Love In The Palace

Love In The Palace
Episode 46


__ADS_3

Xiao lie menatap Xuan Yi yang tengah tersenyum gembira di depannya


Setelah pertemuannya dengan kaisar kemarin, keesokan harinya xiao lie mengajak Xuan Yi untuk bertemu. Ia ingin membicarakan tentang rencana pertunangan mereka


" Berhentilah untuk tersenyum Gege, kau sudah seperti orang gila" tukas xiao lie dengan senyum kecilnya


Xuan Yi pun mendatarkan wajahnya tapi sesaat kemudian ia cemberut menatap gadis kecil di depannya " Aku terlalu bahagia, apa aku tak boleh tersenyum lilie?"


" Tentu saja boleh, silahkan anda tersenyum semau anda putra mahkota" ucap xiao lie dengan nada penekanan saat menyebut kata putra mahkota


Xuan Yi terkekeh gemas melihat gadisnya yang tampak kesal


" Baiklah kemarin kamu bilang ada yang ingin kamu sampaikan, apa itu?" tanya Xuan Yi akhirnya


Xiao lie berdehem sejenak dan menganggukkan kepalanya " Kemarin yang aku sudah berdiskusi dengan kaisar, aku menerima pertunangan ini dengan beberapa syarat. Seperti yang kau tau dulu aku memberimu beberapa syarat Gege tapi kaisar berkata itu adalah syarat mutlak yang seorang istri ajukan kepada suaminya jadinya aku ingin merundingkan sesuatu yang lebih resmi lagi atau lebih tepatnya sesuatu tentang pencalonan putri mahkota"


" Baiklah, katakan apa yang kau mau lilie?"


" Aku tidak ingin ada ikatan resmi sebelum umurku cukup dan aku yakin akan dirimu Gege"


Xuan Yi mengerjapkan matanya bingung,


"Lalu bagaimana? di umurku ini aku sudah harus memiliki seorang putri mahkota untuk mendampingi ku lilie.


Aku juga tak mungkin memilih orang lain untuk menggantikan tugasmu"


" Aku tidak bilang akan melarikan diri dari tugasku Gege, aku hanya tak ingin ada ikatan sebelum umurku cukup dan tentu saja aku akan melaksanakan tugas sebagai calon putri mahkota sebagai mana mestinya"


Xuan Yi mengangguk mengerti dalam hatinya ia lega karena gadisnya masih mau memberinya kesempatan


Saat ini gadisnya berusia 16 tahun artinya kesempatan untuk membuat gadisnya percaya dengannya hanya dua tahun. Semoga saja semuanya akan berjalan sesuai dengan keinginannya


" Lalu bagaimana dengan ayahku, apa dia setuju?"


" Yang mulia kaisar sendiri yang mengajukan kesepakatan ini, tadinya aku tak mau berurusan dengan bangsawan dan istana lagi tapi seperti yang Gege tau aku terlibat dalam beberapa hal yang mengharuskan ku menerima ini


Jadi ku harap Gege tak mempersulit semuanya"


" Tentu saja, walaupun kamu terpaksa menerima ku tapi aku berjanji akan membuatmu menerima diriku kembali lilie"


Xiao lie tersenyum tipis menatap lelaki yang tengah tersenyum gembira di depannya

__ADS_1


Dalam hatinya berkata kalau lelaki ini adalah lelaki yang baik dan tulus mencintainya tapi sayangnya ia terlalu lemah dan Xiao lie tak suka akan itu


Bagaimana ia bisa menjadi kaisar dan pelindung untuk rakyatnya kalau untuk melindungi wanitanya sendiri ia tak bisa, semoga saja aku tak terjebak terlalu lama dengannya


Xiao lie pulang ke kediaman diantarkan Xuan Yi, namun ia tak mengantarkan Xiao lie sampai ke dalam karena ada yang harus ia kerjakan segera


Saat akan masuk xiao lie dikejutkan dengan keempat Gege dan Jiejie nya yang tengah berdiri sambil melototinya


Sebenarnya Xiao lie belum memberi tahu mereka tentang apa yang ia bicarakan dengan kaisar kemarin


Dan mungkin mereka sudah tau arah pembicaraan itu pasalnya pengumuman pesta penyambutan calon putri mahkota sudah tersebar di ibukota


" Kita duduk dulu jiejie Gege, nanti kalian lelah kelamaan berdiri hehehe" ucap xiao lie dengan kekehan canggungnya


Kalau disaat seperti ini xiao lie bertanya tanya sebenarnya tuannya mereka atau Xiao lie sendiri sih?


