
Xiao lie sampai di kediaman menjelang petang, ia dan Feng ran bisa melihat ketiga jiejienya tengah menunggunya di pintu masuk
" Kenapa menunggu di luar jiejie?" tanya xiao lie begitu sampai di depan mereka
" Ada yang mencari nona" jawab Feng yan
" Siapa jiejie.....?"
" Keluarga anda nona"
Xiao lie mengerutkan keningnya bingung, ada apa lagi mereka datang kemari
Begitu Xiao lie memasuki ruang tamu, ia melihat ketiga keluarganya itu tengah sibuk menikmati hidangan yang Meng Yao sajikan
" Ada apa kalian kemari?" tanya xiao lie langsung pada intinya
" Apa kami tak boleh berkunjung keponakan ku?" tanya bibi xiao lie, Jin Yao
" Aku rasa kalian memiliki tujuan tertentu hingga menyempatkan waktu untuk mengunjungi ku
Kita bicarakan langsung saja paman bibi, aku sedang lelah" jawab Xiao lie dengan nada malasnya
Paman dan bibi xiao lie saling pandang, dari sorot mata mereka Xiao lie pun sudah tau kalau mereka berniat meminta bantuannya
Dan tentu saja xiao lie yakin itu pasti masalah uang
" Usaha kami mengalami kerugian besar Xiao lie, kami tak bisa melanjutkan usaha kami kalau terus menerus begini"
" Lalu....?" saut xiao lie
" Berikan kami salah satu tokomu, kami akan merawatnya sebaik mungkin" jawab paman xiao lie dengan yakinnya
Mereka bertiga begitu yakin kalau Xiao lie akan memberikan apa yang mereka pinta
Dengan orang lain saja xiao lie begitu loyal apalagi dengan mereka yang jelas jelas keluarganya sendiri
Namun sepertinya perkiraan mereka salah.....
" Aku tidak kekurangan orang untuk mengurusnya"
Ketiga orang di depan xiao lie mengatupkan bibirnya menahan amarah, mereka tak menduga Xiao lie akan menjawab seperti itu
" Kenapa kau begitu pelit dengan keluarga sendiri xiao lie?" tanya Jin Hua dengan nada tingginya
" Aku memang seperti ini jiejie, apa kau pikir aku memberikan tokoku secara cuma-cuma kepada orang lain? jawabannya tidak jiejie
Mereka yang ku percaya mengurus tokoku adalah orang orang yang terpilih jiejie
Dan tentu saja aku tak cuma-cuma menyerahkan tokoku kepada orang lain
Kalau kalian ingin sukses dan kaya raya, berusahalah sebaik mungkin" ucap xiao lie pada akhirnya
Ia kemudian meninggalkan ketiga orang itu di ruang tamunya
Xiao lie memasuki ruang kerjanya dimana empat gegenya tengah berkumpul untuk membahas masalah pekerjaan
__ADS_1
" Ada apa nona, kenapa kau tampak tak senang?" tanya Hao Xiang kepada Xiao lie
Mereka berempat cukup bingung melihat raut wajah nonanya yang tampak kesal tidak seperti biasanya
" Tak apa Gege ada masalah sedikit tadi, apa ada masalah Gege?"
" Tidak ada nona semuanya berjalan lancar kami hanya ingin memberikan laporan rutin saja" jawab Hao Mei
" Oh baiklah besok aku akan mengurusnya, Hao Gege tadi aku bertemu tuan Kevin di jalan
Apa kerjasama kita bermasalah?"
" Tidak ada nona memangnya kenapa?" tanya Hao Mei
" Tak apa apa sih hanya saja aku sudah beberapa kali bertemu dengannya, apa ia sesantai itu Gege?"
Hao Mei terkekeh geli melihat raut penasaran dari nonanya, kalau dipikir-pikir nonanya itu bukan tipe orang yang ingin tau segala sesuatu tentang urusan orang lain.
" Menurut cerita dari dua bawahannya sih tuan Kevin memang tipe orang yang suka berpetualang nona
Dan sama seperti nona, urusan pekerjaan sebenarnya ada bagian yang mengurusnya sendiri
Jadi wajar saja kalau ia tampak santai?
