![Love, Nayla Cassandra [LONACA]](https://asset.asean.biz.id/love--nayla-cassandra--lonaca-.webp)
Terlihat dua pria sedang membahas serius, mencari solusi tepat dari masalah Nayla yang teramat sulit....
"Kenapa harus menikah pah? apa tidak ada cara lain?" Tanya Rio masih kurang paham.
"Yang papa dengar dari Syeh itu mengatakan;
Karena dengan menikah 2 insan manusia itu bisa kuat, kokoh, bersama-sama melakukan segalanya dsb, di tambah lagi dengan adanya keturunan.
Intinya hanya Cinta Nayla yang mampu melepaskan dirinya dari tahanan iblis itu yang sebenarnya sudah mem-belenggunya sejak dia masih dalam kandungan...
Jadi papa harap Rio, kamu bisa merubah pola tingkah pergaulanmu yang sedikit bebas itu. Sudahi masa-masa lajangmu yang kurang bermanfaat, usiamu semakin berlanjut menuju tua.
Menikahlah! jangan sampai Iblis betina yang akan menikahimu" ucap si papa serius..
"Iyah pah"
Jawab Rio hanya senyum cengegesan π sambil garuk-garuk kepalanya..
"Oh yah pah!, seperti apa cinta sejati Nayla!" Tanya Rio mulai kepo berat.
"Papa pun tidak tau, Jika almarhum mengenal ciri-cirinya, ia pasti sudah mendapatkan lelaki itu dan memaksanya untuk menikahi Nayla.."
"Mmm, benar juga yah, teka-teki yang rumit" jawab Rio.
"Alm. Abi pernah bilang. Cinta sejati itu adalah cinta yang benar-benar tulus mencintai tanpa meminta imbalan apapun dan rela mengorbankan jiwa dan raga untuk Nayla"
"Abi mengeluarkan beberapa foto pria dan menaburnya di atas meja.
Apakah papa harus menyuruh Nayla berpacaran dengan banyak pria-pria ini dengan waktu yang singkat?
entahlah ini sangat sungguh-sungguh sulit
Sepertinya papa sudah menyerah, pasrah, buntu dan sudah kehabisan ide, dimana harus mencari cinta sejati Nayla?, Papa sendiri bisa menjodohkannya dengan Pria mana pun, tapi apakah harus menelan korban lagi sama seperti yang di lakukan Almarhum...
Huuuufft"
(Jefri menyandarkan tubuhnya sambil memijat kecil dahi)
"Papa jangan terlalu khawatir, ini perkara mudah pah, serahkan semuanya pada Rio, bukankah? ini kali kedua papa mengeluhkan masalah tentang Nayla!"
Ucap Rio santai sambil mengumpuli foto-foto pria yang selama ini diam-diam telah di cari oleh Jefri untuk calon suami Nayla.
"Rio! ini bukan masalah manusia dengan manusia melainkan dengan IBLIS, kamu jangan terlalu banyak bercanda dan menganggap ini hal sepele"
"Rio tidak bercanda pah? Rio serius, masalah ini papa percayakan pada Rio. Rio bisa mengatasinya"
"Maksudmu kamu yang akan mencarikan cinta sejati Nayla?" Tanya Jefri sedikit kurang paham maksud anak lelakinya itu.
"Yaah tentu,. Asalkan papa mengizinkannya"
Seketika dahi Jefri berkerut mendengar argumen anak nya itu yang ia sendiri pun tidak paham.
"Pah! yang penting papa sudah memberikan amanah ini kepada Rio, Apapun yang aku lakukan, papa harus setuju, yang pasti Rio akan memberikan hasil;
Nayla pasti keluar dari cengkraman dari dunia hitam itu"
Jefri terdiam....
"Huuufft, terserah kamu lah, papa sudah pasrah"....
"Wokeh, segera di laksanakan"
ucap Rio bangkit dan meninggalkan papanya sambil membawa leptop dan beberap berkas.
("Apa yang akan di lakukan anak itu, semoga saja dia tidak ceroboh" gumam Jefri).
.......
.......
Sesampai di kamar Rio...
__ADS_1
Ia pun melihat ponselnya, apakah ada telpon atau balasan pesan dari nomor Nayla...setelah di cek! dari sekian banyak balasan WA dan panggilan tak terjawab, ternyata tidak ada.
Rio pun kembali mengirim pesan kepada gadis yang terus menghantuinya itu....
"Honey!, Besok sore gua jeput yah!, I Love U, mimpi indahπ" (tetap tidak mendapat balasan)
Rio pun berjalan ke luar kamar membawa sesuatu....
Pria itu menguyah cemilan, di teras balkon kamarnya sambil memikirkan Nayla..
Dan berkata-kata sendiri..
"Sejak kapan dia tidak suka kemewahan, harga Mobil dan Apartemen itu. Tidaklah murah,
Aaarrrrrrggghhh!.....
