Love In The Palace

Love In The Palace
Episode 89


__ADS_3

" Puas....apa sekarang kamu sudah puas Xuan Yi


Sampai kapan kamu akan terus menerus membuat masalah, sampai kapan Hah.....?" bentak kaisar pada Xuan Yi


Setelah pembubaran pesta, kini semua anggota keluarga kerajaan berkumpul


Hanya anggota inti saja lebih tepatnya


Dari kejadian ini, tak membuat satupun orang merasa senang


Walaupun istana dipenuhi perselisihan tapi hal yang terjadi tadi amatlah sangat memalukan


Apalagi terjadi di depan mata mereka tapi mereka tak mengetahui hal tersebut


Sungguh bodohnya.....


" Maafkan aku ayah...."


" Maaf mu itu tak berguna sama sekali, tak bisakah kamu membuat ayahmu ini tenang


Sekarang apa yang kamu bisa banggakan dari ketiga istrimu ini ha.....Apa ??" bentak kaisar pada Xuan Yi yang masih terdiam dan bersimpuh di depannya


" Kamu bilang mereka bertiga lebih baik daripada gadis kecilmu dulu, xiao lie


Sekarang katakan padaku, dari sisi mana mereka lebih baik darinya.... darimana


Kamu membuang permata berharga demi seonggok kotoran


Ayah sungguh malu.... sangat malu


Sekarang mau ditaruh dimana harga diri kerajaan kita.....ayah tanya, mau taruh dimana?"


" Ini semua diluar kendali ku ayah, maafkan aku" bantah Xuan Yi dengan lirih tapi masih cukup mampu di dengar oleh seluruh orang yang berkumpul disana


" Persetan dengan hal itu, itu sudah menunjukkan ketidakmampuan mu dalam memimpin


Memimpin keluarga kecilmu saja sudah gagal apalagi memimpin kerajaan ini


Jangan katakan padaku kalau kau buta dan tuli hingga tak bisa mendengar keluhan rakyat di luar sana.... disaat kau membuat kebijakan yang mencekik rakyat, disitu istrimu dengan pongahnya menghamburkan uang di depan rakyat


Apa kamu pikir itu tak akan menimbulkan perpecahan......?"


" Kita bicarakan masalah itu lain kali suamiku, sekarang ini bagaimana cara kita mengatasi masalah Yu Hua?" ucap permaisuri kepada suaminya


" Jangan tanya padaku, itu urusan Xuan Yi


Aku sudah lelah dengan semua perbuatannya"

__ADS_1


Permaisuri mengangguk dan mencoba mengerti, suaminya sudah cukup tertekan dengan masalah di Neverland saat ini


" Semua keputusan ada di tanganmu Xuan, tapi maaf ibu tak bisa menerima Yu Hua dan anaknya lagi di istana


Kalau kamu masih mau mempertahankannya kamu bisa mengirim Yu Hua keluar dari istana"


" Aku juga tak mau menerima Yu Hua lagi ibunda, setelah semua yang sudah ia lakukan itu sudah cukup untuk memutuskan tali pernikahan ini


Aku akan mengurus semuanya besok pagi, maaf sudah membuat ibunda kecewa"


" Tidak..... yang mulia putra mahkota maafkan aku, maafkan aku suamiku


Aku berjanji tak akan melakukan hal itu lagi sungguh maafkan aku


Bagaimana dengan nasib anak kita nanti, tolong ampuni aku suami ku" ucap Yu Hua sambil menangis meraung-raung


" Lepaskan.....anak siapa yang kau maksud


Kamu bisa meminta Bai Ju untuk bertanggung jawab, atau pilihlah salah satu prajurit yang sudah tidur denganmu


Kamu pikir aku masih mau menerima wanita yang sudah dicicipi puluhan bawahanku sendiri


Aku tidak sebodoh itu.....cepat pergi atau kamu akan menyesal" bentak Xuan Yi seraya mencoba melepaskan tangan Yu Hua yang memeluk erat kakinya


Karena sudah terlalu lelah dan jengkel Xuan Yi menyuruh prajurit yang berjaga untuk menyeret Yu hua keluar, walaupun diiringi perlawanan akhirnya Yu Hua menyerah dan meninggalkan ruangan


