Love In The Palace

Love In The Palace
Episode 38


__ADS_3

Xiao lie dengan penuh semangat menarik tangan Feng ran kesana kemari untuk menjelajahi setiap kios makanan, Feng ran yang pada dasarnya memang suka makan tentu saja dengan senang hati mengikuti setiap langkah kaki nonanya


Entah kenapa langkah kaki xiao lie berhenti di salah satu kedai teh yang tampak sepi daripada kedai lainnya, ia pun memutuskan untuk beristirahat sejenak sebelum pulang mengingat waktu sudah beranjak sore


Begitu Xiao lie masuk, dia langsung melihat seisi kedai yang hanya diisi tiga orang pelanggan


Saat xiao lie akan duduk ia dihentikan lelaki paruh baya yang menjaga kedai " Maaf nona nona, kedai saya sudah disewa penuh oleh ketiga tuan tuan itu" ucapnya seraya membungkuk untuk meminta maaf


Xiao lie pun melihat ketiga orang itu yang ternyata pernah ia temui di restorannya beberapa waktu lalu


Tanpa basa-basi xiao lie pun mengangguk dan pergi meninggalkan kedai, ia tak ingin mengganggu privasi orang


Sedangkan ketiga orang yang ada di kedai saling lirik


" Kurasa aku pernah melihat gadis bertudung itu, apa perasaanku saja ya?" ucap salah satu pria


Pria yang satunya menggelengkan kepalanya dengan mulut yang masih penuh makanan, setelah ia berhasil menelan semua makanannya ia pun menghadap temannya yang tadi berbicara


" Tidak, kita pernah bertemu dengannya


Bukankah dia nona xiao lie, walaupun memakai tudung tapi dilihat dari tubuh dan cara berpakaiannya sudah menunjukkan kalau dia nona xiao lie


Betulkan tuan......?" tanyanya sembari melihat lelaki yang sedari terdiam


Lelaki itu yang ternyata adalah Kevin xu tersenyum tipis sebelum menjawab" Ya, gadis cantik"


Sontak saja kedua lelaki lainnya memutar bola matanya malas


Semenjak bertemu xiao lie beberapa hari yang lalu tuan mereka itu tak berbicara satu katapun


Dan sekarang mereka baru bisa mendengar suara mahal tuannya lagi karena nona xiao lie, itupun bukan kata-kata untuk mereka berdua melainkan pujian untuk nona xiao lie


" Sekarang kita akan pergi kemana nona ?" tanya Feng ran sembari memakan camilan yang ada di tangannya


" Pulang saja jiejie, sebentar lagi malam


Kalau kita pulang telat pasti Feng yan jiejie akan mengomeli kita sepanjang malam"


Xiao lie pun pergi meninggalkan festival dengan rombongannya


Tanpa ia sadari tiga orang, ah lebih tepatnya seseorang mengamati kepergiannya dengan senyum tipisnya


Xiao lie sampai di bukit tepat sebelum matahari terbenam, begitu memasuki kediaman ia sudah ditunggu oleh ketiga jiejie lainnya


Mereka bertiga pun bergegas membersihkan xiao lie dan menyiapkan makan malam untuknya

__ADS_1


Setelah semuanya beres Feng yan menghampiri Xiao lie yang tengah membaca buku di kamarnya


" Nona ada surat dari istana" ucap Feng yan seraya menyerahkan sepucuk surat dengan bungkus berwarna biru langit


Xiao lie mengernyitkan dahinya bingung, sepertinya ini bukan surat resmi pikirnya


Xiao lie pun membuka surat itu yang ternyata adalah kiriman dari permaisuri


Dia menginginkan Xiao lie hadir besok di lomba perburuan


" Kenapa nona ?" tanya Feng yan begitu melihat nonanya tampak bingung setelah membaca surat


" Ini dari permaisuri jiejie, dia ingin aku datang besok" jawab Xiao lie dengan nada lesunya


" Lalu apa nona ingin datang?"


