Love In The Palace

Love In The Palace
Episode 85


__ADS_3

Pagi harinya setelah berpamitan kepada kaisar dan permaisuri, Xiao lie meninggalkan istana


Tapi ada yang berbeda dengan kepulangannya saat ini, walaupun ditemani Kevin beserta kedua pengikutnya ia merasa jengah


Keheningan berlangsung sampai kereta kuda yang mereka naiki berhenti di kedai untuk sekedar mengistirahatkan diri


" Pakai dulu cadarmu....." ucap Kevin memperingatkan xiao lie ketika hampir keluar tanpa cadarnya


" Terimakasih yang mulia......"


Mereka semua pun memasuki kedai yang relatif sepi karena letaknya yang berada di pinggiran desa


" Masih marah?" tanya Kevin begitu ia dan gadisnya duduk di kursi paling pojok kedai


" Tak ada alasan saya untuk marah yang mulia"


" Jangan begitu lie, kamu sudah berjanji akan bersikap seperti biasa


Maaf aku menyembunyikan identitas ku padamu tapi itu bukanlah semata-mata karena aku meragukan mu tapi karena aku memang terbiasa seperti ini.... maaf"


Xiao lie terdiam sejenak, ia berpikir kenapa juga ia marah


Ia kan bukan siapa siapa orang ini....


" Entahlah, saya hanya merasa sedikit canggung dengan status anda"


" Bukankah kamu mau memberiku kesempatan, setidaknya anggaplah aku sebagai teman"


" Ya ya aku tau, aku hanya masih sedikit terkejut saja.....jadi stop memasang tampang seperti itu, geli tau gak sih?" ejek xiao lie seraya menggidikkan bahunya


Pasalnya saat ini pria kaku ini tengah memasang wajah memelas yang kontras sekali dengan raut wajah dinginnya


Bahkan kedua pengikutnya ia itu juga sampai terbengong-bengong melihat tingkah ajaib tuannya


" Terimakasih dan maaf untuk kejadian yang semalam, ku harap kamu bisa mengerti maksud kedua orang tuaku" balas Kevin setelah ia bisa menormalkan ekspresi wajahnya lagi


" Hehehe sejujurnya aku gak ngerti dan sudah terlanjur sebel Kevin..... rasanya baru kali ini aku merasa kecil dan putus asa"


" Semangat lie, jangan putus asa terlebih dahulu


Lihatlah kebelakang dimana orang-orang terdekatmu yang selalu mendukung apapun yang akan kamu lakukan


Bukankah sudah pernah kukatakan kalau aku akan membantumu apapun yang akan terjadi"


" Tapi bukankah orangtuamu menolak membantuku ....?" tanya xiao lie bingung


" Mereka yang menolak bukan aku......aku memiliki paviliun air yinquan untuk membantumu


Kalau kita tidak bisa menyerang mereka dengan cara berperang, kita bisa menyerang mereka dari internal nya terlebih dahulu

__ADS_1


Apalagi sistem pemerintahan Neverland saat ini sangatlah kacau


Tapi lie.... sebenarnya ada satu cara agar kedua orang tuaku mau membantumu"


" Bagaimana caranya?" tanya xiao lie antusias


Kevin yang mendengar itu tersenyum simpul dan dengan lugas menjawab


" Menikahlah dengan ku....."


" Kalau begitu buatlah aku jatuh cinta padamu" jawab Xiao lie menatap intens manik mata Kevin yang menatapnya lembut


Saat ini Kevin malah terperangah, ia tak menyangka akan mendapatkan jawaban seperti itu dari gadisnya Padahal dia hanya iseng mengatakan itu dan tak mengharap mendapatkan balasan


" Kamu.....kamu..."


" Hey kenapa, kenapa wajahmu merah? kamu sakit atau marah? apa aku salah berbicara?" tanya xiao lie beruntun seraya mengecek dahi Kevin


" Tid.....tidak lie, hanya terlalu senang saja


Kamu tenang saja, aku akan membuat mu jatuh cinta padaku jadi jangan pernah berpikir akan bisa lari dariku mulai sekarang"


"Emang aku mau lari kemana?" gerutu xiao lie pelan tapi masih bisa didengar dengan baik oleh Kevin


Sudah pernah bilang kan kalau lelaki itu punya Indra pendengaran yang baik


" Oh iya, untuk benda yang kamu temukan itu bagaimana kalau aku membelinya saja agar lebih praktis tapi aku janji tak akan menggunakannya tanpa sepengetahuan mu" ucap xiao lie, ia tiba-tiba teringat dengan bubuk mesiu yang Kevin temukan


