rengking kagak bisa naik lagi yah.

__ADS_1


....


....


__ADS_2