
Xiao lie terkesiap mendengar jeritan gadis yang ia kenal, ia dengan panik menatap sekelilingnya
" Kenapa kalian disini, dimana jiejie?" marah xiao lie begitu mengetahui kedua pengawal pribadi Feng ran berdiri di belakangnya dan Feng ran sendiri tak ada di sekitarnya
" Maaf nona, nona Feng ran menyuruh kami untuk menjaga nona"
" Dasar bodoh...... cepat cari asal suara Feng jiejie" ucap xiao lie dengan nada tingginya
Xiao lie ketakutan, tangannya gemetaran dan mungkin sebentar lagi air matanya akan tumpah karena khawatir
" Nona tenang, mari kita cari bersama sama
Sepertinya nona Feng ran berada tak jauh dari sini"
ucap pangeran kedua kemudian berjalan menyusuri koridor dan diikuti xiao lie dan pangeran pertama
Beberapa menit berjalan pangeran kedua berhenti ketika melihat kerumunan di depannya
Begitu juga xiao lie, perasaannya semakin tak enak saja
Di kerumunan itu xiao lie bisa melihat Sun Jian yang menangis tersedu-sedu dan putra mahkota yang tampak marah
Tapi yang membuat xiao lie terdiam membeku adalah keadaan jiejienya
Tangan kanannya sudah terpisah dari tubuhnya dan di depannya putra mahkota mengangkat pedangnya ke arah tangan kiri jiejienya
Spontan xiao lie mengambil pedang kecil di balik hanfunya dan melemparkan pedangnya untuk menangkis pedang putra mahkota
Setelah itu xiao lie bergegas menghampiri Feng ran yang bersimpuh di tanah
" Jiejie........" tangis Xiao lie pun pecah melihat keadaan Feng ran
Sementara Feng ran sendiri sudah pingsan dipelukan xiao lie
" Apa yang kakak lakukan?" bentak Ling Mao
" Aku hanya menghukum pelayan yang berani menyentuh wanitaku"
" Apa harus dengan cara seperti ini, apa kakak sadar apa yang telah kakak lakukan
Kau seorang putra mahkota, bagaimana bisa bertindak seperti ini?"
" Diamlah, dia pantas mendapatkannya"
Xiao lie marah amat sangat marah, ia tak terima jiejienya diperlakukan seperti ini
" Kalian bawa pulang Feng ran jiejie, aku akan menyusul nanti" ucap Xiao lie memerintahkan kedua pengawal pribadi Feng ran
" Lalu bagaimana dengan nona?"
__ADS_1
" Kalian tak diajarkan untuk membantah perintahku, lakukan apa yang ku minta"
Setelah Feng ran dibawa pulang, Xiao lie menatap tangannya yang masih berlumuran darah
Ia kemudian mengambil pedang kecilnya yang terlempar tak jauh dari tempatnya duduk
Tatapan tajam xiao lie menghunus putra mahkota yang tengah memandangnya dengan tatapan rumit
Xuan Yi sendiri baru sadar apa yang telah ia lakukan, ia sebenarnya hanya spontan menghukum Feng ran karena bertengkar dengan istrinya
Tapi saat itu ia melupakan sesuatu yang penting, Feng ran bukanlah pelayan biasa
Dia milik xiao lie, gadis kecil yang masih ia cintai dan ingin ia miliki
" Kau tau apa yang telah kau lakukan?" tanya xiao lie dengan nada dinginnya
Tangan kanannya pun menggenggam erat pedang kecil miliknya
Jangan salah sangka, walaupun kecil tapi pedang miliknya lima kali lebih kuat daripada pedang biasanya
Sementara semua orang yang baru sadar dengan pedang yang xiao lie gunakan menatap aneh
Bagaimana tidak di Neverland sendiri kebanyakan kesatria dan pengawal menggunakan pedang yang cukup besar untuk alat melindungi diri
Sedangkan pedang milik xiao lie mungkin hanya seperempat dari pedang milik putra mahkota
Yang lebih aneh lagi adalah gantungan pedangnya, miniatur kipas kecil dengan tiga untaian bunga sakura
" Memang apa yang dilakukan nona Feng ran sampai kau memotong lengannya
