Love In The Palace

Love In The Palace
Episode 81


__ADS_3

Kevin ternganga dan terkejut bukan main mendengar penolakan tegas dari gadis di depannya


Egonya sedikit tersentil, bagaimana pun juga ini adalah kali pertamanya mengutarakan perasaan dan parahnya lagi langsung ditolak saat itu juga


Ingin marah tapi ia tak tega dan tak berani lebih tepatnya


Sejenak ia menghembuskan nafasnya pelan, dengan memejamkan mata ia mencoba berpikir logis dan mengumpulkan akal sehatnya agar tak mengamuk di tempat dan membuat gadisnya ketakutan


Tapi sesaat kemudian ia teringat sesuatu, sesuatu tentang gadisnya


Gadisnya yang pernah menjalin kasih dengan putra mahkota negri sebrang dan mengalami penghianatan....


Begitu mengingat itu Kevin ingin sekali menceburkan dirinya sendiri ke tengah laut


Bagaimana bisa ia dengan gamblang langsung mengutarakan perasaannya disaat gadisnya baru mengalami patah hati


Jelas saja gadisnya akan menolak, mereka berdua baru dekat dan mungkin gadisnya masih takut untuk melabuhkan hatinya lagi


" Aku tak memaksamu untuk menerima ku, setidaknya biarkan aku ada di sekeliling mu saja


Dan tentu saja kesepakatan kita akan tetap berjalan, baik kau menerima perasaan ku ataupun tidak" ucap Kevin setelah lama terdiam


" Apa kau yakin tuan.....?" tanya xiao lie yang masih agak ragu


" Tentu saja, tapi kumohon bersikaplah seperti biasanya......atau kesampingkan dulu ucapanku barusan kalau kamu tak merasa nyaman" balas Kevin lagi


Dan Xiao lie hanya mengangguk singkat dan tersenyum tipis


" Emmm.....aku sudah menyampaikan permintaan mu kepada istana westland


Dan sekarang mereka memintamu untuk menghadap langsung


Apa kau punya waktu....?" tanya Kevin setelah ia dan gadisnya terdiam cukup lama


" Tentu..... kapan aku bisa menemui mereka?


Apa aku harus membawa sesuatu untuk hadiah atau bagaimana?" tanya xiao lie dengan nada sedikit paniknya


" Hey tenanglah.....tak perlu membawa apa-apa, lagipula istana westland tak pernah menerima barang dari luar istana Xiao lie.....


Kita bisa berangkat sekarang karena jarak ke sana cukup jauh" jelas Kevin lagi


" Oh kalau begitu baiklah, tapi apa aku boleh membawa orang-orang ku juga?"


" Sepertinya tak bisa, tak sembarang orang bisa memasuki tempat itu, terlebih lagi kalian bukan warga asli westland" ucap Kevin menjelaskan


" Baiklah kalau begitu biarkan aku pamit pada jiejie dan gegeku sebentar"


Setelah mendapatkan persetujuan dari Kevin, xiao lie berlalu pergi untuk mencari kedua orangnya itu


Dan seperti yang Xiao lie tebak sebelumnya, ia yakin jiejie dan gegenya akan menentang keras kepergian xiao lie


Tapi Xiao lie sudah mengantisipasinya, dengan sedikit rayuan mereka berdua pun luluh


Dan akhirnya segala drama itu selesai, xiao lie bisa pergi dengan tenang

__ADS_1


Tak seperti saudagar saudagar penting lainnya, tuan Kevin ini selalu bepergian hanya dengan kedua orangnya saja


Sangat tak mencolok, tapi itu justru membuat Xiao lie semakin yakin dan waspada


Tanpa menyelidiki lebih jauh pun ia sudah tau identitas orang orang ini tak biasa


Terbukti dengan terkuaknya identitas pemilik paviliun air yinquan yang ternyata tuan Kevin sendiri


Dan ia yakin ada rahasia lebih besar lagi dibaliknya


Sebenarnya Xiao lie sedikit bangga dan berbunga bunga dicintai oleh orang sehebat itu, tapi ini bukanlah waktu yang tepat


Jikalau memang ia dan tuan Kevin berjodoh, suatu saat nanti ia akan bersatu dengannya dengan waktu dan saat yang tepat


Beberapa jam perjalanan diisi oleh keheningan, Kevin sendiri sengaja menggunakan kereta kuda sebagai transportasi nya


Biasanya ia akan menggunakan kuda kesayangannya untuk bepergian, selain lebih cepat menaiki kuda juga lebih praktis


Tapi saat ini berbeda ia membawa seorang gadis, yah walaupun gadisnya bukanlah gadis menye-menye tapi ia selalu ingin mengistimewakan dan menyamankan dirinya


