
Pagi pagi sekali xiao lie sudah berada di tengah hutan ditemani Meng yao dan dua puluh pengawal yang mengikutinya
Xiao lie nekat pergi ke hutan untuk mencari bibit bawang bawangan dan bumbu dapur lainnya
Rencananya ia akan membudidayakan semuanya sendiri
Karena sejauh ini ia belum pernah menemukan dan melihat orang memakai bumbu dapur selain garam dan gula
Rasanya lidah xiao lie sudah hampir sekarat karena makanan hambar yang harus ia konsumsi setiap hari
Dan tebakan xiao lie ternyata benar
Di dalam hutan, bawang bawangan dan rempah rempah dapur sangat melimpah ruah
Bahkan Meng yao menganggap itu semua hanyalah rumput liar
Sungguh bodoh sekali orang orang ini pikir xiao lie
Tanpa banyak pertimbangan Xiao lie memerintahkan semua pengawal untuk membantu memanen semua temuannya
Setelah semua keranjang pengikutnya penuh xiao lie menghentikan kegiatannya
Ia rasa semuanya sudah cukup
Nanti sesampainya ia di rumah ia akan menanam benihnya kemudian mengajari koki di dapur cara menggunakan bahan bahan masakan ini
Di perjalanan pulang tanpa sengaja xiao lie melihat seorang lelaki tergeletak di bawah pohon. Karena merasa orang itu butuh bantuan xiao lie pun mendekatinya
Sesampainya xiao lie di dekatnya, ia di buat terpana dengan paras rupawan lelaki itu
Tepatnya mungkin remaja, walaupun di beberapa wajahnya terdapat beberapa lebam
Tapi itu semua tak menghapus ketampanannya sedikitpun
" Hey ...... bangunlah, kau tak apa ?" tanya xiao lie sambil menggoyangkan tubuh pemuda itu
" Sepertinya dia pingsan nona....." jawab Meng yao yang ikut duduk di sebelah xiao lie
" Tapi sepertinya pemuda ini cukup familiar nona" tambah Meng Yao seraya mencoba mengingat ingat
" Siapa? apa kau mengenalnya jie jie?"
" Hehehe..... saya lupa nona"
Xiao lie mendengus saat mendengar Jawaban Meng Yao
Ia kemudian mengambil botol minum dan mengusap wajah pemuda itu dengan air
Dan dapat xiao lie lihat pemuda itu mengerjap kan matanya
" Hey akhirnya kau bangun juga, apa kau butuh sesuatu, rumah mu dimana biar ku antar, apa tubuhmu terluka parah?" tanya xiao lie beruntun
Pemuda itu yang ternyata adalah putra mahkota kekaisaran Neverland terdiam melihat gadis cantik yang terus berceloteh di depannya
Ah bukan cantik saja, gadis di depannya teramat sangat cantik dan menggemaskan
Ia bisa melihat lesung pipinya saat gadis itu tersenyum
__ADS_1
dua puluh tahun ia hidup tak pernah sekalipun ia merasa tertarik dan gugup di depan seorang wanita apalagi di depannya ini hanyalah gadis kecil
Kalau Cheng lan sampai tau, mungkin dia akan di tertawakan sepanjang hari
Ehemm
Xuan Yi berdehem untuk menormalkan detak jantungnya dan wajahnya sekarang mulai memanas
" Ada apa? mana yang sakit, kenapa wajahmu merah sekali?" tanya xiao lie seraya mengelus pipi Xuan Yi
Tak tau saja xiao lie apa yang tengah ia lakukan malah memperburuk kondisi Xuan Yi
Meng yao sendiri menggaruk tengkuknya kikuk seraya menatap pengawal yang memalingkan wajahnya ke arah lain
Kepolosan nona mudanya sungguh membahayakan
" Emmmm itu nona......nona tak boleh memegang wajah pria seperti itu " cicit Meng yao tak enak hati
Xuan Yi melirik tak suka mendengar ucapan wanita yang berada di samping gadis kecilnya
Ehh.... gadis kecilnya?
