Love In The Palace

Love In The Palace
episode 30


__ADS_3

Setelah melihat putranya dan Xiao lie selesai dengan urusannya, kaisar berdiri dan menghadap kepada seluruh tamu yang hadir


" Terimakasih sudah datang untuk merayakan pesta ulang tahun putriku


Di kesempatan ini aku mengumumkan nona xiao lie sebagai calon putri mahkota" ucap kaisar dengan lantangnya


Semuanya tampak terkejut dan mendesah kecewa


Banyak pria bangsawan yang ingin mencoba mendekati xiao lie


Walaupun wajahnya mungkin tak secantik penampilannya, tapi mengingat seberapa kuasanya gadis itu tentu saja semua orang mau


Sedangkan para nona nona bangsawan juga kecewa, mereka sudah berhias dan menampilkan dirinya sebaik mungkin tapi tak pernah dilirik sekalipun oleh putra mahkota


Diantara semua orang yang hadir di sana ada tiga gadis yang menatap xiao lie dengan penuh amarah


dua diantaranya adalah putri perdana menteri dan Mentri keuangan, mereka berdua marah karena putra mahkota menolak mentah-mentah pemilihan putri mahkota dan langsung memilih gadis dari rakyat jelata


Walaupun dia kaya tapi tetap saja dia berasal dari darah kotor, bukan darah bangsawan yang suci, pikir mereka berdua


Sementara satunya lagi adalah Jin Hua, sepupu xiao lie sendiri


Jin Hua pikir dengan ia menjadi tunangan tuan muda bangsawan statusnya akan lebih tinggi dari sepupunya itu, tapi ternyata sekarang. dia malah merangkak jauh lebih tinggi daripada status bangsawan biasa


Jin Hua sungguh iri dengan xiao lie sampai nyaris tak ada batasannya


Jin Hua pikir xiao lie hidup bahagia dengan banyaknya harta yang mengelilinginya


Tanpa ia tahu bagaimana perjuangan xiao lie seorang diri


Perhatian semua orang kini beralih pada perdana menteri dan Mentri keuangan yang maju dan berlutut di hadapan kaisar


Semua orang bertanya tanya apa yang akan mereka berdua lakukan


" Yang mulia ini melanggar tradisi dan kehormatan keluarga kerajaan, mohon yang mulia mempertimbangkan semuanya lagi" ucap perdana menteri yang diangguki juga oleh Mentri keuangan


" Apa maksudmu, apa nona xiao lie bukan orang terhormat begitu?" tanya kaisar dingin


" Semua orang juga tau gadis kecil itu tumbuh tanpa orang tua dan juga berdarah rakyat jelata


Apa pantas seorang calon ratu masa depan berasal dari rakyat?" tanya Mentri keuangan dengan nada mencemooh seraya melirik Xiao lie


Para bangsawan saling berbisik bisik membenarkan ucapan perdana menteri dan Mentri keuangan


Sementara Xiao lie masih duduk tenang di kursinya


Dan orang bodoh yang mencari masalah untuk hidupnya sendiri


Apa mereka lupa, keluarga mereka hidup dengan cara bergantung kepadanya

__ADS_1


Sementara Xiao lie menatap putra mahkota dengan penuh harap, xiao lie pikir dia akan mendapatkan pembelaan dari pria itu


Tapi setelah lama menunggu tak ada kata apapun yang keluar dari bibirnya, xiao lie hanya bisa tersenyum kecut


" Maaf yang mulia, bolehkah saya berbicara?" tanya Xiao lie sopan


Kaisar mengangguk dan mengijinkan Xiao lie


" Apa kalian punya masalah dengan ku?" tanya xiao lie yang tak dijawab sama sekali oleh keduanya


" Kalau kalian ada masalah denganku, kita selesaikan di luar, jangan merusak pesta putri Shan Shan"


Perdana Mentri berdiri dan menatap xiao lie tajam


" Siapa yang berani mencari masalah dengan nona kecil? siapapun pasti akan merasa takut apalagi jejeran pengawal yang selalu siaga melindungi nona


Walaupun nona bertindak semena-mena tak akan ada yang berani melawan "


xiao mengernyitkan dahinya bingung


" Semena mena, atas dasar apa kau mengatakan itu?"