Sedangkan yang ditanya hanya menunduk terdiam, ia teramat malu dan sangat malu


" Tapi kita harus menyelesaikannya saat ini, berhubung yang mulia kaisar sudah lelah dan enggan berbicara jadi aku yang akan mewakilinya" ucap permaisuri seraya menarik nafasnya berat


" Kenapa..... kenapa kamu baru mengatakan disaat kami semua sudah berbahagia


Apakah kamu sengaja melakukannya?" tanya permaisuri kepada Sun Jian


" Ampun yang mulia, hamba juga baru mengetahui masalah ini


Itupun secara tak sengaja, awalnya Bai Ju meminta saya untuk membantunya menutupi masalah ini tapi ternyata hal tak terduga terjadi


Putri yu Hua bertindak tak normal dan melenceng jadi walaupun saya tak berbicara, seluruh orang di istana ini juga sudah tau yang mulia" bantah Sun Jian


Permaisuri tersenyum sinis mendengar pembelaan dari istri ketiga putranya


Dia tau betul kalau setiap ucapan yang keluar dari mulut wanita itu hanyalah kebohongan semata


" Anggap saja aku percaya akan ucapanmu itu dan untuk mu Xuan Yi banyak hal yang sudah ibu pendam dan ingin ibu sampaikan padamu


Entah kamu mau mendengarnya atau tidak?"

__ADS_1


" Katakan saja ibunda....."


" Ibu tau wanita tak pantas mengatakan hal ini di hadapan kalian para lelaki yang berkuasa


Tapi ibu rasa ibu harus mengatakannya, kebijakan yang kalian ambil saat ini merugikan rakyat amat sangat merugikan


Terutama tentang masalah pajak....."


" Apa ibu ingin protes karena aku menindas bisnis keluarga xiao lie?" tanya Xuan Yi


" yah....kamu tentu tau dia bukan gadis yang bisa kamu remehkan dan tindak sesuka hatimu Xuan


Diamnya gadis itu saat ini entah mengapa membuat ibu takut dan kepikiran


Dia bukanlah seseorang yang akan diam saja disaat ada yang mengusik orang-orangnya"


" Jadi ibu mau aku harus bagaimana, aku melakukan itu karena sumber pemasukan istana yang berkurang" bantah Xuan Yi


" Kalau begitu perbaiki, ibu hanya memberi saran itu juga kalau kau mau mendengarkan nya


Bulan depan adalah jadwal aliansi antar kekaisaran, dan saat itu giliran kekaisaran kita yang menjadi tuan rumah


Ibu harap semua masalah dan citra buruk Neverland bisa cepat kau selesaikan"


" Ayah sependapat dengan ibumu, cepat selesaikan semuanya...." ucap kaisar menengahi lalu pergi bersama permaisuri


*****


" Hahaha.....hahaha...ya ampun perutku sakit hahahaha"


" sudah nona hentikan, nanti tenggorokan nona sakit....." ucap Chang an tapi tak dihiraukan oleh Xiao lie yang masih asyik dengan tawanya


Tadi setelah ia selesai mengurus tugas yang diberikan nonanya, ia menerima surat dari kawannya di Neverland


Sebenarnya itu surat berisi kabar buruk yang beberapa hari lalu terjadi, tapi untuk rakyat dan terkhusus untuk nonanya itu adalah kabar yang begitu menggembirakan hati


" Astaga ge..... rasanya aku ingin sekali melihat wajah putra mahkota saat ini


Pasti sangat menggemaskan sekali hahaha" ucap Xiao lie dilanjutkan dengan tawanya lagi"


" Ya kau benar nona..... bahkan tadi kawanku malah mensyukurkan apa yang sedang dialami putra mahkota saat ini


Karma dari Tuhan katanya....." saut Feng ran


" Kau benar jiejie, mereka terlalu terlena sampai melupakan karma yang bisa mereka dapatkan dari apa yang mereka perbuat


Astaga..... bahkan aku belum bertindak apa-apa, sepertinya Tuhan merestui apa yang ingin kulakukan" ucap xiao lie yang diangguki oleh kedua orang yang juga ikut menerawang ke depan

__ADS_1


*****


__ADS_2