
" Ini.....ini gimana lewatnya? apa kita harus terbang?" tanya xiao lie dengan nada bodohnya
Bagaimana tidak?.... setelah perjalanan yang memakan waktu dan drama kini ia diperlihatkan bentukan istana yang super megah berwarna putih dengan dilapisi emas
Tapi tentu saja bukan itu yang membuatnya bingung, istana itu melayang di tengah tengah tebing yang curam, dan ia melihat dengan jelas semua itu
Joshua dan William yang berdiri di belakang menahan tawa melihat wajah kebingungan calon nonanya itu
Dalam mimpi pun mereka berdua tak pernah menyangka akan melihat segala tingkah dan ekspresi menggemaskan dari gadis yang dielu-elukan di kekaisaran Neverland ia itu
Tak luput juga dengan Kevin, ia berusaha mati-matian menahan tawanya
Andai saja hanya ada ia dan gadisnya saat ini, ingin sekali rasanya ia mengekspresikan dirinya
" Pegang tanganku gadis kecil...." ucap Kevin seraya menggenggam tangan mungil milik xiao lie
Ia pun melangkahkan kakinya menuju pinggir tebing untuk mencapai istana
Tapi pekikan histeris dan tarikan dari tangan yang ia genggam menghentikan langkahnya
" Hey tenanglah.....ini tidak seperti yang kamu lihat" ucap Kevin berusaha menenangkan
" Apanya....? kamu bodoh ya, kalau mau mati jangan mengajak aku
Aku masih mau hidup" pekik xiao lie histeris
" Kalian jalan dulu"
William dan Joshua pun menuruti ucapan tuannya dan berjalan terlebih dahulu
Xiao lie hampir saja berteriak histeris lagi kalau tidak dihentikan Kevin
Matanya melotot dengan mulut yang terbuka lebar melihat kedua orang itu berjalan dengan tenang seakan akan menaiki sebuah tangga
Kevin yang melihat ekspresi gadis di sampingnya menggigit pipi bagian dalamnya menahan gemas
Bagaimana bisa gadisnya sangat menggemaskan dalam setiap saat
" Jangan terkejut, tebing dan istana melayang ini hanyalah sebuah ilusi sihir saja, sama seperti gerbang masuk westland waktu itu
Genggam tanganku....."
" Tidak.....aku, aku takut ketinggian" ucap xiao lie lirih
Kevin maklum dengan ketakutan gadisnya, tanpa banyak bicara lagi ia membopong tubuh mungil gadisnya dan berjalan menuju istana
Walaupun diiringi dengan ocehan gadisnya yang mengatakan ia pria cabul dan tak sopan, ia hanya tertawa kecil menanggapinya
__ADS_1
Lebih tepatnya ia tak tau harus menanggapi seperti apa, karena ia sendiri juga merasa seperti itu
Tangan yang menggendong tubuh gadisnya berkeringat dingin, bagaimanapun juga ini pertama kalinya ia berinteraksi dengan wanita
Dengan ibundanya saja ia hanya bersentuhan tangan tak pernah lebih, tapi sekarang.....
Dari kejauhan ia sudah bisa melihat kedua orangtuanya yang menatapnya penuh arti tapi sama sekali tak ia perdulikan
Ia memikirkan bagaimana reaksi dari gadisnya saat tau siapa ia sebenarnya, apa gadisnya akan tetap sama atau malah sebaliknya.....?"
" Tuan muda....kau mau mengambil kesempatan yah? ini sudah sampai di lorong istana" gerutu xiao lie
Ia sangat kesal dengan tingkah laku Kevin yang membuatnya malu
Begitu memasuki istana tadi ia dikejutkan dengan jejeran pelayan dan pengawal yang membungkuk menyambut kedatangan mereka
Ia jadi heran sepenting apakah kedatangan mereka ini sampai harus disambut sedemikian rupa
Belum lagi dengan penampilan Kevin yang tampak misterius kali ini, pakaian hitam dengan jubah yang sama hitamnya tak lupa topeng yang menutupi sebagian wajahnya
Ingin bertanya pada Josh dan William tapi mereka malah menunjukkan sikap yang berbeda jadi ia enggan bertanya
" Maaf aku sedikit melamun tadi...." ucap Kevin penuh sesal seraya menurunkan tubuh gadisnya
" emmm baiklah, apa kita akan langsung menemui kaisar?" tanya xiao lie seraya menatap sekeliling
" Tidak, hari sudah sore..... kita akan bertemu mereka saat makan malam nanti
Xiao lie mau tak mau mengikuti langkah kaki Kevin,ia tak mau tersesat sendirian di istana orang
Sedikit heran karena melihat Kevin yang begitu hapal seluk beluk istana padahal sedari tadi jalan yang mereka lewati berkelok-kelok
Sudah dipastikan kalau orang baru akan langsung tersesat
Apa mungkin dia orang istana.....?
