
" Apa dunia akan kiamat?" tanya Chang an dengan wajah polosnya
Dan tentu saja ia langsung mendapatkan geplakan maut dari kedua pria di samping, Hao Mei dan Chu yan
" Dasar bodoh, apa kau tak bisa melihat situasi dan kondisi?" tanya Hao Mei saking kesalnya
" Hey apa salahku? bukankah kalian harusnya memarahi kedua orang itu yang malah asyik bermesraan di tengah keadaan seperti ini" balas Chang an tak terima
" Setidaknya mereka berdua tak berisik sepertimu" sarkas Chu yan
Chang an pun langsung kicep, dia paling takut kalau Chu yan sudah mulai membuka suara
" Sudahlah jangan ribut terus" lerai Feng yan
" Nona jangan menangis, saya tak apa sungguh
Saya lebih terluka melihat nona seperti ini"
Xiao lie menggelengkan kepalanya dengan air mata yang terus mengalir di wajah cantiknya
" Ini salahku jiejie hikkks..... harusnya akk akku hikss hiks......."
Feng ran menatap Feng yan dan yang lainnya untuk meminta bantuan tapi semuanya tampak mengangkat bahunya tak bisa
Mereka sudah mencoba membuat nonanya berhenti menangis tapi tak bisa
" Sudah cukup nona, apa yang nona tangisi
Kita semua juga sedih dengan keadaan Feng ran tapi nona tidak bisa berlarut-larut seperti ini"
Xiao lie mengangkat kepalanya menatap Chang an, pria di depannya ini tampak, tak ada tingkah konyol yang tercetak di wajahnya lagi
" Bolehkah aku meminta sesuatu padamu Gege?" tanya Xiao lie pada Chang an yang dibalas anggukan kepala darinya
" Jaga Feng ran jiejie untukku....."
" Tanpa nona minta saya akan menjaganya, bukan sebagai perintah dari nona tetapi sebagai lelaki yang akan menjaga gadisnya
Saat ini saya memberanikan diri untuk meminta Feng ran dari nona
Bukannya saya marah akan hal yang menimpa Feng ran tapi ini saya lakukan untuk kebahagiaannya
Saya ingin dia menikmati hidupnya nona"
Semua orang di ruangan itu terkejut tak terkecuali xiao lie dan gadis yang tengah dibicarakan Feng ran
Saat Feng ran akan membantah ucapan Chang an, Xiao lie mencegahnya
" Apa Gege tak keberatan dengan kondisi Feng ran jiejie?"
" Sama sekali tidak nona" jawab Chang an mantap
" Bagaimana dengan jiejie? apa jiejie menerima Chang an Gege?" tanya xiao lie seraya menghadap Feng ran
Feng ran yang ditanya gelagapan bingung dan mukanya memerah
__ADS_1
" Jangan langsung trobos seperti itu nona, kau malah membuatnya takut
Saya akan menunggunya sampai kapanpun" ucap Chang an diakhiri dengan kerlingan genit untuk Feng ran
Dan hancur sudah ekspektasi semua orang, mereka pikir Chang an sudah waras tapi ternyata tidak
Kegilaannya masih berlanjut
" Baiklah baiklah mulai sekarang aku akan bertindak, tak ada belas kasihan lagi untuk Xuan Yi
Gege kirim surat untuk serikat dagang kita di westland, minta mereka mencarikan rumah untukku tinggal"
" Nona akan menetap di sana?" tanya Feng yan bingung
" Untuk saat ini iya jiejie, aku ingin mencari dukungan yang lebih besar untuk menjatuhkan Xuan Yi
Kurasa seberapa besar masalah yang dibuat Xuan Yi, kaisar tak akan menurunkan posisinya apalagi menghukumnya
Jadi satu-satunya cara adalah melengserkan kekuasaan Neverland secara paksa"
" Dan nona ingin mencari sekutu di westland begitu?"
