
" Bawa yang benar.... Astaga, hati-hati ini barang mahal
Gajimu seumur hidup belum tentu bisa menggantikan guci mahalku kalau sampai pecah...
Ini lagi..... jangan menumpuk kantongnya seperti itu, nanti gaunku bisa kusut
Apa kau tak tahu betapa mahalnya gaun yang sedang kau bawa itu haa....
Kalian ini bisa kerja gak sih, suamiku membayar kalian mahal bukan untuk membuatku marah seperti ini"
Suara bentakan dan teriakan kini rutin menghiasi istana timur, istana tempat putra mahkota tinggal Istana yang dulunya nyaman bagi para penghuninya kini berubah panas dan menegangkan bagai di medan perang
Karena sifat dan perilaku wanita yang tengah marah dan berteriak-teriak tak jelas itu banyak pelayan yang memilih mengundurkan diri sebelum dipecat
Mereka lebih baik menjadi buruh kasar diluaran sana daripada melayani wanita seperti itu
Sudah gaji tak pernah dibayar tuntas masih harus menjadi sasaran empuk kemarahan majikannya
Jadi pilihan mengundurkan diri mereka ambil dengan sukacita, bahkan mereka tak memperdulikan lagi gaji yang masih belum di bayar dan uang pesangon yang tak cair
Mereka lebih mencari keamanan dan kenyamanan mereka, saat ini hampir seluruh mantan pelayan istana itu berada di bawah naungan keluarga Xiao
xiao lie sendiri tentu saja memiliki pertimbangan tertentu saat menarik mereka
Selain karena untuk menolong mereka, ia juga memiliki maksud tersendiri
Dan tentu saja itu akan menguntungkannya suatu saat nanti.....
" Apalagi yang dilakukan wanita bar-bar itu?" keluh Lin siqi istri kedua putra mahkota
Sementara wanita yang disampingnya hanya menggeleng miris melihat kekacauan yang lagi-lagi terjadi di istana timur
Untung saja mereka berdua tak ditempatkan di istana ini, kalau tidak bisa mati berdiri mereka melihat kekacauan yang terjadi setiap hari
" Entahlah, sekalipun istana ini hancur suami kita itu tak akan mau memarahinya" balas Yu Hua istri pertama putra mahkota
Putra mahkota memiliki tiga istri, pertama Yu Hua putri perdana menteri dan yang kedua Lin siqi putri Mentri keuangan
Sementara yang terakhir Sun Jian, hanya mantan pelayan di biro makanan kalau kalian lupa...
" Apa putraku sebegitu acuhnya dengan keadaan ini?" sela permaisuri dari arah belakang
Yu Hua dan Lin siqi pun tersentak kaget dan reflek menengok kebelakang, mereka terkejut bukan main saat permaisuri tiba-tiba berada di belakang mereka
__ADS_1
Begitu mengetahui kedatangan permaisuri mereka berdua bergegas memberi hormat
" Tak perlu terlalu formal, tak ada orang lain lagi disini" ucap permaisuri
" Kami tak berani yang mulia" balas Yu Hua mewakili
" Kalau begitu bisakah kalian ikut denganku, ada banyak hal yang ingin kuperbincangkan dengan kalian berdua" pinta permaisuri yang langsung disetujui mereka berdua
Akhirnya permaisuri pun membawa kedua menantunya itu ke dalam kediamannya
Ia membawa kedua menantunya untuk bersantai di gazebo taman belakang kediamannya
Begitu mereka semua duduk keheningan terjadi, cukup menegangkan bagi Yu Hua dan Lin siqi tapi bagi permaisuri hal itu cukup menyakitkan
Sampai saat ini, ia masih berharap gadis kecilnya yang menjadi menantunya
Namun sayang, putranya berulah hingga gadis kecil itu pergi, pergi meninggalkan segala penyebab kesakitannya
" Ada apa yang mulia mengajak kami berbicara seperti ini?" tanya Yu Hua penasaran
