
Rombongan perempuan dengan pakaian yang cukup terbuka memasuki tenda permaisuri
Rombongan itu terdiri dari selir pertama beserta putrinya dan selir kedua lalu dua nona bangsawan
Dan Xiao lie hanya mengenal salah satunya, yaitu Yu Hua putri Mentri keuangan
Mereka pun memberi salam kepada permaisuri dan putri Shan Shan sebagai tanda hormat
" Siapa dia, sepertinya saya tak pernah melihatnya?" tanya salah satu nona bangsawan
Dia bernama Lin siqi, putri dari perdana menteri
Xiao lie yang merasa ditanya mendongakkan kepalanya
" Xiao lie....." jawabnya dengan menganggukkan kepalanya sedikit
Lin siqi merasa tersinggung dengan jawaban Xiao lie, bagaimana pun juga posisi ayahnya adalah yang tertinggi diantara bangsawan yang lainnya
" Apa kau tak punya sopan santun, apa kau tak mengenalku?" tanyanya dengan nada cukup tinggi
Xiao lie memutar bola matanya malas, lagi lagi seperti ini " Saya dalam keadaan tidak diharuskan mengenal anda nona muda dan juga siapa disini yang tidak punya sopan santun. Kau berteriak seperti itu di depan permaisuri dan putri Shan Shan, apa itu sopan?"
Lin siqi pun terdiam dan menyadari kesalahannya, ia segera berlutut dan meminta maaf kepada permaisuri
" Maaf yang mulia, saya hanya terbawa suasana
Gadis kecil ini sungguh tak sopan kepada saya, seumur hidup saya tak pernah menemui orang seperti ini" ucap Lin siqi dengan nada lembutnya
Xiao lie menatap permaisuri dan putri Shan Shan
" Apa akan ada masalah dengan sikap saya yang mulia? kalau memang seperti itu, saya pamit pergi
Masih banyak hal yang harus saya urus"
" Oh tidak cantik duduk saja nak, saya yang mengundangmu secara pribadi jadi jangan dengarkan ucapan mereka. Kau bisa melakukan apapun semaumu" permaisuri kemudian menatap Lin siqi
" Nona Lin, ini nona xiao lie aku mengundangnya secara pribadi jadi tolong jaga bicaramu. Aku tak akan segan padamu kalau kau sampai menyinggungnya"
Lin siqi yang ditegur permaisuri menundukkan kepalanya dan tangan yang mengepal erat
Dia marah karena ternyata rumor yang beredar benar adanya, tentang nona muda xiao lie yang mendapat tempat tersendiri di hati keluarga kekaisaran
__ADS_1
Akhirnya mereka semua pun duduk bersama sembari menunggu para lelaki yang tengah bersiap untuk berburu. Biasanya sebelum berangkat, mereka akan terlebih dahulu mengunjungi tenda wanita dan meminta berkat ataupun barang wanita yang mereka sayangi untuk jimat
Di tenda permaisuri diisi oleh canda tawa permaisuri dan putri Shan Shan yang tengah asyik mengobrol bersama Xiao lie
Bahkan dua wanita utama di kekaisaran itu melupakan tata Krama dan sopan santunnya saat berbincang-bincang
Dari perbincangan mereka bertiga Lin siqi baru mengetahui kalau Xiao lie adalah orang yang tengah banyak diperbincangkan di berbagai tempat
Orang yang sudah memutus kerja sama dengan keluarganya, sampai sampai mereka banyak merugi
Lin siqi jadi penasaran seperti apa wajah asli xiao lie ini sebenarnya, kalau melihat penampilannya ia tampak imut dan cantik secara bersamaan. Tapi belum tentu wajahnya akan secantik penampilannya
Pasti lebih cantikan aku.....