Xiao lie menganggukkan kepalanya mengerti, beberapa saat kemudian ia baru teringat akan rencananya tadi saat di perjalanan pulang
" Gege aku ingin membuka lahan pertanian, bagaimana menurut kalian?" tanya xiao lie seraya menatap keempat gegenya
" Kita tak memiliki lahan yang luas nona" jawab Chu yan
" Kalau tidak punya ya tinggal beli saja, Hao Mei Gege itu tugas untukmu hehehe"
" Beli sebanyak banyaknya Gege dan juga untuk projek ini kita kerjakan setelah agenda yang tengah dikerjakan selesai" tambah Xiao lie lagi
Sontak saja keempat pria yang duduk di depannya menghembuskan nafasnya lega
Pasalnya mereka berempat sekarang amatlah sangat sibuk apalagi Hao Xiang dan Chang an yang menerima tugas pembangunan
" Bagaimana dengan renovasi toko Gege, kapan semuanya akan selesai?" tanya Xiao lie seraya menatap Chang an
" mungkin tak lama lagi akan selesai nona tapi karena desa bagian barat Neverland sedang turun hujan jadinya pengerjaan pembangunan sedikit terhambat"
" Tak apa Gege jangan dipaksakan, yang penting keselamatan pekerja terjamin
Kalau Xiang Gege bagaimana......"
" Jangan tanya saya nona, astaga semuanya butuh proses nona. Baru beberapa hari yang lalu nona menanyakannya" saut Hao Xiang dengan nada jengkelnya
Xiao lie cemberut karena omongannya terpotong, tapi ia tak mempermasalahkan semuanya begitu melihat tawa lepas keempat gegenya
Rasanya sungguh menyenangkan melihat orang di sekelilingnya bahagia
Di ruang makan istana Neverland Xuan Yi menikmati makannya dengan tak berselera
Ia masih terngiang-ngiang dengan masalah tadi pagi
__ADS_1
Bahkan ia tak mempermasalahkan kupingnya yang pengang karena omelan ibundanya dan adiknya
Setelah selesai makan kaisar mengajak Xuan Yi untuk mengikutinya ke ruang kerja pribadinya
Dalam diam Xuan Yi mengikuti langkah kaki ayahnya, ia tak berani berbicara apalagi menolak ayahnya
" Kenapa ....?" tanya kaisar dengan nada dinginnya begitu ia dan putranya duduk berhadapan
Xuan Yi mendongakkan kepalanya menatap sang ayah dengan raut wajah tak mengertinya
" Kenapa kau mempermalukan xiao lie seperti itu?" tanya kaisar lagi
" Aku tak pernah mempermalukan lilie ayah" bantah Xuan Yi
" Tidak mempermalukan?" kaisar tertawa hambar mendengar Jawa putranya
" Kau menyalahkan kekasihmu di depan umum lalu membela wanita lain di depannya
Apa kau pikir itu tidak mempermalukannya Xuan Yi?"
' A,...Aakku aku hanya ingin menolong pelayan itu ayah" jawab Xuan Yi dengan sedikit gagap
" Apa xiao lie melukainya? tidak kan
Bahkan para pengawal dan pelayan yang berada di tempat kejadian berkata kalau pelayan itu yang berlari dan menabrak xiao lie"
Xuan Yi mengerjapkan matanya bingung, ia tak tau kalau kejadiannya seperti itu
" Lalu apa kau tau apa yang dilakukan pelayan itu?
Dia hanya menatap Xiao lie tanpa meminta maaf
Dan juga apa kau tak melihat keranjang kecil berisi kue kue yang xiao lie bawa berhamburan di sana
Kau sungguh mengecewakan ayah Xuan Yi"
" Maafkan aku ayah...."
" Tak ada gunanya meminta maaf, kalau kau masih ingin bermain-main, maka bermainlah dengan cantik
Tapi ayah yakin kau tak akan bisa sih"
" Maksud ayah apa?"
" Tak ada maksud apa-apa, Bukankah hal wajar kalau pria menyukai lebih dari satu wanita
Tapi sayangnya kau tak bisa melakukan itu"
" Aku memang tak berniat melakukannya ayah" bantah Xuan Yi
" Bukan tak berniat tapi belum, melihat kepribadian mu yang seperti ini ayah meragukan mu"
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
__ADS_1
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
See you next time 🥰🥰🥰