
" Ada apa dengan kalian....?" tanya xiao lie begitu melihat para pelayannya tengah berdiri kaku
Ia begitu terheran-heran saat melihatnya, padahal tadi sebelum ia jiejie dan Gracia pergi ke kebun belakang para pelayan masih bersikap biasa saja dan enjoy mengerjakan tugas mereka
Tapi kenapa tiba-tiba berubah....?
" Kenapa tak menjawab?" tanya Feng ran begitu melihat semuanya masih terdiam dan enggan menjawab
" Maaf nona, di depan ada tamu yang mencari anda" jawab kepala pelayan
" Menjawab begitu saja kau kesusahan, apa harus kumasukkan kau ke sekolah lagi?" tanya Feng ran sarkas
" Tidak nona.....mohon maafkan kami, kami hanya masih terkejut saja
Tamu anda begitu dingin dan menakutkan jadi kami semua sedikit takut"
" Sedikit apanya? jelas jelas kalian bergetar ketakutan" gerutu Feng ran
" Sudahlah jiejie, aku akan melihat tamuku
Tolong jiejie ajak Gracia makan siang lalu istirahat" ucap xiao lie lalu pergi menuju ruang tamu
Ia penasaran siapa sebenarnya tamunya itu....
Tapi begitu ia sampai di ruang tamu dan melihat siapa dalang dibalik ketakutan pelayannya, ia menghela nafas lega
Ia pikir tamunya adalah seseorang yang patut ia waspadai, ternyata hanyalah tuan Kevin beserta dua pengikutnya
Tapi kalau dipikir-pikir, ketiga orang itu memang menakutkan sih, apalagi tuannya itu
Uhhh...... sangat dingin dan kaku pemirsa...
" Oh tuan Kevin..... maaf, saya baru tau kedatangan anda sekalian
Apa kalian menunggu lama?" tanya xiao lie berbasa-basi
" Bersikaplah santai nona....kita tak sekaku itu untuk berbicara formal di setiap saat" saut William
" Yang dikatakan Will benar nona..... emmmm nona, maaf apakah saya boleh menemui Gracia
Saya sudah terlalu lama tak bertemu dengannya" ucap Joshua
Ia terlalu senang saat tuannya mengajak mereka untuk bertandang ke kediaman nona xiao lie, dengan itu ia bisa menjenguk adiknya
Yah..... adiknya tak mau pulang ke kediaman mereka, walaupun saat ini Joshua sudah lebih sering pulang dan menetap di westland
Tetapi Gracia tak betah dan memilih tinggal di kediaman ini....
Tak heran juga sih, kediaman nona xiao lie cukup luas nyaman dan indah, apalagi banyak orang disini
Mungkin Gracia senang karena ia tak kesepian lagi, dan dari yang ia selidiki semua orang nona Xiao lie memperlakukan adiknya dengan baik, terutama nona xiao lie sendiri
__ADS_1
" Tentu kak Josh..... Gracia sedang makan siang dengan Feng ran jiejie
Kau bisa menemuinya di ruang makan, apa perlu diantar?" tanya xiao lie dengan nada agak bercanda
" Tak perlu nona, saya sudah hafal luar kepala seluruh tata letak kediaman anda" jawab Joshua
Namun jawaban itu membuat seseorang marah, bahkan tangannya tanpa sengaja meremas gelas kecil yang tengah dipegangnya
" Astaga tuan Kevin.....apa yang anda lakukan?" teriak Xiao lie histeris
Joshua dan William juga terkejut, apalagi Joshua
Ia kebingungan setengah mati saat tuannya masih menatapnya tajam dengan tangan yang masih menggenggam pecahan gelas dengan erat
William yang menyadari kemarahan tuannya menyikut pinggang temannya dan berbisik
" Kau membuat tuan marah bodoh, mungkin tuan pikir kau sering berkunjung kesini dan menemui nona Xiao lie, cepat jelaskan ucapan ambigumu itu"
" Makk.... maksud saya, saya memang sering berkunjung kesini untuk menemui adik saya tuan
Emmmm.....adik saya, Gracia masih betah tinggal bersama nona xiao lie jadi....."