Kau tau itu sudah melanggar aturan istana, menghukum seseorang tanpa adanya pengadilan" bentak Ling yusik kepada putra mahkota
Dia tak habis pikir dengan kakak satu ayahnya itu, entah hilang kemana sifat baiknya dulu
" Benar apa yang dikatakan yusik, walaupun nona Feng ran bersalah kakak tak harus menghukumnya seperti ini. Apa yang akan kakak katakan nanti kepada ayahanda" timpal Ling Mao
" Tentu saja berterus terang, pelayanmu mencoba melukai istriku lilie
Aku hanya ingin melindungi Sun Jian darinya"
" Pertama namaku xiao lie dan hanya Xiao lie bukan lilie, kedua orang orang yang berdiri di belakangku bukan orang bodoh putra mahkota
Ketiga, istrimu sama sekali tak terluka jadi apa pantas seorang putra mahkota berbuat tirani di istananya sendiri?" tanya xiao lie sambil melangkah maju mendekati putra mahkota dengan pedang yang diseret
Para ajudan putra mahkota serta prajurit sontak mengelilinginya putra mahkota dan istrinya
Sementara kedua pangeran sudah menyingkir terlebih dahulu, karena mereka berdua yakin akan terjadi sesuatu yang besar sebentar lagi
Tanpa aba-aba Xiao lie melompat dan menerjang prajurit yang mengelilingi Xuan Yi
__ADS_1
Srettttt....
Trasshhhh
Sleeebbb
Bruuukkk..... bruuukkk
Hanya dalam hitungan detik prajurit yang mengelilingi Xuan Yi tumbang
Kini xiao lie berhadapan dengan dua ajudan putra mahkota, Cheng lan dan Gu Jun
" Nona kecil, saya sangat menghormati nona
Tolong jangan seperti ini nona, saya berjanji akan membantu nona Feng ran untuk mendapatkan keadilan" ucap Cheng lan
Xiao lie mengangkat sebelah alisnya dan tersenyum sinis
" Keadilan katanya, disaat dirinya sendiri masih berdiri untuk orang yang salah?" batin Xiao lie
Xiao lie memegang pedangnya menggunakan tangan kanannya saja
Dari dua orang di depannya hanya Cheng lan yang xiao lie rasa bisa membalas kekejian putra mahkota
Bagaimana pun juga Cheng lan sudah bersama putra mahkota sedari kecil jadi tentu saja putra mahkota akan merasakan hal yang sama seperti yang Xiao lie rasakan
Xiao lie melepaskan kain panjang yang menghiasi rok hanfunya
Sekilas orang orang akan melihatnya sebagai hiasan tapi bagi xiao lie ini adalah salah satu senjata andalannya selain pedang kecilnya
Xiao lie melingkarkan ujung kain ke pergelangan tangannya dengan santai semua orang tak terkecuali Xuan Yi dan Sun Jian menatap apa yang dilakukan xiao lie dengan pandangan yang berbeda-beda
Tapi tidak dengan pangeran kedua, karena ia sudah pula pergi ke medan perang tentu saja ia tau apa yang Xiao lie lakukan
Mulai dari pedang yang digunakan, sebenarnya pedang seperti hanya digunakan untuk acara festival ataupun hiasan saja karena jika digunakan bertarung itu tak akan berguna
Tapi dugaan Ling yusik adalah pedang itu dibuat dengan baja khusus dan kualitas terbaik
Seperti yang sudah terlihat, pedang kecil itu mampu menangkis bahkan memotong pedang prajurit bahkan pedang putra mahkota pun bisa terlempar karena tangkisan pedang itu
Dan sekarang lihatlah
Gaya bertarungnya tak seperti kebanyakan orang lainnya, beberapa gerakan yang xiao lie lakukan sama seperti tarian perang adat kekaisaran Eastland
" Apa dia mengembangkan seni budaya menjadi seni beladiri ya?" tanya Ling yusik entah pada siapa
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
__ADS_1
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
See you next time 🥰🥰🥰