![Love, Nayla Cassandra [LONACA]](https://asset.asean.biz.id/love--nayla-cassandra--lonaca-.webp)
Excel yang saat itu kebetulan tengah pergi ke Luar Negeri dengan urusan pekerjaan. Pria itu tidak tau jika Diana yang masih berstatus istrinya itu menemui Nayla.
Excel berencana akan jujur kepada Nayla tentang status dirinya yang sebenarnya, Jika surat percerain mereka sudah keluar, tepatnya minggu depan. Pria itu akan langsung melamar gadis asal kota Malang itu, Menggantikan Diana untuk menjadi istrinya yang baru, Excel yakin Nayla tidak akan menolak.
■■
Memory Hospital,
Jam istirahat tepatnya di ruang Bascame Perawat, sehabis makan siang,
Tampak lah sosok gadis yang duduk melamun, memikirkan wanita bernama Diana yang datang menghampirinya malam itu, Nayla tidak menyangka jika Excel ternyata sudah Menikah.
("Scenario lagi, membuat hati ini lelah, huuuufft" gumam Nayla dalam hati yang kesal)
"Halo sayantiik, melamun lagi kah" sapa Lala
"Lala?, cepat banget kamu selesai kerja" jawab Nayla
"Iyah dounk,
"Nay! Aku mau minta tolong nih!, kamu itu kan pintar yah pilih-pilih gaun, tolongin aku Nay, pilih kan gaun pengantin mana yang cocok buat kakak aku. Dia mau nikahan minggu depan, Anak itu bingung harus pilih yang mana? Eh! malah bertanya kepadaku. Setelah aku lihat-lihat aku juga ikutan bingun, ehehehe, Habis semua cakep-cakep, gemes deh! Jadi ikutan ingin menikah!" kata lala memperlihatkan album gaun-gaun pengantin bersama Nayla.
Nayla pun melihat-lihat isi album dengan teliti dan serius.
("Mungkin gaun-gaun seperti ini yang tidak bisa aku pakai seumur hidupku, huuufft!, tapi sebenarnya hidup tidak selamanya bisa memberikan apa yang kita inginkan, aku enggak boleh terus-terusan mengeluh", gumam Nayla)
Hingga akhirnya ia memilih satu di antaranya.
Lala langsung mengabari kakaknya dan tidak di sangka calon pengantin itu suka dan setuju.
"Kakak mu menikah dengan siapa?" Tanya Nayla
"Dengan pengusaha, ini (menunjuk foto) serasi kan mereka"
Nayla hanya mengangguk...
"Beruntung yah kakak mu bisa menikah" ucap Nayla lemas.
"Kenapa kamu ingin menikah juga" (ledek lala yang tidak pernah tau kisah pilu asmara Nayla). Eh gimana kalau aku jodohin kamu dengan teman aku, masih single loh" lala menawarkan..
Sontak Nayla berdiri..
"Jangan-jangan (menolak keras),..terima kasih"
"Kenapa?, orangnya pinter, kaya, keren loh"
"Hehe, takutnya sudah beristri lagi"
kata Nayla sambil tersenyum.
"Yah enggak lah Nay, yang benar saja harus menjadikan kami seorang Pelakor" jawab Lala.
"Udaaa ah! Aku mau ke ruang bayi dulu" pinta Nayla kembali piket meninggalkan lala.
Lala hanya geleng-geleng aneh melihat temannya itu yang suka melamun..
■■
Di ruang bayi Nayla sibuk memperhatikan dan merawat para bayi-bayi lucu dan imut disana...
"Duh, imut-imutnya kalian beb, boleh di gigiti gak?" Ucap Nayla Gemas sambil tersenyum..
__ADS_1
Tiba-tiba ponselnya terus berbunyi panggilan dari Excel.
Nayla membiarkan saja ponselnya berkali-kali bergetar dengan status silent (Diam) Mengabaikan panggilan Excel.
Gadis itu begitu malas meladeni pria itu setelah mengetahui status yang sebenarnya.
"Andai saja kamu itu jujur dari awal mas. Mungkin aku masih berkenan untuk mengangkat telponmu..." gumam Nayla yang hanya memandangi ponselnya berdering.
Setelah bertugas, Gadis itu lalu duduk disana kembali merenung..
Sambil searching di dunia maya mencari artikel berjudul;
"Cara Menghemat Uang"
Setelah membaca lanjut membuka Aplikasi Istagram. Sejak jatuh miskin gadis itu kurang Eksis di situs pertemanannya. karena ia tak sanggup lagi menyewa fotografer.
