
Hari hari berlalu dengan cepat tak terasa waktu pesta penyambutan telah tiba
Sejak pagi-pagi buta xiao lie sudah dijemput oleh utusan putra mahkota dan kini ia dipersiapkan sedemikian rupa untuk acara pesta
Padahal pesta akan berlangsung malam hari tapi semuanya sudah tampak sibuk menyiapkan diri
Xiao lie jengah menatap kerumunan pelayan yang berlalu lalang di depannya
" Sudahlah berhenti....." ucapan Xiao lie menghentikan semua kegiatan pelayan itu
Mereka menatap xiao lie penuh kebingungan dan bertanya-tanya
" Kalian semua keluar biar aku menyiapkan diriku sendiri dengan pelayan pribadiku saja"
" Tidak bisa nona kami....."
" Aku yang akan bertanggung-jawab, aku tak suka disentuh orang asing" ucap xiao lie lagi dengan nada dinginnya
Sontak semua pelayan membungkukkan tubuhnya dan pergi meninggalkan ruangan
" Kemari jiejie bawa perlengkapan yang kubawa"
Feng ran pun menghampiri Xiao lie dengan kotak berukuran sedang di tangannya
Kotak itu berisikan perhiasan Xiao lie dan perlengkapan make-up nya
Untuk pesta ini Xiao lie diharuskan memakai baju merah bersulaman benang emas
Tetapi sulaman benang emas itu bukanlah Phoenix, karena sulaman Phoenix hanya dikhususkan untuk kaisar dan permaisuri
Sulaman emas di pakaian xiao lie berbentuk ukiran ukiran tulisan kuno kekaisaran Neverland dan tentu saja pakaian xiao lie selaras dengan pakaian putra mahkota
Xiao lie memakai pakaiannya dibantu Feng ran karena jujur saja pakaian yang ia pakai sepuluh kali lebih berat dari pakaian biasanya
Kalau tau begini ia akan mengajukan diri untuk membuat pakaiannya sendiri
Setelah selesai memakai pakaiannya, xiao lie merias wajahnya sementara Feng ran menyisir rambut hitamnya yang panjang
Untuk pesta ini ia menggunakan riasan yang cukup berani karena ia berencana menunjukkan wajah aslinya kepada semua orang
Xiao lie tak mau tunduk dengan permintaan putra mahkota yang menyuruhnya menutup wajah sedangkan dia sendiri tak pernah ada disaat ia dihina
Xiao lie memoles kelopak matanya dengan warna coklat tua dan diberi sedikit warna abu muda untuk highlight nya
Kemudian ia memberi sedikit pemerah pada pipinya dan terakhir Xiao lie menggunakan pemerah bibir
Untuk rambutnya Xiao lie hanya mengikatnya setengah karena ia akan mengenakan penutup kepala khusus untuk putri mahkota
__ADS_1
Lalu memakai anting berbentuk teratai merah yang sedang mekar dengan rantai emas yang bergelantungan, di tangannya menggunakan gelang rantai yang tersambung dengan cincin di jari jarinya
Dan Xiao lie sudah selesai menyiapkan dirinya dalam waktu kurang dari satu jam
Begitu waktu pesta telah dimulai putra mahkota menjemputnya dan mereka berjalan bersama
Iring iringan putra mahkota memasuki aula, semua orang mengehentikan kegiatannya dan terpaku melihat putra mahkota dan calon putri mahkota yang berjalan di tengah karpet merah yang membentang di depan mereka
Kenapa calon?
