Love In The Palace

Love In The Palace
Episode 71


__ADS_3

Setelah berjalan cukup jauh, xiao lie memilih mampir di salah satu kedai teh untuk beristirahat


" Nona kecil ingin diantar kemana?" tanya xiao lie kepada gadis kecil yang ia bawa


Belum sempat mendengar jawaban dari yang ditanya, xiao lie dibuat kesal dengan tingkah gegenya yang seenak jidatnya mencubit pipinya


Untung saja cadarnya tak terlepas


" Tanyakan nama dulu yang benar nona" ucap Chang an dengan penekanan karena terlalu gemas pada nonanya


Nonanya ini sangat pintar, ah tidak lebih tepatnya jenius


tapi terkadang otaknya bisa tiba-tiba ngelag disaat saat seperti ini


" apa mungkin otaknya sudah penuh ya?" batin Chang an


" Aku tau Gege, tapi tak usah mencubit pipiku


Sakit tau....." kesal xiao lie


Gadis yang ditanya pun tertawa kecil dan itu membuat xiao lie dan Chang an mengalihkan perhatiannya kepada gadis kecil itu


Sesaat kemudian gadis kecil itu membuat gerakan dengan tangannya....


" Terjemahkan nona....." ucap Chang an langsung angkat tangan


Xiao lie pun meringis tak enak, apalagi melihat wajah masam gadis cantik di depannya


" Aku tak bisa bahasa isyarat Gege"


" Hahaha...... akhirnya...., akhirnya ada juga yang nona tak bisa, saya pikir nona seperti jelmaan Dewi yang bis segalanya


Aku harus segera mengirim surat untuk yang lainnya prihal ini, nona pasti....."


" Aish..... hentikan Gege, Akku manusia biasa


Mana mungkin aku bisa segalanya" kesal xiao lie


" Baiklah baiklah maafkan saya nona cantik, lalu kita harus bagaimana sekarang


Tak mungkin kan kita membawanya ke kediaman, nanti keluarganya mencarinya nona"


" Benar juga, gadis kecil kami tak mengerti isyarat mu


Tapi kamu bisa mengerti apa yang kami bicarakan kan?" tanya xiao lie kepada gadis itu


Dan gadis kecil itupun mengangguk, tangannya kemudian memberikan isyarat untuk menulis yang langsung dimengerti oleh chang an dan Xiao lie


Setelah memberikan kertas dan pena, gadis kecil itu menuliskan namanya Gracia Weldon dan alamat rumahnya


" Gadis pintar, sekarang makan dulu makanan mu


Setelah itu kakak akan mengantarmu pulang"


Xiao lie, Chang an dan Gracia pun menikmati hidangan pesanan mereka dengan khidmat

__ADS_1


Tapi beberapa saat kemudian terjadi keributan di jalanan


Karena penasaran Chang an pun keluar untuk melihat apa yang sedang terjadi


" Ajudan tuan Kevin...?" teriak Chang an begitu melihat orang yang ia kenali tengah menggeledah jalanan


Bahkan tong tempat pembuangan sampah pun ikut di geledah


Sementara yang dipanggil pun langsung menoleh, sedikit ragu untuk menghampiri orang yang baru ia kenal itu


Tetapi sayangnya ia tak bisa menyepelekannya...


" Ada apa tuan Chang memanggil saya?"


" Uwah .....kau tau namaku?" tanya Chang an dengan konyolnya, tak tau saja yang ia ajak bicara sedang dalam kondisi tak baik


" Maaf tuan, kalau tidak ada yang penting saya permisi dulu"


" eh tunggu dulu, aku ingin bertanya apa yang sedang kau lakukan? kenapa sampai heboh seperti ini?" tanya Chang an seraya melihat beberapa pengawal yang menggeledah semua tempat


" Saya mencari adik saya tuan"


" Seperti apa adikmu, siapa tau aku bisa membantu?"