" Nona, apa nona benar benar ingin menjadi putri mahkota?" tanya Feng yan


" Aku harus melakukannya jiejie" jawab Xiao lie pelan


" Berarti nona terpaksa, kenapa nona? apa ada masalah. Nona bisa membaginya dengan kami


Kami akan membantu nona sekuat tenaga kami" Hao Mei menyahut ucapan Xiao lie dengan penuh emosi


Aku bisa menjaga diri"


" Apa itu karena kamp pelatihan yang nona bangun?" tebak Hao Xiang


" Ya kau benar Gege, aku bisa saja disebut merencanakan pemberontakan karena hal itu"


" Jikalau memang nona benar benar ingin memberontak kami akan tetap berdiri di samping nona, jangan menanggung beban seorang diri nona" sahut Hao Xiang lagi


" Aku tau jiejie Gege, tapi mengertilah mungkin kita bisa bertarung melawan mereka tapi bagaimana dengan yang lainnya


Bagaimana dengan pekerjaku yang lain, kalian tentu tau mereka yang di bawah naungan ku kebanyakan orang orang yang sudah tak diterima kerja oleh bangsawan maupun rakyat Neverland


Aku menanggung banyak kehidupan orang, sekarang aku hanya butuh dukungan kalian


Aku yakin suatu saat nanti aku akan menemukan titik terang untuk masalah kita" ucap xiao lie seraya menatap keempat Gege dan Jiejie nya penuh permohonan


Semuanya tampak menundukkan kepalanya lesu, lagi lagi nona mereka mengorbankan kehidupannya untuk orang lain

__ADS_1


Sudah sejauh ini mereka pikir nonanya bisa hidup tenang dan menikmati hidup nya sebagimana gadis remaja lainnya tapi kenyataannya ia masih terus memikirkan orang lain


Bahkan penguasa negeri ini belum tentu punya waktu memikirkannya


" Apa nona sudah memiliki rencana?" tanya Chu yan yang sedari tadi terdiam


" Untuk saat ini belum, tapi aku masih punya waktu dua tahun sebelum aku benar benar terikat dengannya


Mungkin seiring berjalannya waktu aku akan menemukan cara yang tepat"


" Lalu bagaimana dengan kamp pelatihan itu? apa nona masih ingin tetap melanjutkannya?" tanya Hao Xiang


" Tentu saja Gege, itu akan menjadi tameng kita suatu hari nanti. Lagipula kaisar sudah setuju untuk tidak mencampuri urusanku diluar istana Neverland


Aku masih bisa mengurus semuanya walaupun dengan waktu yang terbatas, untuk itu aku membutuhkan kalian semua untuk membantu menangani semua ini" ucap xiao lie seraya menunjuk tumpukan dokumen di atas meja dengan dagunya


" Nona tak perlu khawatir kami akan membantu nona sekuat tenaga kami"


" Lalu apa nona akan meninggalkan bukit?" tanya Hao Mei


" Tentu tidak Gege, aku masih calon putri mahkota belum resmi menjadi putri mahkota


Tentunya aku tak punya kewajiban tinggal di istana hanya saja aku diwajibkan berkunjung dua kali dalam seminggu untuk membantu putra mahkota"


" Tadi sore saya bertemu paman anda nona dan dia menitipkan salam untuk nona" saut Meng yao tiba-tiba


"Sepertinya cukup lama aku tak bertemu dengan keluarga paman"


" Semenjak nona Jin Hua bertunangan dengan putra kedua menteri perdagangan, paman anda memang disibukkan dengan toko yang baru ia bangun nona sedangkan bibi anda sibuk bersosialisasi dengan para bangsawan. Yah walaupun bangsawan kelas rendahan sih" jawab Meng yao


" Sepertinya kau tau banyak jiejie?" tanya Xiao lie seraya menatap Meng yao


" Tentu saja nona, paman anda membuka toko yang menjual lampion dan bentuk lampionnya sama persis seperti yang anda jual. Tentu saja ini menjadi berita panas di luaran sana" jawab Meng yao dengan nada berapi apinya


Sementara Xiao lie hanya mengulas senyum tipisnya, ia tak perduli akan hal itu lagipula semua orang sudah tau siapa pelopor dari usaha yang pamannya geluti itu


*****


Terimakasih sudah membaca ceritaku


Jangan lupa like vote dan comentnya guys

__ADS_1


See you next time 🥰🥰🥰


__ADS_2