
Xiao lie bergegas pergi menuju ruang tamu saat mendapat laporan dari Feng yan kalau putra mahkota tengah berkunjung
Sesampainya di ruang tamu xiao lie mengerjap kan matanya bingung melihat putra mahkota dan kedua bawahannya yang berdiri di belakangnya terdiam bahkan mereka tak menjawab salamnya
" Xuan Gege....." panggil Xiao lie seraya menepuk pundak pria itu
Xuan Yi pun tersadar dari keterpesonaanya
Kemarin ia sudah melihat wajah gadis kecil saat tak memakai tutup kepala dan saat itu ia jatuh sejatuhnya pada pesona gadis itu
Dan sekarang ia melihatnya lagi, dan lagi lagi ia terpesona hingga nyaris membuatnya gila
Xuan Yi menatap gadisnya penuh puja saat gadis itu berlari dengan rambutnya yang dikuncir dua bagian atasnya dan hanya diikat dengan tali pita saja
Bahkan gadisnya tak memakai perhiasan apapun selain anting panjang yang menghiasi telinganya
Padahal gadis itu pemilik toko perhiasan terbesar di kota ini, tapi kenapa penampilannya sangat sederhana
Namun semua itu malah menambah kadar kecantikan dan keimutan gadisnya
Xuan Yi sekarang malah was was kalau gadisnya akan ditatap penuh puja oleh pria lain. Dan seketika itu pula Xuan Yi tersadar dan membalikkan tubuhnya, Ia menatap tajam kedua bawahannya yang masih terbengong menatap gadisnya
" Apa yang kalian lihat? cepat keluar" bentak Xuan Yi
Bentakan Xuan Yi menyadarkan kedua pemuda itu, mereka berdua dengan gugup membungkuk dan melarikan diri dari amukan junjungannya
Sesampainya di luar Gu jun menatap Cheng lan dengan tatapan horornya
Pantas saja putra mahkota yang dingin itu begitu tergila-gila pada nona xiao
Ternyata gadis kecil itu sangatlah menawan
" Apa kau baru tau kalau nona kecil itu begitu menawan Cheng lan?" tanya Gu Jun penasaran
Cheng lan menganggukkan kepalanya dengan linglung
" Bagaimana bisa kau baru tau, bukankah kau yang selalu mengikuti yang mulia?" tanya Gu Jun lagi
Cheng lan mendengus dan memutar bola matanya jengah menatap teman seperjuangannya yang tengah dilanda penasaran
" Nona kecil melakukan pelatihan tertutup selama setahun belakangan dan juga ia selalu memakai penutup kepala atau paling tidak cadar saat keluar bukit, jadi mana aku tau kalau dia secantik itu
Astaga gu Jun, kecantikan nona kecil bisa saja menyebabkan perang dunia " ucap Cheng lan dengan nada khawatir di akhir kalimatnya
" Ya kau benar, pantas saja putra mahkota sangat mendambakannya" balas Gu jun
Di dalam ruang tamu diisi dengan keheningan
Entah dimana keberanian Xuan Yi tadi, padahal dia sudah bersemangat dan bersiap untuk menyatakan cinta pada gadisnya
Tapi begitu melihatnya, semua rencananya hilang tak bersisa
Sedangkan xiao lie sendiri juga bingung ingin membicarakan apa
Apalagi melihat Xuan Yi yang sepertinya tengah menanggung masalah yang cukup berat
" Xuan Gege....." panggil Xiao lie pelan
__ADS_1
Xuan Yi yang mendengar panggilan dari gadisnya menoleh dan tersenyum manis
" Apa Gege ada masalah ?" tanya Xiao lie
Xuan mengangguk, dan memegang tangan xiao lie dengan gemetar
Tangan yang putih bersih dan begitu mungil padahal gadisnya sering berpedang tapi tangannya tetap halus
" Para menteri dan dewan istana mendesak ku untuk cepat menikah" jawab Xuan Yi jujur
Xiao lie langsung menurunkan bahunya lesu, dia tau hari seperti ini akan tiba
Tapi Xiao lie tak pernah berpikir dirinya akan terluka
Xiao lie menatap Xuan Yi dan mencoba tersenyum
" Baguslah, semoga Gege bahagia"
