
Xiao lie sebenarnya tak terlalu kencang memanggil orang yang tengah duduk di pojokan itu
Tapi karena suasana tempat makan yang lagi hening, suaranya menjadi lebih kencang
Xiao lie meringis tak enak kepada kedua orang yang berjalan menuju arahnya, apalagi satu orang yang masih dimeja masih terbatuk-batuk karena tersedak makanannya
" Maaf mengganggu kalian dan membuat kalian terkejut" ucap xiao lie
Pria di depan xiao lie yang bernama Kevin xu itu hanya mengangguk dan tersenyum tipis
Sementara yang berdiri satu langkah di belakangnya tersenyum lebar dan menyahuti ucapannya
" Tak apa nona xiao lie, kami senang bertemu denganmu kembali
Tapi ngomong-ngomong ada perlu apa nona memanggil tuan saya?" tanya pria di belakang Kevin
Seketika xiao lie baru teringat dengan tujuannya memanggil pria pria ini
" Itu tuan, sebelumnya maaf bolehkah kami ikut menggunakan tempat makan ini
Jiejie dan orang orang saya butuh istirahat dan makan
Dari sini sepertinya sangat kau kalau mencari tempat makan lagi"
Kevin langsung menganggukkan kepalanya tanda menyetujui permintaan Xiao lie lalu kembali ke mejanya
Sedangkan xiao lie tersenyum senang dan mengajak Feng ran dan dua pengawal beserta pak kusir untuk makan bersamanya
Di meja Kevin, ketiga orang itu menatap takjub xiao lie yang dengan santainya makan bersama orang yang tak selevel dengannya
" Kupikir tuan Hao hanya mengada-ngada tentang kebaikan nonanya, tetapi ternyata ucapannya kala itu tak bohong sama sekali tuan" ucap pria di sebelah Kevin
Kevin sendiri hanya tersenyum simpul tapi tak mengalihkan perhatiannya sama sekali
" Kau benar, aku sebagai pria pencinta wanita dan sudah menaklukkan beribu ribu wanita tapi hanya nona xiao lie seorang yang mampu membuatku hampir mati tersedak" ucap pria yang lainnya
Sedangkan temannya yang diajak berbicara hanya memutar bola matanya malas
Setiap hari ia sampai nyaris muntah darah menghadapi tingkah konyol dan kenarsisan teman satu perjuangannya itu
" Menarik......" ucap Kevin dengan senyum tipisnya
Dua orang yang duduk di depannya saling pandang kemudian menatap tuannya horor
Hebat.....satu hari ini tuannya sudah mengeluarkan satu kata dan itu lagi lagi karena nona xiao lie
Sedangkan xiao lie yang merasa tengah diperhatikan menghentikan makannya sejenak dan menatap sekitar
Ternyata ketiga orang yang memberinya tempat untuk singgah sedang menatapnya
__ADS_1
Xiao lie pun balik menatap mereka lalu tersenyum sopan kepada mereka
Setelah menyelesaikan makanannya Xiao lie dan rombongannya pun pergi meninggalkan tempat makan
Tapi sebelum itu xiao lie menghampiri meja tuan Kevin untuk mengucapkan terimakasih
Entah kenapa xiao lie merasa tuan Kevin bukanlah orang sembarangan
Dari wajah perilaku dan auranya pun amat berbeda dan Xiao lie sendiri entah kenapa merasa segan dengannya
Padahal kalau dipikir pikir dengan orang tertinggi di Neverland saja ia tak ada takut-takut nya
Tapi berbeda jika dengan tuan Kevin, ia merasa sedikit terintimidasi dengan auranya
" Tuan tuan terimakasih sudah memberikan saya izin untuk ikut makan bersama kalian
Kalau kalian ada waktu kalian bisa mampir ke gubuk saya, bukankah tuan Kevin datang ke Neverland karena ada urusan dengan Hao Gege?" tanya xiao lie
Xiao lie berbicara seperti itu karena beberapa hari yang lalu ia sendiri yang mengurus dokumen kerjasama dengan Westland yang diwakili oleh tuan Kevin