Karena melamun xiao lie tak sadar kalau sedari tadi Kevin sudah berhenti dan akhirnya ia menabrak tubuh tegap di depannya dengan keras
Untung saja Kevin dengan sigap menarik pinggangnya agar tak terjatuh kalau tidak habislah sudah pantat seksinya nanti
Tapi yang terjadi sekarang lagi lagi membuat jantungnya yang murahan berdetak heboh
Wajah tampan Kevin yang tertutupi topeng entah mengapa terlihat sangat mempesona, ia sampai mengedipkan mata berkali-kali barangkali ia sedang salah lihat tapi ternyata tidak
Saat ini pria di depannya memang tampak mempesona....
Dan apa kabar dengan Kevin....?
__ADS_1
Jantungnya juga ikut lari maraton apalagi dengan tubuh yang nyaris tak berjarak dan pandangan matanya yang terkunci dengan netra indah gadisnya
Nafsu binatangnya yang selalu ia tekan kini mulai memberontak
Seumur hidupnya baru kali ini ia merasakan kesusahan mengendalikan dirinya sendiri
Disaat mati-matian menahan sesuatu yang sudah bangkit, ekspresi gadisnya malah membuatnya semakin tersiksa
Dengan spontan ia melepaskan tubuh gadisnya dan menjaga jarak
" Bisakah kamu tidak berekspresi seperti tadi?" tanya Kevin dengan mengalihkan wajahnya
Karena ia yakin wajahnya saat ini sudah memerah
Xiao lie yang juga merasa malu ikut memalingkan wajah, tapi sesaat kemudian ia berbalik dan melihat wajah pria di sampingnya yang merah padam
Entah kenapa hatinya berbunga-bunga melihatnya
" Kamu malu yah....?" tanya xiao lie dengan suara lirih
Tapi Kevin dengan jelas mendengarnya apalagi disana suasananya hening dan tak ada orang lain selain mereka berdua
" ekhhem.....kamu..., kamu masuklah ini kamarmu
Kalau butuh apa-apa tinggal keluar, akan ada pelayan dan pengawal yang berjaga di luar pintu
" Hey jawab dulu pertanyaan ku?" kekeh xiao lie seraya menghalangi dirinya yang akan pergi meninggalkan tempat
" Berhentilah lie..... cepat masuk dan istirahat"
" Tidak jawab dulu Kevin...." kekeh xiao lie seraya merentangkan tangan menghalangi jalan
Kevin yang sudah kepalang tanggung menarik tangan gadisnya dan menariknya masuk kamar
Saat itu juga ia mengukung tubuh gadisnya di tembok....
" Masuk tak mau mengizinkan ku pergi....?" tanya Kevin dengan menatap gadisnya intens
Xiao lie sendiri menelan ludahnya gugup melihat tatapan mata Kevin tidak seperti biasanya
Dan tentu saja ia tau arti tatapan itu, bagaimana pun juga ia penggemar film-film romansa pada jamannya dan adegan adegan seperti ini adalah scene favoritnya
Tapi tak pernah ia sangka ia akan mengalami nya sendiri....
" Tidak..... maafkan aku" ucapnya pada akhirnya
Kevin menarik kembali tangannya dan mengelap dahi gadisnya yang berkeringat
__ADS_1
" Aku tidak akan melakukan apapun sebelum kita memiliki ikatan lie.....jadi jangan pancing diriku" ucapnya dan berlalu pergi setelah mengelus pelan puncak kepala gadisnya
****