
" Nona, apa kita tak menghampirinya saja?" tanya Feng ran, ia dan yang lainnya sudah cukup jengah karena memperhatikan pasangan aneh di depan mereka
Satunya berstatus tinggi satunya lagi budak rendahan
Satunya tampan rupawan satunya lagi biasa saja
Bahkan kalau mau dibandingkan dirinya lebih cantik daripada tukang masak istana itu
Xiao lie lagi lagi diam dan tak mendengarkan ucapan Feng ran, ia masih ingin melihat seberapa jauh tunangannya itu menyakitinya
Jujur saja xiao lie memang ingin membatalkan pertunangannya tapi disisi lain ia tak tega menyakiti Xuan Yi
Tapi kalau kejadiannya seperti ini ia jadi tak ragu lagi
Dibelakang Xiao lie ketiga orang kepercayaannya tengah asyik bergosip ria
Lebih tepatnya sih hanya Feng ran dan Chang an saja karena Chu yan sedari tadi hanya diam menatap nonanya dan sesekali menatap dua orang yang telah menyakiti nonanya
Keempat Gege dan Jiejie Xiao lie memang begitu menyayanginya
" Tuan Chang an, menurutmu apa istimewanya gadis itu sampai putra mahkota bisa berpaling dari nona kita?" tanya Feng ran kepada Chang an dengan suara lirih
" Sebagai seorang lelaki sungguhan, akupun akan berpikir ribuan kali kalau mau berpaling dari nona"
" Kamu benar, bukankah tukang masak itu wajah dan tubuhnya biasa saja tuan
Apa putra mahkota diguna-guna ya?"
Chang an menyentil pelan dahi Feng ran " mana ada hal seperti itu, tapi jika dipikir-pikir emang aneh sih
Jika dibandingkan kau bahkan lebih mempesona darinya" ucap Chang an yang sadar tanpa sadar memuji Feng ran sampai sampai pipi Feng ran memerah dibuatnya
Sontak saja xiao lie membalikkan tubuhnya dan menahan tawanya melihat wajah Feng ran yang sudah memerah
Bahkan Chu yan juga ikut tersenyum melihat interaksi kedua orang di sampingnya
" Kenapa kalian memandangku seperti itu?" tanya Chang an begitu melihat nonanya dan Chu yan memandangnya dengan tatapan entahlah.....dia sendiri tak mengerti
Xiao lie sekali lagi tersenyum, bahkan ia melupakan dua orang yang sedang ia awasi kini telah mengetahui keberadaannya
" Kau harus tanggung jawab gege....ayo kita lanjutkan perjalanan" ucap xiao lie menepuk bahu Chang an kemudian menarik Feng ran untuk masuk ke dalam kereta
Chang an menatap Chu yan dengan pandangan bertanya tapi yang ditatap hanya tersenyum tipis saja
Entah Chang an harus bersikap seperti apa ketika memiliki teman seperti Chu yan
Ditanya baik baik malah dijawab dengan senyuman
__ADS_1
Emang ia pikir dirinya bisa bahasa kalbu apa?
" Lilie....."
Xiao lie yang mendengar panggilan dari seseorang yang sudah ia amati membuka tirai keretanya
Dari jendela kereta xiao lie bisa melihat putra mahkota yang terus memanggilnya dan berusaha mengejarnya tapi ditahan oleh pengawal pribadi jiejie dan gegenya
Kalau dilihat dari jumlah dan kemampuan, sudah jelas putra mahkota kalah telak
Sebelum menutup tirai kereta xiao lie sempat melihat tatapan takut dan kebingungan dari putra mahkota
Tapi Xiao lie tak perduli lagi, ia berlalu meninggalkan putra mahkota
Sedangkan putra mahkota yang baru saja ditinggalkan berjongkok di tengah jalan, ia meremas rambutnya dengan kasar
Di satu sisi ia takut kehilangan gadisnya tapi disisi lain ia merasa nyaman dengan gadis pelayan disampingnya
Apa tak boleh ia memiliki keduanya?
" Sejak kapan.....?"
