Love In The Palace

Love In The Palace
Episode 96


__ADS_3

Pagi hari menyapa, Xiao lie perlahan mulai membuka matanya karena merasa tidurnya tak nyaman


Padahal niat hatinya ingin bangun siang karena tak ada kegiatan tapi ia merasa dipeluk dengan erat sampai-sampai membuatnya sesak nafas


Dengan masih mengumpulkan nyawanya yang masih terpencar di alam mimpi, xiao lie sedikit demi sedikit berusaha membuka mata


Hal yang pertama ia lihat adalah tangan kekar yang melilit perutnya, awalnya ia mau melanjutkan tidurnya begitu mengetahui itu tangan manusia


Tapi beberapa saat kemudian matanya melotot dan spontan melirik ke samping tempat tidurnya


Wajah tampan Kevin lah yang ia lihat, sebenarnya ia ingin marah karena ketidaksopanan nya tapi apalah daya


Dirinya malah gagal fokus melihat ciptaan Tuhan yang begitu luar biasa


Kalau orang-orang Neverland mengagungkan Xuan Yi sebagai pria tertampan, lalu apa kabar dengan putra mahkota dari kerajaan Westland ini?


Andai dia tak memakai topengnya saat di luaran sana, pastilah dia akan dikejar-kejar para gadis


Tapi itu sebuah keberuntungan sih untuknya


Tanpa sadar jemari kecil Xiao lie meraba-raba wajah tampan milik Kevin


Masih tak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini, entah sejak kapan rasa itu mulai tumbuh


Rasa yang bahkan tak pernah ia rasakan bersama Xuan Yi atau lelaki manapun


" Sudahi kegiatan mu ini gadis nakal" ucap Kevin yang tiba-tiba bersuara dengan suara seraknya


Xiao lie tentu saja terkejut, padahal mata pria di depannya ini masih tertutup dan ia kira masih tertidur tapi nyatanya.....


" Sejak...... sejak kapan kamu bangun?" tanya Xiao lie gugup


" Sejak kamu meraba-raba wajahku" jawab Kevin dengan entengnya


" Baiklah baiklah aku minta maaf karena menggangu tidurmu,tapi tuan muda


Bukankah tidak sopan bersikap seperti ini?


Anda tiba-tiba saja masuk ke dalam kamar seorang gadis dan menyelinap tidur dengannya


Bagaimana jika hal ini diketahui orang lain?" sarkas Xiao lie, lain di mulut lain di tubuh


Mulutnya berkata sarkas, tapi tubuhnya malah dengan nyamannya membalas pelukan dari Kevin


" Ya mau bagaimana lagi? aku begitu merindukan gadisku ini


Dan kalau ada orang yang tau, ya tidak masalah


Mungkin kita akan langsung dinikahkan nantinya, bukankah itu bagus?" goda Kevin

__ADS_1


" Itu mah kemauan kamu, lebih baik cepat pergi sebelum yang lainnya melihat mu disini tuan"


" Tunggu sebentar, aku masih rindu


Dan juga bisakah tidak memanggilku tuan lagi? bukankah kita sudah sepakat kemarin?"tuntut Kevin


" baiklah baiklah, yang mulia putra mahkota Xu....... cepatlah pergi sebelum yang lain melihatnya"


" Rupanya kamu mau dihukum ya gadis nakal?" ucap Kevin, tangan yang semula memeluk erat perut gadisnya kini berpindah ke area pinggang dan menggelitikinya


Xiao lie yang mendapat serangan mendadak itu sontak kegelian dan berusaha melepaskan diri, namun apa daya tubuhnya yang mungil ini tentu saja tak kuasa melawan tubuh besar milik Kevin


" Haaaaa......Huaa ampun ampun Kevin, hentikan hentikan ini sungguh geli


Hahaha.....haaa sudah hentikan, kumohon Hahaha ampun Kevin hiks ampun


Hahaha hiks hiks ampun Hahaha ampun hentikan ini hiks"


" Masih berani nakal hmmmm?" goda Kevin, tangannya masih senantiasa menggelitik kesana kemari


" Tidak, sungguh tidak Hiks ampun" isak Xiao lie yang tanpa sadar menangis karena terlalu banyak tertawa


