
Pagi indah xiao lie hancur karena kedatangan tamu tak di undang
Pagi pagi sekali xiao lie dikejutkan dengan laporan dan Feng yan kalau keluarga pamannya berkunjung
Padahal mereka baru saja tiba di kota ini semalam dan sekarang pagi pagi buta sudah berkunjung
Dengan enggan xiao lie bergegas membersihkan dirinya dibantu Meng Yao
" Nona tampak tak bersemangat pagi ini ?" tanya Meng Yao
" Yah seperti yang jie jie lihat, hari masih terlalu pagi untuk waktu berkunjung
Tetapi mereka sepertinya tak tau waktu saja" kesal xiao lie
Meng yao tertawa kecil melihat majikannya cemberut. Tampak sangat imut dan menggemaskan
" Jie Jie..... rambutnya tolong diikat dua bagian atasnya, seperti yang kemarin
Xuan Gege bilang aku tampak imut dengan gaya rambut seperti itu " pinta Xiao lie dengan senyum malu-malu
" Sepertinya nona sudah membuka hati untuk putra mahkota, benarkah itu nona?" tanya Meng yao menggoda
" Dia lelaki yang baik jie jie "
Meng yao mengangguk tapi sepertinya Feng yan lupa melaporkan sesuatu yang penting
" Maaf nona, tadi saya lihat paman dan bibi nona membawa lelaki kesini
Apa dia tunangan nona jin?" tanya Meng yao penasaran
Xiao lie tersenyum smirk tanpa Meng yao tau
" Tidak tau jie jie, nanti biar aku tanyakan"
Meng yao pun dengan cepat menyelesaikan riasan nona nya agar dapat segera menemui keluarga dari ibunya itu
Dan seperti biasanya xiao lie tampak mempesona dengan hanfu sederhana hasil dari desainnya sendiri
Hanfu yang cukup tertutup di banding dengan pakaian para nona bangsawan yang biasanya cukup terbuka
Rambut xiao lie di kuncir dua di bagian atas dan diikat dengan pita biru laut, sama seperti warna bola matanya dan hanfu yang ia kenakan
Tak lupa ia juga mengenakan cadar, sesuai dengan yang para jie jie dan Gege nya inginkan
Bahkan putra mahkota Xuan Yi pun menyuruhnya untuk menutupi wajahnya saat dengan orang asing
Tentu saja bukan karena wajah Xiao lie yang tak layak di pandang, melainkan sebaliknya
Wajah Xiao lie bisa saja membuat dirinya dalam bahaya karena kecantikannya yang sangat berlebihan
__ADS_1
" Apa kabar paman bibi dan juga Jin jie jie " sapa xiao lie begitu memasuki ruang tamu
Jin Yao dan Jin Hua yang tengah sibuk memandangi isi ruang tamu tersentak karena sapaan xiao lie yang tiba-tiba
" Ah keponakanku, kemari lah " ucap Jin Yao seraya membuka lebar kedua tangannya untuk Xiao lie peluk
Sementara Xiao lie mengerutkan keningnya
Ia tak suka dan tak berminat untuk memeluk Medusa di depannya yang sayangnya adalah keluarganya sendiri
" Kalian apa kabar ?" tanya xiao lie mengalihkan pembicaraan
Jin Yao yang di acuhkan menggeram marah dan di tenangkan oleh putrinya Jin Hua
" Kami baik, kabarmu sendiri bagaimana?
