
" Arrgghhhtt......." teriakan Bai Ju menggema begitu Xiao lie mematahkan pergelangan tangannya
Nie xiulin, dan Sun Jian melotot terkejut melihat Xiao lie begitu entengnya mematahkan tangan Bai Ju bahkan ia bersikap biasa saja
Nie xiulin dan Sun Jian langsung mendekati Bai Ju dan mencoba menenangkannya
Sun Jian melirik penuh amarah kepada Xiao lie, ia pun dengan sengaja berteriak meminta tolong saat melihat rombongan permaisuri yang berjalan tak jau dari tempatnya berdiri
" Kau akan mendapatkan hukuman yang setimpal" ucap Sun Jian dengan senyum puasnya
Sementara Xiao lie menaikkan kedua alisnya seolah menantang Sun Jian
Tak lama kemudian rombongan permaisuri dan selir datang menghampirinya
Permaisuri berdiri di samping xiao lie diikuti oleh Shan Shan juga " Ada apa ini Xiao lie ?" tanya Permaisuri kebingungan
Sun Jian, Bai Ju dan Nie xiulin tersentak begitu mendengar nama xiao lie, dalam hati nie xiulin berdoa semoga xiao lie tak memperpanjang masalah ini
Karena ia tau xiao lie lebih dari kata mampu untuk menghancurkan seseorang walaupun itu dalam perlindungan kekaisaran sekalipun
Sementara Sun Jian sedikit takut mendengar nama xiao lie tetapi dengan percaya dirinya ia yakin kalau keluarga kekaisaran akan melindunginya apalagi sudah sangat jelas kalau Xiao lie sudah menyakiti seorang tuan muda bangsawan
" Ampun yang mulia, nona ini telah mematahkan pergelangan tangan tuan muda Bai" ucap Sun Jian seraya menunjuk xiao lie
Permaisuri dan Shan Shan memandang xiao sejenak kemudian beralih memandang Bai Ju
" Apa yang pria itu lakukan kepada Xiao lie?" tanya permaisuri dengan nada dinginnya
Bai Ju yang merasa akan mendapatkan keadilan merangkak menghampiri permaisuri dan bersujud berkali kali di depannya
" Saya hanya sedikit berargumen dengan nona xiao lie yang mulia, lalu ia marah dan mematahkan tangan saya" ucap Bai Ju dengan nada melasnya
" Astaga beginikah gadis yang disukai putra mahkota? sungguh tak bermoral" ucap selir rong yan
Xiao menatap selir rong yan tajam sampai sampai membuat semua orang bergidik ngeri melihat tatapan mata xiao lie " Yah aku memang tak bermoral, Apa kau ingin melihat lagi seberapa tak bermoralnya diriku?
Aku akan dengan senang hati merobek mulut busukmu itu"
Ucapan Xiao lie sontak membuat semua orang terkejut kecuali permaisuri dan putri Shan Shan
Bahkan selir rong yan tanpa sadar memundurkan tubuhnya karena ketakutan
" Kau....kau gadis kurang ajar" teriak selir rong yan murka
__ADS_1
" Siapa yang kau sebut kurang ajar?" tanya Kaisar yang tiba-tiba datang bersama putra mahkota dan rombongannya
Selir rong yan dan lainnya sontak membungkuk hormat dan memberi salam kepada kaisar dan putra mahkota
" Tak perlu menghormatiku kalau kau saja yang sebagai tuan rumah tak bisa menghormati tamu khusus yang sengaja ku undang, pulang keistana dan tunggu hukumanmu" ucap kaisar kepada selir rong yan
Selir rong yan pun dengan pasrah pergi dari sana diikuti selir ling dan rombongannya
Kaisar kemudian menatap xiao lie dengan tatapan penuh permohonan maaf walaupun dengan wajahnya yang tetap datar
" Maafkan kami nona xiao lie, lagi lagi kau berada dalam situasi yang tak mengenakkan"
Xiao lie tersenyum canggung, terasa aneh saat mendengar seorang kaisar meminta maaf kepada rakyatnya, apalagi rakyatnya ini masih gadis kecil
" Tak masalah yang mulia, tetapi sepertinya saya yang membuat masalah" ucap xiao lie dengan nada mencicit di akhir kalimatnya
Sun Jian sontak bersujud di depan kaisar, ia pikir saat ini adalah kesempatan untuk ia dan Bai Ju mendapatkan keadilan