Cinta sejati??,...kog! Seperti kisah di filim-filim yah???..huuufftt.. benar-benar kagak nyangka gua, kirain hanya si Bujangan yang suka PERAWAN.
ternyata IBLIS juga demen....ahahahaiπ, pusing gua...,
Sebenarnya ini seperti suratan yang sudah di tetapkan, suka ataupun tidak suka aku menjadi pelindung Nayla sejak kecil,
(Sekilas pria itu terbayang di masa-masa kecilnya yang sering melihat gadis itu menangis dalam bully an para siswa-siswi, dan menambah rasa kangennya pada Nayla)
Tenang saja pah, om, setelah perjuangan kalian gagal, saatnya yang muda maju, Rio sudah biasa menghadapi sebuah kompetisi, saingan, perlombaan.."
......
.....
...ilustrasi.
π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯
"Tet..tereeeeeet...teret....teret..πΊπΊ
Eng...ing.....eng........"
Muncul sosok, dalam cahaya terang..
.....Akulah Rio, Si Pendekar Pedang Sakti yang akan merebut sang Putri kembali......
Iyeeeeh......
π―π―π―π―π―π―π―π―π―π―π―π―π―π―π―.
......
.....
.....
Pagi yang cerah di Rumah sakit Memory Hospital;
"Ei...pagi-pagi sudah melamun" ucap Lala
Nayla tersentak...
"Lu dapat giliran nih! Ngurus bayi" kata lala.
"Oh,..iyah, siap"....Jawab Nayla bergegas bangkit....
........waktu terus berlalu......
Saat Nayla pulang dari kerjanya
tanpa sengaja, gadis itu bertemu dengan Excel dan mereka pun janjian untuk pulang bersama, Nayla mengabaikan pesan dari Rio...ia benar-benar ingin menjauh dari si Presdir Onerace.
"Sebentar yah mas!, Nayla absen dulu" pinta nya....
"okey sip"
........
__ADS_1
........
Terlihat Excel sudah keluar dari parkiran dan menunggu Nayla di depan gerbang Rumah Sakit...(tepi jalan),
Tak berapa lama mobil Rio pun datang dengan sengaja memalang mobil Excel di depan dengan kecepatan yang terlatih...
Rio keluar menunggu Nayla..
hal itu terlihat jelas oleh Excel dan menghampiri Rio..
"Mau apa loh?" tanya Excel
"Mau jeput pacar gua lah" jawab Rio jutek dan santai...
"Siapa?"
"Nayla Cassandra?"
"Heh (sinis),...ahahahaha,...mmmmm, seru juga, perasaan Nayla tidak punya pacar, kasihan banget lu tidak di anggap" jawab Excel mencela Rio.
"Gua kagak nyangka jika loh beneran serius nantangin, cepat pergi atau sebelum gua berubah pikiran" ancam Rio
"Emangnya, luh siapa?" Tantang Excel kembali..
"Mau cari mati kamu yah" bentak Rio..
"Buuuuuuub...kk"...(suara pukulan keras tanpa basa-basi)
kebetulan suasana cukup sepi....
Tonjokan keras Rio menghantam pipi Excel hingga lebam terduduk. Sampai-sampai kacamata Excel terlihat retak..
Menarik kerah Excel dan berkata pelan;
"Jauhi Nayla atau Gua akan bongkar Identitas loh yang sebenarnya?" Ancam keras Rio..
"Riooooooooo, jerit Nayla yang kebetulan keluar dan melihat Rio hendak memukul Excel untuk kedua kalinya.. "
"Mas Excel "(membantu pria itu bangkit)
"Tidak apa-apa Nay, gua bisa" jawab Excel.
Nayla menghampiri Rio dengan amarah besar..
"Praaaak" tampar Nayla di area pipi Rio..
"Kamu tu arogan banget tau gak, aku benci sama kamu" (Menolak dada Rio)
Rio tidak perduli menarik tangan Nayla dan memaksanya masuk ke dalam mobilnya...
"Lepaskaaaaan" ( jerit Nayla membrontak melepas tangan Nayla)
"Nay, lu itu pacar gua. Kamu ngapain sih jalan sama cowok kayak dia?"
"Apa kamu bilang, Pacar?...heh (tawa sinis)..kita sudah PUTUS,
Jika kamu pernah menjadi pacar ku, itu hanya sebuah kekeliruan...,
Kenapa, apa kamu sudah kehabisan stok wanita untuk di ajak jalan dan bercumbu?" tanya Nayla menantang...
Nayla balik badan..
"Kamu itu seperti wanita murahan" ucap Rio mulai emosi.
"Terserah...Menjauhlah dariku",
Nayla berjalan mendapati Excel yang masih kesakitan..
Rio memutar paksa tubuh Nayla dan mendekapnya di hadapan Excel..
"Aku mencintaimu" ucap Rio......
..........
__ADS_1
..........
π―VOTE π―LIKEπ― STAR 5 π―COMMENTπ―FOllOW