" Sepertinya aku sudah terjerat dengan pesonamu gadis kecil" batin Xuan Yi
Xiao lie sendiri melepaskan tangannya dari wajah pemuda yang ia tolong dan menatap jie jie nya tanda tak mengerti
Tapi karena jie jie tak kunjung membuka suara xiao lie kembali menaruh perhatiannya kepada pemuda itu
" Kenapa kau tak menjawab pertanyaan ku?"
" Siapa kau.....?" tanya Xuan Yi dingin
Xiao lie meringis tak enak mendengar nada dingin dari pria di depannya
" Namaku xiao lie....."
Xuan Yi tersenyum tipis nyaris tak terlihat, tapi Xiao lie dapat dengan jelas melihat itu semua
" Aku......"
Belum sempat Xuan Yi menjawab Cheng lan dan rombongannya datang
Dalam hati Xuan Yi mengumpat
" Kenapa datang sekarang sih.....?" batin Xuan Yi
Sebelum Cheng lan dan rombongannya akan memberi hormat, Xuan Yi memberikan kode agar mereka tak melakukan itu
Xuan Yi ingin lebih dekat dengan gadis kecil di depannya. Bukan tak mungkin kalau gadis kecil ini akan lari begitu mengetahui status nya. Karena bisa Xuan Yi tebak gadis kecil di depannya bukanlah orang biasa melihat dua puluh orang yang mengawalnya dan di temani pelayan pribadi
Bahkan nona nona bangsawan belum tentu mendapatkan pengawalan sebanyak ini
" Aku harus pergi gadis kecil...... sampai jumpa" ucap Xuan Yi setelah mengecup dahi xiao lie cukup lama
Sementara yang dikecup tengah mematung sembari memegangi dahinya
" Jie Jie.....apa aku baru saja di lecehkan?" tanya xiao lie dengan linglung
__ADS_1
Meng yao meringis saat mendengar ucapan nona nya yang berlebihan
Tapi jika dipikir-pikir pemuda itu memang keterlaluan
Baru bertemu saja sudah berani mencium anak gadis, gadis kecil pula
" Hehehe......itu kecupan sayang nona, ayo kita pulang. Matahari sudah semakin terik"
Xiao lie pun mengangguk dan menuruti Jie Jie nya
Walaupun ia masih sedikit linglung
Bagaimana pun juga jiwanya adalah jiwa gadis dewasa dan tentu saja ia sudah mengerti yang namanya cinta cintaan
Tak terasa kini xiao lie sudah sampai di kediamannya
Karena terlalu lelah xiao lie langsung jatuh tertidur tanpa membersihkan dirinya terlebih dahulu
Sementara di istana Neverland
Xuan Yi, putra mahkota kekaisaran Neverland tengah tersenyum senyum sendiri sembari memegangi kedua pipinya
Cheng lan bergidik ngeri melihat kelakuan junjungannya
Entah apa yang sudah terjadi di hutan tadi sampai sampai membuat putra mahkota yang terkenal dengan sifat dingin dan cueknya itu tersenyum bahagia
Karena terlalu asyik melihat kelakuan junjungannya. Cheng lan sampai tak menyadari kedatangan wanita nomor satu di kekaisaran ini Permaisuri Xuan Li mei
" Maafkan hamba tak menyadari kedatangan permaisuri...." ucap Cheng lan seraya membungkukkan tubuhnya
" Tak apa tapi tunggu dulu, kenapa dengan anak itu?" tanya permaisuri Li Mei
" Hamba juga kurang tau yang mulia, sepulang dari hutan putra mahkota sudah seperti itu"
" Apa putraku kerasukan iblis? cepat panggil pendeta" teriak Permaisuri Li mei
Xuan Yi yang mendengar teriakan ibundanya pun terkejut dan tersadar dari lamunannya
" Ada apa bunda? kenapa ibunda berteriak?" tanya Xuan Yi dengan polosnya
Karena kesal permaisuri Li mei memukul lengan putranya dengan brutal
" Kenapa kenapa.....kau itu yang kenapa?"
" Memang ada apa denganku?" tanya Xuan Yi tak mengerti
" Kau kerasukan iblis bodoh...." teriak Permaisuri Li mei
Xuan Yi menatap ibundanya dengan cengo
Bagaimana bisa ibundanya bisa berpikir seperti itu
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
__ADS_1
See you next time 🥰🥰🥰