
" Meng yao jie jie tolong pelajari resep ini dan bawa sepuluh wanita untuk ikut belajar
Dan untuk Leah jie jie tolong latih sepuluh wanita juga untuk belajar menjahit
Mengenai model bajunya, buat seperti yang aku gambar" ucap xiao lie sambil memberikan tumpukan buku kepada Meng yao dan Leah
" Baik nona......"
" Feng yan jie jie bawa enam wanita untuk mengurus toko yang baru, masing-masing toko tiga orang saja
Lalu tolong beritahu Feng ran jie jie untuk mengawasi seluruh pekerja, aku harap pembangunan akan selesai dalam waktu cepat"
Setelah menyelesaikan sederet tugas untuk para bawahannya kerjakan xiao lie merebahkan tubuhnya yang sudah sangat kelelahan
Sedangkan disisi lain Xuan Yi kini tengah disidang kedua orang tuanya
Satunya dengan senyumannya yang jahil dan satunya lagi dengan wajah dinginnya tapi di balik wajah dingin itu orang terdekatnya pasti akan tau kalau ada surat kegembiraan dalam wajahnya
" Jadi bagaimana dengan hasil pencarianmu kali ini putraku, apa kau sudah tahu dia dari keluarga mana?" tanya Permaisuri Li mei antusias
Xuan Yi menganggukkan kepalanya
" Dia dari keluarga xiao ibunda"
Permaisuri dan kaisar terkejut dan saling tatap mata
" Sepertinya perjalanan mu akan sulit" ucap kaisar dengan nada datarnya
" Kenapa begitu suamiku? kau ini, seharusnya kau mendukung putra kita"
" Bukan begitu istriku, seharusnya kau juga tau tentang merebaknya usaha keluarga xiao di bawah kepemimpinan pewarisnya
Tak ku sangka orang misterius itu seorang gadis kecil" jawab kaisar dengan tatapan matanya yang penuh kekaguman
" Yah kau benar juga suamiku dia gadis yang istimewa, pantas saja putramu ini langsung tergila-gila pada pandangan pertama"
Xuan memutar bola matanya malas saat mendengar ibundanya lagi lagi menistakan putranya sendiri
" Emmmmm bahkan Cheng mo juga kagum dengan nona xiao itu" gumam kaisar dengan suara kecilnya tapi masih di dengar baik oleh istri dan putranya
" Kenapa guru bisa kagum dengan gadisku? apa guru berpindah selera dengan cara menyukai gadis kecil?" tanya Xuan Yi dengan nada paniknya
Permaisuri Li mei menabok punggung putranya
" Jaga bicaramu anak bodoh, beberapa hari yang lalu gurumu datang ke istana dan mengobrol dengan ayahmu
Dia bercerita kalau ia baru saja melatih pewaris keluarga xiao dan yang menakjubkannya lagi gurumu itu hanya mengajarinya dalam waktu satu bulan"
Xuan Yi melongo mendengar penjelasan ibundanya
" Maksudnya gadisku menyelesaikan pelatihan dari guru dalam waktu satu bulan?" tanya Xuan Yi tak percaya
Bagaimana bisa gadis kecilku melakukan itu
__ADS_1
Aku sendiri saja menghabiskan waktu tiga tahun berlatih dengan guru Cheng mo
" Kau pikir ibundamu ini pembohongbdan berhentilah memanggil nona xiao dengan kata gadisku, dia belum menjadi milikmu bocah bodoh" ejek permaisuri Li mei
" Ayah tolong kendalikan istrimu ini" ucap Xuan Yi mengadu kepada ayahnya
Kaisar terkekeh kecil melihat perdebatan orang orang tercintanya
" Sudahlah walaupun nona xiao bukan bangsawan, tapi dia bukan orang biasa nak
Kemarin Cheng mo meminta izin untuk membawa salah satu guru besar dari Eastland ke wilayah kita
Cheng mo membawa orang itu untuk keluarga xiao"
Xuan Yi terdiam mendengar penjelasan ayahnya
" Kau harus menjadi lebih kuat lagi kalau ingin mendapatkannya, ayah dan bunda tak akan ikut campur dalam masalah pribadimu" tambah kaisar lagi
" Ananda tau .....ananda akan belajar dan berlatih lebih giat lagi, xiao lie gadis yang istimewa. Dan dia hanya pantas menjadi milik orang yang istimewa juga" ucap Xuan Yi dengan nada pedenya
Permaisuri Li mei berpura-pura muntah melihat tingkah aneh putranya