Tak hanya Lin siqi semua yang ada disana amat sangat penasaran dengan sosok xiao lie yang sebenarnya, mereka juga heran kenapa putra mahkota sampai begitu tergila-gila kepada gadis kecil ini
" Nona xiao lie, ditenda ini hanya ada kami para wanita
Apakah kami bisa berkesempatan untuk melihat wajah cantik nona?" tanya selir kedua, Ling sun
Xiao lie tersenyum di balik cadarnya " Boleh saja, tapi kalian harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari putra mahkota. Benarkan yang mulia?" ucap Xiao lie seraya menghadap pintu masuk tenda yang ternyata ada putra mahkota
Sementara Xuan Yi yang tengah berdiri di pintu masuk tenda ibundanya mematung melihat kedatangan gadisnya, ia pikir gadisnya tak mau menemuinya lagi
Tanpa dapat dicegah senyum lebar terbit di wajahnya yang datar yang mana membuat semua yang ada di tenda melongo kecuali xiao lie
Xuan Yi yang tersadar menjadi bahan tontonan menormalkan ekspresi wajahnya, ia pun bergegas menghampiri gadisnya yang duduk di tengah tengah ibunda dan adiknya
Xuan Yi berjongkok di samping kursi milik gadisnya dan menggenggam tangannya lembut
Semua yang ada di tenda lagi lagi terkejut, permaisuri dan Shan Shan sekuat tenaga menahan senyumnya sementara dua wanita yang dibawa selir rong yan menatap tajam xiao lie
" Kau datang lilie....?" tanya putra mahkota dengan senyum manisnya
Xiao lie menganggukkan kepalanya" yang mulia permaisuri mengundangku secara pribadi, tadinya sih aku tak mau datang"
Jawaban Xiao lie membuat binar kebahagiaan di wajah putra mahkota sedikit meredup
Xiao lie yang menyadari itu menghela nafas dan tersenyum kecil " Jangan memasang ekspresi seperti itu, kau seperti bukan putra mahkota yang dikenal orang"
" Aku tak perduli, yang penting kau mengenalku sebagai seorang pria yang bernama Xuan Yi, itu saja sudah cukup"
__ADS_1
Xiao melepaskan gelang magnet hitam yang baru ia buat, kemudian ia memasangkan gelang itu ke pergelangan tangan Xuan Yi
" Jangan sampai terluka, kalau menemukan kelinci yang lucu bawakan aku satu ya. Aku menginginkannya"
Xuan Yi mengangguk antusias dengan wajah merah padam, ia kemudian mencium punggung tangan gadisnya " Akan aku bawakan kelinci yang paling lucu dan cantik untukmu lilie" ucap Xuan Yi setelah itu langsung pergi
Bahkan ia lupa berpamitan kepada ibunya sendiri
" Astaga anak itu, dia bahkan melupakanku?" permaisuri berbicara dengan wajah piasnya karena melihat putranya mencium tangan seorang gadis dan bahkan melewatinya begitu saja
" Sudahlah ibunda, melihat wajah kakak tadi sungguh aku ingin tertawa. Sungguh hanya kau yang bisa membuat muka tembok itu berekspresi xiao lie" ucap Shan Shan seraya menatap xiao lie dengan senyum manisnya
Xiao lie hanya tersenyum tipis mendengarnya, kemudian pandangan mata xiao bertubrukan dengan tatapan tajam dua gadis yang duduk di seberangnya
" Apa ada masalah nona nona?" tanya xiao lie dengan nada entengnya
" Bukankah tidak sopan menyuruh seorang putra mahkota berlutut?" tanya Yu Hua dengan nada sarkas
" Apa kau mendengar aku menyuruh putra mahkota berlutut?" tanya xiao lie balik
" Tapi walau bagaimanapun dia adalah putra mahkota, calon penerus kekaisaran ini. Apa kau tak takut dihukum karena kelancanganmu?"
" Tidak....." jawab xiao lie acuh
" Aku tau kau orang kaya, tapi sadarlah kau hanya rakyat jelata yang statusmu berada jauh di bawah kami para bangsawan, setidaknya tunjukkan sedikit sopan santunmu kepada kami" ucap Lin siqi ikut menimpali
Ia sudah sangat geram dengan tingkah laku Xiao lie
" Oh wahai nona bangsawan tolong ingat baik baik ucapanku, hidupku tak bergantung kepada status tinggi dan juga seharusnya kalian cukup malu dan tau diri padaku. Kalian tau kenapa?
Ayah kalian berdua setiap hari datang dan mengemis ngemis bantuan ku di depan pintu bukit dan sekarang putrinya tengah menghina ku secara terang-terangan
Menurutmu, apa yang harus ku lakukan?" tanya xiao lie dengan senyum smirknya
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
See you next time 🥰🥰🥰
__ADS_1