Kalau ia bisa mengolahnya, itu akan menjadi senjata tempur yang mematikan nantinya


" Makan dulu..... waktu kita masih banyak untuk membicarakan hal itu" sela Kevin dan mengambilkan nasi dan lauk untuk Xiao lie


" Kupikir disini tak ada nasi?" tanya xiao lie begitu melihat makanannya


Karena selama tinggal di westland ia dan yang lainnya makan makanan pokok dari umbi umbian karena tidak adanya nasi


" Di beberapa tempat, nasi juga dijadikan makanan pokok lie, walaupun westland tertutup dari negara luar tapi jangan lupakan identitas ku sebagai saudagar xu yang kaya raya ini" ucap Kevin membanggakan dirinya sendiri


Xiao lie terkekeh melihatnya, semakin hari ia melihat kalau Kevin sudah tak sekaku sebelumnya


" Baiklah baiklah, terimakasih atas pengetahuannya tuan muda xu yang terhormat" canda xiao lie yang kemudian membuat mereka berdua tertawa kecil


Entah kenapa hal itu membuat hati mereka menjadi lebih hangat


Setelah acara makan siang mereka selesai, perjalanan kembali dilanjutkan


Di dalam kereta, perbincangan hangat mengisi ruangan sempit kereta itu


Tapi ditengah tengah perbincangan hangat mereka, Kevin mendadak terdiam dan hal itu membuat xiao lie kebingungan

__ADS_1


" Ada apa....?"


" Sepertinya ada masalah dengan dua orang kepercayaan mu itu?"


" Dua orang kepercayaan, maksud mu Gege dan Jiejie ku?" tanya xiao lie tak yakin


Tapi anggukan Kevin kini malah membuatnya kebingungan


" Emangnya mereka bisa punya masalah apa?" tanya xiao lie lagi


" Sepertinya terkait kepergian mu, jiejiemu marah karena Chan an tak menemanimu pergi sedangkan Chang an marah karena merasa tak dipercayai" jawab Kevin


" Astaga......aku harus cepat pulang" ucap xiao lie yang kini sudah duduk gelisah


Ia tak menyangka kepergiannya akan membuat masalah


" Tenang, aku sudah mengirim surat tadi pagi bahwa kita sudah diperjalanan pulang"


" Terimakasih Kevin......eh tapi tunggu dulu, darimana kamu tau kalau jiejie dan gegeku bertengkar? bukankah sedari tadi kamu bersamaku?"


" Menurutmu bagaimana?" tanya Kevin balik


Plak.....


" Kalau ditanya jawab jangan balik bertanya" gemas xiao lie seraya menggeplak lengan Kevin dengan amat keras


Tapi bukan ringisan yang terdengar, kekehan kecil malah masuk ke gendang telinganya yang mana membuatnya semakin jengkel saja


" Aduh ampun lie.....aku punya kemampuan untuk itu


Sama seperti mu yang bisa membaca pikiran orang lewat tatapan mata


Tapi bedanya aku bisa melakukannya lebih luas lagi tanpa melihat ataupun mendengar"


" Apa..... bagaimana bisa kamu tau kalau aku bisa seperti itu?"


" Bukankah kamu kemarin membaca pikiranku, jadi bagaimana hasilnya?" tanya Kevin seraya tersenyum kecil tapi bagi Xiao lie senyum itu bagaikan ejekan baginya karena ia tak bisa melihat ataupun membaca pikirannya sama sekali


" Jangan berlaga k bodoh tuan muda, aku tak bisa membaca pikiran mu


Entah kenapa, apa kau sengaja mengunci apa yang sedang kau pikirkan saat itu?" tanya xiao lie penasaran


" Tidak.....aku selalu terbuka dan mempersilahkan mu jikalau setiap saat kau ingin membaca pikiranku


Tapi jika saat itu tak bisa mungkin kita berjodoh lie


Asal kau tau saja, aku juga sama seperti mu yang tak bisa membaca isi hati dan pikiranmu sama sekali dan hanya kamu satu-satunya yang membuatku merasakan hal seperti ini lie....." ucap Kevin seraya memegang tangan gadisnya dan membawanya ke depan dadanya yang saat ini tengah berdegup kencang


****

__ADS_1


__ADS_2