" Kenapa kalian tak mengajakku......?" teriak gadis berumur tujuh belas tahun dari ambang pintu
Di belakang gadis itu ada rombongan pelayan yang tampak ngos-ngosan karena mengejar majikannya
" Xuan Shan Shan...... harus berapa kali ibunda bilang, jaga sopan santunmu"
" Lupakan dulu soal itu, tadi Shan Shan dengar kakak membicarakan gadis, siapa dia? Apa calon putri mahkota ?" tanya Shan Shan antusias
Meninggalkan semua yang ada di situ terbengong akan tingkahnya
Kini Xuan Yi berada di depan pintu masuk bukit ditemani Cheng lan
Dia tengah berdebat dengan penjaga
Sampai akhirnya Feng ran yang tengah berkeliling mengawasi para pekerja melihatnya dan mendatanginya
" Tuan siapa dan ada perlu apa ?" tanya Feng ran dengan nada datarnya
" Kau melupakan kami nona.....?" tanya Cheng lan tak percaya
Feng ran sejenak terdiam mengingat ingat sampai akhirnya ia teringat akan pesan dari saudaranya
" Oh .....saya Feng ran, kemarin yang anda berdua temui adalah saudara kembar saya Feng yan"
" Oh begitu.... Kalau begitu apa nona bisa mempersilahkan kami masuk, kami ada perlu dengan nona xiao lie " ucap Cheng lan agak kaku karena melihat muka tak bersahabat dari Feng ran
" Tidak bisa nona sedang melakukan pelatihan tertutup, dia tak bisa di ganggu sama sekali"
" Tapi....." ucapan Cheng lan di hentikan oleh Xuan Yi
" Kapan pelatihannya selesai?" tanya Xuan Yi
__ADS_1
" Saya sendiripun tidak tau tuan
saya permisi, masih banyak hal yang harus saya kerjakan"
Xuan Yi terdiam setelah kepergian Feng ran
" Bagaimana kalau kita membawa pasukan istana saja tuan, walaupun keluarga xiao sangat berpengaruh di sini. Tapi tak sepantasnya mereka mengabaikan anda" ucap Cheng lan geram
" Apa kau lupa? ayah dan ibunda ingin aku berusaha sendiri untuk mendapatkannya
Lagipula dia sedang berlatih dengan keras Cheng lan, hidupnya pasti tak mudah sampai sampai dia harus berjuang sekeras itu"
" Lalu bagaimana tuan.....?"
" Kita pulang, aku juga harus memantaskan diri terlebih dulu untuk mengejarnya kembali
Aku yakin akan mendapatkannya di saat yang tepat"
Cheng lan tersenyum haru melihat keluasan hati junjungannya
Ajaran permaisuri tak pernah gagal
Walaupun permaisuri Li mei terkenal dengan sifat urakan nya
Tapi dia adalah pribadi yang pintar dan baik hati
" Kenapa melamun? ayo cepat pulang"
Xuan Yi dan Cheng lan pun pulang
Di sepanjang jalan menuju perbatasan desa Taji, mereka berdua melihat banyaknya orang yang mencangkul rumput dan menebang pohon
" Cheng lan, coba tanyakan apa yang sedang mereka lakukan, kenapa mereka seperti meratakan tanah?" ucap Xuan Yi kebingungan
" Baik tuan....." Cheng lan pun menghampiri salah satu orang yang sedang mencangkul rumput di dekatnya
" Permisi tuan......kalian semua sedang melakukan apa dan kenapa banyak sekali orang di sini?" tanya Cheng lan mencoba mengorek informasi
" Kalian pendatang yah.....?kami semua orang dari desa Taji, sungguh baik sekali nona xiao memperkerjakan kami semua dengan upah yang tinggi, Itu membuat kami selamat dari kemiskinan"
" Wah ...... sungguh baik sekali nona itu, lalu apa yang kalian semua kerjakan tuan?"
" Kami di tugaskan untuk meratakan tanah tuan, saya dengar nona xiao akan membuatnya menjadi sawah dan ladang..... kalau tuan berminat, tuan bisa menemui nona Feng ran. Dia pelayan yang mengurusi semua orang yang bekerja tuan "
" Baik tuan..... terimakasih informasinya" ucap Cheng lan dengan wajah piasnya
Xuan Yi dan Cheng lan lagi lagi dibuat terkejut dengan tindakan nona kecil Xiao lie itu
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
__ADS_1
See you next time 🥰🥰🥰