" Apakah boleh nona....?" tanya salah satu pria bawahan Kevin
Xiao lie pun menganggukkan kepalanya tapi sebelum menjawab Kevin sudah lebih dulu berbicara
" Terimakasih nona, tapi kami sudah bertemu Hao Mei tadi pagi" jawab Kevin dengan nada datarnya
" Oh baiklah, lain kali kalian bisa main ke kediaman
Xiao lie pun pergi meninggalkan tempat makan meninggalkan ketiga orang yang tengah menatapnya kagum
Kagum akan keramahan dan kepintaran gadis kecil yang cantik jelita itu
*****
" Jiejie kita jalan jalan dulu, aku sedang bosan" ucap xiao lie seraya menyenderkan kepalanya di pundak Feng ran
" Nona ingin pergi kemana ?" tanya Feng ran
" Ke pasar saja Jiejie....." Feng ran pun memerintahkan kusir untuk pergi menuju pasar terbesar di ibukota
Sesampainya disana xiao lie tak turun dari kereta kudanya, ia hanya ingin melihat lihat saja
Sejauh mata memandang, pasar paling besar ini di dominasi oleh toko toko miliknya
Dan bangunannya sudah sesuai dengan apa yang xiao lie inginkan
Minimalis dengan nuansa rumah kayu
Toko xiao lie berlantai dua, lantai atas sebagian untuk tempat private dan sebagian lagi untuk tempat istirahat
__ADS_1
Sedangkan di lantai satu tempat beroperasinya toko
Di depan toko xiao lie juga mendesain halaman tokonya yang sempit dengan lahan hijau berikut dengan bunga-bunga mawar yang berwarna warni
Sudah menjadi rahasia umum kalau Xiao lie amat menyukai bunga mawar
Disetiap tokonya selalu ada tanaman mawar baik di dalam toko maupun di luar
" Toko toko anda sudah bertebaran dimana-mana nona, bahkan semuanya meraup keuntungan yang besar" ucap Feng ran memecahkan keheningan
Xiao lie pun tersenyum simpul tapi perkataan Feng ran cukup mengganggu pikirannya
Memang benar kalau tokonya selalu untung bahkan uangnya pun sudah tak terkira lagi
Justru itu yang membuatnya kebingungan
Xiao lie harus memutar otaknya lagi agar uang uangnya tak menumpuk dengan sia-sia
Kalau dipikir-pikir xiao lie sudah menguasai perekonomian Neverland tapi itu hanya karena perdagangannya bukan yang lain
Sepertinya ia harus keluar dari zona nyamannya sekarang
Tapi apa yang harus ia lakukan?
Feng ran yang melihat Xiao lie melamun terdiam beberapa saat, nonanya pasti sedang mencari ide-ide baru untuk usahanya
" Apa yang anda pikirkan nona ?" tanya Feng ran
" Aku sudah berpikir bagaimana caraku menghabiskan semua uangku jiejie" jawab Xiao lie dengan raut wajah seriusnya
Feng ran sendiri hampir saja menjatuhkan rahangnya mendengar alasan nonanya yang tampak berpikir terlalu keras
" Bagaimana kalau aku membuka lahan pertanian nona, Bukankah sawah dan ladang kita di bawah bukit selalu panen dengan keadaan yang memuaskan?" tanya xiao lie dengan antusias
Feng ran terdiam sejenak lalu menganggukkan kepalanya " Lalu nona ingin menanam apa, lagipula kita tak memiliki lahan untuk pertanian"
" Itu masalah gampang, nanti aku bisa meminta Hao Gege untuk mencari lahannya"
" Yah terserah anda nona, semoga saja rencana anda berhasil" ucap Feng ran dengan senyum tulusnya
Xiao lie pun mengangguk dan kembali berkutat dengan pikirannya ia tengah berpikir hal apa yang akan membuatnya untung nanti
Dan tentu saja harus berbeda dengan yang lainnya
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
__ADS_1
See you next time 🥰🥰