" Saya mengatakan yang sebenarnya, bukankah beberapa hari yang lalu nona baru saja menghancurkan bisnis Mentri perdagangan?" tanya menteri keuangan dengan senyum smirknya


Xiao lie terkekeh kecil melihatnya


" Aku hanya menarik apa yang sudah aku berikan padanya, apa itu bisa disebut menghancurkan?"


" Apa kau mau tau bagaimana dan apa yang namanya menghancurkan?" tanya xiao lie dengan nada dinginnya


Suasana pesta menjadi lebih mencekam karena aura kemarahan xiao lie


Semua orang tak ada yang berani menginterupsi perkataan Xiao lie


Bahkan dua Mentri yang mencoba mencari masalah dengan xiao lie kini terdiam dengan tubuh yang bergetar


" Apa kalian berdua masih keberatan?" tanya kaisar memecah keheningan


Menteri perdagangan dan Mentri keuangan menggelengkan kepalanya dan mengundurkan diri lalu kembali duduk di tempatnya


Pesta pun kembali dimulai walaupun dengan suasana agak canggung


Tapi suasana canggung itu langsung hilang begitu mereka mencicipi kudapan yang sudah istana siapkan


Pihak istana secara langsung menyewa koki dari restoran xiao lie untuk membuat jamuan di pesta


Dan tentu saja hidangan yang disediakan tak pernah mengecewakan


Apalagi Xiao lie restoran xiao lie baru saja mengeluarkan kue baru

__ADS_1


Yaitu aneka macam kue sus dan pia susu, sungguh sangat menggugah selera dan membantu memperbaiki mood yang sedang rusak


" Kau tak apa lilie ?" tanya putra mahkota khawatir


Xiao lie sedari tadi diam dengan pandangan mata tajamnya


Xuan Yi yang melihat gadisnya hanya diam saja mendadak merasa takut


Takut kalau gadisnya tak mau lagi berada di sisinya, takut kalau gadisnya akan pergi meninggalkannya


" Lilie, aku......" Xuan Yi ingin berbicara tapi langsung di potong xiao lie


" Aku ingin ke belakang sebentar" ucap Xiao lie dengan nada datarnya


" Aku antar ya" pinta Xuan Yi


Xiao lie menggelengkan kepalanya, ia kemudian pamit kepada kaisar dan permaisuri lalu pergi meninggalkan pesta


Sampai di istana timur xiao lie langsung meminta Feng ran mencari kuda


" Cari kuda jiejie, kita akan pulang sendiri"


Feng ran menatap ekspresi nonanya yang tampak tak baik baik saja, dalam hati ia ingin bertanya tapi lebih baik sekarang menuruti semua keinginan nonanya terlebih dahulu


Beberapa saat kemudian Feng ran berhasil membawa dua kuda dan langsung saja ia naiki


Xiao juga menaiki kudanya sendiri dan melajukannya keluar istana


Xuan Yi baru sampai di istana timur menatap punggung gadisnya dengan sendu, ia tak sempat mencegah kepergian gadisnya


Xuan Yi benar benar takut sekarang, dari awal ia sadar gadisnya tak akan mudah ia genggam


Tapi sekarang setelah berhasil menggenggam nya dia sendiri yang menyakiti tangan yang ia genggam itu


Sesampainya di kediamannya, para jiejie dan gegenya yang tengah menunggu xiao lie dibuat kebingungan dengan kedatangan gadis itu


Xiao lie pulang dengan hanya ditemani Feng ran saja


Ditambah wajahnya yang tampak menahan amarah


Selama bekerja dengan Xiao lie, mereka semua hampir tak pernah melihat Xiao lie berekspresi seperti itu


Jadi mereka dapat menyimpulkan bahwa sesuatu telah terjadi di istana dan membuat nonanya yang baik hati itu marah


*****


Terimakasih sudah membaca ceritaku


Jangan lupa like vote dan comentnya guys

__ADS_1


See you next time 🥰🥰🥰


__ADS_2