
Xiao lie memandang kerumunan orang yang berdatangan memasuki restoran
Saat ini ia tengah berada di lantai dua restoran miliknya, karena bingung ingin pergi kemana akhirnya Xiao lie memutuskan untuk bersantai di sini
Restoran yang Xiao lie singgahi saat ini sudah di rombak total sesuai dengan keinginannya
Bangunan yang bernuansa kayu dan lahan hijau di depan restoran, tak lupa bunga bunga cantik yang menghiasi taman kecil di sudut restoran
Tanpa ia sadari matanya menatap pasangan yang cukup mencolok memasuki restoran, seketika itu juga ia ingat tentang kejadian di pesta semalam
Saking sibuknya bekerja ia sering melupakan sesuatu yang cukup penting
" Jiejie aku lupa bilang padamu, semalam di pesta ada yang meniru makanan di restoran kita yang berada di Eastland, aku yakin itu bukan kebetulan semata
Nanti minta Hao Gege mengevaluasi pekerja disana, aku paling tidak suka dengan yang namanya penghianat"
Feng ran mulanya terkejut mendengar ucapan nonanya karena ia tau betul kalau semua orang yang bekerja di bawah naungan nonanya tak berani berkhianat lebih tepatnya tak mau berkhianat
Karena nonanya memberikan makanan tempat tinggal dan upah berkali kali lipat dari upah pada umumnya
Jadi untuk apa mereka berkhianat?
" Saya mengerti nona, tapi rasanya tak mungkin kalau ada yang berkhianat. Pasti ada sesuatu, nanti saya akan mengutus orang untuk menyelidikinya.
Tapi kalau boleh saya tau siapa yang meniru resep nona?" tanya Feng ran penasaran
Xiao memajukan dagunya menunjuk pasangan yang tengah duduk di meja restoran y berada di luar
Dalam hati xiao berkata " Mau kencan saja pengiritan"
Bagaimana tidak, di setiap restoran milik xiao lie dibagi menjadi beberapa tempat
Di lantai dua tempat tertutup yang khusus disiapkan untuk orang yang memiliki privasi dan itu harus dipesan jauh jauh hari tentunya dengan harga yang tak ramah di kantong
Di lantai satu dibuka untuk umum bisa rakyat biasa ataupun bangsawan tapi setiap mejanya juga harus dipesan dulu jauh jauh hari karena banyaknya peminat
Ada juga taman belakang restoran, ini tempat yang menjadi favorit nona dan tuan muda bangsawan karena di taman belakang menyajikan lahan hijau dengan beraneka ragam bunga yang menyenangkan mata dan ini juga harus dipesan terlebih dahulu
__ADS_1
Berbeda lagi kalau meja di depan restoran, tempat itu biasanya diperuntukkan untuk rakyat biasa yang ingin menikmati makanan khas restoran xiao lie tentu saja xiao lie mematok harga yang lebih rendah karena memang diperuntukkan untuk rakyat biasa
" Lagi lagi mereka, pasti sebentar lagi nona muda Nie datang dan drama akan berlangsung"
" Tapi aku bingung jiejie, apa istana selonggar itu sampai-sampai membiarkan dua abdinya asyik berkencan di jam kerja seperti ini.
Bukankah tuan Bai Ju itu asisten menteri perpajakan, harusnya minggu minggu ini adalah hari tersibuk mereka karena menjelang tahun baru"
" Saya juga kurang tau nona, kalau nona ingin gosip yang lebih jelas nanti di rumah kita tanyakan saja pada Feng yan dan Leah, pasti mereka langsung tau dari akar sampai ujungnya" jawaban Feng ran sontak membuat xiao lie terkekeh
Xiao lie tau betul kedua jiejienya itu selalu update dengan berbagai berita dari kalangan rakyat maupun bangsawan
" Kau pantas menjadi cenayang jiejie, lihatlah nona Nie benar benar datang" ucap Xiao lie seraya menunjuk Nie xiulin yang baru turun dari kereta kudanya
" Apa restoran ku akan menjadi medan perang?" tanya xiao lagi
Feng ran mengangguk pasrah " restoran nona memang selalu menjadi medan perang mereka, pasangan fenomenal itu entah kenapa selalu berkencan di restoran nona dan akhirnya bertengkar dengan nona Nie. Dan nona bisa lihat sendiri hancurnya restoran nona karena ulah mereka bertiga"
" Apa....... kenapa bisa, lalu bagaimana? Apa Hao Gege tak menindaklanjuti perbuatan mereka?" tanya xiao lie beruntun
" Astaga tidak bisa begitu jiejie, lihatlah begitu banyak pengunjung di restoran. Bukankah mereka akan merasa tak nyaman karena waktu makan mereka terganggu?"