William dan Joshua yang berada di depan kereta kuda sebagai kusir saling pandang dan berbicara dengan berbisik-bisik


" Hey apa mereka berdua tertidur? kenapa tak ada suara sama sekali?" tanya William yang sudah kelewat penasaran


Berjam-jam mereka berjalan tak ada satupun suara yang terdengar


Kalau itu tuannya saja, ia tak terlalu kaget


Tapi disana ada nona xiao lie yang terkenal dengan keramahannya, sangat tak masuk akal kalau suasananya akan sehening ini


" Apa tuan kita menakuti nona Xiao lie?" tebak William lagi


" Jangan mengada-ada, mana mungkin tuan kita bertindak seperti itu kepada gadis yang ia sukai" jawab Joshua


" Tapi......"


" Kalau kau sudah bosan bekerja, kau bisa loncat dari kereta ini Will" saut Kevin dari dalam kereta


Ia dan gadis di sampingnya tak tertidur sama sekali, sebenarnya ia sedikit gugup dan tak tau harus memulai pembicaraan dari mana


Karena selama ini ia tak pernah memulai pembicaraan, menanggapi orang saja ia malas


Apalagi melihat wajah tegang dari gadisnya, ia semakin kebingungan mau berbicara apa


Sementara William langsung kaku badannya, ia pikir tuannya tak mendengar


Tapi sepertinya ia melupakan sesuatu, tuannya itu bukanlah manusia biasa


Pendengarannya 100 kali lipat lebih tajam dari pendengaran anjing


Dan tentu saja pemikirannya itu terbantahkan, tuannya bukan manusia dengan kemampuan seperti anjing


Melainkan turunan makhluk ras kuno yang agung dan entisitasnya sudah jarang di muka bumi ini


" Maafkan saya tuan....."

__ADS_1


" Hmmm.....kita sekarang sampai mana?" tanya Kevin


" Hutan lindung tuan" jawab Joshua


" Mampir ke tempat biasa, kita lanjutkan perjalanan pagi hari saja"


" Ehh kenapa.... hari masih terlalu sore Kevin?" tanya xiao lie kebingungan


" Jalanan hutan ini berbatu dan cukup berbahaya, lebih baik beristirahat


Aku punya tempat bagus untuk beristirahat" jawab Kevin yang langsung dihadiahi tatapan waspada dari xiao lie


Kevin pun gelagapan dan langsung menggeleng seraya melambaikan tangan tanda tidak benar


" Bukan.... bukan seperti yang kamu pikirkan Astaga.....


Aku tak mempunyai maksud jahat padamu Xiao lie, percayalah padaku..... kumohon"


Xiao lie yang melihat tatapan memelas dari Kevin dengan hati yang masih dipenuhi keraguan menganggukkan kepalanya


Sedangkan Kevin sudah tersenyum lebar, sangat lebar bahkan sampai membuat xiao lie terpaku beberapa detik saja


" Emmmmm.....ada sesuatu yang mau aku tunjukkan


Lebih tepatnya itu barang, kupikir ini sangat berbahaya jadi aku menyembunyikan nya dengan sebaik mungkin


Tapi jika ditangani olehmu pasti barang itu akan menjadi sesuatu yang menakjubkan" ucap Kevin


" Apa itu.....?" tanya xiao lie penasaran


" Aku tak tau namanya dan kurasa aku juga baru melihat barang ini"


" Baiklah...... semoga saja itu sesuatu yang menakjubkan seperti katamu"


*****


Hay Hay para pembacaku.......baru bisa update hari ini itupun malam malam


But..... menulis Bukanlah pekerjaan ku dan keahlian ku, ini hanyalah sarana untuk menuangkan imajinasi yang ada di otak aku.....


Beberapa hari yang lalu ada yang komen katanya aku lulusan bisnis......tapi sorry to say kakak


Aku lulusan S3......SD SMP SMA 😁😁😁


Waktu baca itu aku langsung ketawa, tapi yah diaminin ajah siapa tau bisa lanjut sekolah walaupun udah susah perkara udah punya buntut satu


Sekian sedikit curhatan aku.....pengen trus stay nulis sampai the end


Tapi apalah daya ku yang sering tak kuat iman dan putus di tengah jalan..... seperti yang sudah ku lakukan di beberapa aplikasi lainnya


Perkara mudah dan realistis untuk seorang ibu-ibu......dimana ada cuan disitu ada kita orang


Jadi mohon bantuannya kakak kakak atau adik adik yang baik hati dan Budiman


Budayakan like vote dan comentnya untuk menambah pundi-pundi saya atuh..... kalau bisa share ke temen-temen pakde bude atau tetangga pun boleh wkkwkwkw......😀😀

__ADS_1


Udah dulu yah.....see you next time 🥰🥰🥰


__ADS_2