Love, Nayla Cassandra [LONACA]

Love, Nayla Cassandra [LONACA]
Part 36


__ADS_3

tanpa terasa


Waktu bergerak menuju pukul 23.00 wib malam hari,


"Sini kunci nya! biar gua yang nyetir" pinta rio merampas kunci dari tangan nayla..


(Sesuatu banget tiba-tiba si crocodile ingin menyetir sendiri, gumam nayla terdiam)


........


"Bruumm...bruumm..bruumm.." suara knalpot mobil sport rio, pertanda siap melaju....


"Pakai safety belt mu" perintah rio


Nayla pun menuruti nya..


Begitu mobil berada di jalan raya..


menjelang tengah malam, jalan mulai tidak begitu padat.


Tiba-tiba....


Rio memacu kecepatan mobil nya dengan 170 km/jam, dengan ukuran, jika menabrak makhluk hidup sudah pasti tewas di tempat...


keahlian rio dalam meliuk-liuk kan mobilnya juga terlihat sangat lihai, mantan pembalap moto gp itu menganggap jalan raya ibarat arena balapan dan hasrat ingin balapan nya terpacu dengan tujuan membalas kejahilan nayla...


"Uuuuuuuuuuuuu....yeaaaaaaaaaaaaaa


..hahahahahahahahah...." teriak dan tawa rio kesenangan..


pria itu selalu tepat berhenti di lampu merah menghindari kamera lalu lintas......


Nayla yang merasakan sensasi di dalam mobil, sontak jantungnya berdetak kencang penuh ketegangan luar biasa serasa nyawa nya ingin terbang..


Sanking ketakutannya ia berteriak..


"Rio gilaaaaa,.sintiiiiing,..edaaaan,..bodooo


ooh, aku belum mau matiiiiiiii sambil tetap berpegangan..


Namun rio tidak perduli dia tetap melaju kencang dan me normal kan kembali kecepatan mobil di setiap titik rawan polisi....


Dan tiba lah mereka di depan gallery toko kue yang di cari...


Nayla keluar dengan kaki gemetaran serta kepala sedikit pusing dan tak mampu menahan rasa mual di dalam perut nyah..


"Uuuuuueekk"...(suara muntah nayla tidak mengeluarkan isi)


Rio pun dengan merasa tidak bersalah terjongkok di depan nayla..


"Gimana seru kan?" tanya rio senyum-senyum puas sudah membalas kejahilan gadis itu..


(Rasanya, aku ingin menenggelam kan si crocodile ini ke dalam got, gumam nayla dalam hati..)


"5 menit lagi toko roti nya akan tutup, mau makan roti tidak?" Tanya rio..


nayla memaksakan diri berjalan demi sebuah roti..


....


Saat keduanya sampai di pintu...


"Maaf toko kami sudah tutup" ucap si staff karyawan sambil menutup pintu kaca..


"Oh, tidak apa-apa mas, sebaiknya tutup saja ini sudah terlalu malam" jawab rio ramah....


Nayla hanya terdiam..


"Huufft sudah tutup!, padahal sudah balapan sampai sini, oke lah, kalau begitu Sekarang kita pulang.." ajak rio sambil bersiul-siul menuju mobilnya..


Nayla tidak putus asa di melihat-lihat sekitar..


"Aaaaahh!..pizza..pizza...pizza..." ucap nayla sambil menarik kaos rio menunjuk ke arah gallery pizza (24 jm) yang tidak jauh dari toko roti kue..


"Ahh, pizza kemahalan, kecuali tukar dengan poin mu" jawab rio jutek...


"Ih,..rio kamu perhitungan banget sih, giliran pacar yang belum di kenal langsung di kasih mobil, aku hanya minta upah dari janjimu" celoteh nayla menantang rio..


"Kamu kan bukan pacar, istri atau saudara, aku harus royal uang begitu?, aku kan sudah menawarkan! kalau kamu mau, potong poin..!" jawab rio tidak mau kalah..


Nayla terdiam dia juga tidak ingin kehilangan poin nya..

__ADS_1


"Besok saja aku beli kan lagi roti ini, aku kan janji nya dengan jenis roti ini bukan pizza" ucap rio yang tidak mau rugi..


(Iiiiiii,..benar-benar pelit, nyebelin, aku doa in kuburan mu sempit, mati mu pun terjepit, sumpah nayla dalam hati)


"Ayo pulang" ajak rio sambil masuk ke dalam mobil


Nayla masih diam terpaku..


"Kamu tidak ingin pulang?" Tanya rio dari dalam mobil


"Aku belum mau mati, lebih baik naik ojek saja" ucap nayla menjauhi mobil rio..


Rio menjalankan lambat mobilnya mengikuti langkah nayla..


"Kamu meragukan kemampuan balap ku?"..tanya rio..


Nayla hanya diam tak perduli dan mengambil ponselnya lalu memesan ojek online..


"Ikut tidak?, ini sudah malam, tidak baik untuk seorang wanita" ucap rio dengan suara nyaring nya..


"Aku bukan pacar, istri atau pun saudara, kamu tak perlu khawatir" jawab nayla ketus


"Ok lah kalau begitu" ucap rio santai mulai melaju dengan mobilnya meninggalkan nayla...