" Ya mau bagaimana lagi nona, selama ini tak ada yang berani melerai mereka. Kebanyakan bangsawan tingkat tinggi makan di aula belakang atau di lantai dua jadinya mereka tak terganggu dan di dalam restoran tentu saja hanya bangsawan dan rakyat biasa
Mereka tentu tak berani melawan tuan Bai Ju yang merupakan orang istana dan nona nie bangsawan tingkat tinggi dan putri dari pengurus biro istana nona"
" ya ya alasanmu benar semua jiejie, tapi sekarang aku mempertanyakan guna empat orang berbadan besar di pintu gerbang itu? aku memperkerjakan mereka bukan untuk menjadi patung"
" Maafkan saya nona, saya akan mengurusnya nanti" jawab Feng ran seraya membungkuk badannya memohon maaf
" Sudahlah, nanti di kediaman diskusikan masalah ini dengan Hao Gege dan juga buat perintah larangan untuk ketiga orang itu"
" Larangan apa nona?" tanya Feng ran tak mengerti
Xiao lie menghela nafasnya, lagi lagi jiejie nya yang satu ini menguras emosinya
" Larangan untuk tidak memasuki restoran ku jiejie" ucap xiao lie dengan penuh penekanan
__ADS_1
" hehehe maaf nona, saya akan menemui pengurus restoran dulu untuk menyampaikannya"
Feng ran pun pergi kemudian diikuti xiao lie tapi begitu Feng ran memasuki pintu salah satu ruangan xiao lie berbelok dan menuruni tangga
Sontak semua orang yang tengah asyik makan menoleh ke arah tangga begitu Xiao lie turun
Xiao lie dapat mendengar bisik bisik orang yang menyebutnya nona xiao lie, ternyata banyak orang yang telah mengenali dirinya walaupun mengenakan cadar
Xiao lie pun keluar dari restoran dan duduk di meja kosong tak jauh dari ketiga orang yang tengah bertengkar
Satu wanita yang menangis seraya bergelayut manja kepada pria, sedangkan prianya tampak marah pada wanita di depannya
Dan wanita di depan si pria yang tengah memandang si pria dengan ekspresi wajah penuh kecewa dan luka
Sungguh pemandangan yang jomplang sekali pemirsa
Xiao lie belum bertindak karena ketiga orang itu belum menyentuh barang barang restorannya dan semoga saja tidak
Mereka masih beradu mulut dengan kencangnya, sampai sampai kepalanya pening mendengar suara mereka, tapi sepertinya angan-angan xiao lie harus punah karena si pria yang melemparkan gelas keramik ke arah wanita di depannya tapi untung saja si wanita menghindar
Tapi yang xiao lie sesalkan adalah gelasnya, pasalnya gelas itu adalah keluaran baru dari tokonya beberapa bulan yang lalu
Dan harusnya dua di antara ketiga orang ini tau betapa mahalnya satu set gelas keramik itu
Karena tokonya hanya mengeluarkan tiga set untuk dijual di pasaran, satunya untuk istana dan dua lainnya sudah dibeli orang yang tentu saja xiao lie tak tau
Dan sekarang tuan muda Bai Ju itu dengan mudahnya melemparkan gelas itu, bahkan gajinya tiga bulan belum tentu bisa membelinya
" Stopp......"
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
See you next time 🥰🥰🥰
__ADS_1