Cheng lan dan Gu Jun menatap putra mahkota bingung dengan pertanyaannya
" Sejak kapan lilie disini?" tanya putra mahkota lagi
Cheng lan yang duduk bersimpuh di depan junjungannya mengangkat kepalanya
Ucapan Cheng lan semakin membuat Xuan Yi menyesal, tapi setelah mendengar suara lemah gadis di sampingnya semuanya berubah lagi
" Ini salahku..... maafkan aku Xuan Yi" ucap gadis itu seraya menundukkan kepalanya
Putra mahkota tersentuh mendengar suara Sun Jian tapi tidak dengan kedua bawahannya
Bahkan Cheng lan dan Gu Jun melototkan matanya terkejut ketika mendengar panggilan gadis pelayan di depannya ini
Dia kira dia siapa berani berbicara lancang seperti itu?
Kalau nona xiao lie mereka berdua maklum, karena dia tunangan junjungannya dan walaupun bukan bangsawan kekuasaannya bahkan melebihi bangsawan tertinggi di Neverland
Cheng lan pun sekali lagi dengan berani mengingatkan junjungannya
" Yang mulia, ini tak pantas.....Nona kecil mungkin sedang marah dan itu tak baik dengan hubungan anda berdua
Dan kalau ini sampai terdengar kaisar anda akan mendapatkan masalah yang mulia"
Bukan jawaban dari Xuan Yi yang Cheng lan dengar tapi malah tangisan histeris dari gadis pelayan yang ada di rangkulan putra mahkota
__ADS_1
Cheng lan dan Gu Jun saling pandang sebelum menghela nafas pasrah
Putra mahkota terlalu baik dan naif sampai sampai tak bisa membedakan yang benar dan palsu
" Sekali lagi kau berbicara seperti itu kupenggal kepalamu....." bentak Xuan Yi pada Cheng lan
Cheng lan terdiam kaku melihat putra mahkota yang beranjak pergi dengan gadis pujaan barunya
Jujur saja ia sakit hati, ia sudah melayani putra mahkota dari kecil tapi hubungan baik mereka musnah karena orang baru
Gu Jun menepuk pundak Cheng lan dan membantunya berdiri, dia tau betul sekarang temannya ini sedang dalam keadaan tak baik
" Ayo kita pergi, niatmu baik kawan tapi yang mulia sedang dalam keadaan tak ingin diingatkan
Tapi suatu saat nanti beliau pasti mengerti dan menyesalinya"
" Semoga saja, aku hanya tak ingin dia menyesal
Kau tau, aku yang mengikuti perjuangan putra mahkota untuk mendapatkan hati nona kecil
Dan sekarang setelah mendapatkannya dia malah membuangnya hanya demi wanita itu"
" Wanita ya....?" tanya Gu jun seraya tersenyum kecil
Cheng lan mengangguk dan tersenyum masam
" Dia sudah sering gonta-ganti pasangan, bahkan tuan muda Bai itu sudah mengakui kalau menjalin hubungan dengan Sun Jian karena dia mau disentuh tak seperti tunangannya yang masih menjaga semuanya untuk suaminya kelak"
" Kasian sekali junjungan kita....." ucap Gu Jun seraya menatap miris kuda putra mahkota di depannya
Sesampainya di istana Xuan Yi langsung mengantar Sun Jian ke biro makanan tempatnya bekerja
Bahkan saking asyiknya dengan Sun Jian, dia sampai tak menyadari kalau tengah diawasi oleh dua orang
Belum sempat Xuan Yi memasuki istana timur, seorang pengawal memberitahunya kalau dia ditunggu kaisar aula rapat istana
" Apa ada masalah?" tanya Xuan Yi kepada Cheng lan
" Saya tidak tau yang mulia, Kitakan baru saja kembali" jawab Cheng lan apa adanya
Begitu sampai di aula rapat Xuan Yi memasuki ruangan yang tampak sangat tegang
Di dalamnya para menteri tengah duduk tegang dan sang kaisar duduk di singgasananya dengan raut wajah dinginnya
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
__ADS_1
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
See you next time 🥰🥰🥰