Xuan Yi sadar akan perubahan mood gadisnya, dirinya pun cukup panik saat melihat matanya yang berkaca-kaca
" Jangan berpikir yang aneh aneh lilie, aku hanya ingin menikah denganmu" jawab Xuan Yi cepat
Xiao lie terdiam dan mengerjapkan matanya sejenak, ia masih mencoba mencerna semua ucapan Xuan Yi
" Apa maksudmu ?" tanya Xiao lie
Xuan Yi berdehem sejenak
" Aku tau kau pasti sudah mengetahui semuanya lilie, aku menyukaimu dari semenjak kita bertemu di hutan Phoenix"
" Kau pasti sudah tau kalau aku selalu mengawasi mu semenjak saat itu lilie
Apa kau tak menyukaiku?" tanya Xuan Yi pelan
" Gege, seandainya kau hanya orang biasa
Mungkin aku tak akan ragu menerimamu, kau benar. Aku memang mengetahui kalau kau terus mengawasi ku tapi kau seorang putra mahkota Gege
Banyak hal yang harus aku pertimbangkan"
" Apa lilie, apa kekurangan ku? aku akan berusaha memperbaiki nya untukmu" ucap Xuan Yi cepat
Xiao lie menggelengkan kepalanya
Tak ada yang kurang dari diri Xuan Yi, dia lelaki sempurna baik fisik maupun hatinya
" Gege, apa kau serius ingin menikahiku?" tanya Xiao lie sekali lagi
Xuan Yi tanpa ragu menganggukkan kepalanya mantap
Xiao lie pun tersenyum melihat kesungguhannya
" Aku punya beberapa syarat yang harus Gege tepati" ucap xiao lie
" Katakan....."
" Pertama, aku tak ingin berbagi suami yang artinya kau tak boleh memiliki selir"
__ADS_1
" Diterima " jawab Xuan Yi cepat dengan senyum lebarnya
" Kedua, Gege tentu tau aku masih di bawah umur, aku belum siap menikah untuk saat ini"
Xuan Yi mengangguk seraya mengusap pipi xiao lie dengan lembut
" Aku tau, untuk saat ini yang terpenting adalah kandidat putri mahkota
Asal kau setuju kita akan melangsungkan pertunangan terlebih dahulu"
" Gege, aku bukan bangsawan bukankah akan terjadi masalah untukmu nantinya?"
" Masalah apa yang bisa terjadi lilie? di kekaisaran ini siapa yang tak mengenal keluarga Xiao
Dan sekalipun terjadi masalah, itu adalah tugasku untuk melindungi mu
Jadi, apa lagi yang kau inginkan?" tanya Xuan Yi
Xiao lie menggelengkan kepalanya
Semuanya terlalu mengejutkan untuknya
Xuan Yi sendiri tersenyum lega, beban beratnya seakan hilang mendengar persetujuan dari gadisnya
" Kalau begitu besok mau ya berkunjung ke istana, ibunda sedari dulu ingin sekali mengenalmu"
" Apa tak masalah Gege? aku bukan bangsawan
Bagaimana mungkin orang biasa seperti ku memasuki istana?"
Xuan Yi gemas dengan kekeras kepalaan gadisnya, Ia pun memegang kedua sisi wajah Xiao lie dan mendekatkan wajahnya
" Kalau kau terus mengucapkan kata-kata itu lagi, aku akan menciummu lilie "
Wajah Xiao lie seketika memerah mendapat perlakuan seperti itu dari Xuan Yi
Ia pun refleks memukul lengan Xuan Yi dan memundurkan tubuhnya
" Jangan macam-macam Gege, atau aku tak mau menemui mu lagi" ancam Xiao lie dengan melototkan matanya
Xuan Yi tak takut melihat Xiao lie marah, malah ia menggigit bibirnya menahan gemas
Tapi karena ini menyangkut keberlangsungan hidupnya ia mencoba mengalah
" Baiklah maafkan aku, aku tadi hanya bercanda. Besok pagi Cheng lan akan menjemputmu, jangan berdandan berlebihan lalu pakai cadarmu besok " Peringat Xuan Yi sebelum meninggalkan Xiao lie
Sementara Xiao lie kini tengah gugup karena akan bertemu dengan orang nomor satu di kekaisaran ini
Dirinya tak menyangka perjalanan hidupnya yang sekarang sungguh sangat mendebarkan
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
See you next time 🥰🥰🥰
__ADS_1