Love, Nayla Cassandra [LONACA]

Love, Nayla Cassandra [LONACA]
Part 86


__ADS_3

Setelah Rio membantu Nayla membersihkan rumahnya, keduanya bercanda dan tertawa bersama, mereka sangat kompak, mungkin karena usia mereka hanya selisih 2 tahun saja.


Saat mereka ingin sarapan dan siap-siap berangkat ke kantor.


"Sayang! bahan makanan di kulkas kosong, aku belum sempat belanja," kata Nayla dengan raut wajah lesu.


"Yah! Sudahlah, kita sarapan diluar saja, tidak usah di buat repot," jawab Rio santai.


"Oce," sambut Nayla kegirangan.


"Tapi nanti sempatkan belanja donk, setiap kali aku datang, tidak pernah ada makanan," tegur Rio.


"Ehehehehe, Nayla cengengesan"


"Apa perlu di temani?" Tanya Rio


"Mungkin yah!" Jawab Nayla manja.


Si mantan pembalap itu hanya senyum-senyum saja.


Akhirnya, dua sejoli itu pun bergegas mencari sarapan di luar, kemudian lelaki itu mengantarkan Nayla ke R.S dan Rio pun menuju gedung kantornya.


......


Di waktu yang sama. Jefri dan Dewi juga sarapan bersama.


Nyonya besar itu terlihat selera makannya hilang. Makanan itu lebih senang di aduk daripada di makan.


Sedangkan Jefri makan dengan santainya.


"Kenapa tidak di makan?" Tegur Jefri.


"Mama ingin sakit dan cepat mati," jawab Dewi berlebihan.


"Yah sudahlah papa berangkat."


"Jadi papa merestui hubungan mereka...hiks...hiks..." kata Dewi langsung menangis.


"Jika mereka sudah berjodoh, apa yang bisa kita lakukan," jawab tegas Jefri.


"Sebisa mungkin kita cegah donk pah! Papa senang yah? Rio dalam celaka," Ucap dewi.


"Papa masih banyak urusan mah, terserah anak itu dia ingin menikah dengan siapa,"


Jawab Jefri lalu pergi meninggal istrinya di ruang makan, kemudian bergerak menuju kantor bersama supir pribadinya.


Di dalam mobil, Jefri berpikir tentang Rio.


"Baiklah! papa akan tunggu rencanamu, jika Nayla memang benar cinta sejati kamu. Papa akan merestui kalian, tapi jika tidak! jangan salahkan papa mengambil tindakan tegas," gumam Jefri dalam hati.


Sosok pria tua itu mulai menyadari seperti apa arti sebuah balas budi kepada orang yang sudah rela menjadi landasan kesuksesan karirnya.


.....


.....


ONERACE


Rio terlihat sibuk di meja kerjanya, melihat paket-paket wedding mewah. Lelaki itu, seolah-olah tutup mata dan telinga jika hubungannya belum mendapat restu yang benar-benar sah dari kedua orang tuanya, terlebih-lebih dari ibunya, Dewi Kumala.


...


Di waktu istirahat Rio dan Nayla sibuk bertelpon ria dengan mesranya;


"Sayang! Nanti kita lihat sama-sama di rumah yah! Versi pernikahan seperti apa yang kamu mau yah! kamu juga bebas memilih ingin bulan madu dimana sayang," Ucap Rio sambil senyum-senyum.


"Aku mau kita nikah di Bulan beb! bisa tidak yah?" jawab Nayla bercanda diringi tawanya yang ngakak 🤣😀.


"Beb, kamu lama-lama minta di p*rkosa deh! Gemesh gue, ngomong serius di candain," jawab Rio.

__ADS_1


"Kalau my boyfriend yang paksa enyak tuh!"


"Ahahahaha" tawa Rio kesenangan.


••••••


••••••


Rio tidak perduli dengan tanggapan orang tuanya. Mereka setuju ataupun tidak setuju, lelaki itu sudah bertekad untuk menikahi Nayla. Melangkah lebih cepat.


Rio ingin menunjukkan kepada orangtuanya bahwa tidak semua keinginan mereka bisa terwujud, karena ia merasa dirinya berhak untuk memilih jalan hidupnya sendiri.


••••••


••••••


Waktu berlalu hingga sore pun tiba...


Gadis itu tetap semangat dan ceria saat menghadapi para pasien baik muda maupun tua, Merawat dan memberi semangat orang-orang yang lemah adalah tujuan hidupnya, sekaligus untuk menyemangati dirinya juga.


Nayla sudah berjanji sejak kecil, jika penyakit kulitnya sembuh dia akan menjadi seorang perawat. Berapa pun upahnya akan diterima dengan ikhlas. Bersih hati dan tujuannya itu yang membuat sang gadis masih dilindungi, Karena Nayla adalah ceriman Abimayu (alm) yang selalu tulus membantu.


Sifat ini yang terlihat jelas oleh Rio dan Excel sehingga membuat kedua pria itu berhasrat besar ingin memilikinya. Bagi pria-pria itu, jarang menemukan gadis seperti Nayla, meski terkadang sifat-sifat kocak dan kejahilan wayang kekeknya terlihat menggemaskan...


