Love, Nayla Cassandra [LONACA]

Love, Nayla Cassandra [LONACA]
Part 61


__ADS_3

Paket itu tersusun Rapi dan sangat tertutup dengan packingan anti air,


"Apaan tu Nay?" Tanya Lala


"Hmmm, enggak tau" ucap Nayla sambil membuka perlahan bingkisan paket itu dengan hati-hati, menggunakan alat gunting.


Saat di buka..


"Wow" spontan terucap dari mulut lala


Begitu juga dengan Nayla..


Ternyata isi paket itu adalah sebuah buket bunga asli 💐yang sangat manis nan cantik serta harum semerbak se-isi ruang.



1 buket bunga Asli bertema kan unfailing love (kasih setia)


si lala pun ikut kepo melihatnya..


Terlihat selembar kartu kecil bertuliskan;


♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡


"***Selamat dan sukses,


Semoga hari-harimu bahagia selalu"


Dari peggemar rahasia yang selalu merindu💝


♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡***


"Ciyeeeeeeeee, (sontak mulut lala terucap)


Cuit..cuit..cuit...gila beneeer😙..siapa an tuh Nay!, romantis bangeeet, tapi sayang pecundang, beraninya sembunyi-sembunyi pakai penggemar rahasia segala lagi"..ucap lala kembali duduk dan melahap makanannya..


Nayla masih dalam kondisi senyam-senyum😊 sambil melihat lebih detail apakah ada kartu nama lagi yang terselip. Dan setelah memperhatikan ternyata tidak ada.


(Rio adalah sosok penggemar rahasia itu. Ia masih malu-malu mengungkap kebenaran 🐈 serta menggunakan metode zaman terdulu berjudul;


'ku kirimkan surat kaleng untuk mu saiyang')


"Buket bunga seperti itu mahal loh Nay! Kalau tidak salaaaah harganya sekitar 700-1 jutaan!"


"Hemm, iyah benar" jawab Nayla mengangguk.


("Aku jadi teringat dengan papa.


Papa juga memberi bunga seperti ini saat aku wisuda dulu, kog! seleranya sama yah? dengan papa")


"Kamu beneran kagak tau siapa yang kirim Nay?"


Nayla menggeleng


("Atau jangan-jangan dari mas Excel yah, oh so sweet banget sih dia")


"Gua mau dong dapet cowok seperti itu" ucap Lala lagi.


"Ihihihi😄" mereka pun tertawa bersama


...


...


....


Nayla sama sekali tidak menduga jika bunga itu, sebenarnya di kirimkan oleh Rio.


....


....


...


Menjelang sore, gadis itu kembali pulang dengan taxi online agar bunga tidak rusak,


Sesampai di rumah, iyah sudah melihat bell dan cctv terpasang dengan sempurna..


"Hemmm, dasar Rio lebay, yah! Sudahlah, bisa jadi ini atas perintah om" gumam Nayla


Nayla masih merasa semua kebaikan Rio adalah perintah dari Jefri.


Ketika ia masuk ke dalam rumah, semua tampak masih seperti biasa.


Gadis itu pun meletakkan buket bunga dengan rapi.


"Lumayan, ruangan ini akan harum sementara,


Hmmm, duh mas Excel tau aja deh, kalau aku tu suka banget sama bunga"


Kemudian si Nayla bersih-bersih diri dan makan malam yang sudah ia beli sebelumnya.


Setelah melakukan aktivitas-aktivitas kecil,


Gadis itu pun rebahan diatas kasur..


"Aàaahh enaknya"

__ADS_1


Ucap Nayla menjatuhkan diri ke kasur,


"Loh! kog, beda yah? Empuk banget? 🙃


Tiba-tiba ponselnya berbunyi;


"Tlilit..tlilit...tlilit..."


"Halooou", ( terdengar suara pria menyapa lembut)


"Kamu mengganti kasurnya iyah" tebak Nayla kepada Rio.


"Hmmm,...suka??"


"Harganya berapa? apaaa! si pemilik rumah tidak marah?"


"Suka, tidak?"


"Iyah, tapi aku ingin hidup sederhana😔"


"Hahahaha😀, tidak usah, kamu tidak cocok hidup sederhana" jawab Rio.


"Rio terima kasih yah! Kamu terlalu berlebihan. Kalau tante tau dia pasti marah besar"


"Hehehe (cengengesan) kagak bakalan tau laaah.."


"Hmmm, Rio...aku...aku...aku"


Mendengar kegugupan Nayla. Jantung Rio langsung 'dagdigduer' sampai-sampai muncul titik keringat di dahi pria itu,


("Kenapa dia gugup yah?, apa dia ingin menyatakan cinta", gumam Rio ke-pedean sambil senyum-senyum lepas😊)


"Aku ingin bilang, kalau sebaiknya kita tidak usah bertemu lagi"..


Duuuaaar... hati Rio seketika serasa terbelah💔 dan sepertinya sesuatu menusuk jantungnya.


"Sekali lagi Nay, mengucapkan ribuan terima kasih yang sedalam-dalamnya. Kamu sudah cukup perhatian terhadapku. Kebaikan om saja sudah sangat banyak, aku tau seperti apa perjuangan om yang sudah membebaskan segala hutang-hutang papa yang tidak masuk akal Itu, jadi! Aku mohon banget sama kamu, tolong! jangan tanam kan budi baik lebih banyak lagi.


Aku takut tidak bisa membalasnya.


Rio Kamu tidak perlu khawatir dengan ku, aku bisa jaga diri dengan baik,..


Saran ku cepatlah kamu menikah, jangan lagi kamu pacaran dengan banyak wanita, itu tidak baik,


tante dan om ingin sekali melihat kamu segera menikah. Karena aku sering mendengar perkatan-perkataan itu dari mulut mereka.