Xiao lie menganggukkan kepalanya membenarkan ucapan Hao Mei
" Daripada Eastland, westland tentu saja lebih kuat Gege
Walaupun wilayahnya tak sebesar Neverland tapi masalah kekuatan militer dan perekonomiannya tak bisa diremehkan
Apalagi dengan sistem kependudukan westland yang tak biasa, pasti ada sesuatu yang lebih besar disana"
" Tentu tidak Gege, aku akan membawa Feng jiejie bersaudara dan juga Chang an Gege
Dan yang lainnya bisa bekerja seperti biasanya, aku harap kalian bisa mengatasi masalah di sini saat aku tak ada"
" Tentu nona, kami tak akan mengecewakan anda
Kapan nona akan pergi?"
" Secepatnya Gege, aku mau sebelum istana memanggil aku sudah tak berada di tempat
Takutnya nanti aku akan kebablasan dan memenggal putra mahkota itu"
" Baiklah kalau begitu kami akan mempersiapkan semuanya"
Sedangkan di tempat lain, tepatnya ruang kerja kaisar Neverland terjadi ketegangan yang luar biasa
Xuan Yi yang sudah rapi dengan penampilannya hanya bisa menundukkan kepalanya di hadapan ayahnya
Pembelaan apapun tak akan benar di hadapan ayahnya
Dan dia sendiri pun tau kalau dirinya memang bersalah, bertindak impulsif karena emosinya semata
" Bagaimana caramu mempertanggungjawabkan semua ini Xuan Yi?
Tak cukupkah kau membuat ayahmu malu di hadapan gadis kecil yang dulu kau cintai itu?
__ADS_1
Apakah sedangkal itu perasaanmu padanya?"
" Maaf ayah...."
" Aku sama sekali tak butuh permintaan maafmu, tak masalah kalau kau belum bisa menjadi pemimpin yang baik tapi setidaknya bersikaplah seperti lelaki sejati Xuan
Apakah kau tak malu ikut campur dengan pertengkaran antara gadis?
Dan apakah kau belum sadar siapa yang sudah kau lukai?" ucap kaisar dengan nada yang menggebu-gebu
Kaisar menatap putranya dengan pandangan rumit, lama ia menunggu jawaban dari putranya tapi tak ada yang keluar dari bibirnya
" Apa sekarang kau mendadak menjadi bisu?
Sudahlah, rasanya aku hampir mati karena kelakuanmu
Berhati-hatilah, semoga xiao lie tak mengambil tanganmu disaat kau lengah"
Xuan Yi tak menjawab ucapan ayahnya, ia berdiri dari kursinya dan beranjak keluar
Namun sebelum itu ayahnya berbicara dan membuat ia melotot tak terima
" Mulai sekarang keuangan mu akan diatur ibundamu, dan orangku akan mengambil barang yang sekiranya tak perlu dari istana timur" ucap kaisar
" Tidak......itu semua barangku ayah, bagaimana mungkin kau akan mengambilnya dari istanaku" bantah Xuan Yi
" Pengeluaran mu bahkan melebihi anggaran kebutuhan istana Xuan
Dan itu hanya untuk membeli baju dan perhiasan wanita saja, apa kau tak sadar akan hal itu hah?
Disaat para menteri gila gilaan menaikkan pajak untuk menutup kebutuhan istana kau malah asyik menghamburkan uang"
" Tapi......"
" Tak ada tapi tapian, barang barang yang tak berguna itu akan dijual kembali dan uangnya untuk kas istana
Dan satu lagi, masalah hari ini harus segera kau selesaikan
Aku tak mau ada masalah dengan xiao lie"
" Aku akan meminta maaf padanya nanti ayah"
" kurasa kau benar-benar bodoh putraku, apa kau pikir orang sepertinya akan luluh hanya karena kata maaf
Kau terlalu naif, semakin dia diam semakin berbahaya
Kurasa dia sekarang pasti sedang memikirkan cara untuk membalaskan dendamnya"
" Lalu apa yang harus aku lakukan ayah?" tanya Xuan Yi bingung
" Pikirkan sendiri, aku sudah cukup lelah karena harus mengurus masalah istana sendirian" sindir kaisar pada Xuan Yi
" Oh ya satu lagi, antar istri ketigamu itu untuk menerima hukumannya
Lima puluh cambuk di aula istana dan pengasingan diri, ia dilarang memasuki istana sebelum xiao lie memaafkan dan mengijinkannya masuk istana
__ADS_1
****