
" saya sangat mengerti sifat anda yang hanya akan datang jika anda memerlukan bantuanku, tapi tidak kah sebelum itu cicipi lah makanan dan minuman yang saya sajikan ini saya yakin anda akan sangat menyukainya. Dan lagi pula ada keperluan apa anda mengunjungi kediaman saya yang kecil ini ." balasnya tersenyum dingin dan penuh penekanan.
Mendengar itu yang mulia raja menjawab, " Jungjeon ucapanmu Itu sungguh membuatku meriding, bisakah kamu tidak mengeluarkan kata-kata seperti itu pada suamimu ini , kamu sungguh tidak sopan inikah menantu yang selalu diagungkan oleh ibuku " balasnya sinis.
"Oh jelas saya lebih dibanggakan oleh daebimama dari pada putri mahkota Yoon, belum diangkat pun sudah mati duluan!!! Sepertinya tidak, dia saja tidak dikenal oleh siapa pun hanya anda saja yang masih terjebak dimasa lalu dan terus menyalahkan saya atas kematian kekasih anda itu." Ucapnya kesal dan dingin.
Mendengar kata - kata itu membuat wajah raja memerah menahan amarah karena dia tau perempuan ini sangat pintar membalas dan bahkan para menteri saja tidak pernah berani jika dia sudah berkata seperti itu, tapi perempuan itu malah sebaliknya dia akan berkata lebih lagi untuk menyaingi dia.
Itu yang membuat dia sangat marah dengan perempuan itu, sebenarnya dia tau bukan perempuan itu yang membuat Min Hwa meninggal, tapi dia hanya membutuhkan pelampisan. Karena itulah kenapa dia selalu menyalahkan gadis itu, dia sungguh ingin membentak perempuan didepannya ini tapi senyum sinis tercetak dibibirnya membuat Myung Hwa waspada dia tau arti senyuman ini.
__ADS_1
"Seharusnya kau jangan bicara seperti itu tentang kekasihku kau tau apa akibatnya kan dan lagi sepertinya bicara denganmu membuat darah tinggiku naik, jadi aku akan langsung ke intinya angkat 3 perempuan menjadi selirku dan salah satu nya adalah choi in sook putri dari perdana menteri choi sedangkan 2 kandidat lainnya aku serahkan padamu untuk memilihnya secara langsung. " Ucapan raja mampu membuat ratu Myung Hwa syok dia benar - benar tidak menyangka akan diperlakukan seperti ini.
" Apa??? Saya tidak salah mendengar bukan cheonha? Bagaimana mungkin anda ingin mengangkat 3 orang selir saat belum genap 1 bulan aku memerintah dan lagi saya ini masih sehat, anda benar-benar menghina saya cheonha. " ucapnya menahan amarah.
" aku tidak peduli pendapat mereka yang intinya angkat saja Choi In Sook menjadi selir dengan gelar bin, okey wang bi. Oh iya sepertinya mereka sibuk membahas tentang malam penyempurnaan kita apakah kau ingin melakukannya permaisuriku karena aku adalah raja yang baik kali ini aku akan menuruti semua kata-katamu. " ucapnya sinis dan tersenyum mempesona .
Mendengar itu Myung Hwa hanya Menahan geram dan menganggukan kepalanya sambil berkata," Terserah yang mulia, aku akan ikutin semua perkataan anda yang mulia. Ah soal itu menurut yang mulia apakah anda mau melakukannya dengan saya. Saya sangat ingat perkataan anda saat malam kematian putri mahkota Yoon, perlukah saya mengingatkannya. Ah sepertinya tidak perlu suamiku yang tampan dan cerdas ini pasti mengerti apa yang aku maksud, " ucapnya santai sambil meminum teh bunga krisan itu dengan santai sambil tersenyum .
Ah tapi jungjeon jika kau mau aku juga bersedia melakukannya denganmu aku ingin merasakan bagaimana rasanya tidur dengan perempuan tercantik di joseon punya istri cantik sayang kalau di sia-siakan, kenapa aku baru sadar yah??? Bukan kah kau bunga yang sangat bagus mungkin aku bisa mencicipinya bukan??? dan satu lagi soal ibuku dan halmamama kau pasti bisa mengurusnya bukan? Itu salah satu kenapa aku menyuruhmu yang mengangkatnya, mereka pasti tidak akan memarahimu bukan." ucapnya penuh penekanan pada kata wonja.
__ADS_1
" Ah jung jeong aku harus segera pergi, kau taukan apa yang akan kau lakukan. " ucapnya
Mendengar itu ratu Myung Hwa hanya bisa tersenyum pedih dan menatap kepergian cheonha dengan wajah dingin .
Dia menghembuskan nafas lelah rasanya kehidupannya semakin - lama semakin kacau, jusangcheonha sangat membencinya bahkan dia sudah menikah dengan raja hampir 8 tahun lamanya tapi dia belum pernah tidur berdua dengannya. Jangankan untuk itu, melihat dan menyentuh tangannya pun tak mau.
Dia menghembuskan nafas beratnya dia sungguh tak tau lagi apa yang harus dia lakukan untuk menghadapi sikap yang mulia raja itu, dan sikapnya pun semakin sinis dan dingin pada orang lain, dia juga bersikap seperti itu pada jusangcheonha, dia sebenarnya merasa sangat tertekan dengan semua ini. Tapi dia berusaha untuk tetap melakukan tugasnya dengan baik karena dia ingin menjadi pemimpin istana dalam terbaik pada masa joseon,
Mereka semua menyukainya walaupun dia memerintah dengan dingin tapi semuanya menghormatinya, dia sangat marah karena bisa-bisanya yang mulia meminta hal itu tapi akhirnya dia menuruti keinginan itu dan mulai menyusun kata-kata dan bujukan untuk para daebimama dan tentunya sang putri.
__ADS_1
Sedangkan Choi In Sook telah mendengar bahwa ayahnya telah berhasil membuat yang mulia untuk menjadikannya selir raja, dan betapa senangnya mendengar bahwa ratu sendiri yang akan mengundangnya secara resmi belum lagi gelar yang akan didapatnya adalah bin ini benar-benar membuatnya senang, ah dia tidak sabar ingin cepat-cepat berada di istana dan berada dipelukan yang mulia Tanpa dia tau apa yang akan terjadi Padanya.