Aduuuuh! nyesal deh, menari balet di depan si pelit itu, demi untuk sebuah roti, padahal tarian itu hanya untuk orang yang spesial di hatiku, gumam nayla sambil terus menggerak kan jemari nya memesan ojek dari ponsel pintarnya....


..


"Hah (kaget), ongkos nya mahal banget? dua kali lipat dengan harga siang,..huuuufft, yah sudah lah" gerutu nayla yang tidak punya pilihan terpaksa memesan ojek meski dengan harga yang lebih mahal..


Nayla pun menunggu ojek datang..


si mantan pembalap itu memutar balik mobil sport series nya,..terselip di hatinya sedikit rasa khawatir pada nayla..


Saat rio sampai di tempat nayla..


Terlihat gadis itu sedang bersiap-siap memakai helm dan menaiki motor.


Dan nayla pun pergi bersama si tukang ojek online...


Rio perlahan mengikuti nayla dari belakang dengan jarak yang sedikit lebih jauh dengan mobil nya...


Membeli roti jajanan lagi, Karena gadis itu pun suka dengan cemilan, sama seperti rio...


"Ini pak roti" nayla menawarkan pada si tukang ojek..


"Terima kasih yah neng!"


"Iyah", nayla tersenyum manis


Sementara rio hanya memperhatikan mereka dengan serius dari mobil dengan jarak yang sedikit lebih jauh...


........


akhirnya,.Nayla lebih dulu sampai dari pada Rio..


..Sampai di dalam rumah..


"Nayla? mana rio" tanya dewi yang sudah menunggu kedatangan mereka...


"Tau" ucap nayla jutek terus melangkah menuju kamar nya..


"Naylah?" Panggil dewi lagi dengan suara keras..


Langkah nayla terhenti..


"Denger yah!


Aku sangat percaya dengan anak ku. dia pasti detail memilih pasangan hidup,


Tapi aku tetap ingat kan kepadamu.


Jangan pernah gunakan wajah sok kecantikan mu itu untuk menggoda anak laki-laki ku..." repetan dewi kepada nayla.


"Baik lah nyonya besar, jangan khawatir! meski rio adalah pria yang tersisa satu-satu nya di dunia ini. Aku tidak akan memilihnya" ucap nayla geram sambil masuk ke dalam kamar nya...


"Iih, sombong banget si perawan tua itu"...ucap dewi ........


.......


.........

__ADS_1


Akhirnya pun rio pulang...


Dan Malam semakin menuju dini hari.....


Nayla dengan pulasnya tertidur di kasur rio, sambil bermimpi plus ngigau makanan enak...


"Hmmmm, ayam goreng, spageti pizza...berulang-berulang dengan bibir mendecap bersama air liur nya..


Melihat hal itu, rio mendekati nayla dan diam-diam mengambil video nya sambil senyum-senyum kesenangan...


"Lucu banget sih, ahahaha"


karena kasihan, pria itu memesan pizza phd 24 jam dengan menu spesial..


..


1 jam berlalu..


..


Pizza datang....


Rio mengambil sepotong dan mendekatkan ke hidung nayla yang pulas tertidur.. tidak berapa lama, nayla perlahan bangkit dan mengendus bau pizza yang masih panas dengan mata tertutup hingga menabrak rio.


hingga gadis itu terbangun..


"Ehmmm! enak nyah" ejek rio sambil memakan potongan pizza..


nayla terus memandangi rio dengan wajah masam dan kembali tertidur..


"Mau?"...rio menawarkan..


"Enggak, makan sendiri, ucap nayla kembali tidur..


"yah sudah, kalau tidak mau, aku akan buang sisanya,...ucap rio sambil bangkit dan serius membawa pizza ke tempat sampah..


"Tunggu-tunggu..beneran di buang??? Tanya nayla lagi bergegas bangkit dari kasur mengejar rio..


"Hmm".....


"Sini biar aku yang buang" ucap nayla


Sampai di teras nayla melahap pizza rasa spesial itu dengan cepat..


"Katanya enggak mau"..ejek rio berdiri memperhatikan nayla


"Kan kamu sudah buang.."


ucap nayla dengan rakus nya melahap pizza sampai-sampai mulut nya penuh...


Pizza pun habis ludes tak ber sisa.


"Alhamdulillah" ucap nayla sambil memegang perutnya, membuang bungkusnya dan bergegas melompat ke kasur..


"Nayla kamu tau tidak? pizzaa yang kamu makan itu sebelumnya sudah aku taburi dengan air liur ku (canda rio)


Wuahahahahaha"...tawa rio kesenangan...


"Apa???...dasar bekicot goreng"


maki Nayla dan memukuli rio dengan bantal....


"Turun...turun..turun..ini waktunya kasur menjadi milik ku" teriak nayla..


Hingga rio terjatuh..


"oooh, baik lah,..Aku akan menurunkan poin mu. Aku ini bos kamu, dari tadi kau tidak memanggil ku bos!,.." ucap rio kesal sambil berdiri..


"Maalles,..nayla menunggingi rio dengan bokong nya..."


reflek rio mendorong bokong nayla dengan kaki hingga tersungkur mencium bantal...


"Sudah di belikan pizza bukan nya terima kasih." repet rio...


"Pizza bekas jigong mu,..


Aku mau tidur......don't disturb me..(jangan ganggu aku) "


Ucap nayla sambil menutup diri dengan badcover.....


......

__ADS_1


__ADS_2