Setiap pasien-pasien yang sembuh akan selalu berpamitan kepada suster Nayla, dan diantara mereka yang mampu juga memberikan gift (hadiah) manis untuknya tanda ucapan terima kasih.


"Huuffft! lelah juga yah! Tapi hatiku senang," ucap gadis itu.


(Nayla selalu mengganti pakain setiap pulang dari R.S. karena tujuannya terkadang tidak langsung kerumah, ia bisa singgah sana-sini atau naik angkutan umum dan berdampingan dengan banyak orang)


....


....


Saat berjalan menuju Absen (finger) ia membaca selebaran pengumuman bagi karyawan baru.


"Hmmm lepas training akan ada shift malam," gumamnya dalam hati.


.....


.....


Saat keluar dari area R.S


"Tin...tin..." Bunyi klekson menegur Nayla,


sebuah mobil bagus terparkir di hadapannya.


Gadis itu terkejut dan merasa seperti tidak asing dengan mobil itu.


Seorang wanita bergegas turun dari mobilnya dan datang menghampiri Nayla.


Lalu berdiri tepat di hadapan si perawat itu.


"Diana" ucap Nayla shok melihat wanita itu dengan penampilan berhijab sempurna terlihat manis serta anggun.


"Ahahaha, saya sengaja turun loh! agar kamu lebih jelas melihat diriku, ayo naik (membuka-kan pintu mobil) Aku ingin mengajakmu makan malam," kata Diana sambil senyum-senyum bahagia.


Nayla masih terlihat kebingungan tapi dia mengukut saja.


Di dalam mobil, Nayla banyak mengajukan pertanyaan yang membuat dirinya penasaran.


Namun Diana hanya menjawab;


"Sebentar lagi kita akan sampai, tenang! Semua jawabanmu akan segera terjawab" jawab Diana.


Tak berapa lama keduanya sampai lalu Diana memesan menu-menu enak dan spesial khusus untuk Nayla.


Kemudian mulai menceritakan maksud dan tujuannya.

__ADS_1


"Pertama-tama, Diana ingin mengucapkan 'Alhamdulillah' dan terima kasih kepada kamu Nayla karena saya dan mas Excel bisa Rujuk kembali."


"Alhamdulillah" sambut haru Nayla sampai menutup kedua mulutnya.


"Saya sudah pasrah dan ikhlas jika mas Excel menceraikan saya. Mungkin jodoh kami tidak panjang.


Malam itu sebagai manusia lemah, pikiran saya benar-benar hancur dan sangat panik, karena mas Excel akan datang membawa berkas surat perceraian kami, kebetulan malam itu pula, putri saya sedang demam tinggi, tapi saya tidak membawanya ke rumah sakit, Cukup memanggil seorang Dokter.


Anak saya terus mengigau memanggil- manggil papanya karena sangat rindu.


Aku beneran enggak bisa membendung airmataku. Airmata itu terus melelah mendengar seruan putriku yang memanggil kata-kata 'papa'.


Rasanya aku ingin menjerit dan bunuh diri saja malam itu. Karena kebodohan dan kesalahanku lah anakku menjadi korban akan perpisahannya kepada sosok ayah yang ia sayangi.


Akhirnya mas Excel datang malam itu.


Ia menyaksikan sendiri kondisi anaknya.


Tanpa kami sadari, kami sangat kompak mengasuh putri kami malam itu. Hingga suhu tubuhnya normal kembali dan tertidur dengan pulas.


Setelah itu kami berbicara 4 mata diruang tamu.


Saya bertanya kepada mas Excel;


"Bagian mana yang akan di tanda tangani mas,?"


Mas Excel diam saja, lalu tangannya mengambil berkas itu dari dalam tasnya, tapi ia tidak memberikan pulpen.


Dan tak berapa lama saya sangat terkejut.


Masa Excel merobek berkas itu sambil berkata;


"Demi putri kita perceraian ini batal, kita rujuk kembali"


Saat itu juga seluruh tubuh ini terasa kaku dan sangat bahagia.


Reflek langsung memeluk mas Excel meski awalnya ia ragu akhirnya dia menyambut pelukanku.


B E R S A M B U N G


...


...


...


...


Hi reader tersayang.


terima kasih sudah membaca sampai part ini yah!


Lonaca Novel yang memakai alur lambat,


mohon maaf! jika diantara kalian kurang berkenan. Tujuannya agar para pembaca sedang membaca novel bukan cerpen.


Author mengakui jika cerita model seperti ini kurang Hits di MT. Tapi tenang saja! Author tetap semangat menuntaskannya sampai ending.


......


SPOILER;


📣📣 Perhatian-perhatian! sebentar lagi kita akan memasuki part SERU DAN MENEGANGKAN buat emak-emak di larang keras, BAPER berlebihan yah!...


wkwkwkwkwkwkkwkwk😂


.


.

__ADS_1


.


🕯VOTE 🕯LIKE🕯 STAR 5 🕯COMMENT🕯FOllOW🕯FAVORIT


__ADS_2