Xiao lie yang melihat interaksi keduanya sedikit paham, tapi ia tak mau mengambil kesimpulan
" Kau bisa pergi menemui Gracia kak, biar aku yang mengobati luka tuan Kevin" ucap xiao lie memotong pembicaraan Joshua dan Kevin
Ia sedikit kasihan karena melihat Joshua yang bergetar ketakutan
Ia memegang tangan yang masih mengepal itu dan mengelusnya pelan
Sementara Kevin yang mendapat perlakuan seperti itu dari gadis yang disukainya semakin kaku dan menegang
Bahkan tanpa ia sadari genggaman tangannya semakin menguat, ceceran darahnya pun semakin deras mengalir dari tangannya
" Hey....apa yang kau lakukan Kevin, ayo lepaskan tanganmu.....kau mendengar ku tidak sih?" tanya xiao lie dengan nada yang agak tinggi
Kevin pun tersentak kaget dan langsung melepaskan genggamannya mengikuti permintaan Xiao lie
" Astaga.....kau seperti anak kecil, kalau marah dan tak suka akan sesuatu bilang jangan memendam dan melukai diri sendiri
Kamu seorang pemimpin dan pasti banyak nyawa yang bergantung padamu, tapi kenapa masih bersikap kekanak-kanakan?" cerca Xiao lie seraya mengobati tangan Kevin
Kevin yang terus diomeli bukannya tersinggung malah tersenyum senyum tak jelas
Baginya ekspresi gadisnya saat sedang kesal begitu menggemaskan
" Apa aku boleh mengatakan apa yang tak Kusuka dan membuatku marah?" tanya Kevin dengan nada datar
Tapi tak sejalan dengan tatapan matanya yang menatap penuh kelembutan
Xiao lie sendiri sampai salah tingkah begitu tak sengaja bertatapan mata, dengan kaku ia mengangguk menanggapi pertanyaan yang barusan
__ADS_1
" Kalau begitu dengarkan.....aku tak suka kamu dekat dengan lelaki lain selain aku
Aku marah jika perhatian mu terbagi untuk lelaki lain
Aku ingin kamu hanya melihatku....." ucap Kevin dengan penuh penekanan di setiap katanya
" Apa...? kenapa, kamu kan tau aku dikelilingi laki-laki di setiap waktu
Dan lagipula kita tak sedekat itu untuk membuat ku bisa menuruti semua keinginan mu Kevin" jawab Xiao lie
Sedikit tidaknya ia paham kalau lelaki di depannya ini sudah menaruh rasa padanya
Tetapi ia tak mau gegabah lagi, apalagi sampai menaruh hatinya kembali
Ia cukup trauma dan tak ingin bermain main dengan perasaan lagi
" Kalau begitu izinkan aku untuk dekat denganmu" bantah Kevin
Xiao lie menarik nafas dan menghembuskanya dengan berat
" Tuan tau saya dengan bisnis dan usaha di berbagai bidang, banyak lelaki di sekeliling saya baik itu orang saya sendiri ataupun teman dan orang asing
Saya tak pernah menganggap mereka lebih, dan saya dengan jelas memberi tembok batasan untuk mereka tak terkecuali tuan
Saya menghargai tuan selaku partner bisnis saya dan juga orang yang akan membantu saya, tapi jikalau dalam kedua urusan ini melibatkan perasaan......maaf, dengan berat hati saya tak bisa bersikap seperti biasa lagi tuan
Kalau tuan masih berniat berbisnis dengan keluarga xiao, tuan bisa berhadapan dengan Hao Mei Gege, dan untuk urusan pribadi saya kemarin.....tuan bisa melupakannya, saya akan menanggung kerugian waktu dan biaya yang dikeluarkan oleh anda dan orang orang anda....." jelas xiao lie
Kevin merenung sejenak, tetapi tak lama kemudian senyum tipis tersungging di wajahnya
Dan itu terlihat jelas untuk Xiao lie....
" Aku........."
*****
Terimakasih yang sudah mampir.....
Doble up sesuai permintaan para pembaca yang Budiman....
Mumpung lagi ada ide dan kerjaan di dunia nyata agak longgar jadi aku sempatin nulis
Tapi gak tau besok-besok bagaimana......
Jadi biar akunya tetap semangat dan idenya mengalir deras.....sederas rucika
Tetap angkat jempol dan pencet tombol like vote dan kalau lagi gak capek boleh tinggalkan komentar yang berkesan
Atau kalau yang baca ingin menjadi lebih Budiman lagi bisa kasih hadiah..... apapun boleh yang penting iklhas.....no debat kalau itu mah
Tunggu up selanjutnya kawan...
__ADS_1
See you next time 🥰🥰🥰