Aku sayang kalian..terima kasih yah Rio"


"Trup" Nayla langsung memutuskan percakapan.


....


"Hah😯, nih cewek ngomong apa an sih? Kagak paham gua, kog! Hatiku terasa sakit yah dia bicara seperti itu??💥, seumur-umur gua enggak perhatian begini kepada seorang wanita"


.....


Menelpon kembali..


"Tuuuuut...tuuuuuuut"


lelaki itu Hanya mendengar ucapan dari wanita lain (alias operator)


'The number your calling is not active


Please try again in the few minutes'


"Aaaaaarrggg😧" ucap Rio membuang ponselnya ke kasur dengan kesal.


.......


"Huuftt🙀 semoga ia paham dengan apa yang aku katakan, aku takut semakin terus bertemu dengan Rio dan terus menikmati kebaikannya, aku bisa terlena dan bisa-bisa rasa kagum dan suka ku dulu kepadanya, tumbuh lagi, aaaahhh! enaknya tiduuuuur😄"


Si suster itu pun langsung memeluk manja gulingnya..


"Asoooy, bisa tidur ngorok😪 nih, santuy banget cuy! prikitiu"😜


....


Sementara Rio terus memikirkan Nayla di atas kasurnya, semakin gadis itu mengucapkan kata-kata yang menusuk hatinya namun perasaan cintanya semakin bergelora bagai air yang mendidih serta hasrat yang tinggi untuk menjadikan Nayla kekasih sejatinya....


......


.......


...Hingga pagi menjelang..mentari bersinar kembali,...🌝


Nayla tersentak...


Ia terlambat bangun akibat faktor kasur empuk yang baru di beli oleh Rio.


"Haduh..haduh..haduh,..aku terlambat" ucap Nayla terburu-buru mulai mandi-berpakain hingga ia tidak sempat sarapan.


Setelah selesai,..


Saat membuka pintu dan tergesa-gesa mengunci pintu. sampai tangan Nayla terlihat gemetaran, karena ingin cepat mengejar bus.


Ketika Nayla balik badan,

__ADS_1


Tadaaam,.....


sudah terlihat sosok pria bersandar macho di mobilnya, menunggu si gadis manis keluar dari rumah.


"(Hah) kaget🤤"


Nayla diam terpaku dan langkahnya pun melambat..


"Mau apa Rio kesini?" gumamnya.


Pria itu berjalan mendapati Nayla dengan pakain kantoran yang rapi dan gagah serta senyum lebarnya yang manis, ia datang menghampiri Nayla yang masih kikuk, Rio menarik tangan gadis yang sudah menjadi pujaan hatinya itu dan terlihat begitu mesra..


"Ayo nanti kamu telat" ajak Rio


"Eeehh..aku..., " (gugup dan melepas tangan Rio)


"Sudah buruan" desak rio sambil merangkul lembut-berjalan bersama-membukakan pintu mobilnya..


Di dalam isi kepala si suster itu penuh dengan tanda tanya (tik? tak?tik? tak???????????????) Ekspresi Rada bego😯 dan bingung layaknya orang linglung😯


......


Rio dengan lembutnya memakaikan safety belt ke posisi duduk Nayla, spontan tercium oleh nya aroma tubuh Rio yang harum semerbak, wangi dari parfum koleksinya, (wow limited edition pastinya guys!) Dan Aliran darah si wanita itu sempat berdesir, seeerrrrr!!


Nayla masih terlihat diam dan kaku. Dia masih tidak percaya jika pria itu datang menjemputnya dan tidak mengetahui sebenarnya hari pertama pun Rio sudah datang menjemputnya.


......


"Kamu sudah sarapan?" tanya Rio


"Su..sudah" jawab Nayla sedikit gugup dan cepat


"Oh iyah, semalam gua beli🌭 dua, ini buat kamu satu"


Nayla terlihat ragu untuk mengambilnya


Walau sebenarnya perutnya sangat lapar, seandainya Rio tidak ada mungkin si roti sudah habis ludes di lahap..


Dengan cepat Rio menaruhnya di pangkuan Nayla


Gadis itu memandangi Roti


("Ini kan roti yang kemarin, sampai-sampai aku harus rela menari balet untuk mendapatkannya, gumam Nayla")


(Rio bela-bela in pulang kerja beli roti hanya untuk bisa berbagi dengan Nayla


Pokoknya judulnya "semua demi dikau")


"Okey, lets go kita berangkat yah"


"Iyah" jawab nayla dengan cepat


("Sebenarnya dia paham tidak yah? Dengan apa yang aku ucapkan tadi malam")


Saat Nayla ingin belajar mandiri dan hidup sederhana, Rio datang memanjakan Nayla dengan kemewahan.


....


.....


.....


("Rasanya aku ingin bertanya pada mentari pagi.


Apa yang harus kita lakukan????? saat dimana dulu, kita berlari mengejar seseorang yang sangat kita idolakan namun ia pergi jauh lalu hilang entah kemana, kini! saat hati kita sudah pupus, memalingkan badan dan mundur seribu langkah justru ia datang kembali menghampiri, merapat bahkan begitu erat")


....


....


...


..


..


..eheh! author pun enggak tau jawabannya Nay🤷‍♀️ mungkin para readers tau!🤣😃😄


...


..


..


..


...


.


...


.


.. Jangan lupa yah emmak, abang, none, uwak, mbah, encing, pak le', opung


Vote yang banyak dan like dari part 1 sampai ancur🤣 (ahahahai nasib si author pemburu viewers)

__ADS_1


__ADS_2