" Yang mulia, nona ini telah mematahkan pergelangan tangan tuan muda Bai Ju. Tuan muda adalah asisten terpercaya pengurus biro perpajakan
Akan sangat repot jika tuan muda Bai Ju terluka, mohon yang mulia menghukum nona Xiao lie sesuai dengan apa yang telah ia lakukan" ucap Sun Jian seraya bersujud pada kaisar
Kaisar menatap xiao lie dengan senyum tipisnya, kemudian ia beralih kepada putranya Xuan Yi
Kini Sun Jian beralih kepada Xuan Yi dan memohon dengan ucapan yang sama
Tetapi alangkah terkejutnya dia, bukannya menindaklanjuti laporannya, putra mahkota itu malah dengan santainya berjalan menuju xiao lie yang berdiri tak jauh darinya
" Apa dia melukaimu?" tanya Xuan Yi seraya melirik Bai Ju
Xiao lie mendengus mendengarnya " Gege aku yang melukainya"
" Kenapa ?" tanya Xuan Yi
" Dia mencoba membuka cadarku dan aku tak suka itu, apa kau akan menghukum ku Gege?" tanya Xiao lie seraya menatap Xuan Yi dengan tatapan polosnya
Xuan Yi sontak meraup wajahnya frustasi melihat tatapan gadisnya yang tampak menggemaskan
Kalaupun gadisnya membunuh orang, ia akan dengan senang hati membersihkannya
Jadi mana mungkin Xuan Yi akan menghukum gadisnya hanya karena mematahkan tangan orang
Apalagi melihat Taty gadisnya yang begitu menggemaskan, rasanya Xuan Yi bisa meleleh kapan saja
__ADS_1
" Akan ku bunuh orang yang berani menghukum gadis kecilku ini, oh ya aku sudah mendapatkan apa yang kau mau" ucap Xuan Yi seraya menarik pergelangan tangan gadisnya mendekati kudanya yang berada tak jauh dari tempat mereka
Xiao lie terpekik gemas melihat seekor kelinci putih bersih yang berada dalam kandang di atas kudanya Xuan Yi
" Gege..... benarkah itu untukku, benarkah?" tanya xiao dengan antusiasnya
Xuan Yi menganggukkan kepalanya seraya tersenyum lebar, Xiao lie pun refleks memeluk putra mahkota dengan erat karena rasa senangnya
Kemudian ia berlari menuju kuda putra mahkota dan menurunkan kelinci putih yang sudah menjadi miliknya
Xiao lie bahkan tak menghiraukan keadaan putra mahkota yang mematung dengan wajah yang merah padam
Cheng lan dan Gu Jun saling sikut, mereka tengah berdebat tentang siapa yang akan menyadarkan putra mahkotanya yang tengah menjadi patung itu
Feng ran yang melihat kedua pelayan putra mahkota saling berdebat alot itu pun tengah, ia kemudian mendekati putra mahkota dan berbicara di depannya
" Yang mulia, nona saya sepertinya kesusahan membuka kandang kelincinya" ucap Feng ran
Mendengar itu Xuan Yi langsung keluar dari zona patungnya dan melirik sekitarnya menahan malu
Pasalnya semua orang tengah memandangnya dengan pandangan yang berbeda-beda
Xuan Yi lantas mendekati xiao lie dan membantunya membuka kandang
" Kita obati dulu kelincinya di tendaku ya, maaf tadi sewaktu menangkapnya ia berlari ke arah ranting ranting kayu jadinya ia terluka" ucap Xuan Yi seraya mengelus kepala kelinci yang ada dalam gendongan gadisnya
Sebelum pergi xiao lie melirik ketiga tokoh utama novel itu, ia sedikit meringis melihat keadaan ketiganya tapi Xiao mana perduli
" Nona nie, tunanganmu itu hanya ku buat terkilir
Bawa saja ke rumah ayahmu, dia pasti langsung bisa menyembuhkannya"
Xiao lie langsung pergi bersama Xuan Yi tanpa memperdulikan apa apa lagi
Terutama Sun Jian yang menatapnya penuh dendam
Tetapi semua itu sempat dilihat Feng ran dan kedua pengawalnya sebelum i mengikuti kepergian xiao lie
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
__ADS_1
See you next time 🥰🥰🥰