Love In The Palace

Love In The Palace
Episode 88


__ADS_3

" Nona.....pandai besi yang nona minta sudah datang, apa nona akan menemui mereka sendiri?" tanya Chang an


Xiao lie yang sedang asyik dengan dunianya sendiri tersentak kaget, namun tak lama kemudian tersenyum kala orang yang ia minta sudah ada


" Berikan ini pada mereka ge, suruh mereka membuat sampelnya terlebih dahulu


Kalau sudah jadi tunjukkan padaku" ucap xiao lie seraya memberikan selembar kertas berisi gambar meriam kepada Chang an


Yah, ia memutuskan untuk membuat meriam


Inginnya sih membuat senjata api agar lebih simpel dan cepat tapi dipikir pikir lagi mungkin agak sulit


Selain harus belajar menggunakannya dari nol ia juga tak terlalu paham dengan rakitan senjatanya


" Baiklah nona...."


Selepas kepergian Chang an Xiao lie kembali merenung, ia memikirkan bagaimana keadaan Neverland saat ini


Sudah beberapa hari Gegenya tak mengirim kabar, membuatnya khawatir


Mungkinkah terjadi sesuatu di sana?


" Apa masih belum ada kabar dari Neverland jiejie?" tanya xiao lie pada Feng ran


Feng ran tak menjawab, tapi ia memberikan selembar surat


Surat itu bukan dari Gege maupun jiejienya melainkan dari salah satu kenalan Feng ran


Dalam surat itu menjelaskan tentang segala hal yang sedang terjadi saat ini di Neverland


Usai membaca tak membuat hatinya tenang, malah semakin kepikiran saja


Sementara di tempat lain, tempat yang sedang dia pikirkan terjadi kehebohan besar


Dimana berita tentang kehamilan istri pertama putra mahkota tengah santer di bicarakan


Sebenarnya bukan itu penyebab dari kehebohan yang sudah terjadi, tetapi insiden insiden sebelum rumor kehamilan itu tersebar


Pada mulanya istana Neverland menyambut berita itu dengan penuh kegembiraan


Bahkan mereka mengadakan pesta tiga hari tiga malam non stop untuk menyambut kedatangan anggota keluarga yang baru


tapi tepat saat hari terakhir pesta berlangsung bencana terjadi

__ADS_1


Tepat di tengah-tengah aula pesta seorang wanita berteriak dan membeberkan satu fakta yang membuat seluruh orang yang ada di sana gempar


Bagaimana tidak?


Ia membeberkan bahwa istri pertama putra mahkota tak mengandung anak dengan putra mahkota sendiri , melainkan dengan salah satu bangsawan kelas menengah yaitu Bai Ju


Kalau ada yang lupa siapa itu Bai Ju, ia adalah mantan asisten biro pajak yang juga merupakan mantan tunangan nona Nie xiulin dan mantan kekasih dari wanita yang berkoar-koar itu sendiri


Yang tak lain dan tak bukan adalah Sun Jian


Bagaimana bisa itu terjadi?


Apakah nyonya Sun berbohong?


Tak mungkin putri menteri keuangan melakukan hal hina itu?


Apa yang sebenarnya terjadi saat ini?


Kira-kira begitulah rentetan pertanyaan yang memenuhi benak semua orang


Tak terkecuali dengan keluarga kerajaan sendiri, putra mahkota yang syok dan tak bisa berkata apa-apa


Dan permaisuri yang merasa kecewa dan meradang, ia sudah mencoba percaya dan menerima mereka sebagai menantunya tapi balasannya.....


