
" Aku hanya mencintai xiao lie saja ayah"
" Kalau kau memang mencintainya kau tak akan mungkin semudah itu meragukannya, ingat ini baik baik putraku....
Gadismu bukanlah gadis biasa, kita sementara ini masih bisa menahannya
Tapi tak ada yang tau kedepannya bagaimana" peringkat kaisar sebelum menyuruh putranya kembali ke istananya sendiri
Di sepanjang perjalanan Xuan Yi melamun memikirkan ucapan ayahnya
Dia tak bermaksud menyakiti gadisnya tapi ah sudahlah lebih baik sekarang aku menyelesaikan urusanku terlebih dahulu
Lusa aku akan meminta maaf langsung kepadanya
Tak terasa dua bulan sudah berlalu, xiao lie menjalani hari-hari seperti biasanya
Tentang hubungannya dengan putra mahkota..... Xiao lie sendiri bingung bagaimana cara menafsirkannya
Dia dan putra mahkota tak dekat seperti dahulu lagi, sekarang ia dan putra mahkota hanya menjalani hak dan kewajiban yang semestinya
Apalagi sekarang rumor tentang kedekatan Sun Jian dan putra mahkota tersebar luas
Sebenarnya Xiao lie ingin tak perduli akan hal ini, tapi rasa terkhianati itu sudah jelas ada
Dan juga ia sedikit kebingungan mengenai semuanya yang tampak berubah drastis
Dari putusnya hubungan pertunangan Nie xiulin dan Bai Ju lalu Bai Ju yang ditinggalkan Sun Jian
Dan kini yang lebih ektrimnya lagi, Sun Jian yang mendekati putra mahkota
Sungguh membingungkan bukan?
Usaha xiao lie pun kian pesat, toko tokonya sudah selesai direnovasi ulang dan kian menambah minat pengunjung
Begitu pula dengan kamp pelatihannya yang ada di hutan gersang itu, sedikit demi sedikit hutan itu mulai ditumbuhi rumput rumput liar
Dan Xiao lie yakin benih benih tumbuhan dan pohon yang pekerjanya tanam akan tumbuh subur
Apalagi galian untuk sungai buatannya sukses besar, bahkan desa Salamander terhindar dari bencana banjir pada musim hujan bulan kemarin
Saat berita tentang desa Salamander menyebar, tak ada tanggapan yang begitu signifikan dari istana
Bahkan kaisar dan putra mahkota saja tak mengucapkan apapun walau hanya sekedar ucapan terimakasih
Dan Xiao lie hanya bisa tersenyum miris melihatnya, bahkan pejabat rendah yang melakukan sedikit kebaikan saja langsung diberikan penghargaan dan kenaikan posisi
__ADS_1
Lalu apa kabar dengannya?
" Nona melamun lagi?" tegur Feng ran
Xiao lie tergagap sejenak sebelum menyengir lucu kepada jiejie dan dua Gegenya yang duduk di depannya
Yah saat ini xiao lie dan Feng ran tengah berada di kereta kuda ditemani Chu yan dan Chang an
Mereka berempat akan mengecek lahan yang sudah dibeli bulan lalu
Terlalu lama memang, tapi Xiao lie sengaja melakukannya
Ia tak ingin keempat jiejie dan Gegenya terlalu kerepotan lagipula ia ingin terjun langsung untuk mengecek semuanya
Rencananya xiao lie akan menanam rempah rempah dan bahan bahan untuk memasak saja
Karena di Neverland sendiri itu semua hanya di tanam di kaki bukit milik xiao lie
Dan tentu saja itu untuk konsumsi pribadi dan pasokan untuk restorannya
Karena itulah restoran xiao lie begitu terkenal karena kenikmatan dan rasanya yang berbeda dari yang lainnya
Hanya saja waktu dulu Sun Jian meniru masakannya, ternyata ada satu penghianat yang bekerja di restoran xiao lie di Eastland
Dia sering mencuri bahan masakan dan resep resep pribadi restorannya
" Aku tak melamun jiejie, hanya sedang berpikir saja" bantah xiao lie tak terima