Paman dengar bisnismu sedang melaju pesat saat ini?" ucap Jin guk paman dari xiao lie
" Kabarku baik paman, yah seperti yang paman dengar
Saat ini bisnis ku memang sedang dalam kondisi bagus, itu semua berkat bantuan orang-orang di sekeliling ku" ucap xiao lie dengan senyum manisnya yang tertutup dengan cadar
Sementara Jin guk dan keluarganya merasa tersindir dengan ucapan Xiao lie
Karena mereka baru menampakkan dirinya sekarang
Jin Hua berdehem sejenak untuk menghilangkan kecanggungan
" Oh maafkan aku jie jie, aku tak bisa melepaskannya"
Jin Hua dan Jin Yao saling lirik dan tersenyum tipis. Di pikiran mereka saat ini adalah
Xiao lie gadis kecil yang buruk rupa hingga jarang sekali keluar kediaman dan selalu memakai cadar. Mungkin dia tak akan menolak kalau di jodohkan dengan pria yang mereka bawa
" Xiao lie perkenalkan, dia Gong Li putra teman paman. Dia dari keluarga yang baik dan harmonis, paman harap kamu bisa dekat dengannya" ucap Jin guk seraya memperkenalkan lelaki yang ia bawa
Xiao lie menatap Gong Li dengan seksama
Dari segi usia mungkin dia seumuran dengan putra mahkota tapi dari segi penampilan sangat terbanting jauh
Gong Li bertubuh pendek dan sedikit tambun dengan kulitnya yang agak coklat karena kepanasan
Kalau para jie jie dan Gege nya melihat semua ini mungkin mereka akan tertawa terbahak-bahak
Bagaimana mungkin seorang nona muda yang teramat mempesona seperti xiao lie dijodohkan dengan pria seperti ini
Xiao lie juga merutuki kebodohan xiao lie yang asli di masa lalu
Kenapa dia mau mau saja menjalin hubungan dengan pria yang tak layak untuk dirinya
__ADS_1
" Aku masih kecil paman dan maaf aku tak berminat" jawab xiao lie dengan nada santainya
Jin guk menatap putrinya meminta pertolongan untuk membantu membujuk Xiao lie" Meimei, kau tak perlu terburu-buru menolak. Nanti kamu akan menyesal, Tuan gong Li ini adalah kriteria menantu idaman setiap keluarga di desanya"
" Sayangnya aku tak butuh predikat calon mantu idaman jie jie, kalian kan tau sendiri aku sudah tinggal seorang diri" bantah xiao lie dengan nada datarnya
Jin Yao yang mengerti keponakannya sedang tak ingin dibantah pun menghentikan putrinya
Mungkin ia akan mencoba cara yang lain untuk membujuknya
" Sudahlah kalian jangan memaksa xiao lie, biarkan saja Xiao lie dan tuan gong dekat sebagai teman terlebih dahulu, siapa tau dari situ xiao lie bisa cocok"
Xiao lie hanya memutar bola matanya malas
Dia sudah lelah dan muak menanggapi drama dari keluarga ini
" Oh ya sayang..... kenapa kau malah membelikan kami rumah, kenapa tak membiarkan kami tinggal di sini saja. Lagipula Tuan gong bisa lebih dekat denganmu kalau kau membiarkan kami tinggal di sini" bujuk Jin Yao lagi
Xiao lie menatap bibinya sejenak
" Maaf bibi, disini bukanlah tempat yang bisa dimasuki orang asing seenaknya"
" kenapa, kau bahkan membuatkan ratusan rumah untuk pekerjabmu Meimei
Kenapa kami tak boleh tinggal disini? lagipula kami bukan orang asing dan tuan Gong ini adalah lelaki yang ayah pilihkan untukmu" bantah Jin Hua
Xiao lie menatap Jin Hua yang berani berteriak di depannya dengan pandangan tajam
" Pertama, mereka adalah pekerja ku dan mereka yang membantuku selama ini
Kedua kediaman ini adalah pusat dimana aku mengatur semua bisnisku, jadi aku tak mengijinkan siapapun yang tak berkontribusi dalam Bisnisku untuk menginjakkan kakinya di sini
Ketiga, aku tak butuh dipilihkan lelaki
Aku bisa mencari pendamping hidupku sendiri"
Xiao menghembuskan nafasnya sejenak dan menatap mereka semua satu persatu
" Kalian bisa pergi sekarang, kalau kalian tak mau rumah itu kalian bisa meninggalkannya"
ucap Xiao lie kemudian langsung beranjak pergi yang bertepatan dengan empat gege nya yang datang untuk memberikan laporan rutin
Sementara yang ditinggalkan hanya bisa terbengong karena merasa terhina oleh ucapan gadis kecil
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
__ADS_1
See you next time 🥰🥰🥰