Xiao lie berpikir sejenak sebelum menganggukkan kepalanya " Aku akan pergi besok jiejie, bagaimana pun juga permaisuri dan Shan Shan memperlakukan ku dengan baik "


" Baiklah, saya akan berbicara kepada Feng ran untuk menyiapkan kebutuhan nona"


" Tidak usah jiejie, aku bukan ingin ikut berburu


Aku hanya menemui permaisuri dan menemaninya disana"


" Oh, saya kira nona ikut berburu. Kalau begitu nona cepat tidur agar besok bisa bangun pagi"


Paginya xiao lie segera bersiap, ia mengenakan hanfu hitam polos dengan dalaman putih


Ia mencepol rambut bagian atasnya menjadi dua lalu ia hias dengan pita tali warna putih


Sama seperti biasanya ia hanya mengenakan anting panjang favoritnya lalu menutup wajahnya dengan cadar putih


Begitu siap iapun pergi menggunakan kudanya bersama Feng ran dan dua pengawal pribadi Feng ran saja


Di sepanjang jalan menuju hutan pribadi Neverland, xiao lie melihat puluhan kereta kuda yang ia yakini milik para bangsawan


Banyak juga yang menatap xiao lie aneh karena di Neverland hampir tak ada wanita yang berkuda


Begitu sampai di pintu masuk hutan Neverland xiao lie langsung dihadang dua penjaga hutan


Sontak saja ia menjadi bahan gosip para bangsawan yang kebetulan berada di sekitarnya


Xiao lie mendongak ke atas dan mengepalkan tangannya menahan amarah


" Kenapa lagi lagi seperti ini ?" batin xiao lie

__ADS_1


Feng ran yang melihat nonanya tampak menahan marah pun maju dan memberikan surat pribadi dari permaisuri, dan langsung saja dua penjaga hutan itu berlutut meminta maaf kepada Xiao lie


Tapi Xiao lie tak perduli lagi, ia berjalan melewati dua penjaga itu tanpa mengatakan apapun


Xiao lie memasuki hutan dan berjalan menuju tanah lapang tempat berkumpulnya para bangsawan dan peserta berburu


Sesampainya disana ia mencari tenda milik permaisuri, begitu menemukannya xiao lie langsung berjalan kesana diikuti Feng ran


" Salam permaisuri, salam putri Shan Shan...."


Permaisuri dan Shan Shan yang tengah asyik berbincang sontak terkejut dan tersenyum manis melihat kedatangan Xiao lie


" Ah cantik sudah datang, ayo sini duduk" ucap permaisuri seraya menarik pergelangan tangan Xiao untuk duduk di kursi kosong sampingnya


Xiao lie pun menuruti keinginan permaisuri sedangkan Feng ran duduk di bawah bersama beberapa dayang permaisuri dan putri Shan Shan


" Bagaimana kabarmu cantik, kamu masih marah kepada kami?" tanya permaisuri


" Saya baik baik saja yang mulia..." jawab xiao lie singkat dengan senyum manisnya


Permaisuri dan Shan Shan tersenyum kikuk, mereka berdua merasa kalau Xiao lie masih marah kepada mereka


" Apa kau tidak ikut berburu Xiao lie, ku dengar dari kakak kau suka berpetualang ?" tanya Shan Shan mencoba mencairkan suasana


" Ah tidak putri saya sedang lelah, mungkin lain kali saja"


" Apa kau sedang sakit xiao lie?" tanya Shan Shan lagi


" Tidak nona, kemarin saya baru berkeliling mengecek beberapa tempat" jawab Xiao lie


Permaisuri dan Shan Shan menganggukkan kepalanya mengerti " Aku dengar kau membeli hutan dan desa kosong yang gersang, untuk apa kau membelinya?"


" Untuk tempat penampungan beberapa pekerja saya yang mulia"


" Tapi disana wilayah gersang dan tak ada sumber mata air sama sekali cantik "


" Saya sudah punya solusi untuk masalah itu yang mulia, anda tak perlu khawatir"


Setelah mendengar jawaban dari xiao lie permaisuri dan putri Shan Shan pun terdiam mereka tak tau harus mencari topik pembicaraan apalagi


Sampai akhirnya tenda mereka kedatangan tamu yang tak di undang


*****


Terimakasih sudah membaca ceritaku

__ADS_1


Jangan lupa like vote dan comentnya guys


See you next time 🥰🥰🥰


__ADS_2