Yah tentu saja calon, xiao lie akan benar-benar menjadi putri mahkota setelah upacara pengangkatan resminya
Lagipula xiao lie masih di bawah umur dan harusnya tahun depan ia memasuki akademi
Tapi mengingat Xiao lie bukan dari keluarga bangsawan, hal itu tidak diwajibkan
Apalagi Xiao lie sudah hatam betul seluruh pelajaran di akademi
Kalau tak memahami pelajaran akademi bagaimana bisa ia menjalankan bisnisnya sampai sejauh ini
Begitu sampai di depan penguasa Neverland putra mahkota memberi salam dan diikuti xiao lie juga
Kemudian mereka berdua duduk di kursi yang sudah disiapkan
Dari sini xiao lie bisa melihat kedua saudara laki-laki Xuan Yi dan kedua saudara perempuannya dari selir pertama
Xiao lie selama ini tak pernah melihat mereka karena mereka tengah berada di akademi
" Gege ada apa dengan adikmu? Apa dia salah makan?" tanya Xiao lie seraya menyenggol lengan putra mahkota
Putra mahkota pun kini turut melihat adiknya dan seketika ia juga dibuat bergidik ngeri karenanya
Bagaimana tidak ? adiknya menatap gadis kecilnya dengan penuh minat seperti menatap pujaan hatinya
Kan ia jadi berpikir yang tidak-tidak
Shan Shan yang merasa ditatap seseorang pun menghentikan aksinya dan melihat si pelaku yang ternyata kakaknya
Sontak saja Shan Shan melototi kakaknya dengan matanya yang kecil
" Astaga berhentilah melotot tuan putri, mata anda tak bisa diajak kompromi" ucap Xiao lie seraya terkekeh geli
Shan Shan pun memalingkan wajahnya dengan raut muka yang memerah, kedua tangannya menyentuh matanya. Shan Shan jengkel kenapa ia tak memiliki mata besar dan tajam seperti ayahnya
Kenapa pula matanya bisa sekecil ini, walaupun ibundanya memiliki mata yang kecil tapi tentu saja tak sekecil miliknya
Bicara tentang mata, Shan Shan teringat dengan objek yang menjadi favoritnya beberapa saat lalu
__ADS_1
" Gadis kecil, kenapa matamu Indah sekali?"
Xuan Yi menyentil dahi adiknya dengan pelan
" Mulai sekarang panggil kakak ipar" peringat Xuan Yi
Shan Shan menggaruk tengkuknya yang tak gatal, ia memandang xiao y dari atas ke bawah
Dilihat dari manapun ia tak pantas memanggil gadis di depannya kakak
Karena selain umurnya yang lebih tua, wajah gadis di sampingnya ini astaga...... sungguh menggoyahkan iman, untung saja ada cadar yang menutupinya
" Rasanya aneh, tapi baiklah aku akan memanggil mu kakak kecil saja. Sekarang jawab pertanyaan ku dulu kakak kecil"
" Ini produk terbaru saya putri, saya akan mengirimnya beberapa setelah produknya jadi" jawab Xiao lie
" Uwaaah sekarang kau juga merambah ke dalam pasar kecantikan kakak kecil?" tanya Shan Shan antusias
Xiao lie tersenyum tipis sebelum menjawab pertanyaan Shan Shan." Sebenarnya usaha ini sudah berjalan cukup lama putri, tetapi saya memasarkannya di wilayah Eastland"
" Kenapa tidak disini?" Saut Xuan Yi
Xiao lie menatap wajah Xuan Yi yang penuh dengan keingintahuan
" Karena produkku berbanding terbalik dengan trend nona nona disini Gege, aku harus mengenalkannya dulu pelan pelan"
Saat akan menyauti ucapan Xiao lie tiba-tiba Cheng lan datang, ia memberitahukan kalau kaisar mengajari putra mahkota untuk berbincang-bincang dengan para bangsawan tinggi yang telah datang
" Lanjutkan obrolan kalian, dan kau Shan Shan jaga kakak kecilmu ini"
Shan Shan mengerucutkan bibirnya sebal melihat tingkah kakaknya
Dia begitu lembut saat berbicara dengan gadisnya tapi saat dengan orang lain auranya seperti es
Dia lebih pantas menjadi putra mahkota kekaisaran Notherland yang terkenal dengan suhu dinginnya
" Kenapa tuan putri?" tanya xiao lie begitu melihat Shan Shan menatap punggung putra mahkota yang sudah menjauh dari tempat duduknya
" Tak apa kakak kecil, lalu lalu ceritakan padaku lagi
Apa saja yang kau jual di Eastland?" tanya Shan Shan dengan antusias
Obrolan mereka berdua pun berlanjut dengan asyiknya bahkan melupakan fakta bahwa mereka berdua juga harus menyapa para tamu sebagai tanda hormat
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
__ADS_1
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
See you next time 🥰🥰🥰