Sun Jian sendirilah yang malah tersenyum manis dengan wajah berseri-seri melihat hal memalukan yang sedang terjadi


Sun Jian tau kalau kedua istri putra mahkota berniat memberikan obat obatan agar putra mahkota menyentuh mereka


Karena itu ia mencoba menggagalkannya, saat Yu Hua, istri pertama putra mahkota memberikan minuman kepada putra mahkota ia menukar minuman tersebut


Alhasil Yu Hua sendirilah yang meminum minuman itu, tapi ternyata kedua minuman itu tercampur obat


Karena itu ia membawa putra mahkota kembali ke istananya dan menghabiskan waktu dengannya


Sedangkan Yu Hua yang ditinggal di ruang kerja putra mahkota dengan keadaan setengah sadar mencoba kembali ke kamarnya, tapi karena efek obatnya mulai bekerja ia menjadi tak terkendali


Dan pada saat itu, Bai Ju yang berjalan di koridor tak sengaja menabrak yu Hua


Dari tabrakan itu, Yu Hua semakin tak terkendali dan pada akhirnya menarik Bai Ju untuk menuntaskan hasratnya


Pagi harinya Sun Jian mendatangi kamar Yu Hua dan mendapati pasangan itu masih tertidur dengan lelapnya


Tapi tak lama kemudian Bai Ju terbangun, dan terkejut serta ketakutan begitu mengingat apa yang sudah ia lakukan

__ADS_1


Dan saat itu juga ia bertatapan mata dengan Sun Jian, mantan kekasihnya


Dengan penuh harap ia memohon kepada Sun Jian agar mau membantunya mengatasi masalah yang sedang terjadi padanya, ia sungguh tak kuasa menolak Yu Hua kemarin malam


Sun Jian sendiri sebenarnya tak ada masalah apapun lagi dengan Bai Ju dan tak ingin berurusan lagi dengannya, tapi mengingat Bai Ju bisa menjadi senjatanya ia mencoba membantu pria itu


Tapi terjadi hal di luar rencana mereka berdua, ternyata setelah kejadian itu Yu Hua menjadi pribadi yang berbeda


Bukan pribadi yang baik tentunya, melainkan seperti wanita yang haus akan sentuhan pria


Dimana pun dan kapanpun ia menggoda lelaki agar mau menikmati tubuhnya


Entah itu bangsawan prajurit bahkan pelayan kasar di istana sekalipun


Tentu saja hal itu sudah diketahui hampir seluruh penghuni istana terkecuali anggota kerajaan sendiri


Bahkan di kalangan prajurit dan pelayan pria Yu Hua dikenal dengan sebutan pembuangan benih oleh mereka


Bukan mereka yang menggoda ataupun memaksa Yu Hua untuk melakukan hal tak senonoh itu, tetapi Yu Hua sendiri yang menawarkan jadi lelaki manapun tak mungkin bisa menolak rejeki gratis itu


Satu bulan kemudian Yu Hua dinyatakan hamil, Sun Jian dan Bai Ju sebenernya sangsi akan siapa ayah dari bayi itu


Tapi dari penanggalan yang tabib berikan, itu membuktikan bahwa Bai Ju lah ayah dari bayi yang dikandung Yu Hua


Sungguh kesialan untuk Bai Ju


Bai Ju yang saat itu juga menghadiri pesta tersulut emosi kala namanya disebut Sun Jian


Padahal mereka berdua sepakat kalau Sun Jian akan melindungi namanya


Karena hal itulah Bai Ju memberontak dan membeberkan segala kejadian yang terjadi sebenarnya


Termasuk sikap haus belaian Yu Hua yang sudah bukan menjadi rahasia lagi di istana


Berita tentang perselingkuhan istri pertama putra mahkota saja sudah membuat keluarga kerajaan dan para tamu syok Sekar ditambah dengan kegilaan Yu Hua di istana


Semuanya menjadi gempar dan tak terkendali lagi, berbagai cacian tertuju pada Yu Hua yang kini hanya bisa menundukkan kepalanya sambil menangis


Kaisar dan permaisuri yang sudah tak kuat menanggung malu membubarkan pesta dan pergi meninggalkan kekacauan yang sedang terjadi


Dan apa kabarnya dengan putra mahkota?


Dia dengan bodohnya masih berdiri dengan tatapan tak percayanya didampingi Cheng lan dan Gu Jun di sisinya

__ADS_1


" Ap....apa apa yang terjadi Cheng lan?" tanya putra mahkota dengan wajah piasnya


*****


__ADS_2