
Pagi hari menyapa, Xiao lie perlahan mulai membuka matanya karena merasa tidurnya tak nyaman
Padahal niat hatinya ingin bangun siang karena tak ada kegiatan tapi ia merasa dipeluk dengan erat sampai-sampai membuatnya sesak nafas
Dengan masih mengumpulkan nyawanya yang masih terpencar di alam mimpi, xiao lie sedikit demi sedikit berusaha membuka mata
Hal yang pertama ia lihat adalah tangan kekar yang melilit perutnya, awalnya ia mau melanjutkan tidurnya begitu mengetahui itu tangan manusia
Tapi beberapa saat kemudian matanya melotot dan spontan melirik ke samping tempat tidurnya
Wajah tampan Kevin lah yang ia lihat, sebenarnya ia ingin marah karena ketidaksopanan nya tapi apalah daya
Dirinya malah gagal fokus melihat ciptaan Tuhan yang begitu luar biasa
Kalau orang-orang Neverland mengagungkan Xuan Yi sebagai pria tertampan, lalu apa kabar dengan putra mahkota dari kerajaan Westland ini?
Andai dia tak memakai topengnya saat di luaran sana, pastilah dia akan dikejar-kejar para gadis
Tapi itu sebuah keberuntungan sih untuknya
Tanpa sadar jemari kecil Xiao lie meraba-raba wajah tampan milik Kevin
Masih tak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini, entah sejak kapan rasa itu mulai tumbuh
Rasa yang bahkan tak pernah ia rasakan bersama Xuan Yi atau lelaki manapun
" Sudahi kegiatan mu ini gadis nakal" ucap Kevin yang tiba-tiba bersuara dengan suara seraknya
Xiao lie tentu saja terkejut, padahal mata pria di depannya ini masih tertutup dan ia kira masih tertidur tapi nyatanya.....
" Sejak...... sejak kapan kamu bangun?" tanya Xiao lie gugup
" Sejak kamu meraba-raba wajahku" jawab Kevin dengan entengnya
" Baiklah baiklah aku minta maaf karena menggangu tidurmu,tapi tuan muda
Bukankah tidak sopan bersikap seperti ini?
Anda tiba-tiba saja masuk ke dalam kamar seorang gadis dan menyelinap tidur dengannya
Bagaimana jika hal ini diketahui orang lain?" sarkas Xiao lie, lain di mulut lain di tubuh
Mulutnya berkata sarkas, tapi tubuhnya malah dengan nyamannya membalas pelukan dari Kevin
" Ya mau bagaimana lagi? aku begitu merindukan gadisku ini
Dan kalau ada orang yang tau, ya tidak masalah
Mungkin kita akan langsung dinikahkan nantinya, bukankah itu bagus?" goda Kevin
__ADS_1
" Itu mah kemauan kamu, lebih baik cepat pergi sebelum yang lainnya melihat mu disini tuan"
" Tunggu sebentar, aku masih rindu
Dan juga bisakah tidak memanggilku tuan lagi? bukankah kita sudah sepakat kemarin?"tuntut Kevin
" baiklah baiklah, yang mulia putra mahkota Xu....... cepatlah pergi sebelum yang lain melihatnya"
" Rupanya kamu mau dihukum ya gadis nakal?" ucap Kevin, tangan yang semula memeluk erat perut gadisnya kini berpindah ke area pinggang dan menggelitikinya
Xiao lie yang mendapat serangan mendadak itu sontak kegelian dan berusaha melepaskan diri, namun apa daya tubuhnya yang mungil ini tentu saja tak kuasa melawan tubuh besar milik Kevin
" Haaaaa......Huaa ampun ampun Kevin, hentikan hentikan ini sungguh geli
Hahaha.....haaa sudah hentikan, kumohon Hahaha ampun Kevin hiks ampun
Hahaha hiks hiks ampun Hahaha ampun hentikan ini hiks"
" Masih berani nakal hmmmm?" goda Kevin, tangannya masih senantiasa menggelitik kesana kemari
" Tidak, sungguh tidak Hiks ampun" isak Xiao lie yang tanpa sadar menangis karena terlalu banyak tertawa