Feng ran hanya mendengus malas mendengar jawaban tak masuk akal darinya
" Cobalah untuk bersantai sejenak nona, biarkan kami yang bekerja" ucap Chu yan
Xiao lie mengedipkan matanya bingung melihat gegenya yang satu itu mau berbicara tanpa diminta
" Bukankah aku hanya duduk diam Gege?" tanya Xiao lie bingung
" Nona memang hanya duduk diam, tapi tidak dengan pikiran nona" saut Chang an dengan nada sewotnya yang hanya dibalas cengiran xiao lie
Perjalanan Xiao lie cukup jauh, lahan yang ia beli berada di dekat perbatasan Neverland
Xiao lie sengaja membelinya karena harganya yang lebih murah dari tempat lainnya dan ekosistemnya yang masih terjaga
Dalam artian tempat yang xiao lie beli masih jarang terjamah manusia karena jaraknya yang jauh dari pusat Neverland
Saat baru melewati gerbang ibukota xiao lie disajikan dengan pemandangan padi yang hampir menguning,
__ADS_1
hamparan sawah yang xiao lie lewati sebagian miliknya dan sebagian lagi milik istana
Tadinya itu semua milik xiao lie tapi karena kaisar merasa ia terlalu banyak memonopoli Neverland, pihak istana memintanya sebagian
Xiao lie rela tak rela harus merelakannya, ia tak mau masalah seperti ini akan berbuntut panjang dan menyulitkan pekerjanya, untung saja kompensasi yang diberikan pihak istana cukup memuaskan
Sedang asyik asyiknya memandang pemandangan yang indah, mata xiao dibuat sakit dengan pemandangan yang cukup menyebalkan
Xiao lie sontak meminta kusir untuk menghentikan kereta
Feng ran Chu yan dan juga Chang an dibuat kebingungan ketika nonanya tiba-tiba meminta berhenti, tapi ketika mereka mengikuti arah pandang nonanya seketika itu juga mereka bertiga menggertakkan giginya menahan amarah
Bagaimana bisa putra mahkota yang dikenal baik bisa melakukan hal itu?
Di depan mereka, putra mahkota dan gadis pelayan dapur yang mereka ketahui bernama Sun Jian itu tengah asyik bercanda ria
Melihat tikar yang mereka duduki dan beberapa keranjang makanan di sampingnya, sudah jelas kalau mereka berdua tengah piknik
Tak jauh dari mereka ada dua ajudan putra mahkota dan beberapa pengawal
" Nona.....ini...." Feng ran memanggil dan menatap nonanya yang masih terdiam
Xiao lie hanya berdehem menyahuti ucapan Feng ran, ia kemudian keluar dari kereta kudanya
Xiao lie tak menghampiri mereka, ia hanya berdiri di samping kereta sambil bersedekap dada
Jarak antara ia dan putra mahkota hanya beberapa meter saja, harusnya kalau putra mahkota tak sibuk dengan kegiatannya itu ia harusnya sudah tau dari awal kalau tengah diperhatikan
Bahkan kedua ajudannya dan pengawalnya saja sampai melotot terkejut melihat kedatangannya
Ketika Cheng lan sudah sadar dari keterkejutannya, ia berjalan menghampiri Xiao lie
Tapi belum sampai pada tujuannya, xiao sudah mengangkat tangan menyuruhnya untuk berhenti
Cheng lan berdiri kaku, ia sesekali melirik junjungannya yang masih belum sadar akan kedatangan tunangannya
" Oh tuhan, kenapa aku harus berada di situasi seperti ini?" batin Cheng lan dengan wajah teraniaya nya
Karena dia tau kalau gadis cantik di depannya ini marah semuanya akan lebih mengerikan dari kemarahan kaisar sendiri
Dan mungkin sebentar lagi junjungannya itu tak akan bisa lepas lagi dari kemarahan ayahnya, sang kaisar
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
__ADS_1
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
See you next time 🥰🥰🥰