Love In The Palace

Love In The Palace
Episode 15


__ADS_3

" Tunggu nona......" teriak Xuan ketika berhasil mengejar rombongan Feng yan


Feng yan dan rombongannya pun menghentikan langkah mereka


" Ada apa tuan? kenapa anda menghentikan kami?"


" Apa kau mengenal gadis kecil bernama xiao lie?" tanya Xuan Yi tanpa basa-basi


Feng yan dan para pengawalnya tersentak kaget. Bagaimana bisa orang ini mengenal nona nya, sedangkan nona nya sendiri hampir tidak pernah keluar dari kediaman


" Kami tidak mengenalnya....."


Xuan Yi tersenyum tipis sebelum menjawab Feng yan. Karena dia tau betul kalau orang-orang di depannya sedang berbicara tak jujur


" Tidak usah berbohong nona, saya yakin anda pasti mengenal xiao lie


Seragam pengawal anda sama persis seperti seragam pengawal xiao lie saat di hutan kemarin" kekeh Xuan Yi


" Ada perlu apa anda dengan nona kami?" tanya Feng yan dengan nada datarnya


" Oh.....jadi dia nona kalian" tanya Xuan Yi dengan senyum puasnya


" Kalau tidak ada keperluan lagi saya permisi tuan"


" Tunggu tunggu.....apa aku boleh ikut, aku ingin menemui xiao lie" pinta Xuan Yi seraya menghadang kepergian Feng yan


" Maaf tuan, saya tidak bisa membawa orang asing tanpa persetujuan dari nona saya"


" Aku mengenal xiao lie, dia pasti tak keberatan dengan kedatangan ku"


" Sekali lagi saya mohon maaf anda tak bisa ikut kami.... lagipula hari sudah larut, nona pasti sudah beristirahat" ucap Feng yan kemudian pergi meninggalkan Xuan Yi


Sedangkan Cheng lan menahan tawanya melihat junjungannya ditolak untuk pertama kalinya


" Apa yang kau tertawakan ?" bentak Xuan Yi


Cheng lan gelagapan dan membungkukkan tubuhnya meminta maaf


" Sudahlah.....ayo kita ikuti mereka, setidaknya aku harus tau tempat gadisku tinggal"


Cheng lan Xuan Yi pun mengikuti Feng yan dengan hati hati


Sesampainya di perbatasan desa Taji, Cheng lan dan Xuan Yi saling pandang saat melihat rombongan Feng yan memasuki bukit milik keluarga Xiao


" Pantas saja nona kecil terlihat seperti bukan gadis biasa, mungkin saja dia putri dan satu satunya penerus keluarga xiao yang misterius itu tuan" ucap Cheng lan


" Bukankah tuan dan nyonya xiao sudah meninggal dunia.....?"


" Benar tuan, tuan dan nyonya xiao terbunuh oleh bandit saat berdagang....."

__ADS_1


" Lalu..... xiao lie tinggal sendirian sekarang?"


" Tentu saja tidak tuan, keluarga xiao memiliki banyak pelayan dan pengawal" ucap Cheng lan yang langsung dihadiahi pelototan mata dari Xuan Yi


Xuan Yi sejenak terdiam memikirkan kehidupan gadis kecilnya


" Rekrut beberapa pengawal rahasia untuk menjaga gadisku Cheng lan"


Cheng lan menggaruk dahinya sejenak


" Tuan saya rasa tak perlu, apa tuan tak mendengar berita terpanas di kekaisaran ini?" tanya Cheng lan pelan


" Berita apa.....?" tanya Xuan Yi tak mengerti


" Tentang meroketnya usaha keluarga xiao di bawah kepemimpinan pewarisnya yang misterius "


" Kenapa misterius? kau sudah lihat sendiri penampilan dan sikap gadis kecilku kemarin"


" Bukan itu maksud saya tuan, setelah meninggalnya kepala keluarga xiao, tentu saja pewarisnya yang akan meneruskan usahanya. Dan penerusnya yang sekarang bekerja di balik layar, ada empat sarjana muda yang mengurus usaha keluarga xiao di masing-masing bidangnya tapi tentu saja itu di bawah kendali pewaris yang misterius ini......"