Kevin yang melihat itu tentu saja menghentikan kegiatannya dan mengusap air mata gadisnya yang keluar
" Maafkan aku, aku tak bermaksud membuat mu menangis lie" ucap Kevin yang kini diliputi rasa bersalah
" Tidak, tapi jangan lakukan itu lagi
Beberapa saat kemudian, Kevin pun bangkit dari tempat tidur dan merapikan diri
Ia harus pergi sebelum orang-orang gadisnya tau keberadaannya
" aku akan kembali ke istana Neverland, pagi ini akan diadakan rapat dan malam nanti akan digelar pesta sebagai penutupan
Nanti bersiaplah, Will dan Josh akan menjemput mu"
" Kamu mengajakku ke istana?" tanya Xiao lie tak yakin
" Tentu saja, ini saatnya kamu menunjukkan kekuasaan mu lie
Tenang saja, ada aku di belakang mu
Tak akan terjadi apapun, percaya padaku ya?" yakin Kevin yang diangguki dengan ragu oleh xiao lie
" Semoga saja tak terjadi sesuatu yang buruk"batin Xiao lie setelah melihat kepergian Kevin
Saat ini Kevin sudah berjalan santai di lorong paviliun yang ia tempati
Hanya butuh beberapa menit agar ia sampai di istana ini, tentu saja itu semua berkat kelebihannya
__ADS_1
Belum sempat ia membuka pintu kamarnya, ia sudah dikagetkan dengan ketiga pelayannya yang berdiri dengan wajah yang tak enak
" Sudah puas yang mulia putra mahkota?"geram Zhong li
Padahal ingin sekali rasanya ia memukul kepala junjungannya agar cepat waras dan tak membuat masalah
Tapi mana berani dia.....
" Hmm" jawab Kevin, kemudian berlalu pergi meninggalkan ketiganya dan memasuki kamar
Ketiga orang yang ditinggalkan menatap kepergian Kevin dengan muka yang sungguh tak mengenakkan
" Bisakah aku pensiun dini?" gumam William
" Bisa, setelah itu kau akan dipekerjakan sebagai kusir di istana oleh putra mahkota" jawab Zhong li
Kemudian pergi meninggalkan Will dan Josh untuk membantu junjungannya bersiap
" Kenapa nasib kita semengerikan ini?" keluh William lagi
" Bukan kita, nasibmu saja kali " celetuk Josh lalu pergi meninggalkan Will
Sementara Will yang ditinggalkan seorang diri sudah mencak-mencak tak jelas, dan ikut pergi entah kemana
Yang pasti ia harus mencari makanan untuk memperbaiki harinya yang suram
" Anda tampak bugar dan semangat hari ini yang mulia" ucap Zhong li, tangannya senantiasa menyabuni punggung junjungannya
Biasanya junjungannya itu akan memejamkan mata dengan wajah yang kebosanan bahkan seringkali tertidur saat ia membantunya bersiap
Tapi sekarang lihatlah, dia bahkan bermain air seperti anak kecil namun masih dengan raut wajah datarnya
" Dia......membawa kebahagiaan" ucap Kevin
Zhong li dalam hati mendengus, ditanya apa dijawab apa
Untung saja ia sudah terlatih sedari kecil jadi ia mengerti maksud perkataan junjungannya
" Nona xiao lie memang membawa aura positif dan kebahagiaan bagi orang-orang di sekelilingnya yang mulia
Saya turut senang jika andapun bisa merasakan kebahagiaan yang dipancarkan oleh nona xiao lie itu" jawab Zhong li
Kevin tak menjawab ucapan Zhong li namun dalam hati ia membenarkan itu semua
Ia lalu menyudahi acara mandinya dan meninggalkan pemandian berikut orang yang membantunya
Zhong li lagi-lagi hanya bisa mengelus dadanya agar lebih bersabar lagi
Entah harus bagaimana ia mengekspresikan suasana hatinya saat ini
__ADS_1
Tapi yang pasti tinggal tunggu beberapa waktu lagi mungkin es batu yang menjadi majikannya itu akan mencair dan menjadi air hangat sepenuhnya
Tinggal tunggu saja.....