Tanpa sengaja Nayla melihat lokasi Branda Istagramnya yang penuh dengan foto-foto Rio terbaru dan Eksclusive, keren dan sangat menawan.
Karena penasaran, Nayla mulai membuka profil Rio...
Keduanya sudah berhari-hari tidak berkomunikasi...
((Ciieee ada yang rindu nih!))
Nayla terkejut sampai spontan jantungnya berdegup melihat ada satu foto khusus dirinya dan Rio berdua bersama di uplod, saat di Hutan Cikole. Rio juga menggunggah foto-foto ramai-ramai, dirinya dan teman-temannya di prancis serta kru (pria dan wanita) Onerace lainnya...
gadis itu pun berkata-kata sendiri dengan hati penuh kebimbangan (tidak stabil)
●"Yah ampuun, kog aku jadi geer bergini yah! Huufft, sadarlah Nay! lupakan-lupakan-lupakan. Dia unggah berdua begini di public kan karena kemarin aku menjadi asistennya bukan hal yang spesial (Ucap Nayla kesal dengan dirinya)"
●"Kira-kira lama banget yah hari ini berjalan. Mana uang sudah menipis lagi, coba saja kemarin aku gak pulangin kartu debit Rio.
Mungkin masih bisa makan enak tanggal tua begini.
●"Biasanya dia masih mau kirim pesan, Rio lagi ngapain yah? Sedang sibuk? Atau Lagi berduaan sama wanitanya kah? Huuuft!!!
Kira-kira dia marah kagak yah sama aku???
(Nayla mengingat kembali tragedi mereka bertengkar sekaligus terakhir bertemu,)
Atau aku telpon saja yah buat minta maaf.(mencari nomor Rio tapi ragu-ragu menelpon)
Jadi merasa bersalah. Harusnya aku menolaknya dengan baik-baik kemarin bukan dengan kasar begitu yah! Bagaimanapun Rio itu sudah baik banget sama aku. Orang yang sudah banyak menolong...Aaaaaah! Ribet banget sih hidupku enggak seperti wanita lainnya....
(Nayla terngiang-ngiang dengan kata-kata Rio)
Aku Mencintaimu
itu sungguhan atau bukan??
Aaaaaaarrrghhhh! aku pusiiiing, galau bangeeet!!"
.........
.........
Tanpa sadar jemari Nayla begeser menyentuh icon 📞 ponsel otomatis memanggil nomor Rio
"Tuuuuuut..."
"Haduh!...haduuuh!...Eh...gawat"
__ADS_1
(Gugup dan langsung berusaha mematikan,
Tapi karena tangannya berkeringat sedikit sulit...)
Dan terdengar suara Rio yang khas..
" Haloou"
"Trup" dengan cepat Nayla mematikan sanking gugupnya .
Ya..ampuuun..iiiiiih, bodoh...bodoh...bodoh..(tepok jidat penuh kekesalan)
Ia pun langsung mengirim pesan kepada Rio karena malu.
"Maaf yah tadi salah tekan" memberikan emot memohon🙏
"ting"
Langsung di balas rio dengan sangat singkat.
"Oh! (Isi balasan rio)
Nayla melihat cepat dan memperhatikan fokus isi balasan Rio, lalu terbengong mendapat balasan 2 huruf saja O dan H
"Tuh, Benaran Rio sudah benci sama aku...huhu (meringis)....entahlah..."
...
...
□□□□□
Di waktu yang sama...
Si Presdir itu hanya senyum-senyum saja di kursi kerjaannya...
"Pasti dia sudah tau belangnya si Norak itu, hahahai..
(bersandar)
Oh! beby, aku masih disini untukmu, menunggu timbunan Rindu kepadaku sampai kamu benar-benar sadar, hanya aku lah pria terbaik di antara pria lainnya, karena yang manis di luar belum tentu terlihat manis di dalam"....
......
......
Rio sengaja melakukan itu agar Nayla bisa kembali dengan mudah kepadanya...
.....
.....
□□□□
Nayla pun kembali menghampiri satu Bayi yang tiba-tiba saja menangis lalu menggendong bayi itu dengan penuh kasih sayang .
di kejauhan, terlihat seseorang berdiri terpaku di depan pintu ruang khusus bayi dengan tatapan kesedihan...
Namun Nayla tidak menyadarinya sampai bayi itu tidur kembali...
....
__ADS_1
....