Bagaimana tidak penasaran, area yang mereka tempati saat ini adalah area pribadi permaisuri
Bahkan kaisar sendiri harus memiliki izin dari permaisuri jika ingin memasuki tempat ini
Tapi sekarang ia bisa berada bahkan duduk di tempat terlarang ini
Ada beberapa hal yang ingin kutanyakan pada kalian"
" Katakan yang mulia, kami akan menjawab sejujur-jujurnya" balas Lin siqi
" Apa kalian tak pernah melayani putraku?" tanya permaisuri tanpa basa-basi
Yun Hua dan Lin siqi sedikit terkejut mendengar ucapan frontal dari permaisuri
" Maaf yang mulia, kami berdua sangat ingin melayani putra mahkota tapi kami tak memiliki kesempatan itu
Walaupun anda sudah menetapkan pembagian waktu untuk kami, tapi putra mahkota tak pernah datang saat tiba waktunya bersama kami yang mulia" jelas Yu Hua
" Jadi selama ini, hanya wanita itu yang melayani Xuan Yi.....aku tak mau tau kalian harus melakukannya dengan cara apa, tapi yang pasti aku ingin kalian bisa membuat putraku tidur dengan kalian"
" Apaaaa......" teriak Yu Hua dan Lin siqi
" Tak usah berteriak...." cela permaisuri
__ADS_1
" Kalian tak usah memasang wajah seperti itu, putraku itu terlalu naif dan saat ini dia sedang tergila-gila dengan kenikmatan hingga melupakan kewajibannya
Kalau kalian bisa membuat putraku tidur dengan kalian, dia pasti akan mendapatkan kenikmatan yang lainnya hingga bisa sedikit demi sedikit terlepas dari jeratan wanita itu"
Yu Hua dan Lin siqi saling tatap dengan muka linglung, mereka berdua tak menyangka permaisuri sekaligus ibu mertua mereka mendorongnya untuk melakukan hal itu
" Yang mulia yakin...?" tanya Lin siqi yang masih tak percaya
" Hmmmm lakukan apa yang kusuruh, mungkin dengan itu putraku bisa kembali seperti Xuan Yi yang dulu, Xuan Yi yang baik dan bertanggung jawab" jawab permaisuri seraya menerawang ke depan
" Kenapa......?" tanya Yu Hua lirih seraya menatap permaisuri
Permaisuri menoleh dan tersenyum tipis sebelum menjawab
" Hanya melakukan apa yang bisa kulakukan" jawab permaisuri acuh
" Bukankah Anda tak menyukai kami berdua?" tanya Yu Hua lagi
" Siapa yang bilang begitu?"
" Semua orang juga tau bahwa yang mulia hanya menginginkan nona Xiao lie untuk menjadi menantu anda dan tentu saja anda tak menyukai istri istri putra anda saat ini" jelas Lin siqi
" Aku memang menginginkan gadis kecil itu untuk menjadi menantuku, tapi setelah putraku menyakitinya aku lebih menginginkan kebahagiaannya ketimbang harus berada di sisi putraku
Dan lagi kalian sudah menjadi menantuku, tak ada alasan untuk tak menyukai kalian
Tapi tidak untuk pelayan itu, aku tak bisa mentoleransinya"
" Kami mengerti yang mulia, terimakasih sudah mau menerima kami
Dan kami berjanji akan berusaha melakukan apa yang permaisuri minta" ucap Yu Hua
Permaisuri pun mengangguk dan tersenyum manis, dalam hati ia selalu berdoa untuk kebahagiaan dan ketentraman keluarga juga Neverland
Entah kenapa firasatnya tak enak akhir akhir ini, apalagi jika melihat apa yang sudah suami dan putranya lakukan
Sangat mengecewakan......
*****
Terimakasih yang sudah mampir dan memberi komentarnya
Terus dukung cerita ini, jangan lupa like vote dan comentnya..... karena itu adalah semangat dan mood booster ku untuk terus menulis
__ADS_1
Aku bukan penulis profesional, ini juga baru cerita keduaku jadi mohon maklum kalau penulisan dan alur ceritanya masih berantakan
See you next time 🥰🥰🥰