Walaupun sedikit ragu dan tak percaya, Joshua si ajudan tuan Kevin itu mengeluarkan lukisan wajah adiknya


" Kau berhutang padaku tuan, saya dan nona saya tadi bertemu dengan adik anda


Dan sekarang ia ada di dalam sedang ma.....kan" ucap Chang an dengan nada lesu di akhir kalimatnya


Belum selesai ia bicara, ia sudah ditinggalkan lagi, lagi dan lagi


Entah kenapa nasibnya selalu siap seperti ini


Dengan lesu Chang an pun menggeret kakinya kembali ke dalam kedai


Dan begitu masuk ia disambut dengan adegan roman picisan, dimana kasih sayang keluarga yang begitu harmonis


Ia jadi membayangkan bagaimana dengan rumah tangganya nanti bersama Feng ran tercintanya itu


Aw..... pasti akan lebih harmonis, apalagi....


" Aduh......nona...!!!"


" Apa? mau marah?.....lagian ngapain Gege senyam-senyum tak jelas seperti itu, aku jadi ngeri melihatnya" ucap xiao lie dengan sewotnya


" Saya sedang membayangkan keromantisan saya dengan Feng ran nanti nona, dan nona dengan teganya menghancurkan angan angan saya"


" Keromantisan apaan? orang mengucapkan cinta saja tak berani..."


Chang melotot tak percaya dengan ucapan nonanya, saat akan menyahuti nya, ia keduluan dengan Joshua yang berbicara


" Terimakasih sudah menolong adik saya nona..." ucap Joshua seraya membungkukkan badannya


" Hey tak perlu seperti ini, lagipula adikmu sangat manis, aku senang bisa mengenalnya"

__ADS_1


Gracia tersenyum manis dan menggerakkan tangannya ke arah xiao lie, tapi sayangnya xiao lie hanya bisa tersenyum tak enak


" Adik saya mengucapkan terimakasih dan senang bisa berkenalan dengan nona"


" Tak masalah, lain kali jangan keluar sendirian yah


Diluaran sana sangat berbahaya, apalagi untuk gadis kecil sepertimu"


" Nona tak sadar diri ya? nona juga masih kecil


Sekedar mengingatkan saja, kalau nona lupa....." celetuk Chang an dari arah meja makan


Xiao lie melirik Chang an sinis


" Awas kau.....akan ku adukan pada jiejie nanti" jawab Xiao lie yang langsung membuat Chang an gelagapan


" hahaha.....tuan Chang an benar nona


Kalau tidak salah nona baru berumur tujuh belas tahun ya?" tanya Joshua yang dibalas anggukan kepala dari xiao lie


" Kalau begitu nona dan adik saya hanya berjarak satu tahun saja, adik saya berumur enam belas tahun sekarang


Hanya saja ia mengalami gangguan pertumbuhan dan tak bisa berbicara"


Xiao lie sedikit terkejut mendengar fakta itu, sangat disayangkan gadis secantik ini mengalami takdir yang begitu buruk


" Jadi karena ini Gracia diganggu nona nona bangsawan itu?"


Joshua hanya bisa menganggukkan kepalanya pasrah


" Saya tadinya juga ingin menghukum mereka yang telah mengganggu adik saya nona, tapi Gracia selalu saja memaafkan mereka


Gracia selalu ingin memiliki teman, tapi yah begitulah


Nona pasti tau sendiri mana ada orang yang bisa tulus berteman dengan orang yang kekurangan seperti adik saya..."


" Jangan seperti itu tuan, hati Gracia masih polos, putih dan bersih, itu sebuah anugerah terindah dari Tuhan


Dan sekarang bolehkah aku berteman denganmu Gracia? aku sendiri juga tak memiliki teman"


Gracia yang mendengar ucapan dari xiao lie berbinar senang, tetapi ia menatap kakaknya terlebih dahulu untuk meminta persetujuan


Begitu kakaknya mengangguk Gracia langsung menubruk tubuh Xiao lie dan memeluknya erat


" Tapi Gracia harus sabar yah, aku akan belajar bahasa isyarat terlebih dahulu agar kita bisa mengobrol


Xiao lie janji akan belajar dengan cepat


Apa tuan Joshua bisa merekomendasikan gue bahasa isyarat untukku?" tanya xiao lie kepada Joshua


" Disini tak ada guru seperti itu nona, tapi saya mempunyai buku untuk belajar bahasa isyarat


Nanti akan saya kirim ke kediaman anda"


" Tak bisakah kalian mengajakku berbicara juga?" tanya Chang an yang tiba-tiba saja menyelip diantara Joshua dan Xiao lie

__ADS_1


*****


__ADS_2