Kevin yang melihat itu tentu saja menghentikan kegiatannya dan mengusap air mata gadisnya yang keluar


" Maafkan aku, aku tak bermaksud membuat mu menangis lie" ucap Kevin yang kini diliputi rasa bersalah


" Tidak, tapi jangan lakukan itu lagi


Beberapa saat kemudian, Kevin pun bangkit dari tempat tidur dan merapikan diri


Ia harus pergi sebelum orang-orang gadisnya tau keberadaannya


" aku akan kembali ke istana Neverland, pagi ini akan diadakan rapat dan malam nanti akan digelar pesta sebagai penutupan


Nanti bersiaplah, Will dan Josh akan menjemput mu"


" Kamu mengajakku ke istana?" tanya Xiao lie tak yakin


" Tentu saja, ini saatnya kamu menunjukkan kekuasaan mu lie


Tenang saja, ada aku di belakang mu


Tak akan terjadi apapun, percaya padaku ya?" yakin Kevin yang diangguki dengan ragu oleh xiao lie


" Semoga saja tak terjadi sesuatu yang buruk"batin Xiao lie setelah melihat kepergian Kevin


Saat ini Kevin sudah berjalan santai di lorong paviliun yang ia tempati


Hanya butuh beberapa menit agar ia sampai di istana ini, tentu saja itu semua berkat kelebihannya

__ADS_1


Belum sempat ia membuka pintu kamarnya, ia sudah dikagetkan dengan ketiga pelayannya yang berdiri dengan wajah yang tak enak


" Sudah puas yang mulia putra mahkota?"geram Zhong li


Padahal ingin sekali rasanya ia memukul kepala junjungannya agar cepat waras dan tak membuat masalah


Tapi mana berani dia.....


" Hmm" jawab Kevin, kemudian berlalu pergi meninggalkan ketiganya dan memasuki kamar


Ketiga orang yang ditinggalkan menatap kepergian Kevin dengan muka yang sungguh tak mengenakkan


" Bisakah aku pensiun dini?" gumam William


" Bisa, setelah itu kau akan dipekerjakan sebagai kusir di istana oleh putra mahkota" jawab Zhong li


Kemudian pergi meninggalkan Will dan Josh untuk membantu junjungannya bersiap


" Kenapa nasib kita semengerikan ini?" keluh William lagi


" Bukan kita, nasibmu saja kali " celetuk Josh lalu pergi meninggalkan Will


Sementara Will yang ditinggalkan seorang diri sudah mencak-mencak tak jelas, dan ikut pergi entah kemana


Yang pasti ia harus mencari makanan untuk memperbaiki harinya yang suram


" Anda tampak bugar dan semangat hari ini yang mulia" ucap Zhong li, tangannya senantiasa menyabuni punggung junjungannya


Biasanya junjungannya itu akan memejamkan mata dengan wajah yang kebosanan bahkan seringkali tertidur saat ia membantunya bersiap


Tapi sekarang lihatlah, dia bahkan bermain air seperti anak kecil namun masih dengan raut wajah datarnya


" Dia......membawa kebahagiaan" ucap Kevin


Zhong li dalam hati mendengus, ditanya apa dijawab apa


Untung saja ia sudah terlatih sedari kecil jadi ia mengerti maksud perkataan junjungannya


" Nona xiao lie memang membawa aura positif dan kebahagiaan bagi orang-orang di sekelilingnya yang mulia


Saya turut senang jika andapun bisa merasakan kebahagiaan yang dipancarkan oleh nona xiao lie itu" jawab Zhong li


Kevin tak menjawab ucapan Zhong li namun dalam hati ia membenarkan itu semua


Ia lalu menyudahi acara mandinya dan meninggalkan pemandian berikut orang yang membantunya


Zhong li lagi-lagi hanya bisa mengelus dadanya agar lebih bersabar lagi


Entah harus bagaimana ia mengekspresikan suasana hatinya saat ini

__ADS_1


Tapi yang pasti tinggal tunggu beberapa waktu lagi mungkin es batu yang menjadi majikannya itu akan mencair dan menjadi air hangat sepenuhnya


Tinggal tunggu saja.....


__ADS_2