Cheng lan menghela nafasnya sejenak


" Dan setau saya keluarga xiao memang hanya memiliki satu orang putri yang tak pernah keluar dari bukit ini, mungkin nona kecil memang pewaris misterius itu tuan"


Xuan Yi menggeplak kepala Cheng lan saking kesalnya


" Apa kau sudah pikun Cheng lan?


" Maaf tuan..... saya hanya terlalu banyak berpikir, bagaimana pun juga nona kecil sangat hebat. Walaupun dia bukan bangsawan tapi saya yakin yang mulia permaisuri dan kaisar tak akan keberatan


Apalagi keluarga xiao adalah pilar ekonomi di kekaisaran ini"


" Yah kau benar, tapi kenapa kau melarang ku mencari pengawal bayangan?" tanya Xuan Yi dengan nada sinis nya


Cheng lan berdehem sejenak sebelum menjawab pertanyaan dari junjungannya itu


Saat ini dia merasa lebih pintar dari junjungannya karena ia mengetahuinya banyak hal tentang keluarga xiao, yang ternyata adalah keluarga dari gadis yang berhasil menarik perhatian putra mahkota yang terkenal dingin


" Tuan dari berita yang beredar, setelah kepala keluarga xiao meninggal, pewarisnya membeli lima puluh pengawal bayaran yang profesional dan dia juga membeli budak lelaki untuk di latih menjadi pengawal"


" Benarkah..... ?kenapa gadis sekecil itu bisa memikirkan semuanya?" tanya Xuan Yi tak percaya


" Entahlah, semua orang tak tau kalau pewaris keluarga xiao adalah gadis anda kecil tuan"


Xuan Yi tersenyum miring sembari menatap bukit" Gadis kecilku sungguh menarik" batin Xuan Yi


*****


Feng yan yang sudah sampai di kediaman pun langsung pergi menemui nona nya

__ADS_1


" Feng yan jie jie.....ada apa? kenapa tampak terburu buru sekali, apa jie jie belum mendapatkan tokonya?"


" Saya sudah mendapatkannya nona, saya membeli dua bangunan tepat di sebelah toko perhiasan nona" jawab Feng yan


" Baguslah, lalu ada apa lagi? kenapa jie jie tampak ketakutan?" tanya Xiao lie penasaran


" Anu....itu nona..."


" Ada apa jie jie? katakan dengan jelas"


" Tadi di perjalanan pulang saya bertemu dua orang, mereka mencari nona...." jelas Feng yan


" Siapa ....?"


" Saya tidak tau nona, tapi lelaki itu bilang kalau ia mengenal nona di hutan Phoenix"


Xiao lie mencoba mengingat ingat


Setelah beberapa saat iapun teringat dengan lelaki yang ia tolong kemarin


" Oh.....aku baru ingat jie jie, kemarin aku menolongnya saat di hutan


Kenapa dia mencari ku.....?"


" Entahlah nona, dia bilang ingin bertemu dengan nona. Mungkin ingin mengucapkan terimakasih"


" Oh.....aku rasa tak perlu, untuk saat ini aku belum ingin berinteraksi dengan banyak orang jie jie"


" Baiklah nona saya mengerti, saya akan mengatur penjaga untuk tak membiarkan orang asing masuk ke bukit"


" Bagus, tolong panggilkan Meng yao jie jie dan Leah jie jie"


Feng yan pun pergi memanggil kedua temannya itu. Beberapa menit kemudian ia kembali bersama keduanya


" Ada apa nona.....?" tanya Leah dan Meng yao berbarengan


" Besok aku harus berlatih dengan guru baruku jie jie.....dia dari negri sebrang, jadi aku akan lebih fokus untuk latihanku"


" Kami siap melaksanakan tugas nona"


" Hehehe..... jangan terlalu serius jie jie, kalian membuatku merasa sangat tua" ucap Xiao lie dengan raut wajah masamnya


" Sudah seharusnya nona ......"


Xiao lie tersenyum senang dan membuka buku catatannya. Dia selalu mencatat apapun yang akan ia lakukan mengingat banyaknya kegiatan yang harus ia jalani takutnya ia keteteran karena tak bisa mengatur waktu


*****


Terimakasih sudah membaca ceritaku

__ADS_1


Jangan lupa like vote dan comentnya guys


See you next time 🥰🥰🥰


__ADS_2